Filter By Year

1945 2024


Found 1,302 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Owasp Untuk Menguji Kerentanan Website: Studi Kasus PT XYZ Ryan Vivaldi , Muhammad; Nasrullah, Muhammad; Fenaldo, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Keamanan sistem informasi menjadi tantangan utama dalam pengoperasian website, terutama bagi platform publik seperti situs berita PT XYZ yang memiliki hampir 300 ribu kunjungan bulanan. Tingginya lalu lintas pengguna meningkatkan risiko eksploitasi celah keamanan. Pada tahun sebelumnya, PT XYZ mengalami insiden siber yang menghapus seluruh database situs. Meskipun data berhasil dipulihkan, kejadian ini menyoroti lemahnya sistem keamanan yang berpotensi menurunkan kepercayaan pengguna. Untuk mencegah insiden serupa, dilakukan pengujian keamanan menggunakan framework OWASP, khususnya OWASP Top 10 2021 dan OWASP ZAP. Pengujian dilakukan pada tiga subdomain: Situs XYZ, XYZ Jurnalis, dan XYZ Editor. Hasil menunjukkan terdapat 20 kerentanan, terdiri dari 4 risiko tinggi, 10 sedang, dan 6 rendah. Temuan utama meliputi potensi SQL Injection, absennya header keamanan, penggunaan komponen usang, serta kurangnya perlindungan terhadap brute force. Rekomendasi perbaikan mencakup penerapan HTTPS, penambahan header seperti CSP dan HSTS, pembaruan komponen, validasi input, serta implementasi mekanisme anti-bot. Langkah-langkah ini penting untuk meningkatkan ketahanan situs dari serangan siber dan menjaga kepercayaan pengguna. Kata kunci— Keamanan Sistem Informasi, OWASP, Vulnerability Test, Penetration Test
Analisis Kerentanan Dan Penguatan Keamanan Website Menggunakan Metodologi Open Web Application Security Project (OWASP) Pada Website Sistem Informasi Manajemen XYZ Husain, Hariz; Fernandez, Sandy
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ancaman terhadap keamanan website milikinstansi pemerintah terus meningkat, terutama karenamasyarakat kini sangat bergantung pada layanandigital.Website Sistem InformasiXYZ Kabupaten xyz termasuksalah satu yang berpotensi mengalami serangan, sepertipenyisipan konten ilegal dan kebocoran data sensitif.Permasalahan ini menunjukkan bahwa masih terdapat celahkeamanan yang perlu segera diidentifikasi dan diperbaiki.Website pemerintah sering menjadi sasaran serangan siberkarena menyimpan data penting dan digunakan olehmasyarakat luas. Pengelolaan keamanannya belum sepenuhnyamaksimal, yang dapat berdampak pada terganggunyapelayanan publik. Solusi yang dilakukan adalah denganmenganalisis keamanan website menggunakan pendekatanOWASP, yaitu metode yang digunakan untuk mengidentifikasisepuluh jenis kerentanan umum. Proses dilakukan melaluitahapan pengumpulan data, pemindaian kerentanan untukmengetahui sejauh mana celah keamanan dapat dieksploitasi.Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi teknisuntuk menutup celah keamanan yang ditemukan. Hasilpengujian menunjukkan adanya kerentanan serius danditemukannya tujuh celah keamanan dengan risiko sedanghingga tinggi pada sistem, mencakup kelemahan Broken AccessControl, Cryptographic Failures, Injection, SecurityMisconfiguration, Vulnerable and Outdated Components,Software and Data Integrity Failures, serta Identification andAuthentication Failures. Rekomendasi mitigasi disusun untuksetiap kerentanan, seperti pembatasan akses direktori,penerapan HTTPS, validasi input, pembaruan komponen usang,dan penggunaan 2FA. Evaluasi menunjukkan bahwa penerapanlangkah perbaikan tersebut dapat meningkatkan keamanansecara signifikan. Penelitian ini menjadi acuan penguatankeamanan siber bagi pengelola website pemerintahan.Kata kunci— keamanan website, OWASP, kerentanansiber, mitigasi, Kabupaten Xyz.
