cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PENINGKATAN KAPABILITAS PEJABAT PENATAUSAHAAN KEUANGAN DAN BENDAHARA DALAM PENATAUSAHAAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN TRANSAKSI NON TUNAI Aini Indrijawati; Mediaty; Muhammad Achyar Ibrahim; Abdul Rahman; Rosnawintang
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2020
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v4i3.8107

Abstract

Abstract. The application of non-cash transactions aims to provide flexibility and convenience to Treasurers and recipients of services in the implementation of non-cash payment transactions while ensuring transparent and accountability elements, while Commitment Making Officers (PPK) can be used as controls so that non-cash transactions can be referred , is verified and analyzed which will have an impact on the issuance of SPM, and is used to prepare financial reports and audit purposes. The purpose of the implementation of community service activities is to increase the capability of financial administration officials so that the realization of accountability and transparency in financial management, this can only be achieved if various supporting factors have been fulfilled such as the preparation of regulations and policies, preparation of competent human resources and integrated information systems that are adequate. Community service activities are carried out using lecture and tutorial methods. The reality on the ground shows that the problem that arises in overcoming government regulations regarding non-cash transactions is the lack of understanding of the staff of the Bone district government finance regarding the rules relating to the management of non-cash cash. The results of this activity indicate an increase in the capability of the treasurer of expenditure to manage non-cash transactions properly, this is evident in the documents used in the implementation of non-cash transactions that are complete and able to show elements of transparency and accountability. Keywords: Non-cash transactions, administration, accountability.   Abstrak. Penerapan transaksi  non-tunai  bertujuan agar dapat memberikan fleksibilitas dan kemudahan kepada Bendahara dan penerima jasa dalam pelaksanaan transaksi pembayaran non-tunai dengan tetap menjamin unsur transparan dan akuntabilitas, sedangkan bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dapat dijadikan kontrol sehingga transaksi non-tunai dapat dirujuk, diverfikasi dan dianalisis yang akan berdampak di terbitkannya SPM, serta digunakan untuk pembuatan laporan keuangan dan kepentingan pemeriksaan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan kapabilitas pejabat penatausahaan keuangan agar terwujudnya akuntabilitas dan transparasi pengelolaan keuangan, ini hanya dapat dicapai apabila berbagai faktor pendukung sudah terpenuhi seperti penyiapan regulasi dan kebijakan, penyiapan SDM yang berkompeten serta sistem informasi yang terintegrasi sudah memadai. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan tutorial. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa permasalahan yang muncul dalam mengatasi peraturan pemerintah tentang transaksi non-tunai adalah kurangnya pemahaman staf bagian keuangan pemerintah kabupaten Bone tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan pengelolaan kas non tunai. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kapabilitas bendahara pengeluaran untuk mengelola transaksi non tunai dengan baik, hal ini nampak pada dokumen-dokumen yang digunakan dalam pelaksanaan transaksi non tunai telah lengkap dan mampu menunjukkan unsur transparan dan akuntabilitas. Kata Kunci: Transaksi non tunai, penatausahaan, pertanggungjawaban keuangan
PENATAUSAHAAN BARANG MILIK DAERAH DI KABUPATEN BONE Arifuddin; Abdul Hamid Habbe; Amiruddin; Rahmawati HS
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.8110

Abstract

Tujuan diselenggarakannya kegiatan pengabdian ini adalah dalam rangka meningkatkan pemahaman dan wawasan aparat Pengurus dan Penyimpan Barang mengenai pengelolaan barang milik daerah sehingga dapat menjalankan perannya secara professional, akuntabel dan auditable. Selain itu, para pengurus dan penyimpan barang diharapkan mampu mengelola BMD yang berada dalam penguasannya dengan baik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, serta dalam penatausahaan dan pelaporan sejalan dengan prinsip standar akuntansi pemerintahan.Oleh karena itu, maka dipandang perlu melaksanakan peningkatan kapabilitas pengelolaan barang milik daerah dalam penatausahaan Barang Milik Daerah. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan tutorial. Hasilnya menunjukkan bahwa para pengurus dan penyimpan barang sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan langsung mengaplikasikan pada tugas dan tanggung jawab mereka selaku pengurus dan penyimpan barang.
APLIKASI RESIN BENING UNTUK KREASI AKSESORIS DI GRIYA CRAFITA COMMUNITY PURWOKERTO Ari Asnani; Hartiwi Diastuti; Puji Lestari
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i1.8499

