Siregar, Annisa Febriana
Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

EDUKASI KESEHATAN DAN PEMBERIAN STRETCHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI RISIKO CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER Anggi Isnani Parinduri; Annisa Febriana Siregar; Irmayani .; Tri Zusriani
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.939 KB) | DOI: 10.35451/jpk.v1i2.934

Abstract

Carpal tunnel syndrome (CTS) adalah salah satu gangguan pada tangan karena terjadi penyempitan pada terowongan karpal, baik akibat edema fasia pada terowongan tersebut maupun akibat kelainan pada tulang-tulang kecil tangan sehingga terjadi penekanan terhadap nervus medianus dipergelangan tangan. Prevalensinya sekitar 50 kasus per 1.000 subjek pada populasi umum. National Health Interview Study emperkirakan prevalensi CTS adalah 1,55%, dan prevalensi global CTS adalah sebesar 40%. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pekerja akan dampak negatif gerakan tangan yang repetitif selama bekerja dalam jangka waktu yang lama. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengarahkan para pekerja untuk melakukan stretching exercise sehingga dapat mencegah timbulnya kejadian CTS. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September tahun 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam. Metode kegiatan menggunakan teknik ceramah, diskusi, pemberian leaflet dan aplikasi langsung. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para pekerja memiliki pemahaman yang meningkat dibandingkan sebelum pemberian pendidikan kesehatan sebesar 70% dan terjadi penurunan risiko kejadian CTS sebesar 80%. Pekerja dapat mencegah timbulnya CTS sebagai penyakit akibat kerja setelah diberikan pendidikan kesehatan dan stretching exercise.
Peran Petugas Kesehatan dalam Menyongsong Era 5.0 untuk Profesionalisme Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Pasien di Puskesmas Anggi Isnani Parinduri; Delita Hayanti Br Panjaitan; Irmayani Irmayani; Felix Kasim; Annisa Febriana Siregar; Mutiara Nauli
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.638

Abstract

Era globalisasi mengakibatkan arus kompetisi terjadi di segala bidang termasuk bidang kesehatan semakin ketat. Tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan telah menjadi masalah mendasar yang dihadapi sebagian besar pelayanan kesehatan diberbagai Negara. Petugas kesehatan dalam menyongsong Era 5.0 harus mampu meningkatkan profesionalisme dan keselamatan pasien dalam pemberian pelayanan kesehatan. Setiap petugas kesehatan bertanggung jawab terhadap keselamatan pasien dan mutu pelayanan, pelayanan yang baik dan berkualitas akan memberikan kepuasan kepada pasien dan akan memberikan keuntungan bagi pelayanan kesehatan. Pasien semakin kritis, mereka mengerti tentang hak dan ingin agar pelayanan yang aman dan memuaskan. Fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak mengikuti harapan pasien akan ditinggalkan, maka petugas harus terus meningkatan pengetahuan dan keterampilannya dalam menyongsong Era 5.0. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme petugas kesehatan dalam menyongsong era 5.0 untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Metode kegiatan menggunakan teknik ceramah, diskusi, dan pemberdayaan. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Pagar Jati pada bulan April 2022. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh petugas kesehatan yang berjumlah sebanyak 27 orang. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman petugas kesehatan sebesar 74,1%. Petugas kesehatan semakin memahami tentang profesionalisme dalam pemberian pelayanan kepada pasien, peran petugas kesehatan ini akan meningkatkan kepuasan pasien dan mutu pelayanan puskesmas.
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TB PARU: LITERATURE REVIEW Annisa Febriana Siregar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.15783

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang merupakan penyebab utama masalah kesehatan dan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Sampai pada pandemic coronavirus (COVID-19), Tuberkulosis (TB) merupakan penyebab utama kematian dari agen infeksi tunggal, dengan peringkat di atas HIV/AIDS. Faktor risiko yang mempengaruhi kejadian TB sangat beragam, mulai dari faktor agen (agent), factor penjamu (host), dan faktor lingkungan (environment), Adapun salah satu faktor lingkungan ialah kondisi fisik rumah. Database yang digunakan dalam pencarian artikel ini adalah Google Scholar, dengan menggunakan kata kunci “Kondisi Fisik Rumah, Tb Paru“.yang  telah  dilakukan  oleh  peneliti  sebelumnya  di Indonesia yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Tulisan  yang  dicari  dan  digunakan  dalam  penulisan  ini  adalah  tulisan  yang diterbitkan  mulai  dari  Tahun  2019 - 2022  dari  berbagai  sumber  jurnal  baik nasional maupun internasional. Diperoleh 6 artikel dan dianalisis melalui analisis tujuan, kesesuaian topik, variabel yang digunakan, dan hasil dari setiap jurnal. Berdasarkan hasil penelusuran, kondisi lingkungan rumah memiliki peran dalam kejadian TB Paru. Hasil penelitian dengan metode literature review menunujukkan adanya hubungan kondisi fisik rumah diantaranya ventilasi, kepadatan hunian, dan pencahayaan , kelembaban, dan suhu dengan kejadian TB Paru. Hal tersebut dapat dilihat bahwa kondisi fisik rumah memiliki peran dalam kejadian TB Paru yang didukung dengan 6 jurnal yang menyatakan ada hubungan kondisi fisik rumah dengan kejadian TB Paru.
Peningkatan Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun pada Anak Sekolah Dasar di SDN 060831 Kota Medan Annisa Febriana Siregar; Tifani Hadi Tri Wahyuni; Nucholisah Fitra; Annisatun Munawaroh; Siska Tri D Lase
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v3i1.294

