Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Nilai-Nilai Budaya Bugis Terintegrasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila Fitriani A, Fitriani A; Baharuddin, Muhammad Rusli; Yanti, Rosmalah; Erni, Erni
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.5283

Abstract

The very urgent problems facing the world of education are (a) the availability of teaching modules that maintain a balance between intellectual intelligence and character, (b) the fragmentation of local cultural values ​​with foreign culture which has the impact of eliminating the culture of good manners or etiquette, and (c) The results of the education report evaluation show that national education goals have not been achieved. This research approach uses Development Research (R&D) with research implementation stages following the Four D Model (4D) which consists of four development stages, namely: Define, Design, Develop, and Disseminate. The Define stage includes literature study activities and field surveys for the purposes of problem identification and need analysis, the Design stage includes initial product design activities, the Develop stage includes expert validation activities, product revisions, one-on-one and small group trials, and the Disseminate stage includes socialization activities fieldwork and final product revisions. The novelty offered in this research is a teaching module that integrates the cultural values ​​of the Bugis tribe (Sipakatau, Sipakalebbi, and Sipakainge) with the goals of national education or the dimensions of the Pancasila student profile.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI ANALISIS GERAK DENGAN VEKTOR Siung, Magdalena; Nasar, Adrianus; Dala Ngapa, Yulius Saprianus
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.2023

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan modul ajar terhadap hasil belajar fisika siswa kelas XI A3 SMA Negeri 1 Ende tahun pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan desain 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Subjek penelitian yaitu uji coba dari 4 orang validator yang terdiri dari 2 dosen sebagai ahli media dan 2 orang guru mata pelajaran fisika sebagai ahli materi, serta 36 siswa kelas XI A3 SMAN 1 Ende. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar angket dan pretes-posttes. Analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif sederhana dan menggunakan uji t. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa materi berkategori sangat layak (83,35%), modul ajar sebagai media berkategori sangat layak (85,63%) dan modul ajar respon siswa berkategori sangat layak (96%). Pembelajaran fisika dengan menggunakan modul ajar pendekatan kontekstual dapat berpengaruh terhadap hasil belajar fisika siswa SMA Negeri 1 Ende tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan dengan menggunakan software SPSS versi 24 yaitu nilai sig (2-tailed) atau (0,000 kurang dari 0,05) pada  = 5% dan dk= 36, dan t = -8,790. Hal ini menunjukan bahwa modul ajar dengan pendekatan kontekstual layak dan efektif untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PADA PERKULIAHAN THERMODINAMIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISTEM THERMODINAMIKA Rahmawati, Ana Silfiani; Hamidah, Ida; Samsudin, Achmad
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3341

Abstract

Termodinamika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari perubahan energi, panas, dan kerja dalam suatu sistem. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dimana yang dikembangkan adalah modul ajar. Penelitian ini menggunakan model 3D+1I (Defining, Designing, Developing, and Implementation). Hasilnya menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan sangat valid dengan rata-rata penilaian sebesar 85% dan praktis untuk digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian awal yang dapat digunakan untuk pengembangan penelitian selanjutnya.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI SISTEM PENGEREMAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF Mulyanto, Tri; Suhartanta, Suhartanta
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 7 No. 1 (2024): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v7i1.71465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan format kurikulum merdeka pada materi sistem pengereman di Jurusan Teknik Otomotif  kelas XI SMK Negeri 2 Pengasih. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang mengacu model pengembangan 4-D (four-D) dari Thiangrajaan. Model penelitian ini terdiri dari 4 tahapan yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengmebangan), dan disseminate (penyebaran). Subyek penelitian ini terdiri dari ahli pembelajaran, ahli materi, dan 33 peserta didik kelas XI Teknik Otomotif di SMK Negeri 2 Pengasih. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket yaitu angket penilaian ahli pembelajaran dan ahli materi untuk mengukur kelayakan modul ajar dan angket respon peserta didik untuk mengukur kepraktisan modul ajar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa modul ajar sistem pengereman yang dilengkapi dengan buku ajar, LKPD/jobsheet, dan Media powerpoint. Hasil Penilaian oleh ahli pembelajaran tingkat kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan diperoleh skor 81,65% dengan kategori "sangat baik". Kelayakan menurut ahli materi memperoleh persentase skor 84,5% dengan kategori "sangat baik". Berdasarkan hasil angket respon peserta didik diperoleh skor persentase sebesar 79,5% dengan kategori "baik".
Pengembangan Gsites Sebagai Media E-Learning pada Program E-Mentoring Penyusunan Modul Ajar Literasi Numerasi Di SD XYZ Wati, Christiana Trisna; Pramono, Rudy
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i8.3263

