Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR INOVATIF BAGI GURU SD DI KECAMATAN PENGASIH KABUPATEN KULON PROGO Ali Mustadi; Setiawan Edi Wibowo; Febrina Siska Widyaningtyas; Sandy Abdi Kusumah
Jurnal Padamu Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Padamu Negeri (JPN)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/z2ggz103

Abstract

The independent curriculum requires that each educational unit and teacher is able to develop learning tools in accordance with the characteristics of students and the conditions of each educational unit. However, this program has not been well understood by each educator spread across Indonesia. The lack of understanding of educators is related to how to develop learning tools. Learning tools teaching modules, teaching materials, learning media, LKPD, and assessment instruments become something unfamiliar to entities. Such conditions are also experienced by private elementary schools spread across the Pengasih District, Kulon Progo Regency. The purpose of this community service activity is to describe the improvement of the understanding of educators at SD Pengasih District, Kulon Progo Regency in developing innovative teaching modules. The method of implementing community service activities begins with workshops and socialization, continues with mentoring, implementation, reflection, and follow-up, and ends with the collection of reports and innovative teaching modules based on literacy, local culture, and natural resources for grades 1 to 6 of elementary school. The result of this service is that elementary school teachers in Pengasih District, Kulon Progo Regency have succeeded in creating innovative teaching modules that have been IPR-kan.
Refleksi Humanisme dalam Perspektif Erich Fromm berbasis Penelitian Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Nilai dan Karakter Berbantuan Artificial Intelligence Gunawan, Indra; Nawawi, Fuad; Novianto, Fauzan Akbar
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v11i2.23726

Abstract

ABSTRAK: Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pendidikan nilai dan karakter. Artikel ini bertujuan merefleksikan penggunaan AI dalam pendidikan nilai dari perspektif humanisme Erich Fromm dengan berpijak pada hasil penelitian pengembangan modul pembelajaran berbasis AI pada mata kuliah Teori Pendidikan Nilai dan Karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pijakan penelitian dan pengembangan terdahulu yang menerapkan metode Research and Development (R&D) melalui model Educational Design Research (EDR). Data empiris dianalisis melalui refleksi filosofis dengan menggunakan konsep being, having, dan automaton conformity dari Erich Fromm. Hasil refleksi menunjukkan bahwa AI tidak bersifat dehumanisasi apabila digunakan sebagai medium reflektif dan dialogis, bukan sebagai pengganti peran pendidik. Sebaliknya, AI dapat memperkuat proses pemaknaan nilai, kesadaran diri, dan tanggung jawab moral peserta didik ketika diintegrasikan dalam kerangka pedagogi humanistik. Artikel ini juga menegaskan bahwa peran pendidik tetap sentral sebagai subjek pedagogis dan penjaga orientasi nilai, sementara AI berfungsi sebagai mitra pedagogis yang mendukung pembelajaran reflektif. Secara teoretis, artikel ini berkontribusi pada pengembangan kajian filsafat pendidikan dengan menawarkan kerangka humanisme reflektif sebagai dasar etis penggunaan AI dalam pendidikan nilai dan karakter di era digital.ABSTRACT: The development of Artificial Intelligence (AI) in education presents both opportunities and challenges for value and character education. This article aims to reflect on the use of AI in value education from the perspective of Erich Fromm’s humanism, grounded in the results of developmental research on an AI-based learning module implemented in the Theory of Value and Character Education course. The study adopts a qualitative approach, drawing upon prior Research and Development (R&D) employing the Educational Design Research (EDR) model. Empirical data are examined through a philosophical reflection using Erich Fromm’s concepts of being, having, and automaton conformity. The reflection reveals that AI is not inherently dehumanizing when positioned as a reflective and dialogical medium rather than as a substitute for educators. Instead, AI can enhance the process of value formation, self-awareness, and moral responsibility when integrated within a humanistic pedagogical framework. The article further emphasizes that educators remain central as pedagogical subjects and guardians of value orientation, while AI functions as a pedagogical partner that supports reflective learning. Theoretically, this study contributes to the field of philosophy of education by proposing a reflective humanistic framework as an ethical foundation for the use of AI in value and character education in the digital era.
Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dengan Pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka pada SDIT Luqman Al Hakim Surakarta Yadi, Yadi; Subando, Joko
TSAQOFAH Vol 6 No 2 (2026): MARET
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v6i2.8757

