Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Buatan Guru Melalui Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Asih, Dwi Aprilia Setia; Emilda, Emilda; Rizkiyah, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jpmbio.v2i2.2395

Abstract

Permasalahan yang ada di sekolah salah satunya yaitu guru terbiasa menggunakan bahan ajar konvensional, guru juga belum memahami bagaimana  tahapan penyusunan modul ajar yang sesui dengan karakteristik siswa agar siswa memiliki kemampuan dalam pemecahan masalah yang lebih baik. Berdasarkan permasalah tersebut maka tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pelatihan pengembangan bahan ajar butan guru melaui modul berbasis proplem based learning. Metode yang digunakan adalah memberikan materi dalam membuat bahan ajar berupa modul pembelajaran berbasis problem based learning. Materi yang diberikan saat pelatihan memuat tahapan pembuatan, pengelolaan, dan pemanfaatan bahan ajar dalam bentuk modul pembelajaran berbasis problem based learning. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman terhadap tahapan dalam menyusun modul pembelajaran, guru dapat melakukan eksperimen membuat bahan ajar (modul) dan menjadi lebih tahu tentang bahan ajar yang baik. Serta guru dapat membuat modul pembelajaran berbasis Problem Based Learning.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PASAR AHAD KERTAK HANYAR PADA MATERI STATISTIKA KELAS X Badriyah, Lailatul; Zulkarnain, Iskandar; Noorbaiti, Rahmita
JURMADIKTA Vol 3 No 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.1952

Abstract

Saat ini pelaksanaan pendidikan di Indonesia menerapkan Kurikulum Merdeka. Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum ini disebut modul ajar. Modul ajar berbasis kearifan lokal diharapkan dapat memudahkan siswa dalam memahami materi selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah menghasilkan modul ajar kurikulum merdeka berbasis kearifan lokal Pasar Ahad Kertak Hanyar pada materi statistika kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Thigarajan (4-D). Langkah-langkah dalam model 4-D terdiri dari pendefinisian, perancangan, pengembangan, validasi dan uji coba produk. Pada tahap uji coba dilakukan uji keterbacaan, kepraktisan, dan keefektifan. Untuk validasi, uji keterbacaan dan kepraktisan diukur menggunakan angket. Sedangkan, uji keefektifan diukur berdasarkan hasil evaluasi belajar siswa. Berdasarkan validasi dari tiga validator, diperoleh hasil validasi dari keseluruhan validator adalah 87,30% dengan kategori sangat valid. Hasil uji keterbacaan yang diperoleh dari tiga responden yaitu 98,33% dengan kriteria sangat baik. Selanjutnya pada uji kepraktisan diperoleh nilai keseluruhan yaitu 79,17% dengan kriteria praktis. Sedangkan, uji keefektifan dari hasil evaluasi siswa mendapatkan persentase 74,07% dengan kategori efektif. Dari hasil yang diperoleh, modul ajar dinyatakan valid, efektif, dan praktis.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI BENTUK ALJABAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA Nuryanti, Diah; Pasani, Chairil Faif; Sari, Asdini
JURMADIKTA Vol 4 No 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2449

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang harus diajarkan untuk seluruh peserta didik agar mereka dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya yaitu bentuk aljabar. Akan tetapi, masih banyak peserta didik kesulitan mempelajari bentuk aljabar. Oleh karena itu diperlukan modul untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ajar berbasis etnomatematika ciri khas Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D dengan empat tahapan yaitu Define, Design, Development dan Disseminate. Subjek uji coba penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen validasi ahli, angket respon guru dan peserta didik, meliputi uji coba. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis data kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Validasi dilakukan oleh 3 validator. Uji coba dilakukan kepada 30 peserta didik. Berdasarkan lembar validasi yang diisi oleh 3 validator diperoleh nilai 83,97% yang berarti modul dinyatakan valid. Berdasarkan hasil angket respon peserta didik diperoleh skor sebesar 3,5 dapat dinyatakan kriteria sangat praktis. Pada hasil angket respon guru diperoleh skor sebesar 3,26 berdasarkan kriteria tingkat kepraktisan kriteria sangat praktis. Berdasarkan uji coba, modul dikatakan efektif, karena berdasarkan 3 kali uji coba peserta didik sudah mencapai KKTP yang diterapkan di SMP Negeri 1 Banjarmasin, persentase hasil belajar peserta didik dengan minimal nilai 75 selalu lebih dari sama dengan 80%, yaitu 85,56%. Dengan demikian kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul ajar materi bentuk aljabar berbasis etnomatematika dapat dikatakan telah terpenuhi.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA E-KOMIK BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI RASIO Adawiyah, Lailatul; Pasani, Chairil Faif; Kamaliyah, Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 4 No 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2476

