Juemi Juemi
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI PADA KANTOR LURAH KAYUMALUE PAJEKO DI KOTA PALU Lenang Lenang; Juemi Juemi; Rizmala Nadiah Borahima
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan administrasi publik di Kantor Lurah Kayumalue Pajeko berdasarkan lima dimensi SERVQUAL: keandalan, fasilitas, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap petugas dan masyarakat di Kantor Lurah Kayumalue Pajeko. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mengidentifikasi permasalahan dan mengusulkan langkah-langkah perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi telah berjalan cukup baik, namun belum optimal. Permasalahan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang terampil, kurangnya fasilitas pendukung, respons yang belum cepat dan tepat, implementasi jaminan pegawai yang belum merata, serta kurang konsistennya penerapan empati oleh seluruh petugas. Untuk itu, disarankan adanya peningkatan kapasitas SDM, penyediaan sarana dan teknologi yang memadai, penguatan sistem pengaduan masyarakat, pemerataan hak dan perlindungan ASN, serta penanaman budaya empati guna meningkatkan kualitas dan kepuasan pelayanan publik di lingkungan kelurahan.
KINERJA KORPS BRIMOB DALAM PENANGGULANGAN AKSI HURU HARA DAN UNJUK RASA DI WILAYAH KOTA PALU Agung Agung; Juemi Juemi; Rizmala Nadiah Borahima
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Korps Brigade Mobil (Brimob) dalam penanggulangan aksi huru hara dan unjuk rasa di wilayah Kota Palu. Fokus kajian diarahkan pada lima indikator utama kinerja, yaitu kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas Brimob dalam aspek pelatihan, tanggung jawab, dan kepemimpinan dinilai cukup baik oleh responden. Namun, masih terdapat kelemahan dalam aspek kualitas layanan di lapangan, dokumentasi jumlah aksi demonstrasi, dan ketepatan waktu dalam pemulihan keadaan normal pasca-aksi. Faktor penghambat kinerja antara lain adalah kondisi lapangan yang tidak kondusif, kurangnya pencatatan yang sistematis, serta rendahnya kepuasan masyarakat terhadap hasil penanganan aksi. Sementara itu, faktor pendukung mencakup semangat tanggung jawab anggota serta gaya kepemimpinan yang efektif. Dengan demikian, diperlukan strategi peningkatan kualitas pelayanan, perbaikan sistem dokumentasi, serta pendekatan yang lebih humanis dalam pengendalian massa untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap institusi Brimob.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN OPERASI PATUH DALAM TERTIB LALU LINTAS DI WILAYAH HUKUM POLRES MOROWALI Sulaiman Sulaiman; Juemi Juemi; Rizmala Nadiah Borahima
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penegakan hukum lalu lintas merupakan salah satu upaya strategis dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan berkendara di jalan raya. Kepolisian Republik Indonesia secara rutin melaksanakan Operasi Patuh sebagai bentuk implementasi kebijakan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Operasi Patuh di wilayah hukum Polres Morowali dengan menggunakan kerangka teori implementasi kebijakan Edwards III yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aparat kepolisian, masyarakat pengguna jalan, serta pelanggar lalu lintas, dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Operasi Patuh di Morowali telah dijalankan melalui berbagai media komunikasi, baik sosialisasi langsung, media sosial, maupun kerja sama dengan media lokal. Namun, masih terdapat kendala berupa kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan jangkauan sosialisasi, serta adanya persepsi negatif bahwa operasi hanya bertujuan untuk penindakan tilang. Dari aspek sumber daya, keterbatasan jumlah personel, sarana prasarana, dan anggaran menjadi tantangan yang perlu diatasi. Pada aspek disposisi, aparat menunjukkan komitmen dan kedisiplinan yang baik, meskipun masih ditemukan persepsi ketidakadilan dalam penindakan. Sementara itu, dari aspek struktur birokrasi, pembagian tugas sudah jelas, namun koordinasi antar-institusi dan efektivitas pengawasan di lapangan masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, Operasi Patuh di Morowali telah berjalan cukup efektif, tetapi memerlukan perbaikan dalam perluasan metode komunikasi, penambahan sumber daya, serta penguatan koordinasi antar-stakeholder. Dengan perbaikan tersebut, Operasi Patuh diharapkan dapat lebih optimal dalam membangun budaya tertib lalu lintas dan menurunkan angka pelanggaran di Morowali.
