Filter By Year

1945 2024


Found 25,222 documents
Search Information

Pemetaan Ekowisata Terumbu Karang Berbasis Geographic Information System (GIS) di Pulau Pahawang Madany, Orista Ammar; Herison, Ahmad; Romdania, Yuda; Ashruri, A
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3429

Abstract

AbstractCoral reef ecosystems are threatened with extinction. Along with the development of technology, the distribution of coral reefs can be reviewed only by looking at an information map. The purpose of this research is to map coral reef ecotourism on Pahawang Island. So that it is expected to provide information to the community and also island developers related to the condition of the coral reef ecosystem on Pahawang Island. The method used in map processing is sentinel 2A image data processing with the guided classification method in ArcGIS software, while the analysis method is descriptive, which describes the results of the coral reef cover map. The results of the analysis and discussion found that Geographic Information System (GIS) based remote sensing with processed sentinel 2A imagery is very helpful in the process of finding information on the distribution of coral reefs on Pahawang Island. Data processing in ArcGIS software using guided classification methods can be used in order to produce coral cover maps. The results of the coral reef distribution map have an area of 128.64 Ha. The conclusion is that Geographic Information System (GIS) based remote sensing with ArcGIS software can be used to produce coral cover maps. On Pahawang Island, the coral reef cover area of 128.64 Ha was obtained.
Perencanaan Rotasi Bekisting dengan Building Information Modelling (BIM) (Studi Kasus Gedung Kuliah A Fakultas Kedokteran Universitas Lampung) Putra Sianipar, Michael Yuda Cen; Bayzoni, Bayzoni; Siregar, Amril Ma'ruf; Husni, Hasti Riakara
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3468

Abstract

This research plans the volume and rotation of formwork. Formwork modelling in the LectureBuilding A project of Faculty of Medicine, University of Lampung used the concept of BuildingInformation Modeling (BIM). This research aims to model formwork for plate, column and shearwall works and determine the rotation method used in the Lecture Building A project of Faculty ofMedicine, University of Lampung by applying the concept of Building Information Modeling(BIM). The results showed that the formwork volume in Revit was smaller than the BoQ volume inthe project. Expressed the difference in column volume results by 285.03 m2 (36.31%), platevolume of 205.13 m2 (30.63%), and shear wall volume of 26.138 m2 (13.4%). And in theformwork output of the beam structure with the sampling method of the deck floor +25 beam typeB2 (400x250), the total volume result is 33.2639 m2 (4.38%). And then results of the rotationanalysis total volume of formwork required in the shear wall structure amounted to 67,554 m2(40.01 %), 213.39 m2 (42.67 %) of columns, and 195.37 m2 (42.06 %) of plates.Keywords: Formwork, Building Information Modelling (BIM), Volume
Pemodelan Gedung Kuliah Bersama Politeknik Negeri Lampung Menggunakan Building Information Modeling (BIM) Anggraini, Tiara; Husni, Hasti Riakara; Bayzoni, Bayzoni; Ashruri, Ashruri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i3.3670

Abstract

Building Information Modeling (BIM) is one of the technologies that can present information about building elements through 3D modeling. One of the BIM software that can be used to model buildings in 3D is Autodesk Revit. The purpose of this research is to model the Joint Lecture Building of Lampung State Polytechnic in 3D by applying the BIM concept to obtain the volume of work as a reference for making decisions when operational and maintenance will be carried out and comparing the results obtained with the existing Bill of Quantity (BoQ). The data used in this research refers to the as plan drawing. The modeling process involves setting units, creating grids and levels, creating structural families and modeling them, creating architectural families and modeling them, entering identity data, conducting clash checks, and then issuing the volume of work. This research produces the volume of work on wall paint, doors, windows, tiles (ceramic/granite), and ceilings with scenarios in the form of volume for each room on each floor. Based on the results of this research, it can be concluded that modeling the Joint Lecture Building of Lampung State Polytechnic using the BIM concept with Autodesk Revit 2023 software is a more effective and efficient method because the volume output obtained is not only comprehensive but can be specialized on certain floors or rooms.Key words : Building Information Modeling (BIM), Autodesk Revit, operational and maintenance
Analisis Waste Material Tulangan Pelat Menggunakan Building Information Modeling (BIM) pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Baru Pengadilan Agama Gedong Tataan Atullah, Rafif Ansori; Husni, Hasti Riakara; Bayzoni, Bayzoni; Ashruri, Ashruri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i3.3695

