Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Health Research Science

Analisis beban kerja konstruksi gedung politeknik menggunakan metode NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index) Ningtyas, Ulfa; Nugroho, Bayu Yoni Setyo
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1712

Abstract

Latar Belakang: Pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja tertinggi dibandingkan sektor lainnya, dengan lebih dari 80% kegiatan berisiko mengalami kecelakaan kerja yang disebabkan faktor manusia (unsafe action). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada pekerja sektor konstruksi di pembangunan gedung Politeknik Pekerjaan Umum.Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi dan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 pekerja yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen reaction timer untuk mengukur level kelelahan kerja, kuesioner NASA-TLX untuk mengukur beban kerja serta kuesioner produktivitas kerja.Hasil: Menunjukkan 64.3% pekerja mengalami kelelahan ringan dan 35.7% kelelahan sedang. Sebanyak 78.4% pekerja mengalami stres kerja sangat tinggi, sedangkan untuk beban kerja, 52.9% berada pada kategori sedang dan 47.1% tinggi. Analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara beban kerja (p=0.695) dan stres kerja (p=0.318) terhadap kelelahan kerja.Kesimpulan: Meski demikian, tingginya persentase stres kerja dan kelelahan sedang memerlukan perhatian khusus melalui evaluasi sistem manajemen stres kerja, implementasi program rotasi kerja, serta pemeriksaan kesehatan berkala untuk menjaga produktivitas dan keselamatan pekerja.
Analisis sistem keselamatan dan kesehatan kerja pada gedung universitas Nugroho, Bayu Yoni Setyo; Aldina, Azhar Tegar; Donny, Firdaus; Salsabela, Hana; Mayratnaprima, Vimelani Afiska
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yfx48r86

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kampus memerlukan perhatian serius, terutama pada gedung universitas dengan aktivitas padat. Gedung H Universitas X merupakan gedung 7 lantai dengan fungsi akademik dan non-akademik yang menampung ratusan pengguna setiap harinya. Tujuan penelitian mengevaluasi kesesuaian fasilitas keselamatan kebakaran Gedung H Universitas X terhadap standar keselamatan kerja nasional dan internasional.Metode: Penelitian menggunakan metode observasi pengukuran fisik, dan dokumentasi visual. Evaluasi mencakup sistem proteksi aktif, sistem proteksi pasif. Penilaian mengacu pada SNI 03-1745-2000, SNI 03-1746-2000, Permenaker PER.04/MEN/1980, NFPA 10, NFPA 13, NFPA 101, dan ISO 45001:2018.Hasil: Ditemukan ketidaksesuaian signifikan: APAR belum memiliki inspeksi rutin bulanan dan 40% unit bertekanan di luar zona aman; sprinkler terdistribusi tidak merata dengan jarak tidak seragam; jalur evakuasi terhalang benda, tanpa fire door, dan pintu darurat membuka ke dalam; tangga darurat memiliki lebar anak tangga 17 cm (standar minimum 25 cm, defisit 32%).Kesimpulan: Fasilitas K3 tersedia, implementasi dan pemeliharaannya belum optimal. Kondisi ini menempatkan penghuni pada risiko tinggi jika terjadi kebakaran. Diperlukan intervensi mendesak meliputi: pembebasan jalur evakuasi, inspeksi APAR bulanan, pembentukan ERT, instalasi fire door, renovasi tangga darurat, dan pelaksanaan simulasi evakuasi minimal setahun sekali sesuai Permendikbud No. 33 Tahun 2019.