Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Konsep Dasar Kurikulum Pai Aulia, Fairus; Wanto, Deri; Idris, Muhammad; Kristina, Epa
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2732

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) has a strategic position in the national education system because it plays a role in shaping the character and spirituality of students. The curriculum as an important tool in education must be designed systematically and sustainably in order to be able to answer the challenges of the times. This study aims to examine the basic concepts of the PAI curriculum, including the definition, roles and functions, components, and position of the curriculum in education. The method used is a literature study of relevant references. The results of the study show that the PAI curriculum not only functions as a tool for transmitting Islamic values, but also as an instrument for developing students' potential in the spiritual, intellectual, and social dimensions. The PAI curriculum not only functions as a tool for transmitting Islamic values, but also as an instrument for developing students' potential in spiritual, intellectual, and social dimensions. This curriculum has a structure consisting of interrelated objectives, materials, strategies, and evaluation components and forms a complete education system. The PAI curriculum also acts as a bridge between the noble values of Islam and the context of students' lives that continue to develop, so innovation and adaptation are needed in its design so that it remains relevant and applicable in the modern era.
Strategi Induktif Inquiry Terbimbing dalam Menghadapi Ketidakaktifan Peserta Didik Selama Proses Pembelajaran di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau Aulia, Fairus; Nurmal, Ifnaldi; Botifar, Maria
Action Research Literate Vol. 9 No. 1 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i1.2599

Abstract

Ketidakatifan peserta didik selama proses pembelajaran merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh guru PAI yang menyebabkan turunnya ketidakaktifan peserta didik dan kondisi peserta didik pembelajaran menjadi tidak nyaman, maka perlunya strategi induktif inquiry terbimbing yang dilakukan oleh guru PAI untuk mengatasi ketidakaktifan peserta didik. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hambatan guru PAI dalam menghadapi ketidakaktifan peserta didik selama proses pembelajaran, dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru PAI dalam menghadapi ketidakaktifan peserta didik selama proses pembelajaran. jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Teknik Pengumpulan Data Seperti Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data Seperti Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data), dan Conclution Drawing/Vervacation. Teknik Keabsahan Data Seperti Perpanjangan Pengamatan, Tahap Pelaksanaan, dan Trigulasi Data. berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa hambatan guru PAI adalah kurang persiapan dalam mengajar, kurang melakukan refleksi, malas belajar, tidak memahami karakter peserta didik, dan kurang konsentrasi dalam belajar. upaya yang dilakukan guru PAI adalah pertama guru melakukan pendekatan berbasis keterampilan, kedua guru melakukan metode pembelajaran berbasis seni, ketiga guru melakukan teknik pembelajaran berbasis inquiry terbimbing, keempat guru menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, dan kelima guru melakukan pendekatan berbasis pengalaman.
The Nature of Human is Islamic Perspective and its Implications for Islamic Education Wiranata, Erik; Aulia, Fairus; Amrullah, Amrullah; Warsah, Idi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i3.1654

Abstract

This research is a Library Research, previous studies as primary data, which is then analyzed and conclusions can be drawn. research objective is to The first know the nature of man in Islamic perspective. Second, to know the implications of human nature in the Islamic perspective on Islamic education. The results of the study, first, in Islam, humans have a special position as creatures created by Allah SWT who are given reason, spirit, and responsibility in the world. The Qur'an uses three main terms to refer to humans, namely al-insân, al-basyar, and Bani Adam. The Qur'an explains that humans were created through several stages, starting from the ground which then developed into nutfah, alaqah, mudghah, until finally perfected by the inhalation of the spirit by Allah SWT. The purpose of human creation is to recognize and worship Allah, with reason or intellect as a tool for thinking and the heart as a tool for believing in the Essence that cannot be achieved by reason. Second, the implication of human creation with Islamic education has a very close relationship, because Islamic education must be balanced between the science taught and the science of the hereafter. That Islamic education must be based on the concept of human creation in order to have a clear direction in developing human nature in a balanced manner. Human identity as a perfect Muslim can only be realized if all of his potential as a creature of God, educator, learner, servant, and khalifah is well integrated. Islamic education must be based on the integration between qalbiyah (heart) and aqliyah (reason) education in order to form intellectually intelligent and morally superior humans. Islamic education must also be able to develop all human potential through hard skills and soft skills, become a means of transforming Islamic knowledge and culture, and internalize Islamic values in individuals.
Hambatan dan Solusi Guru PAI dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah Menengah Atas : Studi Kasus SMAN 2 RL Wiranata, Erik; Setiawan, Jamil; Aulia, Fairus; Kristina, Epa; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan-hambatan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif, serta mengidentifikasi solusi dan peran sekolah dalam mendukung proses tersebut di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa hambatan utama dalam pengembangan media pembelajaran inovatif, yaitu keterbatasan kemampuan teknologi, kurangnya kreativitas, minimnya fasilitas pendukung, serta beban administrasi yang tinggi. Meskipun demikian, guru berupaya mengatasinya dengan memanfaatkan media sederhana berbasis digital seperti Canva dan PowerPoint, mengikuti pelatihan daring, serta berkolaborasi melalui kelompok kerja guru (MGMP). Peran sekolah sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi, melalui penyediaan fasilitas, pelatihan, serta apresiasi terhadap guru yang berinovasi.
Tantangan dan Peluang Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digitalisasi Wiranata, Erik; Aulia, Fairus; Setiawan, Jamil; Idris, Muhammad; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1060

