Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL BAHAN AJAR TUMBUHAN SPERMATOPHYTA PADA MATA KULIAH ANATOMI FISIOLOGI TUMBUHAN DI TADRIS IPA UIMSYA BLOKAGUNG BANYUWANGI Ferdiana, Ferdiana; Idiawati, Riris; Wildatus, Anis
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2024): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v9i2.9344

Abstract

Pendidikan merupakan upaya sistematis untuk menciptakan individu yang siap menghadapi tantangan masa depan melalui pengajaran, pelatihan, dan penelitian. Namun, kualitas pendidikan di Indonesia masih memerlukan perhatian, termasuk pengembangan bahan ajar yang efektif. Salah satu masalah utama dalam pembelajaran adalah kesulitan peserta didik memahami submateri kompleks, seperti struktur dan fungsi jaringan tumbuhan, yang bersifat mikroskopis dan memerlukan visualisasi yang jelas. Kendala ini diperburuk oleh metode pengajaran konvensional yang kurang memotivasi mahasiswa untuk belajar secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar anatomi dan fisiologi tumbuhan pada tumbuhan spermatophyta yang dilengkapi visualisasi menarik, ringkas, dan relevan dengan kurikulum. Modul ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap struktur morfologi dan anatomi tumbuhan spermatophyta serta mendukung tercapainya kompetensi yang dituntut dalam perkuliahan. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa modul ajar berbasis visual dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi kesulitan belajar mahasiswa, terutama di lingkungan yang minim akses informasi seperti pondok pesantren. Dengan demikian, modul ini berpotensi meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan proses mahasiswa dalam mempelajari biologi tumbuhan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa modul bahan ajar di validasi oleh 3 ahli menyatakan bahwa rata-rata 85 % dapat diartikan dapat diterima, serta uji skala kecil pada mahasiswa tadris ipa nilai rata-rata sudah menunjukkan 85,  sehingga penerapan dalam skala kecil dapat diterima.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ASSURE BERBASIS SOAL LITERASI NUMERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN DISPOSISI SISWA KELAS VII Maharani Wardoyo, Katarina Ciesa; Sri Pratini, Haniek
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 6 No 01 (2024): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Juni 2024 - November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v6i01.4017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan modul ajar terkait materi persamaan dan pertidaksamaan satu variabel berbasis literasi numerasi untuk meningkatkan kemampuan representasi dan disposisi siswa kelas VII A. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Yogyakarta dengan sampel penelitian sebanyak 32 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengikuti tahap-tahap ASSURE yaitu; (1) menganalisis siswa (analyze learner), (2) merumuskan standar dan tujuan (state standard and objectives), (3) memilih strategi, teknologi, media dan materi ajar (select methods, media, and materials), (4) memanfaatkan teknologi, media dan materi ajar (utilize methods, media, and materials), (5) mengajak siswa untuk berpartisipasi (requires learner participation), (6) melakukan evaluasi dan revisi (evaluate and revise). Namun, pada penelitian ini tahapan hanya berhenti di tahap memilih strategi, teknologi, media dan materi ajar (select methods, media, and materials). Teknik analisis data yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan angket. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para guru kelas VII di Indonesia untuk mengimplementasikan pembelajaran matematika.
Workshop Pengembangan Modul Ajar Berbasis Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru Bidang Studi Matematika SMPN di Kecamatan Siak Suanto, Elfis; Siregar, Syarifah Nur; Sakur, Sakur; Hutapea, Nahor Murani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1642