Abstract

Learning in Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam, PAI) at the primary school level remains largely oriented toward memorization and superficial understanding, and therefore does not yet fully support meaningful learning as required by Kurikulum Merdeka. This study aimed to develop a PAI teaching module based on a deep learning approach for the implementation of Kurikulum Merdeka at Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Luqman Al Hakim Surakarta. The study employed a research and development (R&D) method using the ADDIE model, which comprises the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through document analysis, interviews, questionnaires, and observations. The findings showed that the developed deep learning–based PAI teaching module was judged valid by content and design experts, was practically applicable for teachers, and was found to be effective, on a limited scale, in enhancing students’ engagement and understanding. Accordingly, this teaching module is feasible for use as a PAI learning resource within the framework of Kurikulum Merdeka in primary schools.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR AKUNTANSI BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMK NEGERI 2 TRENGGALEK SUROSO, IMAM; ABDULLAH, JIHAN; MA'NUN, LU'LUIL
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas modul ajar akuntansi berbasis inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta prestasi belajar siswa di SMK Negeri 2 Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test untuk mengukur perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa sebelum dan setelah penggunaan modul ajar berbasis inkuiri. Penelitian ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan modul ajar berbasis inkuiri dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran tradisional. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berpikir kritis, observasi kelas, serta wawancara dengan siswa dan guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan modul ajar berbasis inkuiri berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa secara signifikan, dengan rata-rata peningkatan sebesar 20%. Selain itu, prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan, tercermin dari skor ujian akhir yang meningkat sebesar 13,33%. Validitas modul ajar berbasis inkuiri yang diuji menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan skor validitas total mencapai 93,71%. Berdasarkan temuan ini, penelitian menyimpulkan bahwa modul ajar berbasis inkuiri efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap proses pembelajaran akuntansi di SMK.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Experiential Learning pada Pembelajaran Termodinamika Teknik Arif Susanto; Widiyatmoko, Widiyatmoko; Slamet Riyadi
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v3i4.5717

Abstract

The experiential learning model can provide opportunities for students to learn something based on their own experiences. This study aims to develop experiential learning model learning tools and performance assessment techniques in thermodynamics courses. The method applied in this study uses a mixed method with a 4D development model (Define, Design, Development, and Disseminate). The study was conducted in the Automotive Engineering Education Study Program, Muhammadiyah University of Purworejo with the research subjects being a class in semester III with a total of 30 students. Data collection techniques include device validation, practicality testing, device effectiveness, and documentation. Analysis of research data uses validity analysis, which is descriptive by outlining suggestions and input. The results of this study are producing learning module devices that are "Valid" and can be used without revision. The results are expected that the developed experiential learning model teaching module is effective for use in thermodynamics learning activities.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS MODEL MERRIL’S PRINCIPLE OF INSTRUCTION MATA PELAJARAN QUR’AN HADIST KELAS VII MATERI RAHMAT ALLAH SWT DI MTS DARUL AMIN PALANGKA RAYA Barokah, Devi; Jasiah, Jasiah
Educational Technology Journal Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1, April 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study developed a teaching module based on Merrill's Principle of Instruction for the seventh grade Qur'an Hadith subject with the material of the Grace of Allah SWT at MTs Darul Amin Palangka Raya. This module is designed to support the implementation of the independent curriculum, which emphasizes flexibility, creativity, and relevance of learning. The research uses the ADDIE development model which includes the analysis stage, at this stage is the initial stage of making observations to be able to know and understand the actual conditions. The design stage, determining the overall content, namely 1) analyzing the content of the teaching module, 2) designing related to the flow or syntax in learning by applying the Merril's Principle Of Instruction model, 3) selecting teaching material competencies, 4) making the linkage of material examples with real life as easy as possible, 5) implementing the teaching module. Stage Development, at this stage is the most important stage which is developing so as to produce a good and appropriate product, namely the development of Merril's-based teaching modules. Implementation Stage, at this stage presents the results of the finished product of the teaching module that has been implemented with the Merril's model. The Evaluation Stage, is the final stage of seeing the suitability of the components that apply to the teaching modules used by teachers.The results showed that the module based on Merrill's Principle Of Instruction, which includes elements of real tasks, activation, demonstration, and application.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis E-Modul Dengan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Elemen Pengelolaan Bisnis Ritel Fase F Nawangsasi, Garneta Orlyn; Saino, Saino
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis e-modul dengan model pembelajaran (PBL) pada elemen pengelolaan bisnis ritel fase F dengan topik materi konseptual. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), yang dalam penelitian ini hanya sampai tahap develop. Proses pengembangan dimulai dengan analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan perancangan e-modul, validasi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli grafis, serta uji coba terbatas dan uji coba keseluruhan terhadap siswa kelas XI SMK swasta di Surabaya. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul dinyatakan sangat layak dengan skor ahli materi 84%, ahli bahasa 88%, dan ahli media 92%. Respon siswa terhadap e-modul juga sangat positif dengan rata-rata presentase 88,41%. E-modul yang dikembangkan terbukti dapat membantu siswa dalam memahami materi konseptual, meningkatkan keaktifan belajar, serta mendorong kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Dengan demikian, e-modul berbasis PBL ini layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran elemen pengelolaan bisnis ritel fase F pada kurikulum Merdeka.
Pengembangan Modul Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal Donggala Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Magfira, Nurfia; Jarnawi, Muhammad; Syamsu, Syamsu; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.4906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kearifan lokal yang diangkat adalah proses pembuatan kain tenun tradisional Donggala yang mengandung konsep-konsep fisika, khususnya materi tegangan tali. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan untuk peserta didik kelas XI MAN 1 Kota Palu. Hasil validasi ahli. Ahli materi memperoleh skor rata-rata sebesar 3,49, ahli modul memperoleh skor 3,41, dan validasi oleh dua guru fisika memperoleh skor 3,46, seluruhnya berada dalam kategori sangat baik. Selain itu, hasil angket kepraktisan dari peserta didik menunjukkan skor rata-rata 3,48, dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor 3,31, keduanya juga termasuk dalam kategori sangat baik. Dari aspek efektivitas, modul ajar yang dikembangkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata nilai N-Gainsebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran fisika yang kontekstual sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Flipbook pada Materi OJK untuk Meningkatkan Hasil Belajar Irama, Debi Irama; Aulia, Fairus; Setiawan, Jamil; Prihantoro, Prihantoro; Kurniawan, Kurniawan; Indrawari, Karliana
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1095

