Filter By Year

1945 2024


Found 16 documents
Search Evaluasi Pembelajaran IPA Berbasis Kurikulum Merdeka

PELATIHAN EVALUASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAN PEMBUATAN WEBSITE BERBASIS KURIKULUM MERDEKA DI SDN 5 KARANGSARI Siska Aprilia Hardiyanti; Eka Afrida Ermawati; Aprilia Divi Yustita; Tri Maryono Rusadi; Yuni Ulfiyati
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v2i3.92

Abstract

During the covid-19 pandemic, learning was carried out in accordance with the principles contained in the Minister of Education and Culture Decree No. 4 of 2020. The Minister of Education and Culture has also made various innovations in developing the educational curriculum, namely the Independent Learning Curriculum. The existence and role of information technology in the education system has brought about a new era of development in the world of education, but these developments have not been matched by an increase in human resources. This service program is in the form of distance learning evaluation training and the creation of an independent curriculum-based website at SDN 5 Karangsari. The event began with the provision of material on the independent learning program followed by workshops and learning evaluation training that supports independent learning such as Quizizz and Kahoot. The solutions offered for partners are the Service Team developing the making of practical IT-based learning evaluations so that they can improve the quality of teachers and create a pleasant learning atmosphere in accordance with the independent learning program, foster student interest in technology, and provide teaching to teachers in making Cognitive questions based on Higher Order Thinking Skill (HOTS). In addition, the Service Team also teaches the management of school websites for the benefit of providing information to the public about SDN 5 Karangsari
EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS QUIZIZZ DI MTs NW 2 KEMBANG KERANG SEBAGAI UPAYA MENYONGSONG KURIKULUM MERDEKA zarkasi, Taqiudin; Haris, Munawir; Muslihatun, Muslihatun; Fajri, Masriatul; Jamaluddin, Jamaluddin
Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Empowerment
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/empowerment.v3i1.441

Abstract

The Covid-19 pandemic period has ended, this is marked by learning that can be carried out face-to-face, but the impact of the pandemic is still very much felt, especially in the enthusiasm and interest in learning of students, not a few students are still unable to restore motivation and enthusiasm for learning, so the results of exams or tests have decreased, learning in class VIII MTs NW 2 Kembang Kerang has carried out face-to-face learning. So that the learning process is not boring educators prepare learning media that are interesting, creative and able to train students' concentration. In class VIII educators use the quizizz application as a learning medium. It turns out that the use of the quizizz application in class VIII has already been used during distance learning. In the field of education, Indonesia should be more advanced following technological developments or the industrial revolution 4.0. In this study the problem to be discussed is the use of the quizizz application in evaluation learning in class VIII. From the results of the study, students were very enthusiastic in working on questions and were able to train students' cognitive and concentration in answering questions, increasing learning outcomes.
Analisis Pengelolaan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka Annisa, Annisa Nuraisyah Annas; Dwi Pratiwi Lestari; Minan Nur; Firmansah Kobandaha; Mochamad Nuzul Hikmah Abdul
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 8 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr826

Abstract

Artikel ini menganalisis pengelolaan evaluasi pembelajaran yang dilakukan dalam konteks Kurikulumdeka. Melalui pendekatan ini, penulis menyoroti keberhasilan serta tantangan yang dihadapi oleh peserta dalam mengimplementasikan sistem evaluasi pembelajaran yang berbasis pada prinsip-prinsip kurikulum baru. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, evaluasi pembelajaran memiliki peran yang krusial dalam mengukur pencapaian kompetensi peserta secara holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini secara studi pustaka untuk menyelidiki efektivitas pengelolaan evaluasi pembelajaran dalam mendung kesuksesan implementasi Kurikulum Merdeka, sambil juga mengidentifikasi hambatan yang mungkin dihadapi peserta dalam proses ini. Dengan memperhatikanpek kualitatif dan kuantitatif, artikel ini memberikan wawasan mendalam tentang praktik evaluasi pembelajaran yang optimal dalam ranah Kurikulum Merdeka, serta rekomendasi untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul.
Evaluasi Pembelajaran Sekolah Dasar Berbasis Pendidikan Karakter dan Multikultural di Kurikulum Merdeka Sunaryati, Titin; Nisah, Elsih Yulian; Afrilia, Yessa; Cahyani, Citra; Nugraha, Rizal
Journal of Citizen Research and Development Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3148