Abstract

Mengembangkan kompetensi guru dalam pembelajaran adalah suatu hal yang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah guru dapat pengembangan modul ajar berbasis pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru Bidang Studi Matematika di Kecamatan Siak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan dengan strategi kronologis. Penyampaian materi dilakukan dengan cara bertahap dari materi dasar hingga materi yang lebih mendalam. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu persipan, pelaksanaan, dan pelaporan. Berdasarkan tahapan kegiatan yang telah direncanakan maka dihasilkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti: (1) tahap persiapan dihasilkan bahan materi dan instrumen pengabdian kepada masyarakat. Adapun materi yang dihasilkan berupa konsep pembelajaran berdiferensiasi dan teknik menyusun modul ajar berbasis pendekatan berdiferensiasi; (2) tahap pelaksanaan, dihasilkan pemantapan penguasaan guru tentang pembelajaran berdiferensiasi dan memberikan pengetahun kepada guru tentang strategi merancang dan mengembangkan modul ajar berbasis pendekatan pembelajaran berdiferensiasi (3) tahap pelaporan dihasilkan laporan analisis dan evaluasi semua proses dari kegiatan pengabdian. Kesimpulan, hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat membekali dan memberikan alternatif bagi guru di Kecamatan Siak dalam mengembangkan Modul Ajar. Kegiatan Pengabdian ini disarankan dapat dilakukan secara berkala dan berkelanjutan di berbagai lokasi dan tepat sasaran.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR DAN EXCEL DALAM PEMBUATAN RAPOR BAGI GURU PAUD Deswita, Deswita; Alhamidi, Lubban Anwari; rahmawati, nurina kurniasari; Atiyyah, Rifa; Kusuma, Arie Purwa
Journal of Social Outreach Vol 3, No 2 (2024): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jso.v3i2.8363

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu jenjang pendidikan paling dasar untuk tumbuh kembang anak. Guru yang melaksanakan pendidikan pada anak usia dini disyaratkan memiliki tingkat pendidikan dan kompetensi khusus dalam menyiapkan modul ajar dalam kegiatan pembelajaran. Modul ajar sebaiknya dikembangkan sendiri oleh guru agar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar muridnya, hal ini tidak terkecuali untuk guru pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dewasa ini setiap guru di hampir semua jenjang pendidikan diwajibkan untuk melek teknologi, terutama teknologi informasi. Selain untuk menunjang kegiatan pendidikan, melek teknologi informasi juga menunjang guru dalam menyelesaikan persoalan administrasi. Salah satu administrasi yang rutin dilakukan guru adalah membuat rapor bagi siswa-siswinya. Penggunaan perangkat Perangkat lunak Microsoft Excel memiliki banyak fitur dan fungsi yang dapat membantu dalam pembuatan rapor. Kendala yang dihadapi adalah masih kurang familiarnya fitur-fitur yang disediakan Microsoft Excel di sebagian pengguna. Tujuan pengabdian ini adalah membuat modul ajar dalam kegiatan pembelajaran dan Melalui kegiatan ini, diharapkan ketrampilan dan pemahaman peserta meningkat terkait penggunaan perangkat lunak Microsoft Excel. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru diketahui bahwa semua guru memiliki pemahaman yang lebih baik tentang terhadap komponen modul ajar, langkah-langkah penyusunan dan penggunaan excel dalam pembuatan rapor.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI YANG TERINTEGRASI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL MATERI KEKAYAAN ALAM Z.V. Afya; S. Sahari; A. Widodo
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 8 No 2 (2024): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v8i2.3444

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa dalam proses pembelajaran berdiferensiasi masih jarang dilakukan, guru masih jarang menggunakan media pembelajaran yang mampu memenuhi karakteristik gaya belajar siswa. Pengumpulan dan penilaian produk juga belum mencakup potensi dan bakat masing–masing siswa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul ajar berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Riset and Development (R&D) dengan model pengembangan (4-D), dengan subyek penelitian adalah siswa kelas 4 dari SDN Burengan 2 Kota Kediri, SDN Wonocatur, dan SDN Plosorejo 1. Jumlah subjek uji coba terbatas 9 siswa secara acak, sedangkan uji coba luas berjumlah 45 siswa dengan 15 siswa masing-masing sekolah. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu uji coba terbatas dan uji coba luas. Penelitian menggunakan instrumen angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan persentase yang kemudian dituangkan dalam hasil penelitian yang berupa kuantitatif deskriptif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Modul ajar berdiferensiasi yang terintegrasi pembelajarn sosial emosional materi kekayaan alam sangat valid dan layak digunakan, sangat praktis, dan efektif untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BIOLOGI BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA hayatun_nufus, rina
Cocos Bio Vol 9 No 2 (2024): Cocos Bio
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/cob.v9i2.28514