Pengembangan Dokumen Tata Kelola Keamanan Sistem Informasi dengan Standar ISO 27001: 2013 Pada Yayasan Dana Sosial Al-Falah Surabaya Naufal Rakhmad Denisya Putra; Muhammad Nasrullah; Mustafa Kamal
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Surabaya merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional yang telah memanfaatkan teknologi informasi dalam operasionalnya, namun masih menghadapi kendala serius terkait keamanan teknologi informasi dan pengelolaan aset digital. Berdasarkan hasil wawancara dan audit yang dilakukan oleh tim dari Telkom University Surabaya, ditemukan kelemahan serta kerentanan dalam tata kelola sistem informasi, terutama pada klausul Incident Management, Asset Management, dan Policy, yang memiliki skor di bawah rata-rata standar ISO 27001:2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dokumen tata kelola keamanan informasi sesuai standar tersebut guna meningkatkan keamanan dan efektivitas sistem informasi di YDSF. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menghasilkan 8 dokumen kebijakan, 9 dokumen SOP, dan 5 dokumen formulir terkait klausul tersebut. Selain itu, dilakukan analisis kesenjangan (gap analysis) antara kondisi aktual dengan standar ISO untuk menyesuaikan kebutuhan YDSF. Hasil ini diharapkan membantu menjaga integritas, kerahasiaan, ketersediaan informasi, dan meningkatkan kesiapan YDSF menghadapi ancaman keamanan informasi di masa mendatang. Kata kunci— Tata Kelola Kemanan Sistem Informasi, YDSF Surabaya, Keamanan Informasi Organisasi, Standar ISO 27001: 2013.
Strategi Tata Kelola Risiko Teknologi Informasi Berbasis COBIT 2019 Dalam Mendukung Keamanan Operasi Perdagangan Maritim di Pulau Tarakan Journal of Information Technology Literacy Muhammad Mugi Fakip Anugrah; Muhammad Adib Kamali; Mustafa Kamal
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Tarakan memiliki posisi strategis dalam jalur perdagangan maritim nasional dan internasional, namun wilayah ini juga rentan terhadap berbagai ancaman keamanan seperti penyelundupan, perompakan, dan pelayaran ilegal. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan infrastruktur Teknologi Informasi (TI), yang menghambat deteksi dini, pelaporan insiden, serta koordinasi antar pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi tata kelola risiko TI berbasis kerangka kerja COBIT 2019 guna meningkatkan keamanan operasi perdagangan maritim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data dari laporan insiden serta penyebaran kuesioner. Domain COBIT yang digunakan dalam penelitian ini meliputi EDM03, EDM04, EDM05, dan APO12. Hasil penelitian menghasilkan rancangan sistem manajemen risiko TI yang mendukung pelaporan insiden secara cepat, pengelolaan sumber daya, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat keamanan maritim melalui pendekatan tata kelola risiko yang terstruktur dan terstandar. Kata kunci — cobit 2019, tata kelola risiko, keamanan maritim, sistem informasi, perdagangan laut, pulau tarakan
Analisis Keabsahan dan Keamanan Cyber Notary Berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Padma Gayathri Suryawiramurti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3083