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi terbatasnya sumber belajar dan kurangnya pemahaman peserta didik pada mapel ekonomi sehingga hasil belajar belum mencapai ketuntasan klasikal. Tujuan penelitian pengembangan ini untuk mengetahui (1) kelayakan bahan ajar e-modul, (2) kepraktisan bahan ajar e-modul, (3) keefektifan bahan ajar e-modul, (4) respon peserta didik terhadap bahan ajar e-modul, (5) hasil belajar peserta didik setelah penggunaan e-modul. Penelitian ini menggunakan model 4D dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Hasil penelitian berupa produk bahan ajar e-modul pada materi otoritas jasa keuangan dengan output link dan qr code berbantuan website flipbook maker secara online. Berdasarkan rata- rata hasil validasi oleh para ahli E-Modul dikatakan sangat layak dan mendapatkan respon baik dari peserta didik. Peningkatan hasil belajar yang diukur menggunakan Gain Score dan uji T-Test menunjukkan kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal sedangkan kelas kontrol belum tercapai serta terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol. Sehingga dengan diciptakannya e- modul berbasis flipbook dapat membuat peserta didik mudah untuk memahami materi yang diberikan karena didesain secara praktis serta dapat menambah pengetahuan baru bagi peserta didik dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL BERBASIS GOOGLE SITE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI GEOGRAFI DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI POSISI STRATEGIS INDONESIA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 KEDUNGADEM BOJONEGORO utami, rita dwi; Muzayanah, Muzayanah; Lestari Sitohang, Lidya
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i1.1419

Abstract

This study aims to develop Google Sites-based e-module teaching materials to improve geographic literacy and learning outcomes of eleventh-grade students on the topic of Indonesia's Strategic Position at SMA Negeri 1 Kedungadem Bojonegoro. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of the study were students of grades XI-7 as the experimental class using the e-module and grades XI-8 as the control class using varied PPT. The validation results showed that the e-module obtained a score of 86.66 from media experts and 90.13 from material experts, with a very feasible category. The results of the effectiveness test showed a significant increase with an average pre-test score of 54.19 increasing to 84.44 in the post-test. The paired sample t-test produced a significance value of 0.000 (p<0.05), indicating a significant difference between the pre-test and post-test. The N-Gain Score analysis showed a value of 0.6483 or 64.83% which is included in the moderate category. Student response to the e-module was very positive, with 81.8% feeling more engaged in learning and 63.6% understanding the importance of local culture. The Google Sites-based e-module proved effective in improving geographic literacy and student learning outcomes on the topic of Indonesia's Strategic Position.

Page 85 of 90 | Total Record : 896