Abstract

This study aims to: (1) Develop a biology teaching module based on Problem Based Learning (PBL) to improve students' critical thinking. (2) To determine the feasibility and ideality of a biology teaching module based on Problem Based Learning (PBL) to improve students' critical thinking. (3) To determine the effectiveness of a teaching module based on Problem Based Learning (PBL) to improve students' critical thinking. This development research uses the Borg and Gall model which is carried out with 7 stages of development, namely: collecting initial information, planning, developing initial products, limited scale trials, product revisions, large scale trials, product revisions. The subjects of the trial in this study were material experts I and II, design material experts, 40 students of MA NW Sukamulia, and 28 SMAN 1 Lenek. Data collection techniques were carried out using questionnaires and data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the biology teaching module product Based on Problem Based Learning (PBL) to improve students' critical thinking skills is feasible, ideal and effective to be used during the learning process. This feasibility can be seen from the average percentage of feasibility from material expert I 93.06%, material expert II 96.99%, design expert 86.75%, and student response 79.67%. This has the criteria of very feasible and feasible. Furthermore, the ideality of the teaching module can be seen from the average score of ideality from material expert I 63, material expert II 66, design expert 68, and student response 54.05. This has the criteria of very ideal and ideal. Then the effectiveness of the teaching module can be seen from the average N-Gain obtained for the broad scale of the experimental class 0.62 and the limited scale of the control class 0.22. Based on the average N-Gain obtained, it has moderate criteria with a fairly effective level of effectiveness. Based on the results of the average percentage of the acquisition of Student Worksheets Based on Problem Based Learning (PBL) per group, it shows that Student Worksheets Based on Problem Based Learning (PBL) to improve students' critical thinking skills are in the very critical category. Keywords: Teaching Module, Student Worksheets, Borg and Gall, Problem Based Learning (PBL), Critical Thinking
Pengembangan Modul Ajar Biologi dengan Pendekatan STEAM Berbasis EDP saufiatun, saufiatun
Cocos Bio Vol 9 No 2 (2024): Cocos Bio
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/cob.v9i2.28552