Abstract

Kemajuan teknologi membuat manusia harus bisa beradaptasi dengan teknologi seperti Building Information Modelling (BIM). Salah satu permasalahan dalam proyek konstruksi yaitu adanya waste material. Penelitian ini dilakukan di Proyek Pembangunan Gedung Kantor Baru Pengadilan Agama Gedong Tataan. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan volume total dan berat material tulangan pelat, mengetahui perbandingan waste material tulangan tipe 1 dan 2, serta mengetahui penyebab terjadinya waste material pada proyek ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif eksperimental murni serta menggunakan software Autodesk Revit dan 1D Cutting Optimization Pro. Berdasarkan hasil analisis didapatkan berat total volume material pelat sebesar 34808,74 kg untuk tipe 1 dan 28824,59 kg untuk tipe 2. Untuk persentase berat material, tulangan tipe 2 lebih hemat 17,19% dibanding tipe 1. Untuk persentase wastematerial, tulangan pelat tipe 2 lebih hemat 84,12 % dibandingkan tipe 1. Berdasarkanwaste level, tulangan pelat tipe 1 D6 sebesar 27,44 %, D10 sebesar 0,20% serta tulangan pelat tipe 2D6 sebesar 3,08%, D10 sebesar 0,48%. Sehingga tulangan pelat tipe 2 D6lebih kecil 24,36 % dibandingkan tipe 1. Tulangan pelat tipe 1 D10 lebih kecil 0,28 % dibandingkan tipe 2. Penyebab terjadinya waste material pada penelitian ini karena adanya perbedaan pola pemotongan pada tulangan. Kata kunci : Sisa Material, Building Information Modeling (BIM), Autodesk Revit, Software 1D Cutting Optimization Pro, Volume Material.
Penerapan Buiding Information Modeling (BIM) dalam Perbandingan Quantity Take Off Material pada Jembatan Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur Adha, Emil Surya; Bayzoni, Bayzoni; Ashruri, Ashruri; Husni, Hasti Riakara
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i4.3762

Abstract

Pengaruh digitalisasi dalam industri memberikan kesempatan yang lebih besar dan luas dalam mencari desain konstruksi modern yang inovatif dan berkelanjutan. Building Information Modeling (BIM) merupakan perkembangan digital yang berdampak besar dalam sektor industri Architecture, Engineering, and Construction (AEC).Penelitian ini mengimplementasikann Building Information Modelling (BIM) di dalam pengerjaannya. Objek model berdasarkan data pada Proyek Pembangunan Jembatan Kali Pasir Ruas Jalan Desa Tanjung Tirto–Desa Kalipasir, Lampung Timur. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui selisih perhitungan volume quantity take off metode konvensional dengan volume quantity take off outputsoftware Autodesk Revit 2024 student version. Metode penelitian yang digunakan berupa pemodelan struktur 3D menggunakan software Autodesk Revit yang berfokus pada bagian rebar jembatan. Setelah bagian jembatan selesai dimodelkan, output quantity take off berdasarkan software akan dianalisis lebih lanjut melalui Microsoft Excel. Hasilnya, didapat persentase selisih perbandingan antara metode konvensional dan metode berbasis BIM sebesar 4,04 % untuk tulangan. Diperoleh total volume tulangan sebesar 20592,14 kg dari metode berbasis BIM, sebesar 19759,5 kg dengan metode konvensional yang menghasilkanselisih sebesar 832,64 kg.
Implementasi Building Information Modeling (BIM) Dalam Analisis Waste Material Tulangan Balok Pada Gedung Kuliah Umum 2 Institut Teknologi Sumatera Nurvireza, Daffa; Bayzoni, Bayzoni; Husni, Hasti Riakara; Ashruri, Ashruri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i4.3836

