Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Perbedaan Kualitas Air Berdasarkan Kandungan Pakan Komersial yang Berbeda pada Benih Ikan Lele Mutiara (Clarias Gariepinus) dalam Keberlanjutan Akuakultur Selviana, Devia; Heryanti, Ernah; Safitri, Dini
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i1.7084

Abstract

Budidaya ikan lele mutiara (Clarias gariepinus) berkembang pesat di Indonesia karena pertumbuhannya yang cepat, efisiensi pakan tinggi, dan ketahanan terhadap lingkungan. Meningkatnya permintaan mendorong pembudidaya untuk memilih pakan yang tidak hanya menunjang pertumbuhan tetapi juga menjaga kualitas air. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kandungan pakan komersial berbeda terhadap kualitas air budidaya benih ikan lele mutiara. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan pakan (A: kontrol; B: protein tinggi; C: protein sedang; D: protein rendah) dan lima ulangan. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), total zat terlarut (TDS), dan kadar amonia (NH₃), yang diukur selama 4 minggu. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa jenis pakan komersial berpengaruh signifikan terhadap parameter pH, TDS, DO, dan amonia, namun tidak terhadap suhu. Uji lanjut Tukey HSD menunjukkan bahwa pakan berprotein tinggi paling optimal menjaga kualitas air, ditandai dengan kadar oksigen terlarut (DO) tinggi dan kadar amonia rendah. Sebaliknya, pakan berprotein rendah memicu peningkatan kadar amonia, TDS, dan pH yang berisiko bagi lingkungan budidaya.
Feasibility of e-module based on TPACK and microlearning in the biology curriculum review course Dini Safitri; Ade Suryanda; Fitria Pusparini; Daniar Setyo Rini; Rizhal Hendi Ristanto; Rosi Fitri Ramadani
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v5i2.42197

Abstract

The main problem is the lack of dedicated digital e-modules in the high school biology curriculum analysis course, causing students to rely solely on government  documents and online sources. This research aims to develop a TPACK-based e-module enriched with microlearning strategies and test its feasibility through expert validation and user readability testing. The research uses a research and development method with the ADDIE model, which includes the stages of needs analysis, design, development, limited implementation, and evaluation. The research subjects involved three experts (content, media, and language) and student at Universitas Negeri Jakarta, classes of 2022 and 2023, who had completed the Biology Curriculum Review course. Data was collected with experts’ and users’ feasibility questionnaires, then analyzed using feasibility criteria. The result show that according to the experts review, the percentage is about 95.50% (very feasible) and according to the respondent is about 88,29% (very feasible). The e-module was highly feasible but requires improvements in design consistency, language clarity, and integration of TPACK and microlearning for greater effectiveness.