Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.) DENGAN PUPUK KANDANG SAPI DAN NPK PADA SISTEM IRIGASI TETES Desianti, Sabrina; Arti, Inti Mulyo; Risnawati; Nugraha, Julio Aria
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2025.v9i2.38

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik yang terus menerus secara tunggal dapat menurunkan produktivitas tanah dan tanaman. Penggunaan pupuk anorganik yang dikombinasikan dengan pupuk organik dapat meningkatkan efektivitas serta meningkatkan produktivitas tanah dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tumbuh dan bobot hasil panen tanaman lobak putih (Raphanus sativus L.) dengan pupuk NPK dan pupuk kandang sapi pada sistem irigasi tetes. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak 2 faktor. Faktor pertama pupuk NPK terdiri dari 3 taraf yaitu (N0) kontrol, (N1) pupuk NPK 400 kg/ha, (N2) pupuk NPK 700 kg/ha. Faktor kedua pupuk kandang sapi terdiri dari 3 taraf yaitu (P0) kontrol, (P1) pukan sapi 15 ton/ha, (P2) pukan sapi 30 ton/ha. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), intensitas serangan hama (%), bobot segar tanaman (g) dan bobot umbi (g) lobak. Data yang diperoleh berasal dari program aplikasi pengolahan data yaitu SAS (Statistical Analysis System) dan uji lanjut DMRT (Duncаn Multiple Rаnge Test) pаdа α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik yaitu pupuk NPK N1 = 400 kg/ha5.6 g dan pupuk kandang sapi P1 = 15 ton/ha pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot umbi dan bobot segar tanaman
Korelasi Antara Faktor Klimatologi Terhadap Karakter Vegetatif Dan Generatif Tanaman Bunga Telang Dengan Pemupukan NPK Dan MKP Jinaan, Fairuuz Athaayaa; Kalsum, Ummu; Arti, Inti Mulyo
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 25, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v25i1.9288

Abstract

Tanaman bunga telang merupakan salah satu tanaman leguminosa yang memiliki berbagai kandungan khususnya senyawa antosianin serta memiliki beragam manfaat yakni sebagai tanaman hias, produk konsumsi maupun obat herbal. Potensi pemanfaatan bunga telang yang tinggi perlu disesuaikan dengan peningkatan produksi bunga telang. Pemupukan dan kesesuaian klimatologi merupakan faktor penting untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman telang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara klimatologi dalam greenhouse dengan karakter vegetatif dan generatif tanaman bunga telang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal dengan 7 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dengan 4 tanaman sampel sehingga diperoleh 112 tanaman. Faktor klimatologi yang diamati meliputi suhu udara, kelembaban udara serta intensitas cahaya di dalam greenhouse. Karakter vegetatif yang diamati yaitu panjang tanaman, jumlah daun, bobot tajuk segar, bobot akar segar, bobot tajuk kering, bobot akar kering serta nisbah tajuk akar. Sementara karakter generatif yang diamati yaitu umur awal berbunga, jumlah bunga, frekuensi pemanenan, bobot per bunga, bobot total bunga segar per tanaman dan bobot total bunga kering per tanaman. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa tidak ditemukan korelasi yang nyata antara klimatologi dalam greenhouse dengan karakter generatif tanaman bunga telang, namun ditemukan korelasi yang nyata antar variabel pada klimatologi dalam greenhouse, klimatologi dalam greenhouse dengan karakter vegetatif, antar variabel pada karakter vegetatif, antar variabel pada karakter generatif serta antara karakter vegetatif dengan generatif.
Pemanfaatan Nasi Basi Dan Kulit Buah Nanas Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Paranita Asnur; Ratih Kurniasih; Inti Mulyo Arti; Evan Purnma Ramdan; Fitri Yulianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rg792q68

Abstract

Limbah nasi basi dan kulit buah nanas melimpah setiap hari dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dan dibuang dengan percuma menjadi limbah rumah tangga dan limbah pasar, berkontribusi sebagai penyumbang polusi pada lingkungan. Nasi basi dan kulit buah nanas termasuk bahan organik yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Tim pengabdian kepada masyarakat memberikan penyuluhan, berbagi ilmu dan pengetahuan teknologi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari nasi basi dan kulit buah nanas di lingkungan RT 03 RW 14 Taman Pagelaran desa Padasuka, Kabupaten Bogor. Hasil kegiatan berupa produk pupuk organik cair nasi basi dan kulit buah nanas, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dari mulai persiapan bahan hingga penggunaan pupuk organik cair pada tanaman di pekarangan di sekitar rumah warga. Pembuatan pupuk organik cair yang konsisten dan sesuai standar, mendukung upaya pemeritah dalam mengurangi limbah rumah tangga dan pasar. Selain itu, penggunaan pupuk rumahan juga menghasilkan nilai ekonomi hingga menambah pendapatan masyarakat dan menstabilkan kesuburan tanah pada pertanian urban
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK NPK DAN MKP Fairuuz Athaayaa Jinaan; Ummu Kalsum; Inti Mulyo Arti
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2026.v10i1.107

Abstract

Tanaman telang merupakan tanaman legum yang dimanfaatkan sebagai tanaman hias maupun obat. Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bunga telang perlu diimbangi dengan peningkatkan produksi melalui pemupukan NPK dan Mono Kalium Phosphate (MKP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon pertumbuhan dan produksi tanaman bunga telang terhadap pemberian pupuk NPK dan MKP serta menentukan perlakuan terbaik untuk meningkatkan hasil bunga telang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) non-faktor dengan 7 taraf perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 28 satuan percobaan yang masing-masingnya memiliki 4 sampel dengan total keseluruhan 112 tanaman. Taraf perlakuan meliputi kontrol (pupuk kandang), pupuk NPK 12 g/tanaman, pupuk NPK 15 g/tanaman, pupuk NPK 12 g/tanaman+MKP 7 g/L, pupuk NPK 12 g/tanaman+MKP 9 g/L, pupuk NPK 15 g/tanaman+MKP 7 g/L serta pupuk NPK 15 g/tanaman+MKP 9 g/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemupukan berpengaruh nyata terhadap frekuensi panen (kali), bobot per bunga (g), bobot akar kering (g) dan nisbah tajuk akar (%). Perlakuan terbaik yakni perlakuan NPK 12 g/tanaman+MKP 9 g/L dan kontrol yang berturut-turut meningkatkan bobot per bunga (0.28 dan 0.27 g) dan frekuensi pemanenan (16.94 dan 20.75 kali).