Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

Peran Guru dalam Pendekatan Montessori untuk Perkembangan Bahasa Anak Usia 0 – 6 Tahun di PAUD Simba Preschool Nurhadianty, Dian
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3409

Abstract

Latar belakang masalah terkait peran guru dalam pendekatan montessori untuk perkembangan bahasa anak usia 0 – 6 tahun di PAUD Simba Preschool. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan ini memungkinkan peneliti melakukan wawancara, observasi, dan analisis interaksi dalam konteks alami, sejalan dengan pandangan bahwa realitas bersifat kompleks dan kontekstual. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Simba Preschool yang berlokasi di Perum Bumi Krakatau Permai Blok 1B No. 11 – 12 Kel. Margatani Kec. Kramatwatu Kab. Serang, Banten. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil 2025/2026. sumber data dalam penelitian ini dapat dirinci menjadi dua kategori utama yitu sumber primer dan sekunder. penelitian ini mengandalkan teknik pengumpulan data berupa wawancara tidak terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu: Tahap reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasiBerdasarkan hasil penelitian yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pengolahan data kualitatif, maka dapat disimpulkan keterampilan Bahasa Anak di PAUD Simba Preschool yaitu Anak menunjukkan kemampuan bahasa yang cukup berkembang, baik dalam memahami instruksi maupun dalam menyampaikan pikiran, cerita, dan perasaannya dengan kalimat sederhana.
Peran Orang Tua Dalam Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 3–5 Tahun Anidi Anidi; Fernandes Arung; Chairan Zibar L. Parisu; Arna Juwairiyah
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v1i1.255

Abstract

Language development is one of the important aspects in the growth and development of early childhood, especially in the age range of 3-5 years which is a critical period in the formation of communication skills. Parents, as the first and main educators for children, have a strategic role in providing appropriate stimulation to support children's language development. This literature study aims to explore various scientific findings that discuss parental involvement in stimulating children's language through daily interactions, reading habits together, educational games, and the use of appropriate digital media. The method used in this study is a literature review from various relevant national and international journals in the period 2018 to 2024. The results of the study show that active parental involvement, either through two-way communication, play activities, or the habit of reading stories, greatly influences children's vocabulary, syntax, and speaking skills. On the other hand, lack of stimulation or passive communication patterns can significantly inhibit language development. Therefore, it is important for parents to get education about effective language stimulation strategies according to the child's developmental stage. This study recommends the importance of collaboration between parents, educators, and child health workers in creating a conducive linguistic environment for early childhood.
Hubungan komunikasi orang tua dengan keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usia 4-6 tahun: The relationship between parental communication and language delays in children aged 4-6 Years Aisyah, Harnina Samantha; Harmiardillah, Sylvi; Oktavianti, Laelia
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2801

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan aspek yang sangat penting pada anak usia dini. Bahasa berfungsi sebagai sarana bagi anak untuk menyampaikan pikiran dan berinteraksi dengan orang lain. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak berperan penting dalam merangsang perkembangan kosakata anak. Variabel independen pada penelitian ini adalah komunikasi orang tua, variabel dependen pada penelitian ini adalah ketelambatan perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun. Desain penelitian ini adalah korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 34 orang tua dan anak usia 4-6 tahun, menggunakan Teknik Simple Radom Sampling didaptkan sebanyak 34 orang tua dan anak usia 4- 6 tahun. Data penelitian ini diambil menggunakan kuesioner. Setelah ditabulasi data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 18 anak mendapatkan komunikasi orang tua yang baik, dan sebanyak 25 anak usia 4-6 tahun perkembangannya sesuai Berdasarkan uji statistik, diperoleh H1 diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan antara komunikasi orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia 4-6 tahun. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan orang tua memberikan komunikasi yang baik kepada anak sesuai usianya, supaya anak bisa mencapai perkembangan bahasa yang sesuai berdasarkan tingkat usia.
PENGARUH PAPARAN MEDIA DIGITAL TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA AGRESIF PADA ANAK USIA 3-6 TAHUN Allyana; Depalina, Syamsiah
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 1 No. 5 (2025): Agustus: JURNAL ILMIAH MAHASISWA (NAAFI)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v1i5.231

