Articles
SOAL SERUPA PISA MENGGUNAKAN KONTEKS CABANG OLAHRAGA LARI
Fitra, Dian;
Putri, Ratu Ilma Indra;
Susanti, ely
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol 1 No 1 (2018): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : JURNAL INOVASI EDUKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.998 KB)
|
DOI: 10.5281/jie.v1i1.28
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan soal matematika serupa PISAmenggunakan konteks Lari yang valid, praktis dan memiliki efek potensial. Metode yangdigunakan adalah development research. Proses pengembangan dilakukan dalam duatahapan, yaitu Preliminary dan prototyping. Pada tahapan prototyping (formative evaluation)dibagi menjadi fase self evaluation, expert review & one-to-one, small group, dan field test.Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, walkthrough, dokumentasidan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Kesimpulan daripenelitian adalah sebagai berikut: (1)Peneliti menemukan beberapa strategi berbeda yangdilakukan oleh siswa untuk menyelesaikan soal yang diberikan; (2) Beberapa siswa memilikikemampuan dasar matematika yang baik dalam menyelesaikan soal yang diberikan, sepertikemampuan komunikasi, penalaran dan argumen, merumuskan strategi untuk menyelesaikanmasalah, dan melakukan operasi; (3) peneliti menemukan beberapa siswa yang melakukankesalahan pada penjumlahan bilangan desimal dan kesalahan dalam menkonversikan satuanwaktu, seperti menkonversikan detik ke jam.
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Berdominasi Otak Kiri dalam Menyelesaikan Soal PISA
Fitra, Dian;
Effendi, Zaimi;
Kamid, Kamid
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol 2 No 1 (2020): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : LPPM Universitasdiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.234 KB)
|
DOI: 10.35141/jie.v2i1.642
Keikutsertaan Indonesia dalam studi Program for International Student Assessment (PISA) merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mengevaluasi pendidikan yang telah dilaksanakan. Salah satu kemampuan yang diukur dalam soal PISA adalah kemampuan penalaran matematis siwa (Reasoning). Kemampuan penalaran matematis ini juga merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa di dalam kurikulum yang diterapkan di Indonesia. Sehingga kemampuan penalaran matematis ini harus benar-benar diperhatikan. Selain itu, secara lahiriah manusia menggunakan kedua belah otaknya dalam mengolah informasi. Berdasarkan penelitian dari para ahli, anak yang berdominasi otak kiri mempunyai potensi yang lebih besar dalam menyelesaikan masalah di bidang matematika. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan penalaran matematis siswa berdominasi otak kiri dalam menyelesaikan soal PISA serta pada apa yang harus diperhatikan oleh siswa agar memperoleh hasil yang maksimal. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriftif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar tes uraian dan pedoman wawancara untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa berdominasi otak kiri dalam menyelesaikan soal PISA. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa siswa sekuensial konkret memenuhi semua indikator penalaran matematis. Sedangkan siswa sekuensial abstrak hanya memenuhi dua dari empat indikator penalaran matematis.
Pengembangan Soal Serupa PISA menggunakan Konteks Olahraga Polo Air
Septiansyah Putra, Eko;
Fitra, Dian;
Rizki, Melinda Yusri
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol 3 No 1 (2021): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : LPPM Universitasdiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Studi PISA menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih berada di bawah skor rata-rata. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satu diantaranya disebabkan oleh proses penilaian pembelajaran siswa di Indonesia masih jarang menggunakan soal yang menuntut siswa berpikir tingkat tinggi. Stacey merekomendasikan agar melakukan penelitian terkait penggunakan soal PISA dalam proses pembelajaran, tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta kemampuan siswa. Untuk mengembangkan soal serupa PISA diperlukan sebuah konteks atau sebuah kondisi atau kejadian yang benar-benar terjadi yang dekat atau dapat dibayangkan oleh siswa. Salah satu peristiwa penting yang terjadi baru-baru ini di Indonesia adalah berlangsungnya ASIAN GAMES yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tuan rumahnya. Untuk itu dalam penelitian ini peneliti menggunakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang tersebut sebagai konteks dalam mengembangkan soal serupa PISA. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan soal serupa PISA yang valid. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Research tipe penelitian pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah yang berusia 15 tahun. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan utama yaitu preliminary study dan prototyping. Berdasarkan hasil analisis dari setiap tahapan penelitian yang telah dijalankan, maka dapat disimpulkan bahwa soal serupa PISA menggunakan konteks Polo Air dinyatakan telah valid.
Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Dominasi Otak Kanan
Imanuel Lothar MT;
Dian Fitra;
Resi Silvia
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35141/jie.v5i1.281
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa berdominasi otak kanan dalam menyelesaikan soal matematika materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang penting dikuasai oleh siswa. Adapun indikator kemampuan pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalahꓽ 1) memahami masalah; 2) membuat rencana pemecahan masalah; 3) melaksanakan rencana pemecahan masalah; 4) memeriksa kembali hasil pemecahan masalah yang didapat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa berdominasi otak kanan di kelas VIII SMPN 1 Betara Tanjung Jabung Barat. Instrumen yang yang digunakan adalah lembar tes inventori, lembar tes soal matematika materi sistem persamaan linier dua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berdominasi otak kanan masih belum memenuhi indikator keempat dari kemampuan pemecahan masalah yaitu kemampuan memeriksa kembali hasil pemecahan masalah.
Eksplorasi Permainan Bola Kecil untuk Mendesain Soal Matematika Tipe PISA dalam Konsep Bentuk dan Ruang
Dewi Rawani;
Dian Fitra
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35141/jie.v5i1.294
Golf merupakan salah satu permainan menggunakan bola kecil yang dimainkan di luar ruangan dengan daerah tidak beraturan. Tanpa disadari olahraga golf mengandung konsep matematika didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali konsep matematika dalam permainan golf. Metode penelitian yang digunakan adalah Design research tipe Development studies yang terdiri dari preliminary dan formative evaluation. Alur desain formative evaluation meliputi: self evaluation, one to one dan expert review, small group, field test. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, dokumnetasi, studi pustaka (kajian literatur). Penelitian ini telah menghasilkan 5 butir soal. Hasil penelitian ini adalah olahraga golf memuat konten matematika terdapat konsep daerah yang tidak beraturan, volume bangun ruang, luas permukaan. Oleh karena itu, konsep matematika yang terkandung dalam olahraga golf ini, dapat dijadikan ide-ide matematis sebagai titik awal pembelajaran matematika.
Pengembangan Soal Serupa PISA menggunakan Konteks Olahraga Polo Air
Eko Septiansyah Putra;
Dian Fitra;
Melinda Yusri Rizki
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35141/jie.v4i1.312
Studi PISA menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih berada di bawah skor rata-rata. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satu diantaranya disebabkan oleh proses penilaian pembelajaran siswa di Indonesia masih jarang menggunakan soal yang menuntut siswa berpikir tingkat tinggi. Stacey merekomendasikan agar melakukan penelitian terkait penggunakan soal PISA dalam proses pembelajaran, tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta kemampuan siswa. Untuk mengembangkan soal serupa PISA diperlukan sebuah konteks atau sebuah kondisi atau kejadian yang benar-benar terjadi yang dekat atau dapat dibayangkan oleh siswa. Salah satu peristiwa penting yang terjadi baru-baru ini di Indonesia adalah berlangsungnya ASIAN GAMES yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tuan rumahnya. Untuk itu dalam penelitian ini peneliti menggunakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang tersebut sebagai konteks dalam mengembangkan soal serupa PISA. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan soal serupa PISA yang valid. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Research tipe penelitian pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah yang berusia 15 tahun. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan utama yaitu preliminary study dan prototyping. Berdasarkan hasil analisis dari setiap tahapan penelitian yang telah dijalankan, maka dapat disimpulkan bahwa soal serupa PISA menggunakan konteks Polo Air dinyatakan telah valid.