Abstract

Evaluasi pembelajaran adalah konsep menyeluruh yang bergantung pada keduanya pengukuran dan penilaian untuk membuat penilaian atau keputusan gabungan. Karakter pendidikan dan evaluasi pembelajaran multikultural di sekolah dasar (SD) disesuaikan dengan tingkat berpikir anak di sekolah dasar. Salah satu  tujuan penerapan Kurikulum Merdeka adalah  menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah dan kearifan lokal yang pada masa sekarang ini sudah mulai  terkikis  akibat  perkembangan  jaman.  Hal  ini  selaras  dengan  pemikiran  Ki Hadjar Dewantara yang dikenal dengan asas trikon  bahwa intinya dalam pendidikan boleh saja mengikuti perkembangan zaman dan tehnologi, tetapi tidak boleh melupakan budaya dan tradisi masyarakat asli Indonesia. Pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman karakter nilai-nilai kepada warga sekolah, yang meliputi pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik dari Tuhan Yang Maha Esa (Yang Maha Kuasa), diri kita sendiri, orang lain, lingkungan hidup, dan bangsa agar menjadi manusia yang sempurna. Padahal, pendidikan multikultural memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan di semua tingkatan pendidikan. Oleh karena itu investasi nilai multikultural idealnya diterapkan di semua bidang mata pelajaran pada pendidikan formal. Penelitian ini menggunakan metode library research ( penelitian kepustakaan )  jadi para peserta didik dapat menjadi generasi yang selalu menjunjung tinggi moralitas, kedisiplinan, kepedulian humanistik, dan kejujuran dalam berperilaku sehari-hari.
Evaluasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi Pada Kurikulum Merdeka Sumarno, Mahmuda; T, Ahmad Yani
Journal of Educational Review and Research Vol 7, No 1 (2024): VOLUME 7 NUMBER 1 JULY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v7i1.6384

Abstract

The existence of government policy government policy in the form of the implementation of an independent curriculum causes learning in schools to optimize the use of technology. school currently optimizes the use of technology. Mathematics as the main of science and the basis of technological development is very important to learn. important to learn. Mathematics learning that utilizes technology can be implemented through various components, one of which is assessment. Evaluation of mathematics learning carried out in schools still does not indicated the utilization of technology in its application. Lack of references in the implementation of technology-based mathematics learning evaluation makes teachers rarely utilize technology to carry out assessments. Evaluation technology-based mathematics learning evaluation can facilitate teachers in create efficient learning and train students to implement technology in learning. implement technology in learning. This research aims to provide a reference in the form of a description of the meaning, function, objectives, and how to implement technology-based mathematics learning evaluation technology-based mathematics learning evaluation in Merdeka curriculum. The method used in this research is a literature review method with a descriptive qualitative approach. Technology-based mathematics learning evaluation on Merdeka curriculum can be used by utilizing supporting software. Software The software is in the form of an application that can provide feedback, assess directly, and provide reports related to learning achievement and learner development. learners' development. One of the implementations of learning evaluation technology-based mathematics learning evaluation in the Merdeka curriculum can be in the form of utilizing Quizizz application for evaluation based on diagnostic functions, formative functions, and summative functions. formative, and summative functions
Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Karim, Andi Rahmatia; Suaedi, Nurdyanti
Jurnal Kependidikan Media Vol 14, No 2 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i2.18926