Abstract

Pendidikan yang berkualitas dapat diwujudkan apabila didukung guru yang kompeten, agar kompetensi guru terus meningkat, maka dilakukan pelatihan, pengembangan, dan mentoring. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan GSites sebagai media e-learning kegiatan mentoring dengan memberikan kesempatan belajar mandiri dalam menyusun modul ajar literasi numerasi. Pengembangan GSites menggunakan pendekatan Borg & Gall yang disesuaikan. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket, wawancara dan observasi, selanjutnya dilakukan analisis kuantitatif dan kualitatif. Uji coba dilakukan sebanyak 3 kali, uji coba awal kepada ahli website, uji terbatas kepada 5 orang guru, dan uji lapangan terhadap 28 guru. Hasil validasi yang dilakukan ahli website dan ahli eksternal sebesar 89,29%, menunjukkan produk yang dibuat valid dan layak digunakan. Uji coba terbatas guru dan uji coba pelaksanaan lapangan dilakukan sebanyak satu kali. Hasil uji coba terbatas menunjukkan hasil 3,67 dan 91,67% untuk kemudahan dan kepraktisan, struktur e-learning 3,52 dan 88,00%, dan komunikasi 3,57 dan 89,17%. Hasil uji coba lapangan menunjukkan 3,39 dan 84,67 %, untuk kemudahan dan kepraktisan, struktur e-learning 3,53 dan 88,15%, dan komunikasi 3,55 dan 88,84%. Produk yang dihasilkan menunjukkan bahwa GSites menarik, sangat sederhana dan praktis, terstruktur, dan sangat komunikatif.
Pengembangan Modul Ajar PTK Sumarni, Sri; Andika, Windi Dwi; Kartika, Wilda Isna; Rukiyah, Rukiyah; Septiani, Yin Yin; Carisa, Aulia; Angraini, Melisa Nabima; Oktarina, Rizki
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6411

Abstract

Pentingnya modul Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terletak pada kemampuannya mendukung pengembangan kompetensi profesional calon guru. Namun, hingga saat ini, belum tersedia modul ajar yang terintegrasi antara teori dan praktik untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul PTK yang valid bagi mahasiswa PPG di FKIP UNSRI. Menggunakan metode Research and Development (R&D) hingga tahap expert review, validitas modul ini dinilai oleh ahli materi (89,28%), ahli media (88,33%), dan ahli bahasa (97,91%). Modul yang dikembangkan tidak hanya memadukan teori dan studi kasus, tetapi juga dirancang untuk praktis digunakan dalam pembelajaran nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini dapat membantu mahasiswa PPG merancang dan melaksanakan PTK secara efektif, sekaligus mendukung peningkatan kompetensi profesionalisme mereka sebagai calon guru. Implikasi praktisnya, modul ini memberikan panduan aplikatif dalam pelaksanaan PTK, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PBL PADA MATERI PERUBAHAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP UNTUK PESERTA DIDIK FASE E SMA Putri, Ainil; Ristiono
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.4250

