Timudin DG Mangera Bauwo
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN TERHADAP PELAYANAN PROGRAM PADAT KARYA DI KELURAHAN SILAE KECAMATAN ULUJADI KOTA PALU Elfiani M. Hasim; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 1 No. 2 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui pelayanan program padat karya di Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan secara umum telah berjalan cukup baik, terutama pada aspek kejelasan tujuan kebijakan, komitmen pelaksana, koordinasi, serta transparansi pelayanan. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti rendahnya dukungan masyarakat dan keterbatasan insentif peserta program. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat serta perbaikan manfaat program menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan penanggulangan kemiskinan.
PENDAMPINGAN ANALISIS USAHA DALAM PENATAAN ADMINISTRASI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA WATURALELE, KABUPATEN SIGI Timudin DG Mangera Bauwo; Daniel T. Todapa; Muhammad Husain Borahima; Nurziah Nurziah; Nurnaila Nurnaila
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Waturalele, Kabupaten Sigi, dengan tujuan meningkatkan pemahaman perangkat desa dan masyarakat mengenai tata cara penataan administrasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pajak ini memiliki peran penting sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan desa. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap kewajiban pajak, kurangnya keterampilan aparat desa dalam administrasi, serta minimnya sosialisasi mengenai prosedur pengisian dan penetapan objek pajak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi interaktif, dan pendampingan teknis yang melibatkan perangkat desa, kepala dusun, RT, BPD, tim pemungut pajak dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sigi, serta masyarakat Desa Waturalele. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar pemungutan PBB, kewajiban wajib pajak, serta tata cara pengisian Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP), penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), dan mekanisme pembayaran pajak sesuai dengan ketentuan peraturan daerah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pentingnya PBB dan prosedur administrasinya. Antusiasme peserta juga menandakan adanya kesadaran kolektif untuk memperbaiki sistem pemungutan pajak di tingkat desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Desa Waturalele dalam memantapkan tata kelola administrasi pajak, meningkatkan kemandirian fiskal desa, serta mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.
KINERJA PAMOBVIT POLDA SULAWESI TENGAH DALAM PENGAMANAN OBJEK VITAL PERBANKAN Rohki Fransiscus Purba; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparat kepolisian dalam pelayanan jasa pengamanan objek vital perbankan pada Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Pengamanan sektor perbankan merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi, mengingat lembaga perbankan termasuk dalam kategori objek vital yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive yang terdiri dari aparat Pamobvit dan pihak perbankan sebagai pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparat kepolisian pada aspek produktivitas, kualitas layanan, dan responsivitas berada pada kategori baik, yang ditandai dengan kesiapsiagaan aparat, upaya pemberian pelayanan terbaik, serta kemampuan merespons kebutuhan pengamanan secara cepat. Namun demikian, pada aspek responsibilitas masih ditemukan kelemahan berupa ketidaksesuaian pelaksanaan tugas di lapangan, sedangkan aspek akuntabilitas belum optimal yang ditunjukkan oleh belum meratanya kerja sama pengamanan antara kepolisian dan pihak perbankan. Secara keseluruhan, kinerja Pamobvit Polda Sulawesi Tengah tergolong cukup baik secara operasional, namun masih memerlukan penguatan pada aspek kepatuhan prosedural dan akuntabilitas agar pelayanan pengamanan objek vital perbankan dapat berjalan lebih efektif dan terstandarisasi.
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN BERAS DI TINGKAT KELURAHAN: STUDI KASUS KELURAHAN PANTOLOAN KOTA PALU Thabita Chora Zhakyra; Timudin DG Mangera Bauwo; Nurziah Nurziah
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 2 No. 1 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan publik dalam penyaluran Bantuan Pangan Beras (BPB) di Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Program bantuan pangan merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam mengurangi beban masyarakat rentan, namun keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bantuan, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dalam proses distribusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian berjumlah tujuh orang yang dipilih secara purposive, terdiri atas aparatur kelurahan, petugas terkait, keluarga penerima manfaat, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyaluran BPB di Kelurahan Pantoloan telah berjalan sesuai prosedur melalui tahapan penerimaan data penerima manfaat, verifikasi identitas, hingga penyerahan bantuan. Namun, kualitas pelayanan masih menghadapi beberapa tantangan. Aspek ketepatan pelayanan mengalami kendala akibat belum optimalnya pemutakhiran data penerima, aspek kecepatan masih dipengaruhi oleh antrean dan pengaturan alur pelayanan, sedangkan aspek murah menghadapi persoalan persepsi masyarakat akibat adanya keterkaitan dengan iuran lingkungan. Sementara itu, aspek keramahan telah berjalan baik melalui sikap komunikatif dan responsif aparatur kelurahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan bantuan sosial membutuhkan penguatan validasi data, inovasi mekanisme pelayanan, dan komunikasi publik yang lebih jelas kepada masyarakat.