Abstract

Perkembangan bidang kenotariatan di era globalisasi kini mengarah pada layanan digital yang dikenal sebagai cyber notary. Cyber notary dapat dimaknai sebagai bentuk pelaksanaan tugas notaris dalam pembuatan akta dengan memanfaatkan media elektronik, atau berperan sebagai notaris yang memberikan pengesahan terhadap suatu perjanjian, di mana tahapan pembacaan serta penandatanganan akta dilakukan tanpa kehadiran fisik para pihak secara langsung di hadapan notaris. Penggunaan cyber notary dalam proses pembentukan akta elektronik semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Berbagai negara telah mengimplementasikan hal tersebut, baik yang menggunakan sistem hukum Civil Law maupun Common Law. Keabsahan dan keamanan cyber notary masih menjadi perhatian utama. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan akta elektronik yang disahkan oleh notaris melalui mekanisme cyber notary menurut UUJN dan UU ITE, serta meningkatkan keamanan dan kepercayaan dalam penggunaan cyber notary. Penulisan ini menerapkan pendekatan yuridis normatif, yakni suatu metode yang bertumpu pada analisis data sekunder yang dikumpulkan melalui studi literatur. Data yang dimaksud terdiri dari literatur hukum, peraturan perundang-undangan, pendapat pakar hukum, serta dokumen resmi yang relevan, termasuk juga analisis terhadap hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukan sebelumnya.
MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN ASET TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN ISO 31000:2018 PADA KANTOR LURAH PRAPEN Yudi Trisnadi; Mohammad Taufan Asri Zaen; Wire Bagye
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 7 No 4 (2025): EDISI 26
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v7i4.6007

Abstract

Kantor Lurah Prapen merupakan salah satu instansi pemerintah dalam penyelenggaraan administrasi dan pelayanan masyarakat. Dimana, Kantor Lurah Prapen menghadapi keterbatasan dalam sumber daya TI dan pengelolaan risiko yang belum optimal, terdapat potensi kebocoran data akibat kurangnya sistem keamanan yang memadai, rendahnya kesadaran pegawai terhadap ancaman keamanan TI seperti malware atau phishing, serta belum adanya kebijakan keamanan TI yang terstruktur. Framework ISO 31000 dapat membantu organisasi dalam mengidentifikasi, menganalisis, serta memberikan rekomendasi pengelolaan terhadap risiko sehingga lebih efektif. Berdasarkan hasil identifikasi risiko ditemukan 30 risiko yang mungkin dapat terjadi. Analisa dan evaluasi tingkat risiko di bagi menjadi 3 level yaitu High, Medium dan Low. Berdasarkan hasil evaluasi deiketahui 3 risiko berada pada level High yang berarti risiko membutuhkan penangnan secepat mungkin, 18 risiko pada level medium yang berarti risiko membutuhkan penanganan dan 9 risiko level Low dimana risiko dapat dihindari atau diatasi oleh kantor Kelurahan Prapen. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kantor lurah prapen dapat menangani risiko yang memiliki level High dengan cepat dimana risiko tersebut dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar dan dapat menghambat proses bisnis kantor lurah Prapen. Adapun risiko yang berada pada level Medium dapat dilakukan penanganan serta mitigasi, sehingga dapat mengurangi tingkat kerugian dan dampak dari risiko tersebut.
Keamanan Informasi pada Penyimpanan Arsip Digital di PT Putraduta Buanasentosa (Indoarsip) Laily, Syalwa Nur; Kasman, Andi; Zainuddin, Zhahirah Indrawati
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136561

Abstract

Information security is a highly important aspect of digital records management because electronic data carries risks of misuse, damage, and operational disruption. These conditions require organizations that provide digital records storage services, including PT Putraduta Buanasentosa, to ensure that every operational process is protected with adequate security mechanisms. This study aims to examine how the company implements information security based on the NIST Cybersecurity Framework (CSF). The research employs a descriptive qualitative method through interviews with technical staff and a review of operational procedure documents related to data protection. The findings indicate that the company has implemented the core functions of the NIST Cybersecurity Framework (CSF) through access control, system monitoring, incident handling, and data recovery, all of which support service continuity. The study also highlights the need for improvements in structured risk assessment, regularly conducted security training, and more complete and consistent incident documentation. In addition, the research identifies that strengthened coordination between internal units and more refined incident response procedures can help the company better anticipate evolving digital threats. Overall, the study concludes that the implementation of information security within the company is moving in the right direction but still requires continuous enhancement to keep pace with the dynamics of digital threats and maintain the reliability of digital records storage services for all users in daily operations.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Jambi dalam Keamanan Data Melalui Penerapan Teori Bilangan Rarasati, Niken; Sormin, Corry; Kholijah, Gusmi; Multahadah, Cut; Alim, Khairul
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 3 No 3: BATIK Desember 2025
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v3i3.2415

