Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INTELEKTIUM

Interferensi Bahasa Betawi dalam Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Depok Aster Pujaning Ati; Deni Nasir Ahmad
INTELEKTIUM Vol 2 No 1 (2021): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v2i1.241

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk interferensi bahasa Betawi pada tataran morfologi dalam karangan eksposisi bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 17 di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena penelitian kualitatif merupakan penelitian yang paling cocok untuk menganalisis kebahasaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Tekniknya yang digunakan yaitu metode pustaka dengan membagi wacana menjadi beberapa kalimat untuk dikelompokkan dan dianalisis berdasarkan unsur pembentuknya kemudian diteruskan menggunakan teknik dasar sadap dan teknik lanjutannya teknik catat.Pada penelitian ini jumlah sampel sepertiga jumlah karangan dari satu sekolah Unsur interferensi morfologi ditemukan terdapat di 84 kalimat dari 260 kalimat atau dapat di persentasekan sebesar 32.3%. Berdasarkan analisis aspek morfologi yang sering muncul adalah perubahan vokal dan konsonan digunakan oleh peserta didik sebanyak 18 kali atau 6.9%. Penghilangan vokal dan konsonan yang digunakan peserta didik sebanyak 10 kalimat atau 3.8%. Sedangkan yang paling jarang muncul adalah penggunaan reduplikasi dan diftong dimana masing-masing hanya terjadi 6 kali atau 2.3%.
Analisis Kompetensi Guru SMP Negeri di Depok Aster Pujaning Ati
INTELEKTIUM Vol 4 No 1 (2023): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v4i1.1231

Abstract

The purpose of this research is to describe the level of competence of teachers as teachers in schools. Because, teacher competence is very important in carrying out their duties and profession as teaching staff. A teacher who has competence in his profession will be able to carry out his duties properly and effectively, efficiently and on target. The research method used is quantitative research and this type of research uses descriptive statistical analysis. The method of collecting primary data is from filling out questionnaires by teacher respondents and secondary data comes from school report data. Based on the results of the total indicators of each competency have different results. The teacher's personality competence at SMP N 20 Depok has the highest average and belongs to the good category, namely 4.15 and the teacher's pedagogic competence has an average of 3.89. Meanwhile, the professional competence of teachers has an average of 3.96 and the social competence of teachers is quite low, namely 3.63. This proves that the social level of teachers still needs to be improved to match what is expected