Abstract

Abstract. Ipteks based Community Service has been carried out through the technology transfer of clear resin for accessories creation. The activity partner was the members of Griya Crafita Community Purwokerto. The activity's objectives were knowledge transfer of resin application to produce various accessories; technology transfer of resin application to make brooches, key chains, pendants, and refrigerator magnets; and technology transfer for adding pigment dyes, natural fillers, and synthetic fillers. The methods applied were socialization of activities; knowledge transfer of resin chemistry, resin formulation, and handling of resins; first training, which consisted of resin application for making brooches, key chains, pendants, and refrigerator magnets; second Training, which included adding pigment dyes, natural fillers, and synthetic fillers; independent practices by GCC Purwokerto members; and evaluation of the activities. The main results of the implementation IPTEKS are the increasing partner knowledge of the application of resin as a raw material for a variety of accessories; and the production of resin-based accessories in the form of brooches, key chains, pendants, and fridge magnets.     Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat berbasis ipteks telah dilakukan melalui kegiatan transfer teknologi aplikasi resin untuk kreasi aksesoris. Sebagai mitra adalah Griya Crafita Community Purwokerto. Tujuan kegiatan adalah transfer pengetahuan aplikasi resin untuk produksi ragam aksesoris; transfer teknologi aplikasi resin untuk pembuatan bros, gantungan kunci, liontin, dan magnet kulkas; dan transfer teknologi penambahan bahan pewarna pigmen, bahan pengisi alami, dan bahan pengisi sintetis. Metode penerapan ipteks terdiri dari enam tahapan kegiatan, yaitu osialisasi kegiatan; transfer pengetahuan dasar kimia resin, formulasi resin, dan penanganan resin; pelatihan aplikasi resin untuk pembuatan bros, gantungan kunci, liontin, dan magnet kulkas; pelatihan aplikasi transfer teknologi penambahan bahan pewarna pigmen, bahan pengisi alami, dan bahan pengisi sintetis; praktek mandiri oleh anggota GCC Purwokerto; dan valuasi kegiatan. Hasil pelaksanaan pengabdiaan ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra terhadap aplikasi resin sebagai bahan baku beragam aksesoris; serta produk aksesoris berbasis resin berupa bros, gantungan kunci, liontin, dan magnet kulkas.  
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK PUTRI (LKSAP) ‘AISIYAH DAU Chalimatuz Sa'diyah; Kenny Roz
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i1.8523

Abstract

Abstract. The dedication to Catering and Retail of the Children's Welfare Institution for Women (LKSAP) ‘Aisiyah Dau aims to increase knowledge about financial records, especially for children. The problem faced by partners is that they are less able to keep financial records up to making standard financial reports. Human resources at Catering and Retail of the Children's Welfare Institution for Women (LKSAP) isi Aisiyah Dau has education ranging from elementary school graduates to tertiary institutions, this causes difficulties in making the recording of cash, inventories and standardized accounts. The recording of standardized cash, inventories and receivables is indispensable for decision making for business managers in Catering and Retail LKSAP ‘Aisiyah Dau which they pioneered. The method of implementing the services carried out is by providing guidance, assistance, business development management training, administration training to recording cash, inventories and receivables. The output in this community service is that partners can actually make a record of cash, inventories and receivables independently, and can develop their business in terms of making income statements. This is necessary for the interests of partners in developing their business, so knowledge is needed, both in the field of recording in particular and business in general. The results of this community service activity are financial records in the form of bookkeeping regarding the recording of cash, receivables and inventories. The recording can help LKSAP ‘Aisiyah Dau in monitoring the financial of Catering and Retail owned so that it can be used for decision making.     Abstrak. Pelaksanaan pengabdian pada Catering dan Retail Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Putri (LKSAP) ‘Aisiyah Dau ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan akan pencatatan keuangan khususnya pada anak-anak. Masalah yang dihadapi mitra adalah kurang mampu dalam membuat pencatatan keuangan sampai membuat laporan keuangan yang standar. Sumberdaya manusia pada Catering dan Retail Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Putri (LKSAP) ‘Aisiyah Dau memiliki pendidikan mulai lulusan SD sampai dengan perguruan tinggi, hal ini mengakibatkan kesulitan dalam pembuatan pencatatan kas, persediaan dan piutang terstandart. Pencatatan kas, persediaan dan piutang terstandart sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan bagi pengelola usaha pada Catering dan Retail LKSAP ‘Aisiyah Dau yang mereka rintis. Metode pelaksanaan pengabdian yang dilakukan adalah dengan cara mengadakan pembinaan, pendampingan, pelatihan manajemen pengembangan usaha, pelatihan administrasi sampai dengan pencatatan kas, persediaan dan piutang. Luaran pada pengabdian masyarakat ini adalah mitra benar-benar dapat membuat pencatatan kas, persediaan dan piutang secara mandiri, dan bisa mengembangkan usahanya dalam hal pembuatan laporan laba rugi. Hal ini diperlukan untuk kepentingan mitra dalam mengembangkan usahanya, sehingga diperlukan pengetahuan, baik dibidang pencatatan khususnya maupun bisnis pada umumnya. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pencatatan keuangan dalam bentuk pembukuan mengenai pencatatan kas, persediaan dan piutang. Pencatatan tersebut dapat membantu LKSAP ‘Aisiyah Dau dalam memonitor keuangan Catering dan Retail yang dimiliki sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SANTRI DALAM DESAIN DAN LAYOUT GAMBAR UNTUK MENGHADAPI ERA MILLENIAL Olyvia Revalita Candraloka; Azzah Nor Laila; Eko Darmawanto
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Panrita Abdi - April 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i2.8680

