Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN ASESMEN PADA MODUL AJAR MAHASISWA PPG CALON GURU Pujiastuti, Rahayu; Eko Retnosari, Ira
Buana Bastra Vol 12 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol12.no2.a10954

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan ketepatanvpengembangan asesmen pembelajaran pada modul ajar mahasiswa PPG Calon Guru program studi pendidikan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripstif. Data berupa ketepatan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Sumber data penelitian ini, yaitu 26 modul ajar. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Penganalisisan data menggunakan teknik deskriptif. Prosedur penganalisisan menggunakan reduksi, penyajian data, interpretasi, dan konklusi. Keabsahan data menggunakan triangulasi teori dan metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 69% modul ajar memiliki kesesuaian antara capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran, sementara 31% lainnya masih mengalami ketidaksesuaian akibat perbedaan level kognitif dan keterampilan yang ditargetkan. Selain itu, sebanyak 13 modul ajar telah memiliki asesmen yang sepenuhnya sesuai dengan indikator pembelajaran, sedangkan sisanya masih mengalami ketidaksesuaian, terutama pada asesmen diagnostik dan formatif. Beberapa modul juga tidak menyertakan indikator secara eksplisit sehingga asesmen yang dikembangkan kurang mampu mengukur capaian pembelajaran dengan optimal
Pengembangan Modul Ajar Untuk Melatih Kemampuan Pemecahan Masalah Dengan Strategi Heuristik Di Madrasah Aliyah Suwarno; Wiji Dwistya Pratiwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v9i2.12984