Abstract

Hasil wawancara dengan guru matematika di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarmasin menunjukkan masih banyak peserta didik yang menganggap matematika sulit untuk dipelajari, hal ini mengakibatkan motivasi belajar peserta didik menjadi kurang. Salah satu penyebabnya diantaranya ialah perangkat pembelajaran yang kurang mendukung. Oleh karena itu diperlukan perangkat pembelajaran kreatif yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ajar matematika E-Komik berbasis pendidikan karakter pada materi rasio yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yaitu, define, design, development dan disseminate. Dalam penelitian ini hanya sampai tahapan development. Tahap disseminate ditiadakan karena keterbatasan waktu penelitian. Subjek uji coba penelitian ini adalah 35 peserta didik kelas VII SMP Negeri 24 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen lembar validasi, angket respons guru dan peserta didik serta tes hasil belajar. Teknik analisis data bertujuan untuk mengetahui uji kevalidan, kepraktisan dan efektivitas modul ajar yang dikembangkan. Berdasarkan lembar validasi yang diisi oleh validator, dapat disimpulkan modul ajar sangat valid karena diperoleh persentase skor rata-rata 89,13%. Berdasarkan hasil angket respons guru dan peserta didik persentase skor rata-rata berturut-turut 95% dan 90%, dapat disimpulkan modul ajar sangat praktis. Berdasarkan uji coba, modul ajar dikatakan sangat efektif karena peserta didik sudah mencapai KKTP, persentase hasil belajar peserta didik adalah 91,43%. Berdasarkan hal yang telah diuraikan, maka dengan kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan modul ajar matematika E-Komik berbasis pendidikan karakter pada materi rasio kelas VII SMP dapat dikatakan tercapai.
Pengembangan Bahan Ajar Modul PPKn Kelas 1 Sekolah Dasar Lestari, Risda; Setiawati, Rany; Maryanah, Leni; Latip, Asep Ediana
AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jpd.v7i2.7956

Abstract

This research aims to create a product in the form of a civic education module for learning civic education in the first year of primary school on the material for recognizing the symbols and precepts of Pancasila. This study uses the 4D (Define, Design, Develop and Disseminate) research model, which is a type of research and development (R&D). Three specialists were involved in the study: materials experts, design experts and linguists. In this research, the data collection tool was a questionnaire with an evaluation on a Likert scale. Aiken's V formula was used to analyze the data.. From the calculation results, the following research results were obtained: (1) The average value of the validity test in terms of overall material is 0.892857 with valid status. (2) The average value of the validity test in terms of overall design is 0.964286 with valid status. (3) The average value of the validity test in terms of language as a whole is 0.714286 with valid status. Thus, the Civics module in learning Civics grade 1 elementary school material recognizing the symbols and precepts of Pancasila has good validity and is suitable for use.
ANALISIS KEBUTUHAN GURU TERHADAP PENGEMBANGAN MODUL AJAR IPA KELAS IV BERBASIS KONTEKSTUAL TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL TORAJA Tpoi, Beatris; Ala', Julia Sampe; Kombong, Asmitha Christyani; Delvi, Marshanda; Vonnisye, Vonnisye
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 8, No 2 (2023): Volume 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v8i2.3099

Abstract

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PBL PADA MATERI PERUBAHAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP UNTUK PESERTA DIDIK FASE E SMA Putri, Ainil; Ristiono
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.4250

