Filter By Year

1945 2024


Found 36 documents
Search Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Islam

Konsep Tujuan Pendidikan Islam pada Anak Usia Dini Berbasis Pendekatan Holistik Integratif Billah, Akbar Aisya; Chaq, Achmad Nasrul; Mastiyah, Iyoh; Basuki, Basuki
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4244

Abstract

Pemahaman akan tujuan pendidikan merupakan inti dari suksesnya sebuah pendidikan. Seorang pendidik jika melaksanakan proses mengajar dengan hanya sekedar menyampaikan pelajaran tanpa menekankan dan merencanakan tujuan dari pembelajaran tersebut, akan menimbulkan sebuah bahaya yang sangat jelas bagi anak didik, karena pendidikan tanpa tujuan merupakan sebuah proses yang tidak akan mencapai hasil yang maksimal dan hanya berjalan sebagai rutinitas saja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penerapan tujuan pendidikan Islam berbasis pendekatan holistik integratif pada anak usia dini dengan melihat berbagai fenomena penurunan kulaitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan sumber utama buku Ahdaf At-Tarbiyah Al-Islamiyah karya Dr. Majid Irsan Al-Kailaniy dan buku Ushul At-Tarbiyah wa At-Ta’lim yang mencakup tentang konsep pendidikan Islam. Penelitian ini menghasilkan: (1) Pentingnya peran tujuan dalam proses pendidikan (2)Krisis pendidikan zaman sekarang terhadap tujuan pendidikan (3) Definisi “Amal Shaleh”dalam pendidikan Islam (4) Pendidikan akal (At-tarbiyah Al-‘aqliyah) berbasis pendekatan holistik integratif (5) Pendidikan akhlaq (At-tarbiyah Al-khuluqiyah) berbasis pendekatan holistik integratif (6) Pendidikan jasmani (At-tarbiyah Al-jismiyah) berbasis pendekatan holistik integratif
PERAN TPQ DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI BERBASIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sangadah, Wasilatus; Basiran, Basiran
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v3i2.153

Abstract

In moral education in children can not be separated from the role of Education, both in formal and non-formal education. TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) is one of the means of non-formal education for children to assist in understanding and practicing the teachings of islam, with the material in which there is worship Amali'ah and worship qauli'ah as well as aqidah, morals, al-Qur'an and pasholatan. TPQ as a non-formal institution that has a role, certainly requires qualified human resources. TPQ as a non-formal educational institution has an important role in the world of education, besides that there are still many parents who have not been able to educate independently thus understanding time, science, and teaching methods. Thus, TPQ is expected to improve performance in developing the potential of children in the development of knowledge, morals, and skills in the field of religion by using an approach that is in accordance with the Qur'an and Hadith. TPQ Ar-rohman is one of the TPQ used by the people of Borobudur village, Borobudur District, Magelang regency. This study uses descriptive research with descriptive quantitative design. Data collection technique is done by direct observation to the target TPQ and interviews of several research subject
Pendidikan Islam Berbasis Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini Hulu, Mirwansyah; Sahyan, Sahyan
AUD Cendekia: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 5 No. 3 (2025): Desember (2025)
Publisher : Prodi PIAUD STAI Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/audcendekia.v5i3.571

Abstract

This study aims to describe the implementation of Islamic education based on religious moderation for early childhood at RA Syafiiyah, identify the values of moderation instilled through learning activities, and analyze the role of teachers and the school environment in fostering a moderate, tolerant, and respectful attitude among children. The study employs a qualitative approach with a phenomenological design, involving five teachers and ten children as informants, and utilizes curriculum documents, activity records, and participatory observations as secondary data sources. The findings indicate that the implementation of Islamic education based on moderation is carried out through the integration of the curriculum, daily habituation activities, structured social interactions, and teacher role modeling. Religious moderation values such as tolerance, inclusivity, justice, patience, empathy, and respect for differences are internalized through direct learning experiences, group activities, and daily routines. Teachers and the school environment function as models, facilitators, and value enhancers through collaboration with parents and the cultivation of an inclusive school culture. This study provides new insights by emphasizing the holistic implementation of religious moderation in early childhood and offers practical guidance for other PAUD/RA institutions in fostering moderate attitudes from the earliest stages of education.
Peningkatan Kompetensi Keluarga Sakinah Melalui Pendampingan Terpadu Berbasis Pendidikan Agama Islam, Anak Usia Dini, Hukum Keluarga, dan Literasi Ekonomi Syariah di Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Hasibuan, Rabitah Hanum; Putra, Wiene Surya; Ningsih, Arie Dwi; Salim, Agus; Iqbal, Muhammad; Munthe, Safaruddin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1920