Abstract

Abstrak Pengembangan modul ajar adalah salah satu alat pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses mengajar di dalam kelas. Salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa dalam belajar matematika adalah kemampuan dalam memecahkan masalah. Karena itu, untuk membantu guru dalam mengajar secara efektif dengan menggunakan strategi tertentu. Salah satu strategi yang bisa digunakan dalam proses belajar matematika adalah strategi heuristik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dari modul ajar yang menggunakan strategi heuristik untuk melatih kemampuan memecahkan masalah pada materi persamaan dan fungsi kuadrat kelas X di MA Al Qodiri Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket validasi dari ahli materi, ahli pembelajaran, angket respons dari guru dan siswa, serta tes pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil penelitian validator materi sebesar 90%. validator ahli perangkat pembelajaran sebesar 96,36%. Kemudian diperoleh rata-rata sebesar 93,18% dikatakan Sangat Valid. analisis kepraktisan diperoleh dari angket respon peserta didik sebesar 82,97% dan angket respon guru sebesar 84%. rata-rata sebesar 83,48% praktis. Hasil analisis data uji efektifitas didapatkan dari test menunjukkan nilai dengan presentase 80,95%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa Modul Ajar dengan Strategi Heuristik untuk mengajarkan kemampuan pemecahan masalah pada pokok materi persamaan dan fungsi kuadrat efektif. Kata kunci: Modul Ajar, Strategi Heuristik, Kemampuan Pemecahan Masalah, Persamaan dan Fungsi Kuadrat. Abstract The development of teaching modules is one of the learning tools used by teachers in the teaching process in the classroom. One of the important skills that students must have in learning mathematics is the ability to solve problems. Therefore, to help teachers teach effectively using certain strategies, one strategy that can be used in the mathematics learning process is the heuristic strategy. The purpose of this study was to determine the validity, practicality, and effectiveness of teaching modules that use heuristic strategies to train problem-solving skills in quadratic equations and functions for 10th grade students at MA Al Qodiri Jember. Data collection techniques were carried out using validation questionnaires from subject matter experts, learning experts, response questionnaires from teachers and students, and problem-solving tests. This type of research is Research and Development (R&D) using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model. Translated with DeepL.com (free version). The results of the material validator were 90%.The learning tool expert validator was 96.36%. Then, anaverage of 93.18% was obtained, which is considered Very Valid. The practicality analysis was obtained from the student response questionnaire, which was 82.97%, and the teacher response questionnaire, which was84%. The average was 83.48%, which is practical. The results of the effectiveness test data analysisobtained from the test showed a value of 80.95%. From this data, it can be concluded Translated with DeepL.com (free version) Keywords: Teaching Module, Heuristic Strategies, Problem-Solving Skills, Quadratic Equations and Functions.
Pengembangan Modul Ajar IPAS Berbasis Kooperatif Team Accelerated Instruction untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Nila Dwi Susanti
Khatulistiwa Insight: Islamic Education and Learning Vol 2 No 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Literasi Altruis Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a Natural and Social Sciences (IPAS) teaching module based on the Team Accelerated Instruction cooperative model and to determine the level of validity, practicality, and effectiveness of the teaching module in improving the learning outcomes of fourth-grade elementary school students. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the study were 28 fourth-grade students of SDN Ngasem I Bojonegoro. Data collection techniques were carried out through expert validation sheets, student response questionnaires, observation sheets of learning implementation, and learning outcome tests. Data were analyzed descriptively quantitatively and qualitatively. The results showed that the Team Accelerated Instruction-based IPAS teaching module had a validity level of 90% with a very valid category, a practicality level of 88% with a very practical category, and was effective in improving student learning outcomes. This is demonstrated by an increase in the average learning outcome score from 67 on the initial test to 85 on the final test, as well as an increase in classical learning completion from 50% to 93%. Based on these results, it can be concluded that the science learning module based on the Team Accelerated Instruction cooperative model is suitable for use as a teaching material to improve the learning outcomes of fourth-grade elementary school students.
Pemanfaatan Fungsi Persahabatan dalam Kumpulan Cerpen Karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya sebagai Pengembangan Modul Ajar Cerpen di SMK Setiawan, Roni; Suwandi, Sarwiji
Widyantara Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v3i2.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fungsi persahabatan yang terkandung dalam kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, Mira Widjaya, dan (2) mendeskripsikan pemanfaatan nilai dan fungsi persahabatan dalam pengembangan modul ajar cerpen berbasis kurikulum merdeka di SMK fase F pada kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian melalui dokumen kumpulan cerpen karya Tere Liye, Dewi Lestari, dan Mira Widjaya, serta informan yang meliputi guru bahasa Indonesia, siswa kelas XI SMK Warga Surakarta, dan Sarjana Psikologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Hasil penelitian ditemukan fungsi persahabatan meliputi pertemanan, stimulasi kompetensi, dukungan fisik, dukungan ego, perbandingan sosial, dan intimasi. Temuan dengan data paling banyak menunjukkan kesetiaan, ketulusan, kehangatan, dan keakraban. Kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa kumpulan cerpen yang dianalisis sangat relevan untuk dikembangkan menjadi modul pembelajaran cerita pendek di SMK Warga Surakarta. This study aims to (1) describe the function of friendship contained in a collection of short stories by Tere Liye, Dewi Lestari, Mira Widjaya, and (2) describe the use of values ​​and functions of friendship in the development of a short story teaching module based on the independent curriculum in SMK phase F on a collection of short stories by Tere Liye, Dewi Lestari, and Mira Widjaya. The study uses a qualitative descriptive method. Data sources in the study were through documents of short story collections by Tere Liye, Dewi Lestari, and Mira Widjaya, as well as informants including Indonesian language teachers, grade XI students of SMK Warga Surakarta, and Psychology graduates. The sampling technique used purposive sampling. Data collection techniques were carried out through interviews and document analysis. Data validity testing techniques used triangulation of data sources and triangulation of methods. Data analysis used flow analysis techniques. The results of the study found that the functions of friendship include friendship, competence stimulation, physical support, ego support, social comparison, and intimacy. The findings with the most data showed loyalty, sincerity, warmth, and familiarity. Second, the research results show that the collection of short stories analyzed is very relevant to be developed into a short story learning module at SMK Warga Surakarta.
Pengembangan E-Modul Ajar P5 Melalui Pengenalan Budaya Lokal Lamongan Untuk Meningkatkan Eksistensi Kearifan Lokal Pada Peserta Didik Kelas IV Di Madrasah Ibtidaiyah Hamidah, Alinda; Hamidah, Allinda; Sholehah, Ayu Nur; Kholidah, Dwi Rosyidatul; Badruttamam, Choerul Anwar; Faisal, Faisal
Limas PGMI Vol 6 No 1 (2025): Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ypc6wy78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul ajar P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) bertema kearifan lokal Lamongan yang mengintegrasikan materi pembelajaran dengan teknologi guna meningkatkan minat belajar serta mengenalkan budaya lokal kepada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Modul ini dirancang sebagai media pendukung kegiatan kokurikuler P5 agar peserta didik dapat mengenal, menghargai, dan mempertahankan eksistensi budaya daerahnya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi dari ahli materi, media, bahasa, dan praktisi menunjukkan bahwa e-modul ini berada pada kategori sangat valid dan sangat layak digunakan. Uji coba kepada peserta didik juga menunjukkan respon yang sangat positif dan peningkatan pemahaman terhadap materi. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul ajar P5 yang dikembangkan efektif dalam mendukung pelaksanaan projek P5 sekaligus memperkuat eksistensi kearifan lokal di kalangan siswa Madrasah Ibtidaiyah. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran berbasis projek untuk memperkuat nilai-nilai budaya lokal secara kontekstual dan menyenangkan bagi peserta didik.
Pengembangan Modul Ajar Bahasa Indonesia Siswa Disleksia Kelas X di Sekolah Inklusi Mukhlis, Muhammad; Sohnui, Suhailee; Asnawi, Asnawi; Yuliawan, Tri; Alber, Alber; Shafina, Vira
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 13 No. 2 (2025): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2025.25167

