Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesenjangan Antara Teori dan Praktik Hukum Sebagai Kritik Terhadap Pemikiran Tokoh Sosiologi Hukum Atikah Ramadhani; Sabrina Birri Sintia; Najua Fauzani; Yashinta Zahra Alfitri; Komang Windasari; Malikah Alya Azzahra; Febra Anjar Kusuma; Putut Ari Sadewo; Fitrah Endi Fernanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qv79rs74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara teori dan praktik hukum sebagai bentuk kritik terhadap pemikiran tokoh-tokoh sosiologi hukum. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai problematika dalam praktik hukum, seperti disfungsi solidaritas sosial, melemahnya legitimasi hukum, dominasi pendekatan positivistik, kekakuan hukum, serta keterbatasan peran hakim dalam mewujudkan keadilan substantif. Pemikiran tokoh seperti Durkheim, Ibnu Khaldun, Weber, Comte, Ibnu Qayyim, Marx, Holmes, dan Cardozo memberikan kontribusi penting, namun memiliki keterbatasan dalam menjelaskan realitas hukum kontemporer yang kompleks. Kesenjangan antara hukum normatif dan empiris menunjukkan bahwa hukum tidak dapat dipahami secara kaku, melainkan harus kontekstual, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih kritis dan integratif agar hukum mampu mewujudkan keadilan sosial, memperkuat legitimasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.
Peran Kesadaran Hukum Literasi Digital Dalam Meningkatkan Ketahanan Siswa SMP Terhadap Hoax Dan Cyberbullying Ira Kurniawan; Nugraha Gading Priandana; Lanang Maulana; Malikah Alya Azzahra; Perina Dwi Astuti; Ayu Nur Safitri; Luluk Maghfiroh; Rhaina Rifka Nefindia; Intan Rasita; Mila Agustin; Nadiyah Salamah; Karyadi Hidayat
Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, dan Hukum Vol. 3 No. 1 (2026): PAKEHUM- April
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/pakehum.v3i1.1590

Abstract

Abstract The rapid development of digital technology has significantly transformed students' lives, particularly in accessing information, communicating, and supporting learning activities. Alongside its benefits, digital advancement has also introduced various challenges, including the widespread dissemination of hoaxes and the increasing prevalence of cyberbullying among adolescents. These phenomena can negatively affect students’ psychological well-being, social interactions, and academic development. This article aims to examine the role of legal awareness and digital literacy in strengthening junior high school students' resilience against hoaxes and cyberbullying. The study employed a library research method with a descriptive qualitative approach by analyzing relevant scientific literature, previous research findings, and legal regulations. The findings indicate that legal awareness contributes to the development of responsible digital behavior through an understanding of rights, obligations, and the legal consequences of online activities. Meanwhile, digital literacy enhances students’ critical thinking skills, information verification abilities, understanding of digital ethics, and capacity to engage in healthy interactions within digital environments. The synergy between legal awareness and digital literacy plays a crucial role in improving students’ resilience in facing various digital risks. Therefore, collaboration among schools, families, government institutions, and society is essential in implementing sustainable legal education and digital literacy programs to foster a safe, healthy, and productive digital environment for students.