Abstract

Education is an important thing in a nation. Education is one of the determinants of the nation's progress. Indonesia strives to improve the quality of education in Indonesia with an independent curriculum. Freedom of learning is a policy of the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia. The Independent Curriculum is implemented with the aim of training students' independence in thinking. Schools need to adapt to the policies that have been regulated in this curriculum, especially in the preparation of learning tools that are in accordance with the independent curriculum. Teaching tools in the independent curriculum are known as teaching modules. Teaching modules are a form of teaching tool used by educators to carry out learning with the aim of achieving Pancasila student profiles and Learning Outcomes. Guided by the flow of existing learning objectives, in the material of environmental change and preservation, students are required to be able to think critically and creatively. Therefore, one of the models that leads students to think critically and creatively in the learning process is the problem-based learning model. This study aims to analyze the needs of students and teachers for the development of PBL-based teaching modules on environmental change and conservation materials for students in class X phase E of high school. The research method used is a descriptive method. The research data used was the result of teacher interviews and student questionnaires in West Pasaman Regency. The results of the study show that the development of PBL-based teaching modules on environmental change and conservation materials for students in class X phase E of high school is urgently needed.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KONSEP DASAR IPA (BIOLOGI) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA Permatasari, Faudina
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 15 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v15i2.579

Abstract

PGSD students come from various majors when they are in high school, so that those who were not science majors have difficulty following basic science concepts courses. The purpose of this study was to develop a module based on process skills in biological material for basic science courses and to determine student perceptions of the modules developed. This type of research is development research with the 4D development model by Thiagarajan. The subjects of this study were Jambi University Physics Education students. The instruments used were material expert validation questionnaires, media experts and student perception questionnaires. The results of validation of the material are 82.5% with a very good category, media experts are 86% with a very good category. Perception data obtained 82.94% with a very good category with a reliability of 0.892 these results indicate that the questionnaire used has a very high reliability. Based on these results, it can be concluded that the developed module is feasible to use as learning media in the implementation of learning Basic Science Concepts course. Keywords: skills, process, science, basic
PENGEMBANGAN MODUL AJAR INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY BERBANTUAN ASSEMBLR EDU MATERI IPAS SISTEM PENCERNAAN FASE C Najih, Dalilun; Patonah, Siti; Sukamto, Sukamto
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cm.v3i2.19575

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan modul ajar interaktif berbasis augmented reality berbantuan assemblr edu materi IPAS sistem pencernaan kelas V di SDN 2 Babaktulung Rembang serta mengetahui kevalidan dan kepraktisan modul ajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang memiliki tahapan antara lain define, design, develop, disseminate. Hasil validasi ahli media dan ahli materi modul ajar interaktif berbasis augmented reality berbantuan assemblr edu materi IPAS sistem pencernaan kelas V di SDN 2 Babaktulung Rembang yang dikembangkan diperoleh rata-rata persentase 93,7% dan 89% sehingga layak diujicobakan di lapangan. Selanjutnya penilaian ahli praktisi diperoleh rata-rata persentase 88,7%. Respon siswa diperoleh persentase 97,2% pada kelas uji coba dan 97,4% pada kelas penyebaran. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar interaktif berbasis augmented reality termasuk dalam kategori “sangat valid” dan “sangat praktis” sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MENULIS TEKS DESKRIPSI DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 02 PONTIANAK Rahayu, Dian; Priyadi, Antonius Totok; Sanulita, Henny
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 13, No 9 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v13i9.85525

Abstract

This study addressed the problem of many teachers lacking understanding of module structure and insufficient reference materials, leading to suboptimal educational modules. Limited media usage also caused boredom and low learning outcomes. The study aimed to develop an educational module, assess its feasibility, test media effectiveness, and determine the module"™s practical viability. By using the ADDIE model with a research and development (RD) approach, this study involved students of class VII C of SMP Negeri 02 Pontianak. Data were collected through testing and analyzed with validity tests, normality tests, t-tests and N-gain tests. The results showed a validation rate of 97.64% by material experts, 94% by media experts, and 93.84% by language experts, with values that were normally distributed in the normality test. The t-test showed a significant influence on student learning outcomes. In the small group test, the average pre-test and post-test scores were 65.77 and 85.55, respectively, resulting in an N-gain of 0.6024 (moderate category). In the large group test, a mean of 64.66 and 86.73 was obtained with an N-gain of 0.6110 (moderate category). These results confirm the media"™s effectiveness in enhancing learning outcomes. The module"™s usability scored 73 points, or 97%, placing it in the "very useful" category.

Page 75 of 90 | Total Record : 896