Yahdinil Firda Nadhirah
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Permainan Edukatif Puzzle terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Al-Wardah Pandeglang Hernisyah Hernisyah; Yahdinil Firda Nadhirah; Wulan Fauzia; Umayah Umayah; Muhiyatul Huliyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek penting yang harus distimulasi sejak usia dini karena berperan dalam kemampuan anak untuk berpikir logis, mengenal pola, berhitung, dan menyelesaikan masalah sederhana. Berdasarkan hasil observasi awal di RA Al-Wardah Pandeglang, ditemukan bahwa sebagian anak usia 5-6 tahun masih memiliki perkembangan kognitif yang belum optimal, seperti belum lancar dalam menyebutkan dan menghitung bilangan 1-10, serta kesulitan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda. Kondisi ini menunjukkan perlunya stimulasi melalui metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, salah satunya adalah permainan edukatif puzzle. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA al-wardah pandeglang, untuk mendeskripsikan bagaimana permainan edukatif puzzle di RA al-wardah pandeglang, dan untuk mendeskripsikan pengaruh permainan edukatif puzzle terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA al-wardah pandeglang. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pre eksperimental. Teknik pengumpulan data menggunakan uji pretest posttest. Pada penelitian ini yang menjadi subjek adalah kelompok B RA al-wardah pandeglang. kelas B2 sebagai kelas eksperimen tidak ada pembanding one group pretest posttest. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis inferensial uji normalitas (uji shapiro-wilk). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil SPSS versi 25, uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test diperoleh t-hitung sebesar -13.817 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Maka berdasarkan kriteria uji dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti bahwa terdapat pengaruh permainan edukatif puzzle terhadap kemampuan kognitif anak. Hal ini juga dibuktikan hasil perhitungan uji paired sample t-test menunjukkan bahwa nilai cohen’s d adalah sebesar 1,50 termasuk dalam kategori pengaruh sangat besar.
Pengaruh Media Pembelajaran Word Wall untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Fiqih Nurul Fajriah; Yahdinil Firda Nadhirah; Deni Iriyadi
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 7(2), Juni 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v7i2.14010

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Fiqih serta belum optimalnya penggunaan media pembelajaran interaktif di MAN 3 Pandeglang. Pembelajaran yang masih didominasi buku paket dan media yang kurang bervariasi menyebabkan keterlibatan peserta didik dalam aktivitas berpikir tingkat tinggi, seperti menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan, masih rendah. Oleh karena itu, digunakan Word Wall sebagai media digital berbasis gamifikasi yang interaktif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Word Wall terhadap kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan metode kuantitatif, pendekatan kuasi eksperimen, dan desain Nonequivalent Control Group Design. Data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 86,83, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 73,68. Hasil uji-t menunjukkan Sig. (2-tailed) < 0,05 dan N-Gain berada pada kategori sedang hingga tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang menggunakan media Wordwall mengalami peningkatan skor kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang menggunakan media PowerPoint (PPT) dalam sampel penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa Wordwall berpotensi mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis, meskipun hasil tersebut masih terbatas pada konteks dan karakteristik sampel penelitian.