Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Elektronik ‘Flipbook’ Sebagai Bahan Ajar Pengayaan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Ghea Suramita Firdaus; Sri Fatmaning Hartatik
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : linguistic, literature, and teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.3679

Abstract

Penelitian dan Pengembangan ini dilakukan karena analisis kebutuhan menunjukkan bahwa penggunaan materi e-learning di SMPN 13 Malang belum diterapkan. Peneliti menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan dengan prosedur yang dimodifikasi dari Borg and Gall. Instrumen dalam penelitian ini adalah rubrik penilaian validasi terkait materi dan desain produk, angket, dan lembar observasi penggunaan produk. Data yang terkumpul dikelompokkan menjadi dua, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari tanggapan para ahli, angket, dan lembar observasi penggunaan produk yang dibaca secara menyeluruh, dikelompokkan, dan diinterpretasikan. Interpretasi tersebut kemudian dibandingkan dan dikontraskan dengan ilmu yang ada. Sedangkan data kuantitatif akan dianalisis dengan menggunakan perhitungan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahli materi memberikan penilaian akhir dengan rata-rata 3,20 dan menempatkan produk pada kategori valid. Demikian pula, ahli media juga mengklaim produk flipbook keterampilan menulis Bahasa Inggris yang dikembangkan sebagai produk valid dengan memberikan skor rata-rata 3,80. Lebih lanjut, hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa 92.8% siswa mengakui bahwa flipbook yang dikembangkan membuat mereka termotivasi dalam pembelajaran keterampilan menulis karena produk ini tidak hanya menyajikan materi tetapi juga gambar-gambar menarik serta video yang bermakna. Mereka juga menyatakan bahwa flipbook juga ramah pengguna karena dapat diakses dengan mudah dari ponsel mereka. Selain itu, hasil uji coba dengan nilai rata-rata 89,10 menunjukkan bahwa produk ini tidak hanya meningkatkan minat siswa tetapi juga meningkatkan keterampilan siswa.
Pengembangan E-Modul Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Canva St Harpiani; Muflihah Baktiar; Muhammad Zia Ulhaq
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Periode Oktober 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v2i02.3068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu para pengajar yang minim ide dan metode saat harus melakukan pengajaran secara jarak jauh dengan memanfaatkan aplikasi yang sudah banyak disediakan dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran berbasis teknologi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengambilan data menggunakan instrumen wawancara memuat 5 butir pertanyaan dengan open-ended question dan angket berbentuk google form memuat 8 butir pertanyaan yang memuat pengenalan aplikasi canva hingga pembuatan bahan ajar yang menarik agar siswa mudah memahami materi dengan metode tidak membosankan. penelitian ini dilakukan terhadap 16 dosen fakultas keguruan dan ilmu pendidikan yang selama covid-19 telah melakukan pembelajaran jarak jauh yang tidak efektif dikarenakan modul ajar yang kurang menarik. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa dosen yang telah mengikuti workshop pembuatan e-modul bahan ajar 80% sudah mampu membuat e-modul yang menarik sehingga proses pengajaran melalui daring terlaksana dengan sangat baik dan efektif.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS PjBL UNTUK MENINGKATKAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Cindy Nurul Afwa; Erni Puji Astuti; Wharyanti Ika Purwaningsih
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 2 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.2 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i2.3406

