Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Validitas Konstruk Adiksi Internet Pada Anak Rismawati
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 02 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adiksi internet merupakan penggunaan internet yang bersifat patologis, yang ditandai dengan  ketidak mampuan individu  untuk  menggunakan  waktu  dalam  menggunakan  internet, dan merasa dunia maya lebih menarik daripada kehidupan dalam dunia nyata. Beberapa fenomena yang terjadi di Indonesia terlihat internet memiliki dampak yang kurang baik, terutama pada anak-anak di Indonesia, walau di lain sisi internet apabila digunakan dengan sewajarnya memiliki dampak yang baik dan sangat mempermudah manusia dalam kerjanya. Fenomena yang terjadi di lapangan, dalam survey yang dilakukan YKBH tahun 2015 penggunaan internet terhadap 2064 anak usia 9-12 tahun 21% digunakan untuk belajar, 20% bermain games, 16% menonton film/video, dan 14% untuk forum jejaring sosial, anak banyak menggunakan internet diluar keperluan seharusnya, hal ini yang akan menyebabkan adanya perilaku adiksi internet. Penelitian ini meneliti pengukuran adiksi internet pada anak dalam versi Indonesia. Partisipan dalam penelitian ini yaitu anak usia 10-12 tahun (N=205). Kami mengukur adiksi internet dengan tujuh domain: salience, mood modification, tolerance, withdrawal, conflict, dan relapse. Analisis data dilakukan dengan confirmatory factor analysis (CFA). Semua item yang diteorikan untuk mengukur adiksi internet pada anak adalah valid. Hasil ini menunjukkan bahwa skala ini berkontribusi secara positif dan valid terhadap adiksi internet.
Validitas Konstruk Academic Self-Efficacy Scale Versi Indonesia Rismawati
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 02 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General academic self efficacy scale adalah alat ukur yang implementasi dari teori self-efficacy dalam lingkup akademik bagi para pendidik yang memfokuskan upaya mereka terutama untuk memberikan pengalaman penguasaan yang otentik kepada siswa. Skala ini bersifat unidimensional dengan total aitem sebanyak lima aitem yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Subjek penelitian adalah pelajar SMA di wilayah Lebak, Banten dengan rentang usia 15 – 18 tahun atau SMA kelas 10 – 12 (N=467). Metode confirmatory factor analysis (CFA) digunakan untuk menguji konstruk instrumen ini dengan menggunakan software MPlus7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan aitem General Academic Self-Efficacy Scale (GASE) yang berjumlah 10 aitem bersifat unidimensional. Seluruh aitem General Academic Self-Efficacy Scale (GASE) hanya mengukur satu faktor sehingga model satu faktor yang diteorikan dalam General Academic Self-Efficacy Scale (GASE) dapat diterima.
KARIER DAN PENDIDIKAN: ANALISIS PERBEDAAN PENGEMBANGAN KARIER PEREMPUAN BERDASARKAN JENJANG PENDIDIKAN Rismawati; Muhammad Nur Khadik; Bagus Pramudita
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 2 No. 1 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan karier pada karyawan perempuan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. Pengembangan karier yang luas dapat dipengaruhi melalui tingkat pendidikan yang lebih tinggi yang sehingga dapat memberikan akses pengetahuan dan keterampilan seseorang. Pengembangan karier seseorang dapat dilihat dari beberapa dimensi kesejahteraan dalam berkarier, yaitu positive affective career state, state of career meaningfulness dan career networking atau dukungan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat mengetahui perbedaan pengembangan karier yang tepat pada setiap karyawan perempuan. Moteod penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif serta pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dan bersifat purposive sampling. Sampel penelitian yaitu karyawan perempuan yang bekerja di Jabodetabek (N=143), teknik analisis data dengan confirmatory factor analysis (CFA) menggunakan software Lisrel 8.8 serta analisis uji beda menggunakan software SPSS 23. Hasil uji homogenitas varians (levene’s test) didapatkan semua dimensi memiliki sifat homogen, serta hasil uji beda menggunakan one way anova, didapatkan adanya perbedaan signifikan kemampuan pengembangan karier aspek positive affective career state berdasarkan tingkat pendidikan. Namun, tidak pada dimensi state of career meaningfulness dan career networking/social support. Implikasi penelitian ini dapat menjadi masukan bagi para pemangku kebijakan maupun industri untuk memberikan pengembangan karyawan khususnya perempuan yang positif, bermakna dan lingkungan yang supportif salah satunya dengan memberi kesempatan untuk melanjutkan pada tingkat pendidikan formal
Coping Strategy: A Study on Professional Quality of Life (ProQOL) Among Special Education Teachers Rismawati Rismawati; Novi Hidayat; Bekti Estu; Khoirunnisa Ardina; Samuel Givency
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2025): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v10i2.8114