MOTIVASI KEPALA DESA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA PADA KANTOR DESA BOLAPAPU KECAMATAN KULAWI KABUPATEN SIGI Ginela Santika; Mahfuzat Lamakampali; Juemi Juemi
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi Kepala Desa terhadap kinerja perangkat desa di Kantor Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek perangkat desa yang bekerja langsung di lingkungan kantor desa. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner tertutup yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi Kepala Desa beragam; beberapa aspek seperti kerja sama, kuantitas pekerjaan, ketepatan waktu, dan kemandirian berada pada kategori baik hingga sangat baik, sementara daya penggerak, semangat kerja, kualitas pekerjaan, komitmen, dan efektivitas masih tergolong kurang baik. Faktor penghambat utama meliputi minimnya dorongan motivasi, kurangnya apresiasi, arahan kerja yang belum optimal, dan kualitas pekerjaan yang rendah. Sebaliknya, faktor pendukung mencakup kerja sama yang baik, kuantitas pekerjaan yang memadai, dan ketepatan waktu penyelesaian tugas. Penelitian ini menegaskan bahwa peran Kepala Desa dalam memberikan motivasi yang konsisten dan berbasis penghargaan menjadi kunci peningkatan kinerja perangkat desa serta kualitas pelayanan publik.
KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA LAYANAN ANGKUTAN ANTAR KOTA DI SULAWESI TENGAH Nartin S. Mursa; Juemi Juemi; Rizmala Nadiah Borahima
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 1 No. 1 (2025): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelayanan angkutan umum antarkota dalam provinsi di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah. Layanan angkutan umum merupakan aspek vital dalam menunjang mobilitas masyarakat dan pembangunan daerah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN memiliki peran penting dalam pengaturan, pengawasan, dan pemberian layanan transportasi, namun kinerjanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti keterbatasan sumber daya manusia, dukungan teknologi yang minim, kebijakan regulasi yang belum sepenuhnya sinkron antara pusat dan daerah, serta sarana prasarana yang belum memadai. Meskipun begitu, ASN tetap berupaya menjalankan tugas dengan profesional, termasuk menjaga kuantitas, kualitas, jangka waktu pelayanan, kehadiran, dan sikap kooperatif dalam pelaksanaan tugasnya. Oleh karena itu, peningkatan kinerja ASN perlu didukung oleh kebijakan yang berorientasi pada penguatan kapasitas, peningkatan teknologi layanan, serta koordinasi antar stakeholder yang lebih optimal.
KINERJA APARAT KEPOLISIAN DALAM PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA DI KALANGAN PELAJAR SMA NEGERI 1 PALU PADA DIREKTORAT RESERSE NARKOBA KANTOR KEPOLISIAN DAERAH SULAWESI TENGAH Burhan Husain; Daniel T. Todapa; Juemi Juemi
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 1 No. 1 (2025): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah dalam melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba kepada pelajar, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan personel kepolisian dan pihak sekolah yang terlibat, serta dokumentasi kegiatan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Direktorat Reserse Narkoba mencakup produktivitas penyuluhan yang rutin dan menjangkau berbagai jenjang pendidikan, kualitas pelayanan yang komunikatif dan interaktif, serta efisiensi melalui kolaborasi lintas sektor. Selain itu, penyuluhan ini didukung oleh sikap positif personel, seperti tanggung jawab moral, kedisiplinan kerja, dan inisiatif dalam mengembangkan metode penyampaian yang menarik bagi pelajar. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya dokumentasi evaluatif, dan ketergantungan terhadap dana eksternal. Oleh karena itu, peningkatan kualitas penyuluhan memerlukan penguatan kelembagaan, dukungan anggaran, dan pelatihan berkelanjutan bagi personel.