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly altered the interaction patterns and activities of Early Childhood. Children aged 3-6 years are now increasingly exposed to various forms of digital media, including content that potentially contains aggressive elements. This journal aims to analyze the influence of digital media exposure on the development of aggressive language in children aged 3-6 years.Through a literature review and psychosocial impact analysis, it was found that excessive exposure to aggressive digital media content—such as harsh words, threats, or verbal intimidation can lead to aggressive language use in children's social interactions. Therefore, this journal emphasizes the importance of strict parental supervision, early media literacy, and the creation of a positive communication environment for children to use digital media appropriately.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA (MENYIMAK DAN BERBICARA) ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL Ranti, Anjeli Putri; Mahyuddin, Nenny
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6 No 2 (2022): (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1160

Abstract

Di era yang semakin maju, teknologi semakin canggih dalam perkembangannya, khususnya dalam bidang komunikasi yaitu gadget . Sekarang gadget tidak hanya digunakan orang dewasa, penggunaan gadget juga banyak ditemui di kalangan anak-anak, sehingga saat menggunakan gadget anak jadi kurang berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya dan mengakibatkan kecanduan bermain gadget. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui dampak dari penggunaan gadget perkembangan bahasa (mennyimak serta berbicara) anak usia 5-6 tahun di RA An-Nisa Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian Korelasi dengan metode penilitian yaitu metode kuantitatif.Sampel penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di Raudhatul Athfal An-Nisa yang membuka 30 orang anak dengan menggunakan teknik purposive sampling . Instrumen penelitian menggunakan kuesioner penggunaan gadget serta perkembangan bahasa anak, dengan uji validitas konstruk dengan teknik korelasi product moment dengan SPSS for Windows 23 . Hipotesis yang diajukan menggunakan uji korelasi spearmen t dengan bantuan uji statistik SPSS 23 yang menunjukkan nilai sig 2-tailed -0,024< 0,05 dengan kekuatan hubungan yang tidak terlalu kuat. Dengan arah korelasi negatif Fhitung Koefisien Korelasi- 0,024 yang berarti penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa anak, berlawanan dengan arah, yaitu jika penggunaan gadget meningkat pada anak maka nilai perkembangan bahasa anak menurun begitu jika penggunaan gadget menurun maka perkembangan bahasa anak meningkat.
Perkembangan Bahasa Melalui Metode Bemain Peran Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak (TK) Ar-Rahman Samarinda Susanti; Yeni Aslina; Heppy Liana
BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal Vol. 6 No. 2 (2025): BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal
Publisher : Manajemen Pendidikan Program Doktor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bedu.v6i2.5876

Abstract

The objectives of this study are as follows: 1) To determine the language development of children aged 5-6 years at Ar-Rahman Kindergarten (TK) Samarinda. 2) To determine whether role-playing can improve the language development of children aged 5-6 years at Ar-Rahman Kindergarten (TK) Samarinda. This study employed qualitative research methods. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The conclusion of this study is that the language development of children aged 5-6 years at Ar-Rahman Kindergarten (TK) Samarinda is still not optimal in terms of expressive language development. Therefore, stimulation is needed to improve children's language development, namely through role-playing methods. By achieving learning objectives that align with the indicators of expressive language development in children aged 5-6 years, this study has demonstrated that role-playing methods can improve the language development of children aged 5-6 years at Ar-Rahman Kindergarten (TK) Samarinda.
Perkembangan Bahasa Melalui Metode Bercerita Boneka Jari Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Terpadu Subulussalam Samarinda Ismainatun Chotimah; Heppy Liana; Yeni Aslina
BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal Vol. 6 No. 2 (2025): BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal
Publisher : Manajemen Pendidikan Program Doktor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bedu.v6i2.5877

