Filter By Year

1945 2024


Found 344 documents
Search PERSPEKTIF MAHASISWA ITB TERHADAP UU ITE

Perspektif Mahasiswa Terhadap Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia Rinaldi Agustiawan; Risman Al Faris; Muhammad Maulana Al Fajri; Muhammad Watif Massuanna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif mahasiswa terhadap Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang baru-baru ini disahkan dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat, khususnya mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap 50 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai RUU TNI dan mendapatkan informasi dari berbagai sumber, terutama media online. Namun, sebagian besar responden menyatakan sikap tidak mendukung terhadap rancangan tersebut, dengan alasan utama bahwa RUU TNI dinilai berpotensi melemahkan prinsip demokrasi dan membuka ruang bagi militerisasi jabatan sipil. Meski demikian, terdapat pula sebagian kecil mahasiswa yang mendukung RUU tersebut karena dinilai dapat memperkuat pertahanan nasional dan memperluas peran TNI dalam situasi darurat seperti bencana alam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa memainkan peran penting dalam mengkritisi kebijakan negara, dan keterlibatan mereka dalam proses demokrasi harus diapresiasi. Pandangan mahasiswa terhadap RUU TNI menjadi refleksi dari kepekaan sosial dan politik mereka terhadap masa depan demokrasi di Indonesia.
Pengaruh Modernisasi Terhadap Moralitas Mahasiswa UNIMED: Kajian Perspektif Agama Islam Peranginangin, Yunita; Ritonga, Zakia; Suhardi, Suhardi; Siregar, Hapni Laila
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efek modernisasi terhadap moral mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) dalam konteks pendidikan agama Islam. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial, mahasiswa menghadapi tantangan untuk membangun moral yang sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan distribusi angket secara online kepada 67 mahasiswa UNIMED, serta mengandalkan analisis literatur yang relevan sebagai data tambahan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa modernisasi memiliki dampak positif, seperti peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan zaman, tetapi juga menyebabkan penurunan moral, yang terlihat dari perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam. Penurunan moral ini terlihat dari kecenderungan mahasiswa untuk mengabaikan norma-norma etika Islam dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan pentingnya memasukkan nilai-nilai agama Islam dalam sistem pendidikan tinggi untuk menjaga dan memperkuat moral mahasiswa di era modernisasi. Pelaksanaan pendidikan karakter yang berbasis ajaran agama diharapkan dapat membentuk generasi mahasiswa yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki akhlak baik dalam menghadapi tantangan zaman.
Persepsi Mahasiswa terhadap Nilai Moderasi Beragama dalam Film Walid: Telaah Kritis Perspektif Pendidikan Islam Choirun Nisa; Naura Afkarina; Hidayah, Ulil
RABBAYANI: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ewdwqj81

Abstract

Religious moderation is a fundamental principle in fostering harmonious religious life within Indonesia's plural society. Islamic education holds a strategic role in instilling these values, particularly in the digital era dominated by visual media and shifting learning patterns. This study aims to analyze the perceptions of Islamic Education students toward the representation of religious moderation in the Walid movie, and to assess the role of Islamic education in shaping a moderate religious worldview. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews with students who had watched the movie of Walid. The findings reveal that Walid serves as a reflective medium that enhances critical awareness of the importance of religious moderation. However, the film also carries the risk of misinterpretation not supported by adequate religious and media literacy. Islamic education is perceived as a central force in forming a balanced understanding of religious issues, serving as a bulwark against both extremism and interpretive liberalism. The study concludes the necessity of integrating contextual Islamic education curricula and media literacy as strategies to cultivate a generation that is religiously moderate, critical, and inclusive.
YOLO Culture dalam Perspektif Islam: Dampak Globalisasi terhadap Perilaku Hedonisme di Kalangan Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Mahsuna Aulia Anggraini; Anis Maisya
Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 3 (2025): September : Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moral.v2i3.1259