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah modul ajar matematika berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan koneksi matematis siswa memadahi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data memakai wawancara tidak terstruktur, angket dan tes. Instrumen yang dipakai yaitu lembar validasi modul ajar untuk mengetahui kevalidan modul ajar, lembar angket respon guru dan siswa guna mengukur kepraktisan modul ajar, dan soal pre-test serta post-test guna mengukur keefektifan modul ajar dengan menerapkan uji normalitas gain. Berdasarkan hasil analisis, modul ajar berbasis PjBL dikatakan valid berdasarkan rata-rata skor sebesar 3,83. Memenuhi kriteria kepraktisan dengan rata-rata angket respon siswa 3,09 dengan presentase 77,55%. Sementara hasil rata-rata angket respon guru sebesar 3,5 dengan presentase 87,5%. Serta keefektifan modul ajar berbasis PjBL ditunjukkan dengan hasil N-gain 0,36 pada uji coba luas. Sehingga modul ajar matematika berbasis PjBL untuk meningkatkan koneksi matematis siswa kelas 7 SMP valid, praktis, dan efektif diterapkan pada pembelajaran matematika khususnya statistika.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA SMP KELAS VII Wagiswari Santika, Made Ayu; Dewi, Putu Kartika; Putu Suharta, I Gusti
JIPMat Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v8i2.15805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka berbasis project based learning pada kelas VII jenjang SMP. Model pengembangan yang digunakan ialah ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data non tes, yang terdiri dari pemberian angket validitas, angket kepraktisan, dan angket kemampuan kolaborasi. Data yang telah diperoleh dari angket validitas, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis instrumen LORI (Learning Object Review Instrument), sedangkan data yang diperoleh dari angket kepraktisan dianalisis menggunakan analisis instrumen UEQ (User Experience Questionnaire), dan data dari hasil angket kemampuan kolaborasi dianalisis berdasarkan skala likert. Berdasarkan hasil uji validitas, modul ini dinyatakan valid secara isi dengan persentase skor 76% dan 89% atau baik sedangkan secara tampilan mendapatkan persentase skor 90% dan 97% atau sangat baik. Setelah melalui uji validitas, modul ini melalui uji kepraktisan yang menggunakan UEQ sebagai pengujiannya. Hasil uji kepraktisan ini membuahkan kategori baik pada aspek daya tarik, kejelasan, efisiensi, stimulasi dan dan kategori sangat baik pada aspek ketepatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan ini dapat dinyatakan praktis. Tahap pengujian yang terakhir ialah uji efektivitas yang mana modul ajar diujicobakan kepada satu kelas yakni kelas VII E di SMP Negeri 3 Singaraja. Berdasarkan hasil uji coba tersebut, dari 34 orang peserta didik diperoleh sebanyak 11 orang yang tidak memenuhi kriteria sedang dan 23 orang lainnya memenuhi kriteria sedang. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul ajar ini dinyatakan layak
Pengembangan Modul Ajar Kelistrikan Kapal Program Diploma IV Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal Politeknik Pelayaran Surabaya
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i1.78

Abstract

Rencana penelitian yang akan dilaksanakan ini adalah untuk menghasilkan modul ajar pada mata kuliah kelistrikan kapal program diploma IV Teknik Rekayasa Permesinan Kapal di Politeknik Pelayaran Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan ( R e s e a r c h a n d Development ). Desain penelitian yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif Pengumpulan data dilakukan dengan angket untuk menentukan tingkat kelayakan modul ajar
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka di MI Miftahul Huda 2 Istiyati Mahmudah; Sulistyowati Sulistyowati; Muhammad Syabrina; Lutfia Maulida
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.657

Abstract

Modul ajar kurikulum merdeka dianggap sebagai perangkat yang cukup krusial untuk kelancaran implementasi pembelajaran dengan paradigma yang baru. MI Miftahul Huda 2 adalah salah satu madrasah yang akan menerapkan kurikulum merdeka pada tahun ajaran 2023/2024. Terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi oleh pihak madrasah dalam menerapkan kurikulum merdeka Tujuan dari pengabdian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dari kurikulum merdeka. dan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dalam mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka. Metode yang dipergunakan dalam pengabdian ini adalah pemaparan materi, kemudian dilanjutkan dengan praktik dan diskusi. Hasil dari kegiatan pelatihan ini dapat membantu guru meningkatkan pemahaman terkait kurikulum merdeka dan modul ajar.
PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU DI DESA CIBANTEN Tati Kartini; Riksa Iqomah; Ummu Laelatul Badriyah; Rama Aditya; Pipin Pitriani; Wildan Salis Nugraha; Irpan Ilmi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i1.297

Abstract

Modul merupakan bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru dalam memberikan materi selama pembelajaran. Selain itu, modul juga merupakan penunjang bagi kegiatan pembelajaran. Namun demikian, masih banyak guru yang tidak dapat menyusun modul untuk membantu mereka dalam mengajar dan mengembangkan potensi diri. Oleh sebab itu, kegiatan pelatihan penyusunan modul ajar berbasis kurikulum merdeka ini akan memberikan keuntungan bagi guru dan siswa. Tujuan diadakannya seminar ini agar guru dapat lebih mudah dalam mempersiapkan bahan ajar dapat mengintegrasikan budaya dan kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran, sehingga meningkatkan rasa relevansi dan keterlibatan siswa. Seminar ini juga diadakan sebagai program KKN-PAR STIT NU Al-farabi desa Cibanten dan bagian dari program pengembangan modul ajar dengan mengaitkan unsur kearifan lokal di daerah pedesaan. Metodologi seminar melibatkan guru-guru delegasi dari lembaga Pendidikan yang ada di desa Cibanten sebagai peserta aktif yang secara kolaboratif merancang modul ajar berbasis kearifan lokal. Adapun metode yang di gunakan dalam pengabdian ini yaitu metode Participatory Action Reseach (PAR). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa seminar penyusunan modul ajar berbasis kearifan lokal mampu memberikan manfaat signifikan bagi guru di Desa Cibanten.
Pengembangan Kompetensi Alumni Pendidikan Sosiologi dalam Membuat Modul Ajar Kurikulum Merdeka Joan Hesti Gita Purwasih; Nanda Harda Pratama Meiji; Seli Septiana Pratiwi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.5838