Abstract

The aim of this research is (1) To find out the strategies teachers can use to stimulate the language development of children aged 5-6 years at the Subulussalam Integrated Islamic Kindergarten, (2) To find out what supports and inhibits the language development of children aged 5-6 years at the Subulussalam Integrated Islamic Kindergarten. The method used is descriptive qualitative research, with data collection techniques including observation, interviews and documentation used to present data and draw conclusions. The results of this study are that using the storytelling method with finger puppets as a medium can attract children's interest by actively participating, and the teacher acts as a facilitator. The conclusion from the results of this study is that language development in children aged 5-6 years at the Subulussalam Integrated Islamic Kindergarten is still not optimal in receptive language development. So it is necessary to have stimulation to improve children's language development, namely by using the storytelling method. Supporting factors for children's language development include frequently inviting children to talk and finger puppet materials that are easy to obtain. The obstacle is that parents pay less attention to their children and children lack focus. Through the storytelling method using finger puppets, by achieving learning objectives that are in accordance with the indicators of receptive language development in children aged 5-6 years, this study has shown that the storytelling method can improve the language development of children aged 5-6 years at the Subulussalam Integrated Islamic Kindergarten.
Pengaruh Media Magic Box Terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Lembah Cilengkrang Pajambon Elma, Elma Hodimah; Erik, Erik
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Magic Box Terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun di RA Lembah Cilengkrang Pajambon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design dan bentuk penelitian Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dalam bentuk checklist (√). Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menguji validitas, statistik deskriptif, normalitas, independent sampel t test, homogenitas, paired sampel t test menggunakan statistik dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil thitung yang dihitung menggunakan uji t dengan Sig. (2 tailed) = 0,001 < 0,05, artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media magic box terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak di RA Lembah Cilengkrang Pajambon.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA LOOSE PART TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA EKSPRESIF PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Rubyatun, Riza; Purwadi, Purwadi; Prasetyo, Agung
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 8, No 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2876

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Sejak dalam kandungan anak sudah mulai belajar bahasa, seperti: saat ibunya mengajak anak berbicara meskipun anak masih dalam kandungan. Kemampuan bahasa pada anak harus distimulasi sejak  dini untuk menghindari keterlambatan berbicara. Ketrampilan berbahasa memiliki empat komponen, yaitu: ketrampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Bahasa dibagi menjadi dua, yaitu bahasa reseptif dan ekspresif. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitaif dengan desain Quasi Eksperimen Design berbentuk Nonequivalent control group desaign. Teknik pengumpulan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah kelompok A TK Sedyo Mulyo Bakaran Kulon Pati. Sampel yang diambil dari kelompok A berjumlah 30 anak, kontrol berjumlah 15 anak dan eksperimen berjumlah 15 anak. Hasil penelitian berdasarakan  data yang sudah diperoleh terdapat peningkatan rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 6,27 % dan untuk kelas kontrol mengalami peningkatan rata-rata sebesar 1,93%. Dan hasil uji hipotesis diketahui bahwa nilai signifikan (sig2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari α =  0,05. Sehingga dapat disimpulkan nilai signikansi (sig 2-tailed) sbesar 0,000 < 0,05 maka  ditolak dan  diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media loose part terhadap perkembangan bahasa ekspresif pada anak usia 4-5 tahun. Dengan penggunaan media loose part dapat memberikan suasana proses pembelajaran yang menyenangkan dan mengembangkan aspek perkembangan bahasa pada anak.ngan bahasa pada anak
Pengaruh Penggunaan Media Flashcard terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif pada Anak Usia 4-5 Tahun Octavia, Rena Berliana; Loita, Aini; Yamin, Alfian Azhar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak usia 4–5 tahun di TK Fathurrahman Kabupaten Bandung. Bahasa ekspresif merupakan kemampuan anak dalam menyampaikan ide, perasaan, dan informasi secara verbal, yang menjadi dasar penting dalam komunikasi dan interaksi sosial. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek terdiri dari 28 anak, yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan diberikan. Anak yang belajar menggunakan media flashcard mengalami peningkatan yang lebih tinggi dalam kemampuan mengulang kalimat, menjawab pertanyaan, menyebutkan benda, menggunakan kata sifat, dan menyusun kalimat sederhana. Temuan ini menunjukkan bahwa media flashcard efektif digunakan untuk menstimulasi kemampuan bahasa ekspresif anak usia dini.

Page 26 of 30 | Total Record : 293