Abstract

This study examines the influence of globalization on the YOLO (You Only Live Once) culture and hedonistic behavior among students at UIN Raden Mas Said Surakarta and offers solutions based on Islamic values. Globalization, fueled by technological and social media developments, has accelerated the spread of consumer culture. This encourages students to prioritize immediate pleasure without considering the long-term impact.The research method used was descriptive qualitative, using interviews and literature analysis. The results show that social pressure, the influence of digital trends, and easy access to a consumer lifestyle play a significant role in the rise of hedonistic behavior among students. This phenomenon indicates a shift in mindset that tends to prioritize instant gratification. From an Islamic perspective, this lifestyle is inconsistent with the principle of wasathiyah, or balance, which emphasizes simplicity, responsibility, and a meaningful life orientation. Therefore, the solutions offered include strengthening character education based on Islamic values, developing a da'wah community close to the realities of students, and providing alternative programs that can channel the energies of the younger generation toward productivity and spirituality.Through this approach, students are expected to be able to act more wisely in facing the strong currents of globalization and adopt a balanced lifestyle, not get caught up in hedonism, and still adhere to Islamic teachings
Analisis Persepsi Mahasiswa Universitas Negeri Padang Terhadap Budaya Pop Jepang dan Peran Media: Perspektif Imperialisme Budaya Ocha Ocha; Rahma Dilla; Pujawulan Dari; Reri Damai Gea; Novia Amirah Azmi; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Padang terhadap budaya pop Jepang serta peran media dalam membentuk pandangan mereka, melalui perspektif imperialisme budaya. Penelitian ini penting dilakukan karena meningkatnya pengaruh budaya pop Jepang di kalangan generasi muda di Indonesia, serta peran media dalam menyebarluaskan budaya tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan mahasiswa dari berbagai program studi untuk memahami pandangan dan pengalaman mereka mengenai pengaruh budaya Jepang, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media, terutama media sosial, berperan penting dalam memperkenalkan budaya Jepang kepada mahasiswa. Beberapa informan merasa terpengaruh oleh elemen budaya Jepang seperti anime, cosplay, dan gaya hidup Jepang, meskipun tetap berusaha mempertahankan identitas budaya lokal. Penelitian ini menemukan adanya dampak positif, seperti peningkatan wawasan mengenai budaya Jepang dan adopsi nilai-nilai disiplin, tetapi juga terdapat kekhawatiran terhadap dominasi budaya asing yang berpotensi menggeser nilai-nilai lokal. Jadi fenomena imperialisme budaya terlihat dalam bagaimana budaya Jepang mempengaruhi mahasiswa, meskipun masih ada upaya untuk menjaga keseimbangan dengan budaya lokal.
Menggali makna kewirausahaan dalam pendidikan akuntansi: Perspektif mahasiswa AM terhadap kurikulum MBKM dan SDG 8 Umi Nuraini; Sulikah Sulikah
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v13n3.p303-314

Abstract

The digital transformation and the requirements of SDG 8 have necessitated the incorporation of entrepreneurship into higher education, particularly in accounting education. The MBKM program is a strategic initiative aimed at enhancing experiential learning; nevertheless, research investigating student experiences in this setting is still few. A qualitative phenomenological approach indicates that student participation in the AM program enhances awareness and interest in entrepreneurial professions, especially as edupreneurs.  Field activities improve interpersonal skills, including communication, collaboration, and leadership. Students believe that the incorporation of entrepreneurship into the curriculum is not comprehensive, hindered by insufficient infrastructure support, a scarcity of lecturer role models, and a rigid academic culture.  This study underscores the significance of a transformational and interdisciplinary methodology in accounting education to cultivate an adaptive entrepreneurial ecosystem. Practical implications urge higher education institutions to enhance assistance for the cultivation of entrepreneurial competencies to facilitate the attainment of SDG 8.
PENGARUH METODE PEMBAYARAN CASH ON DELIVERY (COD) DAN KEPERCAYAAN TRANSAKSI PADA APLIKASI SHOPEE TERHADAP MINAT BELI MAHASISWA STEBIS IGM DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Febriani, Dini Rahmi; Maleha, Nova Yanti; Salim, Amir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah (JIMESHA) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah (JIMESHA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimesha.v5i2.742

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan transaksi e-commerce di kalangan mahasiswa, khususnya melalui platform Shopee. Salah satu fitur yang banyak digunakan adalah metode pembayaran Cash On Delivery (COD) karena dinilai memberikan rasa aman dan fleksibilitas. Namun, dalam konteks konsumen Muslim, keputusan pembelian tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis, tetapi juga oleh nilai-nilai kepercayaan dan prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembayaran COD dan kepercayaan transaksi pada aplikasi Shopee terhadap minat beli mahasiswa STEBIS IGM dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan melalui Google Form kepada 158 responden yang dipilih dengan metode purposive sampling. Uji instrumen, uji asumsi klasik, serta uji t dan F digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembayaran COD tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli mahasiswa. Sebaliknya, kepercayaan transaksi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Dalam perspektif ekonomi Islam, transaksi dengan metode COD diperbolehkan selama memenuhi rukun dan syarat jual beli, sementara kepercayaan mencerminkan nilai amanah dan kejujuran yang merupakan dasar dalam muamalah.
Perspektif Mahasiswa Vokasi Terhadap Pengalaman Pembelajaran Online pada Lingkup Pengembangan dan Validasi M. Radi Abdi Rahim; Miftahul Jannah; Muqinuddin Baso Matappa; Annajmi Rauf
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 2, Juni 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i2.254

