Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI KEIMIGRASIAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE: STRATEGI EFISIENSI DAN KEAMANAN DALAM LAYANAN PUBLIK Natan Saragih, Yeremia; Ari Nursanto, Gunawan; Maharani Piranti, Nurul
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 4 (2025): JATI Vol. 9 No. 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i4.13991

Abstract

Transformasi digital dalam layanan publik telah mendukung penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam sektor keimigrasian di Indonesia. Namun, penerapannya masih mengalami sejumlah tantangan yang dihadapi seperti kesiapan infrastruktur dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana sistem informasi keimigrasian berbasis AI mampu meningkatkan efisiensi layanan keamanan data, serta mengidentifikasi hambatan yang didapat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey, yang melibatkan 150 responden yang terbagi atas pegawai imigrasi dan pengguna layanan keimigrasian. Data yang dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara, analisis dokumen, dan juga Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu mempercepat proses administrasi keimigrasian hingga 85%, mengurangi kesalahan data sebesar 40%, dan mendeteksi potensi pemalsuan dokumen sebesar 78%. Meskipun demikian, 45% pegawai imigrasi belum memiliki pelatihan yang memadai dalam penggunaan sistem AI, dan 60% responden menyatakan kekhawatiran terhadap ancaman siber. Oleh karena itu, strategi optimalisasi mencakup penguatan kebijakan perlindungan data, pengembangan infrastruktur digital, pelatihan SDM, dan integrasi sistem informasi yang ada. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem keimigrasian berbasis AI yang lebih aman, inklusif, dan adaptif untuk mendukung pelayanan publik yang efisien dan terpercaya.
ANALISIS KEAMANAN INFORMASI RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN COBIT 2019 DENGAN FOKUS DOMAIN APO13 :SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Aidil Firdaus, Dimaz; Ilham, Ilham
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 4 (2025): JATI Vol. 9 No. 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i4.14256

Abstract

Transformasi digital telah memberikan dampak besar pada sektor pelayanan kesehatan, termasuk dalam pengelolaan sistem informasi di fasilitas kesehatan. Namun, berbagai permasalahan terkait keamanan data seperti ancaman kebocoran informasi, serangan dunia maya, serta minimnya pemahaman petugas masih menjadi kendala utama. Studi ini menganalisis penerapan pengamanan data di rumah sakit dengan pendekatan kerangka kerja COBIT 2019, khususnya pada domain APO13 (Pengelolaan Keamanan) melalui tinjauan literatur sistematis. Hasil kajian mengungkapkan bahwa sebagian besar institusi kesehatan baru mencapai tingkat kematangan Level 2-3, belum memenuhi standar optimal Level 4, dengan tantangan utama pada kebijakan, sarana prasarana, dan sumber daya manusia. Solusi yang ditawarkan mencakup program pelatihan berkelanjutan, penyempurnaan regulasi keamanan, penguatan sistem proteksi, serta evaluasi rutin. Temuan ini diharapkan gara bisa menjadi acuan terhadap rumah sakit dalam mengembangkan memaksimalkan keamanan informasi untuk menjamin perlindungan data pasien dan kualitas layanan kesehatan.
Perbandingan Framework COBIT2019 dan TOGAF dalam Manajemen Keamanan Informasi Nugraha, Fajri; Hendrik, Billy
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2156

Abstract

Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management) adalah salah satu aspek penting dalam mendukung organisasi di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas, kesesuaian, dan cakupan masing-masing framework dalam mendukung standar manajemen keamanan informasi. Framework seperti COBIT2019 dan TOGAF menawarkan pendekatan yang berbeda tetapi saling melengkapi untuk penerapan standar keamanan informasi. Analisis tersebut didasarkan pada literatur review, tinjauan teori, dan implementasi di berbagai organisasi. Penelitian diharapkan dapat membantu organisasi memilih dan mengintegrasikan framework yang paling sesuai dengan kebutuhan dan situasi organisasi. Studi ini juga membantu meningkatkan pemahaman teoritis dan praktis tentang penerapan standar manajemen keamanan informasi berbasis framework.
Systematic Literature Review: Implementasi ISO/IEC 27001 dalam Penguatan Keamanan Informasi di Indonesia Maulana, Rifki
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 1 No 2 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v1i2.1340

