Filter By Year

1945 2024


Found 841 documents
Search RADIOLOGI

PENEGAKAN DIAGNOSTIK YANG OPTIMAL PADA KLINIS HERNIA NUKLEUS PULPOSUS DENGAN PEMERIKSAAN LUMBOSACRA DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANTURA M.A SENTOT PATROL INDRAMAYU 2019 MUHAMMAD RAIZA RAFINDI; TRI SUWARTINI; YUKI MULYANI
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol. 4 No. 2 - Desember 2022)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : Untuk memperoleh informasi diagnostik yang optimal pada Pemeriksaan Lumbosacral pada klinisHernia Nukleus Pulposus di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu. Metodologi penelitian : Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitik intrumen yang digunakan observasi lapangan dan pengisian kuisioner oleh radiiografer RSUD Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu mengenai penegakan diagnostik yang optimal pada pemerikaaan lumbosacral.Hasil :Penatalaksanaan pemeriksaan lumbosacral pada klinisHernia Nukleus Pulposus di Instalasi Radiologi RSUD Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu menggunakan dua proyeksi yaitu AP dan Lateral dengan FFD 100cm .
PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI LUMBOSACRAL PADA KASUS LOW BACK PAIN DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PANTURA M.A SENTOT PATROL INDRAMAYU RORY AGUSTRIA; ZIKO PRATAMA
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol. 4 No. 2 - Desember 2022)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil diagnostik yang optimal pada pemeriksaan lumbosacral di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Daerah Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif analitik dimana penulis menjelaskan fakta – fakta yang terjadi di lapangan sebagai pendekatan empirik. Metode pengumpulan data pada penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan,yang bersumber dari buku – buku yang berkaitan dengan studi kasus pemeriksaan lumbosacral, observasi dilapangan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Daerah Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu. Instrument penelitian yang digunakan adalah pedoman kuisioner yang berisi tentang pasien, permintaan pemeriksaan, SOP, pesawat sinar – x, penatalaksanaan pemeriksaan lumbosacral, hasil radiograf dan hasil expertise yang disebarkan kepada radiographer. Pengolahan dan analisis data yang penulis lakukan yaitu data yang diperoleh dari kuisioner selanjutnya diolah secara klasifikasi dan dianalisis dengan menghubungkan antar variable untuk mengetahui hasil radiograf yang optimal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penatalaksanaan pemeriksaan (SOP) Lumbosacral pada kasus low back pain yang dilaksanakan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daeah Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu sudah mampu menegakan diagnosa yang optimal.
TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI INTRA VENA PYELOGRAFI PADA KASUS URETEROLITHIASIS DI INSTALASI RADIOLOGI RS PERTAMINA CIREBON RORY AGUSTRIA; ZIKO PRATAMA
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol. 5 No.1 - Juli 2023)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan mendekati fakta fakta empirik terhadap teknik pemeriksaan radiografi Intra Vena Pyelografi dengan kasus Ureterolithiasis yang dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana teknik pemeriksaan radiografi Intra Vena Pyelografi dengan kasus Ureterolithiasis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pertamina Cirebon Metodologi Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif dengan mendekati fakta fakta empirik. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pemeriksaan Intra Vena Pyelografi dengan kasus Ureterolithiasis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pertamina Cirebon menggunakan proyeksi AP Abdomen Polos, AP 10 menit, AP 25 menit, AP 45 Menit, dan Post Void. Hasil radiograf sudah dapat diekspertise oleh dokter radiologi.
PENEGAKAN DIAGNOSTIK YANG OPTIMAL PADA KASUS FRAKTUR DENGAN PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN OSSA CRURIS DEXTRA DI INTALASI RADIOLOGI RSUD INDRAMAYU MUHAMMAD RAIZA RAFINDI; ZIKO PRATAMA
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol. 5 No.2 - Desember 2023)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“PENEGAKAN DIAGNOSTIK YANG OPTIMAL PADA KASUS FRAKTUR DENGAN PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN OSSA CRURIS DEXTRA DI INTALASI RADIOLOGI RSUD INDRAMAYU TAHUN 2020” Tujuan : Tujuan umum penelitian ini adalah memperoleh informasi diagnostik yang optimal pada kasus fraktur dengan penatalaksnaan pemeriksaan ossa cruris di Instalsi Radiologi RSUD Indramayu. Metodologi penelitian : Dalam penelitian ini penulis memilih pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik dimana penulis berkeinginan untuk menjelaskan fakta – fakta yang terjadi dilapangan sebagai pendekatan empirik..Hasil : Hasil pembacaan oleh dokter spesialis radiologi pada pemeriksaan ossa cruris dextra dengan kasus fraktur di RSUD Indramayu dengan menggunakan proyeksi AP dan Lateral yaitudari hasil ekspertise sudah memastikan bahwa diagnosa fraktur secara jelas dapat ditunjukan dengan adanya fraktur komplit berbentuk spiral 1/3 medial os tibia dextra ini sudah membuktikan penegakan diagnose yang optimal. Simpulan : Penatalaksanaan Pemeriksaan SOP ossa cruris di RSUD Idramayu untuk kasus fraktursudah dapat menegakkan diagnosa yang optimal.
PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI VERTEBRAE LUMBOSACRAL DENGAN KASUS LOW BACK PAIN DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD INDRAMAYU RORY AGUSTRIA; MUHAMMAD RAIZA RAFINDI
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol. 6 No.1 - Juni 2024)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral dengan kasus low back pain (LBP) di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu. Metodologi Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Instalasi Radiologi RSUD Indramayu pada bulan maret tahun 2020. Populasi penelitian ini adalah pasien dengan jenis pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral dengan kasus low back pain (LBP) dan sampelnya sejumlah 1 orang. Metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan observasi data lapangan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah acuan gambar dan pedoman wawancara. Analisa data dengan cara melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan membandingkan hasil radiograf penelitian dengan standar/parameter didalam teori untuk selanjutnya ditarik kesimpulan dan saran. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral dengan kasus low back pain di Instalasi Radiologi RSUD Indramayu menggunakan dua proyeksi yaitu AP dan lateral. Perbedaan posisi kedua lutut pada proyeksi AP dalam literatur dan SOP tidak berpengaruh secara signifikan, hasil radiograf dapat di expertise oleh dokter spesialis radiologi dan sudah dapat membantu menegakkan diagnosa.
Rancang Bangun Sistem Informasi Radiologi Berbasis Website Hulmansyah, Danil; Bisra, Marido; Yoshandi, T.Mohd
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v19i3.2113