Abstract

Keluarga Sakinah merupakan pondasi utama ketahanan sosial bangsa. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya krisis yang ditandai dengan tingginya kasus perceraian, terutama di Kabupaten Deli Serdang, yang mencatat ribuan kasus per tahun, dengan proyeksi mencapai lebih dari 3.700 kasus pada tahun 2025 di Pengadilan Agama Lubuk Pakam. Data ini mengindikasikan bahwa instabilitas keluarga adalah isu kronis yang menuntut intervensi komprehensif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi Keluarga Sakinah di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang memiliki populasi padat dan menghadapi tekanan sosio-ekonomi yang tinggi. Metode yang digunakan adalah Pendampingan Terpadu berbasis transfer of knowledge melalui workshop, penyuluhan interaktif, dan studi kasus, dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan. Pendekatan ini mengintegrasikan empat pilar inti, yaitu Pendidikan Agama Islam (fondasi moral dan etika), Hukum Keluarga (proteksi legal dan hak), Anak Usia Dini/Parenting (stabilitas psikologis), dan Literasi Ekonomi Syariah (ketahanan finansial). Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, khususnya mengenai pentingnya pencatatan perkawinan (Hukum Keluarga) dan strategi manajemen keuangan mikro berbasis syariah. Model pendampingan yang holistik dan preventif ini terbukti efektif dalam mengatasi akar masalah multidimensi yang menghambat terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Integrasi Pendidikan Islam Berbasis Aswaja An-Nahdliyah dan Mindfulness dalam Pembelajaran Anak Usia Dini: Studi Muraqabah di Lembaga LP Ma'arif NU Alfiya, Luluk; Sandri , Ritna
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2025): Ashlach: Journal of Islamic Education (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v3i2.1086

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi pengembangan aspek spiritual, sosial, dan emosional. Tantangan era digital menuntut inovasi pedagogis yang mampu menyeimbangkan ketenangan mental dan kesadaran ruhani. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi nilai Pendidikan Islam berbasis moderasi Aswaja An-Nahdliyah dengan konsep mindfulness (kesadaran penuh) di jaringan PAUD LP Ma’arif NU. Menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif, studi ini mengidentifikasi bahwa Muraqabah (kesadaran akan kehadiran Allah) berfungsi sebagai jembatan spiritual menuju mindfulness psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknik pernapasan sadar dengan rutinitas zikir (Tawazun) menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi regulasi emosi anak. Model ini memberikan cetak biru pedagogis bagi lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama dalam membentuk generasi yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual.
PENGELOLAAN KELAS ANAK USIA DINI BERBASIS PENDEKATAKAN PERSAUDARAAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Amelia, Nina; Irawan; Haryanti, Erni
Improvement: Jurnal Ilmiah untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Improvement: Jurnal Ilmiah Untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/improvement.v12i2.64662

Abstract

Abstract: This study aims to describe the concept and implementation of classroom management based on brotherhood (ukhuwah) in Islamic Religious Education (IRE) for early childhood. This approach emerges from the need for a learning model that is more humanistic, participatory, and relevant to Islamic values. The method employed is descriptive qualitative research based on a literature study, using content analysis of various sources related to classroom management, the values of ukhuwah Islamiyah, humanistic education, and student-centered learning approaches.The findings indicate that brotherhood-based classroom management emphasizes the creation of harmonious, respectful, and collaborative interactions between teachers and students as well as among students. The values of ukhuwah serve as a foundation for building a safe and inclusive learning environment that encourages active participation among children. The implementation of this approach is realized through the use of humanistic learning methods, cooperative learning, collaborative learning, inquiry-based learning, and project-based learning, which have been shown to enhance students’ cognitive, emotional, social, and moral development. Furthermore, classroom management grounded in the values of brotherhood strengthens the formation of Islamic character traits such as empathy, cooperation, and care for others. Therefore, this model can serve as a strategic alternative for improving the quality of Islamic Religious Education for early childhood in a more effective and meaningful manner. Keywords: Islamic Education; Early Childhood Education; Class Management

Page 4 of 4 | Total Record : 36