Abstract

Perkembangan transformasi digital yang pesat di Indonesia membawa konsekuensi meningkatnya kebutuhan akan keamanan informasi yang andal. Berbagai organisasi, baik publik maupun swasta, mulai menyadari pentingnya membangun sistem keamanan informasi yang terstruktur dan berstandar internasional. ISO/IEC 27001 menjadi salah satu standar yang banyak diadopsi karena menyediakan kerangka kerja sistematis dalam manajemen risiko, perlindungan data sensitif, dan kepatuhan terhadap regulasi nasional seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana implementasi ISO/IEC 27001 dilakukan di Indonesia serta sejauh mana standar ini berkontribusi pada penguatan keamanan informasi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA. Dari 58 artikel yang terindentifikasi pada tahap awal, enam artikel terpilih berdasarkan kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa ISO/IEC 27001 telah diterapkan di berbagai sektor (Pemerintahan, Pendidikan, Kesehatan, Lembaga sosial, dan swasta) dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keamanan informasi organisasi. Tantangan utama dalam implementasi mencakup rendahnya Tingkat kesiapan awal, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurangnya kebijakan internal yang mendukung. Namun demikian, komitmen kuat dari manajemen puncak dan kedisiplinan dalam mematuhi kerangka kerja standar terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi. Studi ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi keamanan informasi yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.
KEBOCORAN DATA BPJS KESEHATAN : ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN INFORMASI PUBLIK DI ERA DIGITAL Dimas Aditya Nugraha, Ratna Nurfitroh, Nida Dhiya Ul-Haq, Rifan Purnama Dika, Syerly Novebriana Lago
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebocoran data BPJS Kesehatan pada tahun 2021 menjadi salah satu insiden keamanan informasi terbesar di Indonesia. Data sekitar 279 juta peserta yang mencakup NIK, nama lengkap, hingga informasi riwayat kesehatan dilaporkan dijual di forum daring. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengamanan data nasional masih memiliki celah yang cukup serius. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menelusuri lebih dalam penyebab kebocoran, dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat, dan sejauh mana kebijakan perlindungan data sudah diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mengambil sumber dari berita, jurnal, dan regulasi terkait. Hasil dari kajian menunjukkan bahwa lemahnya kontrol akses, kurangnya edukasi keamanan siber, serta belum optimalnya penerapan standar seperti ISO 27001 menjadi faktor utama terjadinya insiden.
EVALUASI TINGKAT KAPABILITAS TATA KELOLA KEAMANAN TEKNOLOGI INFORMASI DI SDIT AL-FATIH PEUSANGAN DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 2019 Jannah, Raihanil; Muthmainnah, Muthmainnah; Fitria, Rahma
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tts.v6i2.23079

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam lembaga pendidikan dapat meningkatkan kemudahan dan efisiensi dalam sistem administrasi serta kinerja organisasi. SDIT Al-fatih Peusangan sebagai Sekolah Dasar Islam Terpadu yang mengintegrasikan sains dan Al-Quran, memanfaatkan TI untuk menunjang kegiatan akademik. Namun, hingga saat ini, belum dilakukan audit dan analisis terkait tata kelola TI yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kapabilitas tata kelola TI di SDIT Al-fatih Peusangan menggunakan framework COBIT 2019, dengan fokus pada proses APO13 (Manage Security) dan DSS05 (Manage Security Services) untuk menilai kapabilitas keamanan informasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas keseluruhan Domain APO13 berada pada level 3 (Established Process) dengan nilai index 3.33 dan rating scale sebesar 67% yakni Largely Achieved, yang mengindikasikan bahwa proses keamanan TI telah direncanakan, dipantau, dan diimplementasikan secara teratur. Sedangkan Domain DSS05 menunjukkan tingkat kapabilitas pada level 3 (Established Process) dengan nilai index 3.29 dan rating scale sebesar 66% yakni Largely Achieved, yang menunjukkan bahwa layanan keamanan informasi telah didefinisikan dengan jelas dan diterapkan secara terorganisir sesuai prosedur. Rata rata dalam nilai kematangan dari kedua domain tersebut yaitu 3,31 atau berada pada level 3 (Established Process) yang dimana diharapkan dalam sistem administrasi teknologi informasi seharusnya mencapai level 3 sehingga penelitian ini menekankan perlunya rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kinerja tata kelola TI di SDIT Al-fatih Peusangan, agar keberlangsungan kegiatan akademik dan perlindungan aset teknologi informasi dapat terjaga dengan lebih baik. Kata Kunci : Cobit 2019, Tata Kelola TI, Tingkat kapabilitas, Keamanan
Penerapan Analisa Resiko Keamanan Informasi Pada Layanan Aplikasi PKK Kecamatan Kembangan: Wujudkan Jakarta Tangguh dan Berdaya Saing Yusuf, Mohamad; Awang, Nungky; Sabily, Inna
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i1.3409

Abstract

In the era of digital transformation, public services such as PPK (District Election Committee) Kembangan in Jakarta are not exempt from information security challenges. This digital transformation involves integrating advanced technology into daily operations and providing services to the public through digital platforms. As the use of digital systems increases, so does the risk of cyberattacks. PPK Kembangan may face attacks such as phishing, ransomware, denial-of-service attacks, or misuse of citizens' personal data, which could disrupt election processes or other district activities. To enhance prevention against threats and vulnerabilities in information security within PPK Kembangan’s application services, a community service program was conducted through training for PPK Kembangan members. The results of this program showed that the training was successful, with participants demonstrating high enthusiasm. Participants actively asked questions regarding cases of information security attacks on both web-based and mobile applications. This program is expected to increase awareness of preventing cyber threats and vulnerabilities in PPK Kembangan’s service applications, thereby minimizing the occurrence of such attacks.
Model Tata Kelola TI Terintegrasi untuk Keamanan Informasi di Sektor Fintech Lestari, Merryana; Puspita, Maria Entina; Wijaya, Agustinus Fritz; Vicky
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.943