PENINGKATAN PARTISIPASI GENERASI MUDA DALAM MUSYAWARAH DESA MELALUI PENDEKATAN TRAINING OF TRAINERS Dewi Cahyawati Abdullah; Timudin DG Mangera Bauwo; Muhammad Husain Borahima; Ince Dian Afnita; Nurziah Nurziah; Irma Suriyani; Muhammad Alfian
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi generasi muda merupakan salah satu unsur penting dalam pembangunan desa, tetapi keberadaan ruang partisipasi belum selalu diikuti dengan keterlibatan aktif generasi muda dalam proses pembangunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa STIA Panca Marga Palu sebagai agent of change untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa, khususnya melalui Musyawarah Desa (Musdes). Kegiatan menggunakan pendekatan Training of Trainers (ToT) dengan dua lapis sasaran, yaitu mahasiswa sebagai sasaran langsung dan generasi muda di desa masing-masing sebagai sasaran lapis kedua. Sebanyak 30 mahasiswa semester VI mengikuti pelatihan selama satu jam yang dilaksanakan pada 2 Juli 2026. Setelah pelatihan, mahasiswa melakukan sosialisasi secara informal kepada generasi muda di desa masing-masing selama tiga minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa memahami materi dan mampu melaksanakan transfer pengetahuan kepada generasi muda. Sebanyak 83 generasi muda berhasil dijangkau melalui kegiatan tersebut. Meskipun sebagian besar sasaran memahami dan menyetujui pentingnya partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa, hanya 18% yang menyatakan memiliki komitmen untuk mengikuti Musdes berikutnya. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Training of Trainers efektif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa dan memperluas jangkauan edukasi, tetapi transfer pengetahuan belum otomatis menghasilkan niat berpartisipasi. Terdapat kesenjangan antara pemahaman dan kesiapan untuk bertindak yang menunjukkan perlunya pengembangan kegiatan lanjutan dari pendekatan transfer informasi menuju fasilitasi tindakan partisipatif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DIGITALISASI LAYANAN KEPEGAWAIAN PADA BIDANG PENGEMBANGAN KARIER, PENILAIAN KINERJA APARATUR, MUTASI, DAN PENGHARGAAN DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH KABUPATEN SIGI Van Vollenhoven; Timudin DG Mangera Bauwo; Nurziah
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 2 No. 1 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan digitalisasi layanan kepegawaian serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pada Bidang Pengembangan Karier, Penilaian Kinerja Aparatur, Mutasi, dan Penghargaan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan berjumlah lima orang yang terdiri atas satu informan kunci dan empat informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis implementasi kebijakan mengacu pada teori George C. Edwards III yang meliputi dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan digitalisasi layanan kepegawaian pada bidang pengembangan karier, penilaian kinerja aparatur, mutasi, dan penghargaan di BKPSDMD Kabupaten Sigi telah berjalan dengan baik. Keberhasilan implementasi didukung oleh komunikasi yang efektif, ketersediaan sumber daya, komitmen pelaksana, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta pembagian tugas yang jelas. Faktor penghambat meliputi gangguan jaringan internet dan server, serta belum meratanya literasi digital ASN. Adapun faktor pendukung meliputi koordinasi yang baik, dukungan pimpinan, komitmen operator, dan ketersediaan fasilitas pendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan infrastruktur teknologi informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan optimalisasi literasi digital ASN agar implementasi kebijakan digitalisasi layanan kepegawaian dapat berlangsung secara optimal.