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Digitalisasi menuntut guru untuk berinovasi dalam menyampaikan materi keagamaan agar tetap relevan dan menarik bagi generasi yang hidup di tengah arus informasi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inovasi pembelajaran PAI yang diterapkan di era digitalisasi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dan peserta didik, serta menggali peluang dan strategi optimalisasi inovasi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru serta peserta didik PAI. Data dianalisis secara tematik untuk mengungkap dinamika inovasi dan hambatan yang terjadi dalam praktik pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran PAI di era digital mencakup pemanfaatan Learning Management System (LMS), blended learning, media sosial, serta pendekatan gamifikasi yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Namun, masih terdapat tantangan signifikan seperti keterbatasan literasi digital guru, kurangnya infrastruktur teknologi, serta menurunnya intensitas interaksi spiritual dalam pembelajaran daring. Meskipun demikian, digitalisasi membuka peluang besar bagi pengembangan pembelajaran PAI yang lebih kreatif, kontekstual, dan kolaboratif. Strategi optimalisasi yang disarankan mencakup peningkatan kompetensi digital guru, penguatan literasi digital islami, serta pengembangan model pembelajaran yang menyeimbangkan aspek teknologi dan nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, era digitalisasi bukanlah ancaman bagi Pendidikan Agama Islam, melainkan peluang untuk memperkuat peran PAI dalam membentuk karakter generasi Muslim yang cerdas, kritis, dan berakhlakul karimah di tengah arus modernisasi teknologi.
Peran Guru PAI dalam Menanamkan Nilai Kejujuran pada Peserta didik dalam Pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Wiranata, Erik; Setiawan, Jamil; Aulia, Fairus; Daheri, Mirzon; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai kejujuran pada peserta didik selama pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) di SMA Negeri 2 Rejang Lebong, serta mengidentifikasi strategi, metode, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam proses internalisasi nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, peserta didik, serta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sentral sebagai teladan, motivator, dan pembimbing spiritual dalam menanamkan nilai kejujuran pada peserta didik. Nilai kejujuran ditanamkan melalui pembiasaan, nasihat keagamaan, refleksi nilai Islam, serta pemberian keteladanan langsung selama proses penilaian berlangsung. Strategi yang digunakan guru PAI antara lain pendekatan keteladanan, pembiasaan, serta penanaman nilai religius melalui pembelajaran dan evaluasi berbasis karakter. Faktor pendukung keberhasilan antara lain budaya sekolah yang religius, dukungan kepala sekolah, dan kerjasama antar guru; sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran peserta didik, pengaruh lingkungan sosial, dan keterbatasan waktu pelaksanaan asesmen.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Flipbook pada Materi OJK untuk Meningkatkan Hasil Belajar Irama, Debi Irama; Aulia, Fairus; Setiawan, Jamil; Prihantoro, Prihantoro; Kurniawan, Kurniawan; Indrawari, Karliana
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1095

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi terbatasnya sumber belajar dan kurangnya pemahaman peserta didik pada mapel ekonomi sehingga hasil belajar belum mencapai ketuntasan klasikal. Tujuan penelitian pengembangan ini untuk mengetahui (1) kelayakan bahan ajar e-modul, (2) kepraktisan bahan ajar e-modul, (3) keefektifan bahan ajar e-modul, (4) respon peserta didik terhadap bahan ajar e-modul, (5) hasil belajar peserta didik setelah penggunaan e-modul. Penelitian ini menggunakan model 4D dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Hasil penelitian berupa produk bahan ajar e-modul pada materi otoritas jasa keuangan dengan output link dan qr code berbantuan website flipbook maker secara online. Berdasarkan rata- rata hasil validasi oleh para ahli E-Modul dikatakan sangat layak dan mendapatkan respon baik dari peserta didik. Peningkatan hasil belajar yang diukur menggunakan Gain Score dan uji T-Test menunjukkan kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal sedangkan kelas kontrol belum tercapai serta terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol. Sehingga dengan diciptakannya e- modul berbasis flipbook dapat membuat peserta didik mudah untuk memahami materi yang diberikan karena didesain secara praktis serta dapat menambah pengetahuan baru bagi peserta didik dalam proses pembelajaran.