Abstract

This study aims to: (1) Develop a biology teaching module with a STEAM approach based on the Engineering Design Process (EDP) to improve students’ creative thinking skills. (2) To examine the feasibility and ideality of a biology teaching module with a STEAM approach based on the Engineering Design Process (EDP) to improve students' creative thinking skills. (3) To determine the effectiveness of a biology teaching module with a STEAM approach based on the Engineering Design Process (EDP) to improve students' creative thinking skills. This development research usedthe Borg and Gall model which was carried out with 7 stages of development; initial information collection, planning, initial product development, small-scale trials, product revision, limited trials, and product revision. The subjects of the trial in this study were material experts I and II, design experts, 20 students of SMAS NWDI Tebaban, and 65 students of SMAN 1 Pringgasela. The data collection technique was carried out using a questionnaire and the data was analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the biology teaching module product with the STEAM approach based on the Engineering Design Process (EDP) to improve students' creative thinking skills is feasible, ideal and effective to be used during the learning process. This feasibility can be seen from the average percentage of feasibility from material expert I 95.14%, material expert II 93.06%, design expert 94.29%, and student response 79%. This has the criteria of very feasible and feasible. Furthermore, the ideality of the teaching module can be seen from the average score of ideality from material expert I 64, material expert II 63, design expert 81, and student response 54.05. This has the criteria of very ideal and ideal. Then the effectiveness of the teaching module can be seen from the average N-Gain obtained from the limited scale of the experimental class 0.62 and the limited scale of the control class 0.26. Based on the average N-Gain obtained, it has moderate criteria with a fairly effective level of effectiveness. Based on the results of the average percentage of the acquisition of Student Worksheets with the STEAM approach Based on Engineering Design Processes (EDP) per group, it shows that Student Worksheets with the STEAM approach Based on Engineering Design Processes (EDP) to improve students' creative thinking skills are in the very creative category.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Inkuiry Terbimbing Gumay, Ovilia Putri Utami; Syabawaihi, Syabawaihi
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis inkuiri terbimbing yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Modul yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan kurikulum yang berlaku, serta divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Uji coba dilakukan pada siswa sekolah menengah pertama dengan pendekatan kuasi-eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Modul ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, melatih kemampuan bertanya, dan memecahkan masalah secara mandiri. Berdasarkan temuan ini, modul ajar berbasis inkuiri terbimbing direkomendasikan untuk digunakan sebagai salah satu alternatif bahan ajar dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pengembangan Buku Digital Untuk Mendukung Mahasiswa Unpari dalam Pembelajaran Menyusun Modul Ajar Berbasis Literasi Mulyono, Dodik; Elly, As; Andriani, Nini; Miftahusalimah, Pingkan Luthfiyyah
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menghasilkan buku digital untuk mendukung mahasiswa UNPARI dalam pembelajaran menyusun modul ajar berbasis literasi yang valid, praktis dan efektif. Penelitian merupakan penelitian Research and Development (R&D). Jenis pengembangan penelitian ini mengadopsi model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I yang secara umum terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas PGRI Silampari semester 3 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah walk through, angket respon, dan penugasan dalam bentuk proyek. Berdasarkan analisis data menghasilkan buku digital yang telah memenuhi aspek valid dengan nilai rata-rata keseluruhan 0,87 dalam kategori sangat valid, praktis dengan skor rata-rata 3,91 yang termasuk dalam kriteria praktis dan efektif dilihat dari penitian hasil proyek mahasiswa yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 82 serta ketuntasan secara klasikal dengan prentase jumlah mahasiswa yang tuntas sebesar 100% serta memiliki respon yang positif dilihat dari hasil analisis angket respon yang memperoleh skor rata-rata sebesar 4,11, serta dapat dapat digunakan atau dapat memfasilitasi proses pembelajaran dikelas dengan meningkatkan kretifitas, hal ini terlihat dari tahap penyebaran terbatas yang telah dilakukan yang memperoleh skor rata-rata angket respon sebesar 4,43 yang artinya memiliki respon positif.
Training on Teaching Module Development Based on the Implementation of Technology-Integrated Independent Curriculum for Madrasah Aliyah Teachers: Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Berbasis Implementasi Kurikulum Merdeka Terintegrasi Teknologi bagi Guru-Guru Madrasah Aliyah Darmawan, Fitrah Asma; Mustamin; Saharuddin
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2441

Abstract

The Community Partnership Programme (PKM) activities were carried out in Bangkala sub-district, Jeneponto district, South Sulawesi Province, the partners in this PKM activity were Madrasah Aliyah (MA) teachers in Bangkala District, Jeneponto Regency. The objectives of this activity are to: a) Increase the knowledge of madrasah aliyah teachers related to IKM-based teaching modules b) Train partners related to the development of IKM-based teaching modules. The method of implementation is by discussion, lecture and workhop. This activity was carried out to a group of 15 partners and then evaluation and monitoring were carried out regularly for 3 months. The outputs obtained are: 1) Increased partner knowledge related to IKM-based teaching modules; 2) Partners are able to develop IKM teaching modules. Abstrak Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di kecamatan Bangkala kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, Mitra dalam kegiatan PKM ini merupakan guru-guru Madrasah Aliyah (MA) di Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Tujuan kegiatan ini adalah untuk: a) Meningkatkan pengetahuan guru madrasah aliyah terkait modul ajar berbasis IKM b) Melatih mitra terkait dengan pengembangan modul ajar berbasis IKM. Metode pelaksanaan yaitu dengan diskusi, ceramah dan workhop. Kegiatan ini dilaksanakan kepada kelompok mitra yang berjumlah 15 orang dan selanjutnya evaluasi dan monitoring dilakukan secara berkala selama 3 bulan. Luaran yang diperoleh adalah: 1) Peningkatan pengetahuan mitra terkait dengan modul ajar berbasis IKM; 2) Mitra mampu mengembangkan modul ajar IKM.

Page 51 of 90 | Total Record : 896