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut seorang pendidik mampu mengembangkan pembelajaran dengan konsep teaching at right level. Tujuan pengabdian ini meningkatkan keterampilan alumni dalam membuat Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) hingga produk modul ajar yang utuh. Perangkat-perangkat pembelajaran tersebut relatif baru dan berbeda dengan materi yang pernah dipelajari alumni ketika studi di jenjang S1. Pengabdian dilakukan melalui tahapan prasurvei, perencanaan program, pendaftaran peserta, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode ceramah, diskusi, praktik, dan tes digunakan selama proses pengabdian. Hasilnya, terdapat 50 alumni yang mendaftar menjadi peserta dari berbagai wilayah terlibat dalam kegiatan ini. Rata-rata hasil survei terhadap peserta selama sesi kegiatan menunjukkan materi yang diajarkan dapat diaplikasikan di dunia kerja hal ini dibuktikan dari pernyataan sesuai (41,4%), dan sangat sesuai (57,3%). Hanya 33 peserta yang dapat membuat perangkat ajar sendiri berupa modul ajar, sementara sisanya tidak mengumpulkan produk modul ajar.
PKM Pelatihan Integrasi HOTS dalam Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka pada Guru Bahasa Indonesia Tingkat SMP di Kabupaten Majene Kembong Daeng; sakinah fitri
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berpikir HOTS guru karena masih banyak bias tantangan bagi guru, utamanya bagi para guru mata pelajaran Bahasa Indonesia terkait Kurikulum Merdeka. Metode yang diterapkan adalah sebagai berikut: (1) penyuluhan, teknik yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, tanya jawab, dan mendiskusikan materi pelatihan penyusunan modul, (2) pelatihan, teknik yang digunakan dalam pelatihan adalah mengamati model, membimbing, dan mendampingi guru pada saat berlatih menyusun modul bahasa Indonesia sesuai dengan tugas yang dibebankan, (3) demonstrasi, teknik yang digunakan dalam demonstrasi adalah presentasi, simulasi, dan merefleksi kegiatan pelatihan. Hasil dari kegiatan yaitu meningkatnya profesionalitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran dan pemahaman terhadap sistem Kurikulum Merdeka Belajar semakin matang dapat tercermin melalui tercapainya kegiatan penyuluhan dan pendampingan penyusunan modul ajar.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR Faisal Azmi Bakhtiar
Education Transformation: Jurnal Ilmiah Insan Pendidikan Vol 1 No 2 (2023): Education Transformation
Publisher : BBGP Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar interaktif untuk pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran IPAS materi tata surya di SD kelas VI serta mengetahui kelayakan modul ajar interaktif sebagai sumber belajar yang dikembangkan dan di tinjau dari aspek materi, media, dan diferensiasi berdasarkan penilaian para ahli. Sampel dalam penelitian ini ialah SD Negeri Negla 04 peserta didik kelas VI berjumlah 25 anak. Menggunakan metode (Research and Development) dengan tahapan pengembangan perangkat pembelajaran model 4D. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, dan tes. Metode pengumpulan data dengan teknik kuesioner, tes, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian berupa  modul ajar interaktif untuk pembelajaran berdiferenisasi. Pengujian ahli media, materi, dan diferensiasi proses menunjukkan kriteria baik sekali. Percobaan di kelas memperoleh peningkatan skor posttest 81,60 dengan selisih 20, sedangkan skor kuesioner keterampilan proses 73,2 dengan kriteria baik, skor rata-rata motivasi peserta didik sebesar 80,17, dan minat peserta didik sebesar 80,50 keduanya mendapatkan kriteria sangat baik. Maka modul ajar interaktif untuk pembelajaran berdifereniasi layak digunakan sebagai bahan pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar, minat dan motivasi peserta didik.  Tahap penyebarluasan dilakukan di blogger dengan alamat URL: https://mediasekolahdasar.blogspot.com/.

Page 29 of 90 | Total Record : 896