Abstract

This research is motivated by the lack of Indonesian language teaching modules specifically designed for students with dyslexia in inclusive schools. The study aims to design an effective teaching module that aligns with the learning characteristics of dyslexic students. It employs the ADDIE development model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. However, this research was limited to the first three stages analysis, design, and development. The analysis stage involved identifying the needs and challenges faced by dyslexic students through interviews and observations. The design stage focused on creating the module based on analysis results and a review of effective learning methods. In the development stage, learning content was created using a multisensory approach and educational technology integration. The resulting module was developed by adapting the materials, methods, and media to be simpler, more interactive, and supportive of multisensory learning styles. Expert validation produced an Aiken’s V score of 0.85, indicating high validity and confirming that the module is suitable for use. This teaching module is considered effective in supporting inclusive education and serves as an innovative alternative to improve literacy skills among dyslexic students.
Pengembangan Modul Berbasis Ekosistem Mangrove Sebagai Bahan Ajar IPA di SMP Pesisir Lombok Tengah dan Lombok Timur Habibah, Habibah; Syukur, Abdul; Suyantri, Eni
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4411

Abstract

Modul pembelajaran merupakan salah satu bahan ajar sistematis yang dirancang untuk membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran secara mandiri dan terarah sesuai dengan krakteristik materi dan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis ekosistem mangrove sebagai bahan ajar IPA bagi siswa SMP di wilayah pesisir Lombok Tengah dan Lombok Timur serta mendeskripsikan tingkat kelayakannya sebagai bahan ajar kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap analisis, perancangan, dan pengembangan. Pada tahap analisis, peneliti melakukan identifikasi kebutuhan, analisis kurikulum, dan kajian potensi ekosistem mangrove. Tahap perancangan meliputi penyusunan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, struktur materi, dan desain tampilan modul. Tahap pengembangan dilakukan melalui penyusunan produk, validasi ahli, dan revisi berdasarkan masukan validator.  Proses validasi melibatkan ahli media, ahli materi, dan enam guru IPA sebagai pengguna. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul memperoleh persentase kelayakan sebesar 81% dari ahli media yang termasuk dalam kategori sangat layak dan 92,5% dari ahli materi yang termasuk dalam kategori sangat layakk, sedangkan hasil penilaian guru berada pada rentang 73,52% hingga 95,23% dengan rata-rata 86,62%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut, modul berbasis ekosistem mangrove dinyatakan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar IPA kontekstual dan berpotensi meningkatkan pemahaman serta keterlibatan peserta didik dalam mempelajari materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VII SMP NEGERI 2 TANA LILI KABUPATEN LUWU UTARA afifa, Nurul
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 No 2 Oktober 2025
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/29872359.233