Abstract

Washing hands with soap is one of the preventive measures to protect against contagious diseases, especially in children. This study aims to increase students' knowledge about the correct handwashing technique through counseling at SDN 060831. The method used includes counseling sessions with pre-tests and post-tests to assess changes in participants' knowledge. The results show a significant increase in participants' knowledge, with the average pre-test score being 80.3, which increased to 94.1 in the post-test. The activity involved 25 students, consisting of 15 female students and 10 male students. This counseling successfully enhanced students' understanding of the importance of washing hands with soap, which is expected to be applied in their daily lives to support a healthy lifestyle.
Peningkatan Pemahaman Kesehatan Lingkungan Dan Keselamatan Kesehatan Kerja Melalui Kunjungan Edukatif Ke PT Sumatera Deli Lestari Indah Annisa Febriana Siregar; Solihin; Dhea Amanda Putri
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Mei : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat 
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v3i2.445

Abstract

Environmental health and occupational safety issues are important aspects in efforts to maintain environmental health and safety for workers in industrial areas. This study aims to improve understanding of environmental health and occupational safety through educational visits to PT Sumatera Deli Lestari Indah. The method used was educational participatory observation of workers at PT Sumatera Deli Lestari Indah. The results of the study indicate that most workers already have basic knowledge about environmental health and Occupational Health and Safety (OHS), but there are still gaps in implementation, such as the use of personal protective equipment (PPE) and inconsistent monitoring of environmental health. Therefore, this activity provides a more comprehensive understanding and encourages healthier work behavior. The expected outcomes of this activity are not only improved worker knowledge but also changes in attitudes and work habits that prioritize health and safety. In the long term, this activity is expected to contribute to improved workplace environmental quality and worker productivity at PT Sumatera Deli Lestari Indah.
Literature Review HUBUNGAN PAJANAN BENZENA, MASA KERJA DENGAN KADAR TRANS TRANS MUCONIC ACID PADA PEKERJA Febriana Siregar, Annisa; Isnani Parinduri, Anggi; Nauli, Mutiara
Miracle Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v4i2.1363

Abstract

Industri percetakan adalah salah satu industri yang menggunakan bahan-bahan kimia mengandung benzena dalam proses produksinya. Akumulasi konsentrasi benzena di percetakan dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada pekerja. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pajanan benzena dan masa kerja dengan kadar trans-trans Muconic Acid berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Metode penelitian ini adalah literature review untuk mengumpulkan serta mengevaluasi penelitian yang terkait pada fokus topik tertentu database yang digunakan dalam pencarian artikel ini adalah Google Scholar, dengan menggunakan kata kunci “Benzena, Trans-trans Muconic Acid“.yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Hasil penelitian Terdapat hubungan antara kadar benzena di udara dengan kadar ttMA dalam urin Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara kadar benzena di udara dengan kadar ttMA dalam urin, di mana semakin tinggi paparan benzena, semakin tinggi kadar ttMA yang terdeteksi dan tidak ditemukan hubungan signifikan antara masa kerja dan kadar ttMA dalam urin, karena faktor lain seperti durasi kerja harian yang memengaruhi tingkat paparan benzena. Pekerja dengan jam kerja lebih panjang cenderung memiliki kadar ttMA lebih tinggi. Kata kunci: Benzena, Pekerja Percetakan, Trans, Trans Muconic Acid
Faktor Lingkungan Dan Kejadian Diare Pada Balita Asnita Yani; Siregar, Annisa Febriana
Miracle Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v5i2.1703

Abstract

Diare terus menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama, terutama di kalangan anak-anak di bawah usia lima tahun di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengeksplorasi korelasi antara faktor-faktor lingkungan—seperti akses ke air minum yang aman, sanitasi yang memadai, dan praktik kebersihan—dan kejadian diare pada anak-anak. Literatur yang diterbitkan selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa intervensi yang difokuskan pada kualitas air, sanitasi rumah tangga, dan perilaku mencuci tangan secara signifikan mengurangi kasus diare. Temuan tersebut menunjukkan perlunya kolaborasi lintas sektoral untuk mendukung peningkatan kesehatan lingkungan dan perubahan perilaku dalam mencegah diare pada anak-anak.
Pemanfaatan Data Pola Penyakit Untuk Penguatan Perencanaan Dan Manajemen Pelayanan Rawat Jalan Di Puskesmas Darussalam Tahun 2025 Murni Noviani Nasution; Balqis Nurmauli Damanik; Solihin; Annisa Febriana Siregar; Linawati Togatorop; Vinna Pratiwi Agustyn; Tifani Hadi Tri Wahyuni; Melinda Daya; Dhea Amanda Putri
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): November : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v3i4.607

Abstract

Outpatient services at community health centers experience a high and dynamic service burden influenced by evolving disease patterns in the community. However, the use of disease pattern data to support outpatient service management remains limited and is often restricted to administrative reporting purposes. This community service activity aimed to enhance the capacity of health workers and managers at Darussalam Community Health Center to utilize disease pattern data as a basis for managing outpatient service burden. A community-based participatory approach was applied through mentoring, training, and hands-on practice in data analysis using routine data from the Integrated Recording and Reporting System of Community Health Centers (SP2TP). The subjects of the activity were health workers and managerial staff at Darussalam Community Health Center. The results demonstrated an improvement in participants’ understanding and ability to analyze disease pattern data, reflected by an increase in average knowledge scores from a moderate to a high category. Behavioral changes were also observed, including increased data-based discussions, the emergence of internal change agents (local leaders), and the development of collective awareness regarding the importance of data-driven outpatient service management. This community service activity contributed to strengthening outpatient service management and fostering a data-driven work culture at Darussalam Community Health Center.