Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Meta-Analisis : Efektivitas Media Virtual Reality Terhadap Literasi Sains Siswa Pada Pembelajaran Biologi Agnes Junita Veronika Tamba; Maya Meutia Amarsya; Putri Nadilla; Sri Wulandari; Dodi Dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.461

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran biologi, karena berkaitan dengan kemampuan memahami konsep, menganalisis informasi ilmiah, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, kemampuan literasi sains siswa SMA masih tergolong rendah berdasarkan berbagai hasil evaluasi pendidikan, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi dalam proses pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara lebih mendalam. Salah satu inovasi yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemanfaatan media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan imersif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Virtual Reality terhadap literasi sains siswa SMA melalui metode meta-analisis. Data penelitian diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada database akademik nasional dan internasional dengan kriteria inklusi tertentu dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Proses analisis dilakukan dengan menghitung nilai effect size untuk mengetahui besar pengaruh penggunaan media VR terhadap literasi sains siswa. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa penggunaan media Virtual Reality memberikan pengaruh positif dengan kategori sedang hingga tinggi terhadap peningkatan literasi sains siswa. Peningkatan tersebut terutama terlihat pada aspek pemahaman konsep, kemampuan interpretasi data, serta keterampilan berpikir ilmiah, sehingga VR dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan inovatif.
Meta-Analisis : Efektivitas Media Virtual Reality Terhadap Literasi Sains Siswa Pada Pembelajaran Biologi Agnes Junita Veronika Tamba; Maya Meutia Amarsya; Putri Nadilla; Sri Wulandari; Dodi Dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.461

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran biologi, karena berkaitan dengan kemampuan memahami konsep, menganalisis informasi ilmiah, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, kemampuan literasi sains siswa SMA masih tergolong rendah berdasarkan berbagai hasil evaluasi pendidikan, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi dalam proses pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara lebih mendalam. Salah satu inovasi yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemanfaatan media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan imersif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Virtual Reality terhadap literasi sains siswa SMA melalui metode meta-analisis. Data penelitian diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada database akademik nasional dan internasional dengan kriteria inklusi tertentu dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Proses analisis dilakukan dengan menghitung nilai effect size untuk mengetahui besar pengaruh penggunaan media VR terhadap literasi sains siswa. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa penggunaan media Virtual Reality memberikan pengaruh positif dengan kategori sedang hingga tinggi terhadap peningkatan literasi sains siswa. Peningkatan tersebut terutama terlihat pada aspek pemahaman konsep, kemampuan interpretasi data, serta keterampilan berpikir ilmiah, sehingga VR dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan inovatif.
Meta-Analisis: Efektivitas Pembelajaran Berbasis Isu Sosiosaintifik Terhadap Literasi Sains Siswa SMA Pada Pembelajaran Biologi Jagad S P; Dewi Lamsinar Simarmata; Syarifah Masyail Atsila; Dodi Dwi Risaundi; Sri Wulandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.465

Abstract

Pembelajaran berbasis Isu Sosiosaintifik (SSI) merupakan pendekatan potensial untuk meningkatkan literasi sains siswa SMA melalui integrasi dilema sosial nyata dalam kurikulum biologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan tersebut terhadap kompetensi ilmiah siswa melalui sintesis data kuantitatif dari berbagai literatur primer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan prosedur meta-analisis sederhana tanpa merinci langkah baku. Data diperoleh dari 20 artikel jurnal dan prosiding ilmiah yang relevan dalam kurun waktu 2021–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran SSI secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan argumentasi ilmiah siswa. Penguatan hasil ditunjukkan melalui distribusi frekuensi serta nilai loading lamda positif (>0,5) yang mengindikasikan validitas instrumen literasi sains dalam konteks pendidikan biologi. Secara keseluruhan, integrasi SSI terbukti efektif sebagai strategi untuk mendukung pencapaian target literasi sains nasional pada jenjang sekolah menengah, sekaligus mendorong keterlibatan siswa dalam pengambilan keputusan berbasis sains.  
Meta-Analisis: Efektivitas Pembelajaran Berbasis Isu Sosiosaintifik Terhadap Literasi Sains Siswa SMA Pada Pembelajaran Biologi Jagad S P; Dewi Lamsinar Simarmata; Syarifah Masyail Atsila; Dodi Dwi Risaundi; Sri Wulandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.465