Abstract

Perkembangan teknologi tak terhindarkan, termasuk dalam industri konstruksi. Inovasi bertujuan untuk mempercepat penjadwalan, menghemat biaya, dan mengurangi pemborosan material. Melaksanakan konstruksi bangunan tanpa menghasilkan waste material merupakan suatu tantangan yang sulit. Oleh karena itu, konsep Building Information Modeling (BIM) diterapkan dalam perencanaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan material, dengan tujuan meminimalisir waste material. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam optimalisasi waste material pada penulangan balok. Penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam penelitian ini menggunakan software Autodesk Revit. Tahapan penelitian mencakup pengumpulan data, pemodelan struktural 3D, pemodelan tulangan, input schedule mark tulangan, clash detection, output Bar Bending Schedule (BBS), cutting list menggunakan software 1D Cutting Optimization Pro, dan analisis waste material. Hasil penelitian menunjukkan berat total sebesar 188.655,89 kg. Persentase waste material pada D10 adalah 0,5%, D13 adalah 6,46%, D16 adalah 6,07%, dan D19 adalah 15,09%
Implementasi Building Information Modeling (BIM) untuk Maintenance Gedung Laboratorium Teknik OZT Institut Teknologi Sumatera Prameswari, Sabrina Cintia; Husni, Hasti Riakara; Bayzoni, Bayzoni; Ashruri, Ashruri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4164

Abstract

Implementasi Building Information Modeling (BIM) menggunakan Autodesk Revit 2023 dimana memodelkan 3D Gedung Laboratorium Teknik OZT Institut Teknologi Sumatera untuk menghasilkan output volume pekerjaan seperti pintu, jendela, penutup lantai, cat, dan plafon sebagai informasi yang diperlukan untuk fase pemeliharaan dan perawatan (O&M). Data penelitian meliputi gambar kerja, Bill of Quantity (BoQ), dan informasi terkait lainnya. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pemodelan 3D, identity data, clash check, pemodelan 4D, dan penyusunan laporan. Hasil pemodelan digunakan untuk menyusun skenario pemeliharaan dan perawatan gedung. Perbandingan volume pekerjaan dari hasil pemodelan dengan BoQ menunjukkan adanya perbedaan disebabkan oleh beberapa faktor. Kesimpulan menunjukkan bahwa hasil pemodelan BIM dapat digunakan sebagai referensi untuk pengambilan keputusan dalam pemeliharaan dan perawatan gedung karna dinilai merupakan metode yang lebih efektif dan efisien baik perencanaan maupun maintenance gedung. Pemodelan BIM bisa merepresentasikan bentuk nyata bangunan sertaoutput volume yang dihasilkan dikelompokkan berdasarkan tiap ruangan, tiap lantai, dan secara keseluruhan.
Analisis Waste Material Tulangan Pelat Menggunakan Building Information Modeling (BIM) Pada Proyek Pembangunan SMPN 41 Bandar Lampung Bastari, Muh Alieftama Dytam; Husni, Hasti Riakara; Bayzoni, Bayzoni; Ashruri, Ashruri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4481

Abstract

Building Information Modeling (BIM) telah muncul sebagai pendekatan yang efektif dalam merancang, membangun, dan mengelola proyek konstruksi. Salah satu permasalahan dalam proyek konstruksi yaitu adanya waste material. Penelitian ini dilakukan di Proyek Pembangunan SMPN 41 Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan volume total, berat material tulangan pelat, dan mengetahui perbandingan waste material tulangan tipe 1 dan 2 (untuk tipe 1 pola pemotongan per segmen dan tipe 2 pola pemotongan per 12 meter). Metode penelitian menggunakan software Autodesk Revit dan 1D Cutting Optimization Pro. Hasil analisis didapatkan berat total volume material pelat sebesar 2402,10 kg untuk tipe 1 dan 2166,60 kg untuk tipe 2. Untuk persentase berat material, tulangan tipe 2 lebih hemat 9,80% dibanding tipe 1. Untuk persentase waste material, tulangan pelat tipe 2 lebih hemat 36,36 % dibandingkan tipe 1. Berdasarkan waste level, tulangan pelat tipe 1 sebesar 7,44% serta tulangan pelat tipe 2 sebesar 3,00%. Sehingga tulangan pelat tipe 2 lebih kecil 4,44 % dibandingkan tipe 1. Penyebab terjadinya waste material pada penelitian ini karena adanya perbedaan pola pemotongan pada tulangan.Kata kunci : Sisa Material, Building Information Modeling (BIM), Autodesk Revit, 1D Cutting Optimization Pro, Volume Material.
Implementasi Building Information Modeling (BIM) dalam Analisis Waste Material Tulangan Balok pada Gedung Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung Khotimah, Siti Usnul; Husni, Hasti Riakara; Bayzoni, Bayzoni; Ashruri, Ashruri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4495