Abstract

Pelayanan radiologi merupakan layanan medis yang berperan penting dalam bidang kedokteran untuk mendiagnosis suatu penyakit dengan menggunakan sumber radiasi pengion dan non pengion. Pelayanan radiologi diagnostik menyebutkan bahwa kegiatan pelayanan dapat dilakukan sesuai dengan jadwal tertentu sampai dengan 24 jam tergantung dengan kondisi, sumber daya manusia dan peralatan yang digunakan. Tujuan Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti ingin membuat rancang bangun sistem informasi di radiologi yang bertujuan untuk mengatur penjadwalan agar nanti pasien mudah mendapatkan pelayanan pemeriksaan radiologi secara digital. Metode penelitian Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan melakukan observasi dilapangan, wawancara secara mendalam terhadap responden dan mendokumentasikan disetiap kegiatan yang dilakukan. Setelah pengumpulan data dan informasi didapatkan maka dilakukan reduksi dan pengkodingan data serta dilakukan analisis data. Informan pada penelitian ini berjumlah tiga orang yaitu kepala ruangan radiologi, admin radiologi dan radiographer. Hasil penelitian Hasil wawancara yang dilakukan sehingga dapat membuat alur pendaftaran pemeriksaan radiologi secara digital yaitu dengan beberapa tahap seperti, Akses Platform Pendaftaran, Pilih Layanan Radiologi, Isi Data Pasien, Pilih Jenis Pemeriksaan, Jadwalkan Pemeriksaan, Konfirmasi dan Pembayaran, Terima Konfirmasi dan datang ke rumah sakit. Kesimpulan  Pengembangan sistem informasi radiologi berbasis website merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai komponen yang ada dalam proses pelayanan radiologi, dimulai dengan penjadwalan pasien hingga pengolahan dan distribusi hasil pemeriksaan pasien.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN DI INSTALASI RADIOLOGI Muhtadi, Muhtadi; Zaman, Chairil; Wahyudi, Arie
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 2 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i2.1287

