Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI ZAKAT DAN WAKAF DALAM KEBIJAKAN FISKAL: IMPLIKASI TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN PEMBANGUNAN EKONOMI Achmad Faozan; Rifqotul Maula; Khofifah Nuraniyah; Naufal Luthfi Alifa; Abdul Aziz
Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Iltizam : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/iltizam.v2i2.6391

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengurai secara mendalam implementasi zakat dan wakaf di Indonesia dalam kebijakan fiskal, serta implikasinya terhadap kesejahteraan sosial dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, menghasilkan suatu kesimpulan bahwa implementasi zakat dan wakaf dalam kebijakan fiskal diatur dalam undang-undang. Implikasi zakat dalam kesejahteraan sosial adalah memberikan kebermanfaatan sosial mustahik, adapun dalam pertumbuhan ekonomi zakat produktif seperti pemberdayaan mustahik dalam berniaga. Implikasi wakaf terhadap kesejahteraan sosial seperti pengadaan lahan untuk tempat pendidikan dan kesehatan. Adapaun implikasi wakaf terhadap pertumbuhan ekonomi seperti eksitensi wakaf produktif untuk mengembangkan potensi masyarakat dari wakif.
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INFLASI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI JAWA BARAT 2015-2024 Idzan Ihdil Mar’i; Nur Ela; R. Ilfan Muhammad Abdurrasyid; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v5i1.1720

Abstract

Pengangguran terbuka merupakan salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk besar seperti Provinsi Jawa Barat. Tingginya tingkat pengangguran tidak hanya mencerminkan rendahnya kemampuan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai dampak sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Barat periode 2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25 serta melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara parsial, jumlah penduduk berpengaruh negatif, sedangkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi berpengaruh positif, namun seluruh variabel tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan pengurangan pengangguran perlu diarahkan pada peningkatan kualitas tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.