Abstract

 AbstrakBahan limbah mengacu pada inefisiensi dalam penggunaan bahan, alokasi sumber daya, dan manajemen waktu selama pekerjaan konstruksi. Software Autodesk Revit dan Cutting Optimization Pro sebagai alternatif bahan analisis limbah memiliki beberapa keunggulan antara lain akurasi, pengurangan human error, dan efektivitas waktu. Prosesnya melibatkan pemodelan objek menggunakan Autodesk Revit untuk menghasilkan Bar Bending Schedule (BBS). Selanjutnya hasil BBS tersebut diinput ke dalam Cutting Optimization Pro untuk mendapatkan daftar pemotongan. Dalam penelitian ini digunakan dua jenis tulangan balok. Tipe-1 adalah pemasangan tulangan per bentang, tipe-2 adalah pemasangan tulangan dengan panjang bentang maksimal yang dapat digunakan. Analisis dilakukan dengan menggunakan perhitungan perhitungan bahan limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat kebutuhan tulangan balok tipe-2 lebih kecil dibandingkan tipe-1 dengan selisih sebesar 33,28%. Selain itu, berat limbah perkuatan tipe-2 lebih rendah 17,19% dibandingkan rata-rata berat total limbah kedua jenis tersebut. Dari segi Tingkat Pemborosan, perkuatan tipe-2 37,75% lebih efisien, menjadikan pilihan yang lebih efektif. Kata Kunci : Limbah, Autodesk Revit, Cutting Optimization Pro, Tulangan, Balok, Jadwal Pembengkokan Batang, Analisa Limbah.Waste material adalah bentuk pemborosan yang disebabkan oleh ketidakefektifan penggunaan material, sumber daya, dan waktu selama pengerjaan konstruksi. Software Autodesk Revit dan Cutting Optimization Pro sebagai alternatif untuk menganalisis material limbah memiliki beberapa keunggulan, termasuk keakuratan, minimal human error , dan efektivitas waktu. Proses penelitian melibatkan pemodelan objek menggunakan software Autodesk Revit untuk menghasilkan output Bar Bending Schedule (BBS). Selanjutnya, hasil BBS diinput ke software Pemotongan Optimasi Pro untuk mendapatkan daftar pemotongan . Pada penelitian ini menggunakan 2 tipe penulangan balok, tipe-1 merupakan pemasangan tulangan per segmen, tipe-2 merupakan pemasangan tulangan dengan panjang bentang maksimum yang dapat digunakan. Analisis dilakukan dengan menggunakan rumus perhitungan bahan limbah . Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat kebutuhan tulangan balok pada tipe-2 lebih kecil dibandingkan dengan tipe-1, dengan selisih sebesar 33,28%. Selain itu, berat sisa tulangan tipe-2 lebih kecil sebesar 17,19%. Dalam hal Waste Level, tulangan tipe-2 lebih hemat sebesar 37,75%, sehingga tulangan tipe-2 lebih efektif digunakan. Kata kunci : Limbah, Autodesk Revit, Cutting Optimization Pro, Tulangan, Balok, Jadwal Bending Batang, Analisis Limbah .
Implementasi Building Information Modeling (Bim) Dalam Analisis Waste Material Tulangan Kolom Pada Gedung LVP Production Indonesia Chandra, Nanang Aldika; Husni, Hasti Riakara; Bayzoni, Bayzoni; Ashruri, Ashruri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4813

Abstract

The rapid development of information technology, especially in the construction sector, has become an important issue in supporting the country's infrastructure needs to produce increasingly high-quality, integrated, and efficient infrastructure products. Therefore, the utilization of Building Information Modeling (BIM) technology has become an alternative that allows construction stages to be faster and more efficient, especially in minimizing waste material. This research aims to determine the influence of applying BIM concepts in optimizing waste materials for column reinforcement of type 1, type 2, and type 3. The research begins with data collection, structural 3D modeling, reinforcement modeling, input of reinforcement mark schedules, clash detection, Bar Bending Schedule (BBS) output, cutting lists, and waste material analysis. The research results show that the total weight requirement of type 1 column reinforcement is 28,449 kg, type 2 column is 26,390 kg, and type 3 column is 26,784 kg, while the total waste weight of type 1 column is 1,256.41 kg, type 2 is 872.6 kg, and type 3 is 916.14 kg. The waste level of type 1 column reinforcement is 4.42%, type 2 column is 3.31%, and type 3 column is 3.42%. Thus, it can be concluded that type 2 column reinforcement is more effective and efficient compared to type 1 and 3 column reinforcement.

Page 2026 of 2523 | Total Record : 25222