Abstract

Transformasi kurikulum di Indonesia melalui Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu melaksanakan evaluasi pembelajaran yang lebih fleksibel, autentik, dan berpihak pada peserta didik. Namun, di tingkat Sekolah Dasar (SD), masih banyak guru yang belum memahami konsep evaluasi formatif, diagnostik, dan autentik secara menyeluruh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SD dalam merancang dan menerapkan evaluasi pembelajaran yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berbasis partisipatif yang melibatkan guru dalam penyusunan instrumen evaluasi seperti rubrik proyek, observasi, dan portofolio. Kegiatan dilaksanakan selama tiga minggu di SMP Negeri 5 Makassar, meliputi survei kebutuhan, workshop interaktif, implementasi di kelas, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, dengan 83% guru berhasil mengimplementasikan asesmen autentik dalam pembelajaran tematik. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas praktisi evaluasi di sekolah mitra. Dengan demikian, program ini memberikan dampak positif terhadap optimalisasi evaluasi pembelajaran dan mendukung peran guru sebagai agen perubahan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM MERDEKA BELAJAR ( STUDI ANALISIS DI SMK NEGERI 14 JAKARTA ) Prayogi, Radi Ahnaf; Nahuda, Nahuda
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11 No 2 (2025): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v11i2.1127

Abstract

Autonomy to create student-centered and contextual learning, including Islamic Religious Education (PAI) learning, is given by the Independent Curriculum to educational units. However, the implementation of this curriculum is full of obstacles, especially related to the process of evaluating student learning. The implementation of PAI learning based on the Independent Curriculum at SMKN 14 Jakarta will be evaluated, along with the challenges faced by teachers and the evaluation techniques used. This study uses an evaluative technique that combines formative and summative assessments along with descriptive qualitative methodology. Information was collected through recording the implementation of learning assessments, in-depth interviews with vice principals and educators, and observations. According to the research findings, the learning assessment process has been based on the principles of Independent Curriculum, which includes flexible scheduling and technology evaluation techniques such as Google Forms. The main challenges include differences in students' understanding of the subject matter, lack of helpful criticism, and lack of learning time. Although teacher feedback techniques still vary from one-way to more reflective and interactive, peer counseling strategies are used to address student ability inequalities. The successful implementation of this curriculum depends on a number of elements, including parent and school support, availability of technology, and instructor competence. The conclusions of this study emphasize that comprehensive learning assessment must take into account the various characteristics of students and emphasize the importance of two-way communication in the teaching and learning process. Building a learning environment that encourages student character growth requires the use of a respectful and humanistic approach.
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum Merdeka di MA Arrahmaniyah Depok Berbasis Model Congruence Rafi, Muhamad; Nisa, Sahla Adzkia; Syafi'i, Muhammad Rayhan; Maswani, Maswani
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 9, No 1 (2025): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/almaraji.v9i1.18892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X MA Arrahmaniyah Depok berdasarkan model evaluasi Congruence. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru bidang kurikulum, guru Bahasa Arab, siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian parsial antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan standar Kurikulum Merdeka, khususnya terkait tujuan pembelajaran, bahan ajar, metode inquiry learning dan project-based learning, serta penggunaan media digital. Namun demikian, ditemukan ketidaksesuaian antara tujuan yang telah ditetapkan dengan Nilai ujian akhir semester siswa kelas X, di mana 72,92% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain rendahnya motivasi dan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Arab, kurangnya lingkungan yang mendukung praktik berbahasa Arab, perbedaan latar belakang keilmuan siswa, serta keterbatasan akses terhadap buku ajar. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya perbaikan melalui variasi metode pembelajaran, optimalisasi media, serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih kondusif untuk meningkatkan kesesuaian antara tujuan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X. This study aims to evaluate the congruence between planning, implementation, and learning outcomes of Arabic language instruction in Grade 10 at MA Arrahmaniyah Depok based on the Congruence evaluation model. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data collection was conducted through interviews with curriculum teachers, Arabic language teachers, and students, as well as analysis of relevant documents. The results of the study indicate partial congruence between the planning and implementation of learning and the Merdeka Curriculum standards, particularly in terms of learning objectives, teaching materials, inquiry learning and project-based learning methods, and the use of digital media. However, there was a discrepancy between the established objectives and the end-semester exam of Grade X students, with 72.92% of students not yet achieving the Minimum Competency Criteria (KKM). Factors influencing this condition include low student motivation and interest in Arabic language lessons, a lack of an environment supporting Arabic language practice, differences in students' academic backgrounds, and limited access to textbooks. Based on these findings, improvements are needed through varied teaching methods, optimized use of media, and the creation of a more conducive learning environment to enhance alignment between objectives, implementation, and learning outcomes in Arabic language instruction for 10th-grade students. 
Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Karim, Andi Rahmatia; Suaedi, Nurdyanti
Jurnal Kependidikan Media Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i2.18926

