Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Debit Air pada Saluran Primer Irigasi Belinteng Bendungan Namu Sira-Sira Irfandi Purba; Maria Joseva Sinaga; Lucia Naomi A Sitorus; Rizky Simanjuntak
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol. 9 No. 01 (2026): JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmts.v9i01.6321

Abstract

Abstrak Jaringan Irigasi memiliki peranan penting dalam menjaga ketersediaan air secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi jaringan irigasi berdasarkan debit air pada saluran primer di Daerah Irigasi Belinteng, Bendungan Namu Sira-Sira. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei lapangan dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran kecepatan arus, dimensi saluran, luas penampang, dan debit air pada tujuh titik pengamatan. Pengukuran kecepatan arus dilakukan menggunakan metode pelampung, sedangkan debit air dihitung berdassarkan hubungan antara kecepatan aliran dan luas penampang saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan arus berkisar antara 0,502 m/s hingga 0,603 m/s dengan rata-rata sebesar 0,538 m/s. Debit air yang diperoleh berkisar antara 1,656 m3/s hingga 3,538 m3/s. Perbedaan debit air dipengaruhi oleh kondisi penampang saluran, kedalaman aliran, sedimentasi, serta pertumbuhan vegetasi pada beberapa bagian saluran. Secara umum, kondisi jaringan irigasi masih tergolong cukup baik dan mampu mendukung distribusi air bagi lahan pertanian, meskipun diperlukan pemeliharaan dan pembersihan saluran secara berkala agar efisiensi penyaluran air tetap optimal.
Evaluasi Penerapan SMK3 dan Kepatuhan Penggunaan APD pada Proyek Konstruksi Venny Irawani Hulu; Destaria Enjelina Purba; Agung Friandy Utomo; Handhika Tampubolon; Rizky Simanjuntak; Yuni Yolanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40965

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja pada sektor konstruksi akibat rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja serta tingkat kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada proyek konstruksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung di lapangan selama periode magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas kerja berisiko tinggi masih ditemukan, sementara penggunaan alat pelindung diri oleh pekerja belum optimal meskipun telah tersedia. Selain itu, tidak terdapat pengawasan, tidak dilaksanakan kegiatan safety talk, serta belum diterapkannya prosedur kerja secara sistematis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan keselamatan kerja masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, penerapan prosedur kerja, serta pembentukan budaya keselamatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Evaluation of Drainage Channel Capacity on Rela–Sutomo Road, Medan City, Indonesia Melvi Maulita Napitupulu; Ridho Azahar; Wisnu Prayogo; Fikryah Atikah Pane; Sarra Rahmadani; Rizky Simanjuntak; Ahmad Zulfikar
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.192

Abstract

This study evaluated the capacity of the drainage system along Rela–Sutomo Road, Medan, to accommodate rainfall runoff and domestic wastewater. Rapid urban development and population growth have increased impervious surface coverage, surface runoff, and domestic wastewater generation, potentially exceeding the conveyance capacity of the existing drainage channels. This study aimed to determine whether the existing drainage system could accommodate the combined design discharge. The analysis included population projection using the least-squares method, estimation of domestic wastewater discharge, rainfall frequency analysis using the selected probability distribution for a 10-year return period, rainfall intensity estimation using the Mononobe method, runoff calculation using the rational method, and channel capacity calculation using Manning’s formula. Sediment depths and channel dimensions were directly measured across 10 drainage segments. The results showed that the design runoff discharge for the selected 10-year return period reached 24.46 m³/s, whereas the existing channel capacity was only 1.31 m³/s. Sediment accumulation reduced the effective cross-sectional area and decreased the channel capacity by up to 30%. Consequently, the combined inflow substantially exceeded the available channel capacity, indicating critical hydraulic overload and a high risk of flooding and surface inundation. The existing drainage system is therefore inadequate and requires channel normalization, periodic sediment removal, and hydraulic capacity improvement