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan merupakan sebuah upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kesejahteraan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perseorangan, keluarga. Tujuan: Mengetahui gambaran kepuasan pelayanan pasien di Instalasi Radiologi RSUD Palembang BARI. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah metode survei analitik dengan rancangan/pendekatan cross sectional studi yaitu pengumpulan data variabel independen maupun variabel akibat variabel dependen. Penelitian dilaksanakan  bulan Maret sampai Juni  tahun 2024 di Instalasi Radiologi RSUD Palembang BARI, jumlah responden 99 Orang. Hasil: Uji statitik didapatkan nilai tidak ada hubungan umur dengan kepuasan pasien dengan nilai P=Value = 0,459, tidak ada hubungan jenis kelamin P Value = 1.000,  dan pendidikan P=Value = 0,459 dengan kepuasan pasien, ada hubungan Reability (P= 0,032), Responsivenes (P= 0,014) , Ansurance (P= 0,016) , Empathy (P Value= 0,032) , Tangible P Value= 0,005, dengan kepuasan pasien. Saran: Agar para pegawai radiologi dapat mengevaluasi kekurangan dan terus meningkatkan kualitas dalam kepuasan masyarakat. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan, Radiologi
Gambaran Radiologi pada Gangguan Kandung Empedu Raflyno, Ali
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 3 No. 6 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v3i6.18615

Abstract

Kandung empedu merupakan kantong kecil berwarna hijau yang terletak diposterior hati, kandung empedu berfungsi sebagai reservoir tempat penyimpanan untuk empedu sampai diperlukan untuk pencernaan. Kandung empedu juga memekatkan empedu dengan mengabsorpsi air. Pemeriksaan radiologi untuk mendeteksi kelainan kandung empedu terdiri dari pemeriksaan Ultrasonography (USG), Foto Polos Abdomen (FPA), Endoscopic Retrograde Cholangio Pancreatography (ERCP) dan Magnetic Resonance Cholangiopancreatography (MRCP). USG adalah jenis pemeriksaan tersering yang digunakan untuk mengidentifikasi batu empedu. USG endoskopik memiliki sensitivitas lebih besar namun lebih invasif dan lebih jarang tersedia. USG mempunyai spesifitas dan sensitivitas yang tinggi untuk deteksi batu kandung empedu dan pelebaran saluran empedu intrahepatik maupun ekstrahepatik, namun sensitifitas untuk batu koledokus hanya 50%. ERCP memberikan pencitraan pasti dari cabang bilier dan juga kesempatan untuk menghilangkan obstruksi bilier dengan melakukan sfingterektomi endoskopik dan pengangkatan batu CBD.
Prosedur Penatalaksanaan Computed Tomography (CT Scan) Os. Cruris Dengan Klinis Suspect Tumor Di Unit Radiologi Annisa, Aulia; Syahputra, M. Syawal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17650