Abstract

Dalam bidang pendidikan, kegiatan secara daring semakin umum terjadi, terutama antara pendidik dan pelajar baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Perubahan ini juga terlihat di Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC), di mana sejak Maret 2020, semua aktivitas akademis dilakukan secara daring, khususnya dalam proses pembelajaran. Proses ini didukung oleh platform e-learning yang seringkali dilengkapi dengan alat konferensi video. Interaksi tatap muka antara dosen dan mahasiswa telah digantikan oleh konektivitas digital melalui internet. Penelitian ini berfokus pada pengalaman pembelajaran online mahasiswa di UKMC, meneliti efektivitas berbagai platform e-learning seperti Google Classroom, Dokeos, dan lainnya untuk kegiatan seperti latihan, kuis, dan ujian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan online bagi mahasiswa, melibatkan pengumpulan data melalui survei dan analisis data menggunakan metode statistik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif. Pengumpulan data membutuhkan suatu instrumen. Salah satu instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Secara keseluruhan, total skor pada setiap butir yang berada dalam rentang 48 hingga 62, jika dibagi dengan jumlah responden sebanyak 16 orang, menghasilkan nilai rata-rata yang konsisten, sehingga dapat dinyatakan bahwa data yang diperoleh memiliki tingkat validitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Mahasiswa menunjukkan sikap yang cukup positif terhadap pelaksanaan pembelajaran daring. Sebagai langkah tindak lanjut, institusi pendidikan disarankan untuk memperkuat kompetensi digital baik pada mahasiswa maupun dosen, mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih interaktif, dan mengimplementasikan blended learning secara proporsional.
Pengaruh Penggunaan Shopee Paylater dan Tingkat Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa : Analisis Perspektif Ekonomi Islam Dengan Penerapan Akad Ijarah Anggraini, Leli; Yogivaria, Doni Wirshandono; Indiraswari, Susmita Dian
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL RISET MAHASISWA AKUNTANSI VOLUME 13 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrma.v13i2.12766

Abstract

Tujuan dari penelitian berikut ialah guna mendapatkan informasi bagaimana perilaku konsumen mahasiswa diberikan pengaruh oleh pemakaian Shopee Paylater dan literasi keuangan, dan pengaruh perspektif ekonomi Islam dan metode akad ijarah selaku faktor moderasi. Pengambilan sampel dengan cara purposive dipakai bersamaan dengan pendekatan kuantitatif pada penelitian berikut guna menghasilkan sampel penelitian sebanyak 96 responden. SmartPLS 4.0 dipakai guna menganalisis data dengan memakai inner model, model pengukuran, outer model, dan pengujian hipotesis, yang meliputi analisis moderasi (MRA). Temuan penelitian memperlihatkan bahwasannya meskipun literasi keuangan mempunyai dampak negatif yang bisa diabaikan kepada perilaku pembelian mahasiswa, pemanfaatan Shopee PayLater mempunyai dampak yang positif dan besar. Dampak Shopee PayLater kepada perilaku konsumen diperkuat oleh perspektif ekonomi Islam (akad ijarah), tetapi pengaruh literasi keuangan melemah. Penelitian berikut memperlihatkan betapa pentingnya memasukkan nilai-nilai syariah ke pada manajemen perilaku konsumen di era layanan keuangan digital.
Sikap “Tone Deaf” terhadap Ketegangan Sosial dan Potensi Konflik yang Menghambat Persatuan Nasional: Perspektif Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Unimed Nasution, Najwa Putri Lumongga; Rajagukguk, Yuneyka Rivera; Ramadhani, Zaskia; Ginting, Vrendy; Ivanna, Julia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman. Salah satu ancaman yang muncul adalah sikap tone deaf, yaitu ketidakpekaan sosial terhadap isu-isu penting yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna sikap tone deaf dalam konteks ketegangan sosial, menganalisis potensi konflik yang ditimbulkannya, serta mengeksplorasi perspektif Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) UNIMED dalam merespons fenomena tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota GMNI UNIMED yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap tone deaf berkontribusi terhadap meningkatnya kesalahpahaman dan ketegangan antar kelompok sosial. Namun, GMNI UNIMED terbukti memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial mahasiswa melalui pendidikan ideologis, diskusi kritis, dan aksi nyata yang mendorong solidaritas serta memperkuat persatuan nasional. Dengan demikian, organisasi mahasiswa memiliki potensi signifikan dalam menangkal sikap apatis dan menjaga kohesi sosial di tengah kompleksitas masyarakat Indonesia.

Page 22 of 35 | Total Record : 344