Abstract

Pembelajaran berbasis Isu Sosiosaintifik (SSI) merupakan pendekatan potensial untuk meningkatkan literasi sains siswa SMA melalui integrasi dilema sosial nyata dalam kurikulum biologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan tersebut terhadap kompetensi ilmiah siswa melalui sintesis data kuantitatif dari berbagai literatur primer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan prosedur meta-analisis sederhana tanpa merinci langkah baku. Data diperoleh dari 20 artikel jurnal dan prosiding ilmiah yang relevan dalam kurun waktu 2021–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran SSI secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan argumentasi ilmiah siswa. Penguatan hasil ditunjukkan melalui distribusi frekuensi serta nilai loading lamda positif (>0,5) yang mengindikasikan validitas instrumen literasi sains dalam konteks pendidikan biologi. Secara keseluruhan, integrasi SSI terbukti efektif sebagai strategi untuk mendukung pencapaian target literasi sains nasional pada jenjang sekolah menengah, sekaligus mendorong keterlibatan siswa dalam pengambilan keputusan berbasis sains.  
Studi Meta-Analisis: Efektivitas Virtual Laboratory Terhadap Hasil Belajar Biologi Dwi Febyona Asmita; Feby Febriani; Wisami Syarifah Tara; Sri Wulandari; Dodi Dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.468

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari keterbatasan pelaksanaan praktikum biologi di sekolah yang disebabkan oleh minimnya fasilitas, waktu, dan biaya, sehingga diperlukan solusi berupa pemanfaatan virtual laboratory sebagai media pembelajaran alternatif. Analisis terhadap berbagai penelitian sebelumnya dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai efektivitas penggunaan media tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi jenis penelitian, mengidentifikasi besaran effect size berdasarkan jenjang pendidikan, serta menganalisis effect size berdasarkan materi pembelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah meta-analisis kuantitatif terhadap 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dengan perhitungan effect size menggunakan rumus Cohen’s d. Hasil menunjukkan bahwa penelitian didominasi oleh metode eksperimen (80%) dibandingkan R&D (20%). Nilai effect size pada jenjang SMA/MA sebesar 1,30 dan SMP/MTs sebesar 1,25 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan materi, nilai tertinggi ditemukan pada uji zat makanan (5,44) dan evolusi (4,33), sedangkan nilai terendah terdapat pada sistem sirkulasi (0,10). Temuan ini menunjukkan bahwa virtual laboratory efektif digunakan terutama pada materi yang memerlukan visualisasi, sehingga penerapannya disarankan untuk mendukung pembelajaran biologi yang lebih optimal dan interaktif.
Meta Analisis: Efektivitas Pembelajaran Biologi Berbasis HOTS Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Karomahtul Nahdliyyah; Asurya Widya Ningsih; Suci Fadhilah; Sri Wulandari; Dodi Dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran Biologi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah meta-analisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif terhadap 20 artikel penelitian yang diterbitkan dalam rentang tahun 2017–2025. Data diolah dengan menghitung nilai effect size menggunakan rumus Cohen’s guna membandingkan perbedaan rata-rata antara kelompok eksperimen dan kontrol.Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi strategi berbasis HOTS secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan nilai effect size yang didominasi oleh kategori tinggi, berkisar antara 0,63 hingga 1,28. Model Problem Based Learning (PBL) teridentifikasi sebagai model yang paling efektif untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, sementara Project Based Learning (PjBL) lebih unggul dalam aspek pengembangan kreativitas siswa. Selain itu, integrasi teknologi digital dan pendekatan STEM terbukti memperkuat penalaran serta keterlibatan aktif siswa dalam memahami konsep biologi yang kompleks. Simpulannya, strategi pembelajaran berbasis HOTS merupakan instrumen yang sangat efektif dan reliabel untuk mengoptimalkan kompetensi berpikir kritis dalam pendidikan Biologi abad ke-21.
Meta-Analisis Pengaruh Multimedia Interaktif terhadap Retensi Belajar Biologi Yuannei Rosi Rosi; Fauzia Rahma Nasution; Ersiska Efrilia; Sri Wulandari; Dodi dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.475