Abstract

Professional quality of life (ProQOL) is a critical indicator of psychological well-being among special education teachers, particularly given the emotional and instructional demands of teaching students with special needs. Coping strategies represent an important mechanism for managing occupational stress; however, empirical evidence examining how distinct coping strategies relate to multiple dimensions of ProQOL among special education teachers—especially in non-Western educational contexts—remains limited. To address this gap, this study aimed to examine the differential effects of problem-focused, emotion-focused, and avoidant coping strategies on compassion satisfaction, burnout, and secondary traumatic stress among Indonesian special education teachers. This study employed a quantitative, cross-sectional design with 147 teachers working in special schools in the Bekasi area. Coping strategies were assessed using the 28-item Brief COPE Inventory, while professional quality of life was measured using the 30-item Professional Quality of Life Scale (ProQOL-5). Confirmatory factor analysis was conducted to establish construct validity, and multivariate regression analysis using Mplus 7 was performed to test the proposed relationships. The results indicated that problem-focused and emotion-focused coping were positively associated with compassion satisfaction and negatively associated with burnout, whereas avoidant coping was positively associated with secondary traumatic stress. These findings demonstrate that coping strategies exert differentiated effects across ProQOL dimensions rather than uniform influences, highlighting the importance of adaptive coping in sustaining teachers’ professional well-being. By extending ProQOL research beyond healthcare professions and situating it within the context of special education in Indonesia, this study offers context-specific empirical evidence that may inform targeted interventions aimed at enhancing compassion satisfaction and reducing burnout and trauma-related stress among special education teachers.
Pengaruh Psychological Contract dan Persepsi Organizational Support Terhadap Turnover Intention Pada Industri Ritel Nurmalasari; Rismawati; Ce Gunawan
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 4 No 04 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turnover intention merupakan tantangan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia pada industri ritel karena dapat mengganggu kesinambungan operasional, meningkatkan biaya penggantian karyawan, dan memengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Psychological Contract dan Perceived Organizational Support terhadap Turnover Intention pada karyawan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Babakan Madang Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan sampling jenuh terhadap 34 karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psychological Contract dan Perceived Organizational Support berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention. Arah positif pada koefisien Psychological Contract ditafsirkan sesuai instrumen PSYCONES yang mencakup Psychological Contract Violation, sehingga semakin tinggi persepsi pelanggaran kontrak psikologis, semakin tinggi kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemenuhan ekspektasi kerja, keadilan, kepercayaan, dan dukungan organisasi sebagai strategi retensi karyawan.
Technostress pada Guru Sekolah Luar Biasa: Peran Efikasi Diri, Dukungan Sosial, dan Kecerdasan Emosi Ziyadi Ali Ikromi; Rismawati Rismawati; Samuel Givency
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/5d52a238

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan mendorong guru mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran. Bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB), tuntutan ini lebih kompleks karena penggunaan teknologi harus disesuaikan dengan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan technostress. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efikasi diri, dukungan sosial, dan kecerdasan emosi terhadap technostress pada guru SLB. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional terhadap 148 guru SLB yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala Technostress (α = 0,871), Efikasi Diri (α = 0,889), Dukungan Sosial (α = 0,889), dan Kecerdasan Emosi (α = 0,901). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan model regresi signifikan (F = 20,982; p < 0,001) dengan R² = 0,304, sehingga ketiga variabel secara bersama-sama menjelaskan 30,4% variasi technostress. Secara parsial, efikasi diri berpengaruh negatif signifikan terhadap technostress (β = -0,212; p = 0,027), demikian pula kecerdasan emosi (β = -0,287; p = 0,011). Dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan (β = -0,125; p = 0,207). Temuan menunjukkan faktor psikologis internal lebih berperan dalam menurunkan technostress. Sekolah disarankan mengembangkan program penguatan efikasi diri dan kecerdasan emosi serta pelatihan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan guru SLB.