Abstract

Computed Tomography (CT) Scan is one of the X-ray diagnostic modalities that utilizes X-rays to display cross-sectional slices of the body on a computer screen. One of the CT Scan examinations is a lower extremity CT Scan. One of the parameters in a CT Scan is Slice Thickness. The slice thickness value will affect the quality of the CT scan image. In general, thick images will have less detail than thin images. In previous journals, slice thicknesses of 1-2 mm were used, while the results of observations in this study used 3 mm. The purpose of this study was to determine the CT Scan Procedure for Cruris with Clinical Tumor Suspects.The type of research used in this study is descriptive qualitative research with a case study approach. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The research time started from October 21 to November 30, 2024. The results of the study of the CT Os Cruris examination procedure for parameters using the selected axial slice thickness were 3 mm and 1 mm for sagittal and coronal sections.
ANALISIS NILAI EXPOSURE INDEX TERHADAP FAKTOR EKSPOSI OPTIMUM MENGGUNAKAN 10 kVp RULE OF THUMB PADA PEMERIKSAAN RADIOLOGI ABDOMEN PROYEKSI AP Utomo, Yusron Adi; Astarini, Dyah; Alimmuddin, Aniq; Magfiroh, Magfiroh
Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v15i2.458

Abstract

Pemiilihan faktor eksposi sangat berpengaruh terhadap nilai Exposure Index yang merupakan berhubungan dengan dosis paparan. Selain itu, pemilihan faktor eksposi berpengaruh juga terhadap noise, oleh karena itu perlu dilakukannya pemilihan faktor eksposi yang tepat, sehingga dapat menghasilkan dosis paparan yang optimal dan nilai noise yang minimum. Salah satu pemeriksaan radiologi yang memerlukan kualitas citra yang baik adalah pemeriksaan Abdomen proyeksi Antero Posterior (AP). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis nilai exposure index terhadap faktor eksposi optimum menggunakan 10 kVp Rule of Thumb pada pemeriksaan radiologi Abdomen proyeksi AP di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi, menggunakan sampel berjumlah empat orang laki-laki yang berumur sekitar 50-55 tahun dengan index massa tubuh 24,0-25,0 Subjek pada penelitian ini adalah pasien yang dilakukan pemeriksaan Abdomen proyeksi AP. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi dengan menggunakan instrument lembar observasi ceklist, kemudian analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil pada penelitian ini adalah pemilihan faktor eksposi 70 kVp dan 20 mAs yang menghasilkan rata-rata nilai dari lembar observasi yang tertinggi, nilai exposure index yang termasuk kategori batas rentang yang diajurkan, dan memiliki nilai noise yang minimum. Saran pada penelitian ini yaitu, untuk menghasilkan visual anatomi yang baik dengan dosis yang optimal sebaiknya radiografer melakukan pemilihan faktor eksposi untuk pemeriksaan abdomen khususnya proyeksi AP menggunakan faktor eksposi 70 kVp dan 20 mAs.Kata kunci: Abdomen; Exposure Index; Faktor EksposiAbstractThe selection of exposure factors is very influential on the Exposure Index value which is related to exposure dose. In addition, the selection of exposure factors also affects noise, therefore it is necessary to select the right exposure factor, so as to produce optimal exposure doses and low noise value. One radiological examination that requires good image quality is the Antero Posterior (AP) Abdominal Projection. The purpose of this study was to determine the value of the optimum exposure factor in the use of the 10 kVp Rule of thumb method in the Abdominal radiology examination of AP projection of the exposure index value at the Radiology Installation of Cirebon Pelabuhan Hospital in 2023.This research method is quantitative descriptive with an observational approach, using a sample of four men aged around 50-55 years with a body mass index of 24.0-25.0 conducted at Cirebon Pelabuhan Hospital from April to May 2023. The subjects in this study were patients who underwent AP projection abdominal examination. The data collection method used is observation and documentation, then the analysis used is descriptive statistics.The result of this study is the selection of exposure factors of 70 kVp and 20 mAs which produce the highest average value of the observation sheet, the exposure index value which is included in the recommended range limit category, and has a minimum noise value. The suggestion in this study is, to produce a good visual anatomy with an optimal dose, radiographers should select exposure factors for abdominal examination, especially AP projections using exposure factors of 70 kVp and 20 mAs.Keywords: Abdomen;Exposure Index; Exposure Factor 

Page 55 of 85 | Total Record : 841