Abstract

The urgency of this community service activity is based on the increasing threats to data security in the digital era, which demand the preparedness of human resources who are not only skilled in application and information system development, but also possess a strong understanding of the fundamental principles of data protection. Students of the Information Systems Study Program, Universitas Jambi, as future professionals in the field of information technology, need to be equipped not only with technical programming skills but also with a fundamental understanding of cryptographic concepts. One of the main foundations of modern cryptography is number theory, which includes topics such as prime factorization, congruence, and the use of large prime numbers. However, at the undergraduate level, mastery of these concepts is still relatively low and has not been widely applied in contextual settings. This community service activity aims to improve the literacy and competence of Information Systems students in understanding and applying number theory in data security systems. Through training and mentoring, students will be introduced to basic concepts of number theory and their implementation in simple cryptographic algorithms such as RSA, Diffie–Hellman, and encryption systems based on modular operations.
EVALUASI KEAMANAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN SEKOLAH PAUD BERBASIS LARAVEL FILAMENT 3 MENGGUNAKAN PENETRATION TESTING Pribadi, Dawam Agung; Winarti, Wiwin
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8284

Abstract

In the context of educational digitalization, data security becomes a critical factor, particularly in protecting sensitive information such as financial transactions and user data. Therefore, it is essential to conduct an in-depth evaluation of application security aspects. This study aims to assess the system’s security level through the implementation of penetration testing based on the OWASP Top 10 standard. The testing was carried out using OWASP Zed Attack Proxy (ZAP) version 2.16.1 with a black-box testing approach. The results revealed several medium-level vulnerabilities, including Cookie Without Secure Flag, Content Security Policy (CSP) Header Not Set, and Missing Anti-clickjacking Header. This research provides mitigation recommendations to enhance application security, such as reconfiguring security headers, implementing Secure and HttpOnly flags, and applying a Content Security Policy (CSP).
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN INFORMASI SISTEM LAYANAN UPA-PKK UPN “VETERAN” JAWA TIMUR MENGGUNAKAN METODE NIST SP800-30 Suryantari, Putu Anggi; Aryananda, Rangga Laksana; Alhamda, Denisa Septalian; Sari, Anggraini Puspita; Prasetya, Dwi Arman
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8779

Abstract

Keamanan informasi merupakan aspek penting dalam penerapan sistem layanan berbasis teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi. Sistem layanan UPA PKK UPN Veteran Jawa Timur berperan dalam mendukung kegiatan pengembangan karier dan kewirausahaan mahasiswa serta alumni sehingga memerlukan pengelolaan risiko keamanan informasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keamanan informasi menggunakan metode NIST SP 800-30. Tahapan penelitian meliputi identifikasi ancaman, identifikasi kerentanan, analisis pengendalian, penilaian tingkat kemungkinan dan dampak, serta penentuan tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keamanan informasi pada sistem layanan UPA PKK berada pada kategori rendah, sedang, hingga tinggi, dengan risiko dominan berada pada tingkat sedang hingga tinggi, terutama pada aspek keamanan akses sistem dan pengelolaan data. Rekomendasi pengendalian difokuskan pada penguatan mekanisme autentikasi, pembaruan sistem secara berkala, serta peningkatan prosedur keamanan. Metode NIST SP 800-30 terbukti memberikan pendekatan yang sistematis dalam pengelolaan risiko keamanan informasi pada sistem layanan UPA PKK.

Page 114 of 131 | Total Record : 1302