Abstract

Rendahnya retensi belajar biologi menunjukkan bahwa peserta didik sering mengalami kesulitan dalam mempertahankan pemahaman konsep dalam jangka panjang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan retensi belajar adalah melalui penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh multimedia interaktif terhadap retensi belajar biologi melalui pendekatan meta-analisis. Metode yang digunakan adalah meta-analisis terhadap artikel penelitian dengan desain eksperimen dan quasi eksperimen yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah. Sebanyak 20 artikel dianalisis secara sistematis, kemudian diseleksi menjadi 12 artikel yang memenuhi kriteria untuk perhitungan effect size. Data dianalisis menggunakan rumus Cohen’s d untuk mengetahui besaran pengaruh multimedia interaktif terhadap retensi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif memberikan pengaruh positif dengan rata-rata effect size sebesar 0,70 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan jenis media, video pembelajaran dan animasi menunjukkan effect size tertinggi dibandingkan media lainnya. Berdasarkan materi biologi, efektivitas multimedia interaktif paling tinggi ditemukan pada materi yang bersifat abstrak seperti ekosistem, lingkungan, serta virus dan bakteri. Hasil ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif mampu meningkatkan retensi belajar melalui penyajian informasi yang melibatkan berbagai indera sehingga memperkuat penyimpanan dalam memori jangka panjang. Dengan demikian, multimedia interaktif dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan retensi belajar biologi pada berbagai jenjang pendidikan.
Meta-Analisis Transformasi Pembelajaran Biologi Melalui Integrasi Artificial Intelligence Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Davina Wahyuningsih; Jihan Fadillah; Sultan Zacky; Sri Wulandari; Dodi Dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.573

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran biologi yang memiliki karakteristik materi abstrak dan kompleks. Namun, hasil penelitian mengenai efektivitas AI masih bersifat parsial sehingga belum memberikan gambaran yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi AI terhadap hasil belajar biologi siswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode meta-analisis terhadap 20 artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026. Analisis data dilakukan dengan mengkaji nilai effect size, jenis penelitian, media pembelajaran, tingkat pendidikan, dan materi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian berada pada kategori effect size tinggi hingga sangat tinggi dengan nilai tertinggi mencapai 1,85. Media yang paling dominan digunakan adalah AI chatbot (60%) dan ChatGPT (30%) yang mendukung interaksi adaptif dan umpan balik secara real-time. Selain itu, penggunaan AI juga terbukti meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kemandirian belajar siswa. Dengan demikian, integrasi AI efektif dalam meningkatkan hasil belajar biologi serta berpotensi sebagai inovasi pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan berbasis teknologi.
Meta-Analisis: Pendekatan Stem (Science, Technology, Engineering, And Mathematics) Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Pembelajaran Biologi Revalina Andini; Khairina Nabila Harahap; Anastasya Leonita; Dodi Dwi Risaundi; Sri Wulandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.577

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut pengembangan keterampilan tingkat tinggi, salah satunya adalah keterampilan berpikir kreatif. Namun, pembelajaran biologi di sekolah seringkali masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang menitikberatkan pada hafalan konsep sehingga kurang memfasilitasi kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) baik secara mandiri maupun diintegrasikan dengan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, khususnya pada rumpun sains dan biologi. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis terhadap 20 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2026. Data dianalisis dengan menelaah pengaruh (efek) penerapan STEM terhadap hasil post-test dan peningkatan indikator berpikir kreatif siswa. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEM memberikan effect size pada kategori tinggi. Integrasi disiplin ilmu dalam STEM, terutama elemen Engineering (teknik) dan Technology, menuntut siswa untuk merancang proyek, memecahkan masalah kompleks, dan menghasilkan inovasi, yang secara langsung melatih kelancaran, keluwesan, dan keaslian berpikir. Dengan demikian, pendekatan STEM sangat efektif dan direkomendasikan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran Biologi.
Meta-Analisis Pengaruh Project Based Learning Terhadap Literasi Sains Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Biologi Dhiya Ghina Putri; Tera Azzahra; Insani Rahmah Handayani; Sri Wulandari; Dodi Dwi Risaundi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.579

Abstract

Literasi sains merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran biologi yang mencakup kemampuan memahami konsep, menganalisis data, serta menerapkan pengetahuan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan tersebut. Salah satu model yang dinilai efektif adalah Project Based Learning (PjBL) karena menekankan pada pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PjBL terhadap literasi sains peserta didik pada mata pelajaran biologi melalui pendekatan meta-analisis. Penelitian ini menggunakan 20 artikel yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2019-2025. Data dianalisis menggunakan perhitungan effect size untuk mengetahui besarnya pengaruh PjBL. Hasil analisis menunjukkan bahwa PjBL memberikan pengaruh positif terhadap literasi sains dengan kategori efek sedang hingga sangat tinggi. Efektivitas PjBL dipengaruhi oleh karakteristik materi, di mana materi kontekstual seperti bioteknologi dan perubahan lingkungan menunjukkan pengaruh yang lebih tinggi dibandingkan materi konseptual. Selain itu, PjBL lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan interpretasi data dan perancangan penyelidikan ilmiah dibandingkan kemampuan komunikasi ilmiah. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi sains peserta didik.