Etnomatematika: Keterkaitan Budaya dan Matematika
Dewi Rawani;
Dian Fitra
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35141/jie.v5i2.433
Semua budaya didukung oleh semacam ilmu pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara budaya dengan matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi yang menjadi sebuah pendekatan teoritis sekaligus empiris untuk mendeskripsikan dan menganalisis keadaan atau situasi berdasarkan catatan lapangan yang dihasilkan dari pengumpulan data. Subjek dalam penelitian ini meliputi tokoh Adat, pemangku kepentingan Adat, dan pakar budaya yang memahami budaya di Palembang. Observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan adalah teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya ide-ide matematika yang potensial untuk dibuat sebagai langkah awal dalam pembelajaran matematika secara kontekstual
Penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam Pembelajaran Matematika
Dian Fitra
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 1 No. 1 (2018): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35141/jie.v1i1.524
ABSTRAK Matematika adalah kunci kearah peluang-peluang. Bagi seorang siswa keberhasilan mempelajarinya akan membuka pintu karir yang cemerlang. Untuk itu, penanaman konsep matematika di sekolah sangatlah penting untuk diperhatikan. Artikel ini mencoba memberikan solusi bagi penanaman konsep matematika di sekolah yang selama ini kebanyakan tujuan pembelajarannya hanya fokus pada mengingat fakta, konsep dan komputasi (menggunakan rumus). Padahal pemerintah melalui peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia mengharapkan dari segi dimensi pengetahuannya, siswa mampu mengaitkan pengetahuaannya dalam konteks masyarakat dan lingkungan sekitar. Untuk itu, PMRI diharapkan mampu menuntaskan kesenjangan yang terjadi antara apa yang diharapkan oleh pemerintah dengan apa yang terjadi di lapangan. PMRI ini memiliki ciri khas dalam proses pembelajarannya yaitu penggunaan konteks, penggunaan model untuk matematisasi progresif, pemanfaatan hasil konstruksi siswa, interaktivitas, dan keterkaitan.
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Berdominasi Otak Kiri dalam Menyelesaikan Soal PISA
Dian Fitra
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35141/jie.v3i1.529
ABSTRAKKeikutsertaan Indonesia dalam studi Program for International Student Assessment (PISA) merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mengevaluasi pendidikan yang telah dilaksanakan. Salah satu kemampuan yang diukur dalam soal PISA adalah kemampuan penalaran matematis siwa (Reasoning). Kemampuan penalaran matematis ini juga merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa di dalam kurikulum yang diterapkan di Indonesia. Sehingga kemampuan penalaran matematis ini harus benar-benar diperhatikan. Selain itu, secara lahiriah manusia menggunakan kedua belah otaknya dalam mengolah informasi. Berdasarkan penelitian dari para ahli, anak yang berdominasi otak kiri mempunyai potensi yang lebih besar dalam menyelesaikan masalah di bidang matematika. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan penalaran matematis siswa berdominasi otak kiri dalam menyelesaikan soal PISA serta pada apa yang harus diperhatikan oleh siswa agar memperoleh hasil yang maksimal. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriftif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar tes uraian dan pedoman wawancara untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa berdominasi otak kiri dalam menyelesaikan soal PISA. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa siswa sekuensial konkret memenuhi semua indikator penalaran matematis. Sedangkan siswa sekuensial abstrak hanya memenuhi dua dari empat indikator penalaran matematis.
Soal Serupa PISA Menggunakan Konteks Cabang Olahraga Lari
Dian Fitra
JURNAL INOVASI EDUKASI Vol. 1 No. 1 (2018): JURNAL INOVASI EDUKASI
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35141/jie.v1i1.660
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan soal matematika serupa PISA menggunakan konteks Lari yang valid, praktis dan memiliki efek potensial. Metode yang digunakan adalah development research. Proses pengembangan dilakukan dalam dua tahapan, yaitu Preliminary dan prototyping. Pada tahapan prototyping (formative evaluation) dibagi menjadi fase self evaluation, expert review & one-to-one, small group, dan field test. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, walkthrough, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Kesimpulan dari penelitian adalah sebagai berikut: (1)Peneliti menemukan beberapa strategi berbeda yang dilakukan oleh siswa untuk menyelesaikan soal yang diberikan; (2) Beberapa siswa memiliki kemampuan dasar matematika yang baik dalam menyelesaikan soal yang diberikan, seperti kemampuan komunikasi, penalaran dan argumen, merumuskan strategi untuk menyelesaikan masalah, dan melakukan operasi; (3) peneliti menemukan beberapa siswa yang melakukan kesalahan pada penjumlahan bilangan desimal dan kesalahan dalam menkonversikan satuan waktu, seperti menkonversikan detik ke jam.