Abstract

Transformasi kurikulum di Indonesia melalui Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu melaksanakan evaluasi pembelajaran yang lebih fleksibel, autentik, dan berpihak pada peserta didik. Namun, di tingkat Sekolah Dasar (SD), masih banyak guru yang belum memahami konsep evaluasi formatif, diagnostik, dan autentik secara menyeluruh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SD dalam merancang dan menerapkan evaluasi pembelajaran yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berbasis partisipatif yang melibatkan guru dalam penyusunan instrumen evaluasi seperti rubrik proyek, observasi, dan portofolio. Kegiatan dilaksanakan selama tiga minggu di SMP Negeri 5 Makassar, meliputi survei kebutuhan, workshop interaktif, implementasi di kelas, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, dengan 83% guru berhasil mengimplementasikan asesmen autentik dalam pembelajaran tematik. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas praktisi evaluasi di sekolah mitra. Dengan demikian, program ini memberikan dampak positif terhadap optimalisasi evaluasi pembelajaran dan mendukung peran guru sebagai agen perubahan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum Merdeka di MA Arrahmaniyah Depok Berbasis Model Congruence Rafi, Muhamad; Nisa, Sahla Adzkia; Syafi'i, Muhammad Rayhan; Maswani, Maswani
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 9 No. 1 (2025): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/almaraji.v9i1.18892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X MA Arrahmaniyah Depok berdasarkan model evaluasi Congruence. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru bidang kurikulum, guru Bahasa Arab, siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian parsial antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan standar Kurikulum Merdeka, khususnya terkait tujuan pembelajaran, bahan ajar, metode inquiry learning dan project-based learning, serta penggunaan media digital. Namun demikian, ditemukan ketidaksesuaian antara tujuan yang telah ditetapkan dengan Nilai ujian akhir semester siswa kelas X, di mana 72,92% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain rendahnya motivasi dan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Arab, kurangnya lingkungan yang mendukung praktik berbahasa Arab, perbedaan latar belakang keilmuan siswa, serta keterbatasan akses terhadap buku ajar. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya perbaikan melalui variasi metode pembelajaran, optimalisasi media, serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih kondusif untuk meningkatkan kesesuaian antara tujuan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X. This study aims to evaluate the congruence between planning, implementation, and learning outcomes of Arabic language instruction in Grade 10 at MA Arrahmaniyah Depok based on the Congruence evaluation model. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data collection was conducted through interviews with curriculum teachers, Arabic language teachers, and students, as well as analysis of relevant documents. The results of the study indicate partial congruence between the planning and implementation of learning and the Merdeka Curriculum standards, particularly in terms of learning objectives, teaching materials, inquiry learning and project-based learning methods, and the use of digital media. However, there was a discrepancy between the established objectives and the end-semester exam of Grade X students, with 72.92% of students not yet achieving the Minimum Competency Criteria (KKM). Factors influencing this condition include low student motivation and interest in Arabic language lessons, a lack of an environment supporting Arabic language practice, differences in students' academic backgrounds, and limited access to textbooks. Based on these findings, improvements are needed through varied teaching methods, optimized use of media, and the creation of a more conducive learning environment to enhance alignment between objectives, implementation, and learning outcomes in Arabic language instruction for 10th-grade students. 

Page 1 of 2 | Total Record : 16