Abstract

Penelitian ini menggali penerapan framework tata kelola TI yang tepat khususnya untuk keamanan informasi yaitu dengan mengkombinasikan ISO/IEC 27001:2022, ISO/IEC 27005:2018 dan NIST Cybersecurity Framework 2.0 dalam konteks Perusahaan fintech, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut membantu dalam mitigasi risiko terkait ancaman keamanan informasi. Model tata kelola tersebut terdiri dari 6 (enam) tahapan praktis untuk memperkuat keamanan informasi yang cocok diterapkan khususnya pada Perusahaan fintech, yaitu Inisiasi dan Tata Kelola Perusahaan, Desain dan Implementasi keamanan informasi, Penguatan sumber daya manusia, Keamanan operasional, Keamanan pengembangan, serta Evaluasi dan peningkatan. Model tata kelola ini mendukung perusahaan fintech dalam membangun sistem keamanan informasi yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, yang mampu melindungi aset, menjaga kepercayaan pelanggan, serta dapat memastikan kelangsungan operasional di tengah ancaman siber yang terus berkembang.
Penilaian Keamanan Informasi Pada Pengadilan Agama XYZ Menggunakan Indeks KAMI 4.2 Berdasarkan ISO/IEC 27001:2022 Daning, Chintia Afrillian Arum; Prambudi, Dwi Arief; Wiranti, Yuyun Tri
Equiva Journal Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Matematika dan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadilan Agama XYZ merupakan lembaga yang melakukan fungsi kehakiman untuk masyarakat yang beragama islam. Untuk mendukung tugas tersebut, Pengadilan Agama menerapkan teknologi informasi dalam melakukan proses bisnisnya. Namun, dalam penerapan keamanan informasi belum pernah melakukan evaluasi secara keseluruhan melalui pihak independen. Kemudian, kurangnya pengetahuan terkait dengan keamanan informasi dikarenakan SDM yang mengelola teknologi informasi belum pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Selain itu, dalam pengelolaan risiko keamanan informasi Pengadilan Agama belum memiliki kebijakan atau prosedur yang terdokumentasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, diberikan solusi berupa evaluasi keamanan informasi menggunakan Indeks KAMI 4.2 pada Pengadilan Agama XYZ berdasarkan ISO/IEC 27001:2022. Hasil penelitian menunjukkan Pengadilan Agama XYZ memperoleh skor 17 pada sistem elektronik yang termasuk dalam kategori tinggi dan skor keseluruhan 262 pada lima area keamanan, dengan status "Tidak Layak" dalam memenuhi standar ISO 27001:2022. Tingkat kematangan yang didapatkan berada pada level I hingga II, menunjukkan perlunya banyak perbaikan pada peneraoan keamanan informasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan tingkat kematangan dan kesiapan keamanan informasi di Pengadilan Agama. Evaluasi ini diharapkan dapat mengantisipasi dan memitigasi risiko serangan siber serta memperkuat keamanan informasi sesuai standar ISO/IEC 27001:2022.
MedisInfo : Keamanan Inovasi Kesehatan Digital sebagai Perwujudan Artificial Intelligence (AI) dalam Penyebaran Informasi Kesehatan Bahrudin; Arif, Taufan
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.24366

Abstract

Objective: AI in healthcare faces major challenges in patient data privacy and security, risking ethical issues. Additionally, insufficient technical support and training for healthcare staff may impede effective implementation across facilities. This study aims to (1) analyze the role of Artificial Intelligence (AI) in digital health innovation, (2) identify key challenges related to privacy and data security in AI applications within the healthcare sector, and (3) propose policies that support data privacy and security in AI implementation in the 5.0 era. Methods: A qualitative descriptive approach was used through a literature review from leading sources on AI applications in digital health, with analysis of key themes such as transparency, consent, data security, data minimization, user access, and routine audits. Literature evaluation compares data security practices and regulations in different countries. Results: The findings show that AI applications in digital health face major challenges, particularly in protecting data privacy. Key insights include (1) the need for transparency in data usage, (2) limitations in the current informed consent practices, (3) the need for stronger data security measures, and (4) the lack of regular audits to assess compliance with privacy policies. These factors highlight the need for stricter policies to ensure user data protection. Conclusion: Supporting AI applications in digital health requires thorough privacy and data security policies that address user access, security, transparency, permission, data minimisation, and frequent audits. Robust regulation will safeguard users' rights and privacy while fostering long-term, reliable digital health innovation

Page 99 of 131 | Total Record : 1305