KINERJA APARAT KEPOLISIAN DALAM PENEGAKKAN HUKUM PERTAMBANGAN TANPA IZIN PADA WILAYAH HUKUM KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI Suprianto Suprianto; Juemi Juemi; Nora Ariani; Rizmala Nadiah Borahima
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 1 No. 2 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparat kepolisian dalam penegakan hukum terhadap pertambangan tanpa izin di wilayah hukum Polres Morowali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara sebagai teknik pengumpulan data utama. Informan dalam penelitian ini terdiri atas Kapolres Morowali, anggota kepolisian, serta masyarakat yang berada di sekitar wilayah pertambangan ilegal. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengelompokkan temuan berdasarkan indikator kualitas kerja, kuantitas kerja, dan pelaksanaan tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek kualitas kerja, aparat kepolisian telah melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur, melakukan pengumpulan bukti secara sistematis, serta menjalin koordinasi dengan instansi terkait. Dari aspek kuantitas kerja, aparat kepolisian dinilai cukup aktif dalam melakukan operasi penindakan, patroli rutin, serta merespons laporan masyarakat terkait aktivitas pertambangan ilegal. Namun, dari aspek pelaksanaan tugas, masih ditemukan berbagai kendala, seperti kesulitan menindak pelaku utama, dugaan keterlibatan oknum, serta kebocoran informasi yang menyebabkan penindakan belum memberikan efek jera secara maksimal. Oleh karena itu, meskipun kinerja aparat kepolisian menunjukkan hasil yang cukup baik, peningkatan efektivitas penegakan hukum masih diperlukan agar pertambangan ilegal dapat ditangani secara lebih optimal dan berkelanjutan.
KUALITAS SENTRA PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU DALAM PEMBUATAN LAPORAN SURAT KETERANGAN HILANG PADA KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI UTARA Moh. Arfan Patalolo; Juemi Juemi; Ince Dian Afnita
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 1 No. 2 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dalam pembuatan laporan surat keterangan hilang pada Polres Morowali Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan ditentukan secara purposive dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan SPKT belum sepenuhnya optimal. Dimensi jaminan dan empati tergolong baik karena petugas bersikap sopan, komunikatif, dan memberikan perhatian kepada masyarakat. Namun dimensi bukti fisik, keandalan, dan daya tanggap masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, gangguan jaringan, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum optimalnya pembagian tugas. Kondisi tersebut menyebabkan proses pelayanan terkadang berlangsung lebih lama dari yang diharapkan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan SPKT memerlukan perbaikan sistem pelayanan, penguatan kapasitas aparatur, serta dukungan sarana prasarana yang memadai agar pelayanan publik dapat berjalan efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TATA CARA PENANGANAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI SATLANTAS POLRES MOROWALI Moh. Fadzil Nur; Juemi Juemi; Rizmala Nadiah Borahima
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 1 No. 2 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan tata cara penanganan kecelakaan lalu lintas di Satuan Lalu Lintas Polres Morowali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis menggunakan model implementasi kebijakan Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal. Kendala utama meliputi keterbatasan personel, kompleksitas prosedur administrasi, koordinasi antarunit yang belum efektif, serta masih terbatasnya pemanfaatan media digital untuk sosialisasi kepada masyarakat. Meskipun demikian, terdapat faktor pendukung berupa kejelasan pembagian tugas dan komitmen petugas dalam penanganan kecelakaan. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas implementasi kebijakan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan regulasi, tetapi juga oleh kesiapan organisasi, kapasitas sumber daya, dan kualitas komunikasi kebijakan kepada masyarakat.
PENDAMPINGAN KELEMBAGAAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENINGKATKAN PROGRAM USAHA DESA LAMBARA KECAMATAN TANAMBULAVA KABUPATEN SIGI Juemi Juemi; Asnawar Asnawar; Nora Ariani; Nurnaila Nurnaila; Putri Amanda
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, memiliki potensi di sektor pertanian dan perkebunan, namun kapasitas pengelolaan BUMDes masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kelembagaan dan manajemen BUMDes melalui pendampingan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan, yaitu: (1) penguatan kelembagaan, (2) penyusunan dokumen tata kelola, struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi, serta SOP, dan (3) praktik serta evaluasi untuk menilai hasil pendampingan. Peserta kegiatan adalah pengurus BUMDes dan aparat Desa Lambara, dengan pemateri dari kalangan akademisi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait tata kelola kelembagaan dan manajemen BUMDes. Antusiasme peserta menjadi indikator positif bahwa pendampingan ini dapat mendorong pengelolaan BUMDes yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu memperkuat perekonomian Desa Lambara.