Abstract

Penelitian ini membahas Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi Mengagungkan Allah dengan Tunduk pada Perintah-Nya untuk peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Tana Lili. Tujuan penelitian meliputi: (1) mengetahui hasil pengembangan modul ajar, (2) mengetahui validitas modul, dan (3) mengetahui kepraktisan modul berdasarkan respons peserta didik dan guru. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui wawancara, lembar validasi, angket keefektifan, dan dokumentasi. Validasi dilakukan oleh tiga ahli: media, materi, dan bahasa, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket kepada guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan modul mengikuti tahapan ADDIE, (2) validitas modul memperoleh skor ahli media 72% (valid), ahli materi 95,7% (sangat valid), dan ahli bahasa 77,7% (sangat valid), (3) tingkat kepraktisan berdasarkan respons guru sebesar 92,5% (sangat praktis), dan (4) keefektifan modul melalui uji N-Gain sebesar 0,62 (kategori sedang).
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PADA MATERI WUDHU UNTUK MINAT BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJAR FIKIH DI MI AL FALAH KANIGORO PAGELARAN-MALANG Suhartini; Nurhalimah, Evi
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v6i2.2331

Abstract

The development of a teaching module on ablution material has innovation in helping children in stimulating the steps of ablution correctly. The purpose of describing the form of the teaching module on ablution material and the results of student learning interest when using the teaching module on ablution material in the subject of fiqh at MI Al-Falah Kanigoro Pagelaran-Malang. The research methodology used is Research and Development (RnD). Where, researchers focus on making products that have been designed with structured learning objectives. Researchers will validate the data, including product design indicators and the breadth of product material. The results and materials show that the product developed in the aspect of product design assessment, including image quality, layout, color combination, text and language, and visual power reaches a percentage of 90% of product design results. Meanwhile, the aspect of assessing the breadth of material, including KD material, ablution concepts, material presentation, language, student involvement reaches a percentage of 90% for the breadth of material. Researchers, using a posttest technique that reaches 66.25%. Meanwhile, the pretest achieved 85.10% using the teaching module in the learning process. The results of the development of student learning interest were 8.42 with statistical data hypothesis reaching 2.069. This shows that the ability of students' learning interest in using the teaching module on ablution material has increased significantly. The data concludes that the teaching module on ablution material is able to help students in practicing ablution independently with structured steps. Thus, educators can develop their ability to create creativity in creating teaching modules to support the learning process of elementary school students.    
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PADA MATERI WUDHU UNTUK MINAT BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJAR FIKIH DI MI AL FALAH KANIGORO PAGELARAN-MALANG Suhartini; Nurhalimah, Evi
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v6i2.2331

Abstract

The development of a teaching module on ablution material has innovation in helping children in stimulating the steps of ablution correctly. The purpose of describing the form of the teaching module on ablution material and the results of student learning interest when using the teaching module on ablution material in the subject of fiqh at MI Al-Falah Kanigoro Pagelaran-Malang. The research methodology used is Research and Development (RnD). Where, researchers focus on making products that have been designed with structured learning objectives. Researchers will validate the data, including product design indicators and the breadth of product material. The results and materials show that the product developed in the aspect of product design assessment, including image quality, layout, color combination, text and language, and visual power reaches a percentage of 90% of product design results. Meanwhile, the aspect of assessing the breadth of material, including KD material, ablution concepts, material presentation, language, student involvement reaches a percentage of 90% for the breadth of material. Researchers, using a posttest technique that reaches 66.25%. Meanwhile, the pretest achieved 85.10% using the teaching module in the learning process. The results of the development of student learning interest were 8.42 with statistical data hypothesis reaching 2.069. This shows that the ability of students' learning interest in using the teaching module on ablution material has increased significantly. The data concludes that the teaching module on ablution material is able to help students in practicing ablution independently with structured steps. Thus, educators can develop their ability to create creativity in creating teaching modules to support the learning process of elementary school students.    

Page 84 of 90 | Total Record : 896