Abstract

Education is an important thing in a nation. Education is one of the determinants of the nation's progress. Indonesia strives to improve the quality of education in Indonesia with an independent curriculum. Freedom of learning is a policy of the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia. The Independent Curriculum is implemented with the aim of training students' independence in thinking. Schools need to adapt to the policies that have been regulated in this curriculum, especially in the preparation of learning tools that are in accordance with the independent curriculum. Teaching tools in the independent curriculum are known as teaching modules. Teaching modules are a form of teaching tool used by educators to carry out learning with the aim of achieving Pancasila student profiles and Learning Outcomes. Guided by the flow of existing learning objectives, in the material of environmental change and preservation, students are required to be able to think critically and creatively. Therefore, one of the models that leads students to think critically and creatively in the learning process is the problem-based learning model. This study aims to analyze the needs of students and teachers for the development of PBL-based teaching modules on environmental change and conservation materials for students in class X phase E of high school. The research method used is a descriptive method. The research data used was the result of teacher interviews and student questionnaires in West Pasaman Regency. The results of the study show that the development of PBL-based teaching modules on environmental change and conservation materials for students in class X phase E of high school is urgently needed.
Pendampingan Pengembangan Modul Ajar Berbasis Project pada Kurikulum Merdeka di SMPN 20 Dumai Sesriyani, Lodya; Permana, Putut Said; Prasetyawan, Enggar
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABTRAKPkM ini bertujuan untuk memberikan pendampingan bagi guru mata Pelajaran di SMPN 20 Dumai mengenai pengembangan modul ajar pada kurikulum merdeka. Dumai Modul ajar kurikulum merdeka merupakan pengganti dari RPP yang berformat dan bersifat variatif yang meliputi materi/ konten pembelajaran, metode pembelajaran, interpretasi, dan teknik mengevaluasi yang disusun secara sistematis dan memukau untuk mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan. PkM dilakukan oleh 3 orang dosen dan melibatkan 3 orang mahasiswa. Kegiatan ini selama 3 hari pada tanggal 9-11 Oktober 2023. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan observasi mengenai kebutuhan guru dalam pengembangan modul ajar. Setelah melakukan observasi ditemukan bahwa sebagian besar guru belum paham muatan isi pada kurikulum merdeka. Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan pelatihan bagaimana mengembangkan modul ajar pada kurikulum merdeka di SMPN 20 Dumai.Kata kunci: Pendidikan formal, Modul ajar, Kurikulum merdeka 
Pengembangan Modul Ajar Fisika Kurikulum Merdeka Ulfa, Sania; Irvani, Asep Irvan; Warliani, Resti
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jpfs.v7i1.562

Abstract

This research was conducted to develop the Merdeka Curriculum learning tools, namely the Physics Teaching Module on Alternative Energy material that meets the validity criteria. The research method used is a quantitative method which is interpreted and analyzed qualitatively. The Teaching Module was developed using a 4-D development model which was simplified to 3-D. This Teaching Module was developed based on provisions and characteristics that refer to the learning principles in the Independent Curriculum. Data collection instruments include validation sheets and questionnaires. The validation sheet includes content validation and language validation. Validation was carried out by three experts with expertise in physics education and language education. The questionnaire was given to practitioners, namely two physics subject teachers at one of the high schools in Garut Regency. The data obtained was then processed quantitatively by calculating the percentage of each aspect and the overall percentage. The processing results are then interpreted and analyzed qualitatively to determine product validity. The research results showed that based on the validity test, the Module was declared very valid with a validity percentage of 82.7%. This shows that the module developed is valid and can be used as a learning module.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PERMAINAN ALAT MUSIK TRADISIONAL GA’A LI DENGAN METODE DRILL PADA SISWA-SISWI KELAS VIII SMPS YOS SOEDARSO JEREBUU KABUPATEN NGADA Lado, Wilfridus; Bate Dopo, Ferdianandus; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah produk modul ajar musik tradisional Ga’a Li yang merupakan alat musik tradisional Ngada. Penelitian pengembangan (R & D) ini mengikuti prosedur penelitian dan pengembangan ADDIE yang terdiri 5 tahap pengembangan bahan ajar yakni 1) analyze, 2) design, 3) development, 4) implementation, dan 5) evaluation. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) uji coba ahli materi memperoleh skor pada kategori baik (80%) , 2) ahli desain pembelajaran berada pada kategori baik (75%), dan 3) siswa berada pada kategori sangat baik (94%). Berdasarkan hasil uji coba tersebut, maka modul ajar yang dikembangkan ini layak untuk digunakan oleh siswa kelas VIII SMPS Yos Sudarso Jerebuu.

Page 42 of 90 | Total Record : 896