Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di lingkungan pondok pesantren yang padat penghuni dan memiliki keterbatasan sanitasi, sehingga berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran santri terhadap kebersihan dan pengendalian lingkungan menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri tentang pentingnya sanitasi lingkungan dalam pencegahan DBD melalui penyuluhan interaktif di Pondok Pesantren Al Amin, Kabupaten Lamongan. Sebanyak 82 santri berpartisipasi, dengan evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dari rata-rata 7,72 menjadi 8,55 (p=0,000), disertai perubahan sikap dan perilaku positif dalam menjaga kebersihan serta pemeriksaan jentik mandiri. Edukasi sanitasi lingkungan berbasis partisipatif terbukti efektif dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan sebagai model pemberdayaan kesehatan di lingkungan pendidikan berasrama.
Copyrights © 2026