Abstract

Abstract. The technology development and information in the millennial era needs to be responded for community adaptively. One of them is boarding school which provides services, information, and prepares the competencies of graduates. Santri need to be provided Information Technology based skills. Therefore, this Community services partners with Al-Mustaqim Bugel Islamic Boarding School Kedung Jepara. It aims at improving the santri ability to design and layout images, improving the santri ability to make pamphlets, information on activities, and brochures through interesting pictures, improving information services at Al-Mustaqim Islamic Boarding School. The method of implementation in this activity includes motivation, training, mentoring, and evaluation. This service was held in the Al-Mustaqim boarding school hall.  It Involves three lecturers, and two students at the Jepara Nahdlatul Ulama Islamic University while the participants of this program were 20 senior male and female students of Al-Mustaqim Islamic Boarding School. The participants were enthusiastic and actively involved in the series of activities. The material of motivation is about life skill education, so that students are more enthusiastic about honing their skills. Training and mentoring focus on the techniques and practices of shooting, layout design, and cropping images. Furthermore, evaluation of activities through the Focus group discussion (FGD). The results of this community service provide the senior santri of Al-Mustaqim Islamic Boarding School in creating pamphlets through designs and image layouts so that it makes the innovation of information service, both on the board and social media.             Abstrak. Perkembangan teknologi dan informasi pada era millennial saat ini, perlu direspon secara adaptif oleh masyarakat. Termasuk pesantren dalam memberikan pelayanan, informasi, dan menyiapkan kompetensi lulusannya. Santri perlu dibekali keterampilan berbasis Teknologi Informasi (TI). Maka Program Kemitraan Masyarakat ini bermitra dengan Pesantren Al-Mustaqim Bugel Kedung Jepara. Hal itu bertujuan meningkatkan kemampuan santri membuat design dan layout gambar, meningkatkan kemampuan santri membuat pamflet, informasi kegiatan, serta brosur dengan gambar menarik, meningkatkan pelayanan informasi di Pesantren Al-Mustaqim. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini meliputi motivasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di aula pesantren Al-Mustaqim. Melibatkan tiga dosen, dan dua mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. Sedangkan peserta kegiatan adalah 20 santri putra putri yang senior di Pesantren Al-Mustaqim. Peserta antusias dan terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan pengabdian. Materi motivasi tentang pendidikan life skill, sehingga santri lebih semangat mengasah keterampilannya. Pelatihan serta pendampingan fokus pada teknik serta praktek pengambilan gambar, desain layout, dan cropping gambar. Selanjutnya evaluasi kegiatan melalui Focuss Group Discussion (FGD). Hasil program kemitraan masyarakat ini santri senior Pesantren Al-Mustaqim dapat membuat pamflet informasi dengan design dan layout gambar bervariatif. Sehingga ada inovasi pelayanan informasi pesantren, baik dengan ditempel di papan maupun diposting melalui media sosial.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DESAIN KERAJINAN KULIT KERANG UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN RUMAH TANGGA Nanang Supriadi; Wan Jalamuddin Z
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i1.8811

Abstract

Abstract. The marine tourism destination that is now a mainstay of Lampung Province, namely the marine tourism center of Tanjung Setia Beach, Labuhan Jukung and Pisang Island, has become the main destination for foreign tourists who deliberately visit the West Coast Regency. High season both local and foreign tourists visiting the West Coast Regency, especially Tanjung Setia, occurs in April to July, while the low season occurs in mid-July to the end of March. Tanjung Setia Village, most of which are located on the coast, should use a lot of this potential to develop MSMEs. One of the potentials that can be found in coastal areas is seashells. Although the potential for shells is found in Tanjung Setia Village, shellfish crafts have not been touched to develop at all. To realize the expected conditions of the assisted subjects, the method in this empowerment program uses Asset-Based Community Development (ABCD). The implementation of devotion for coastal communities can be concluded successfully until the training stage of making nine forms of shell shell crafts. 85% of participants have understood the process of processing shells into high-value craft, so that the use of natural resources to improve the family economy at times especially low season can be achieved.     Abstrak. Destinasi wisata bahari yang kini menjadi andalan Provinsi Lampung, yakni pusat wisata bahari Pantai Tanjung Setia, Labuhan Jukung dan Pulau Pisang, telah menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara yang sengaja berkunjung ke Kabupaten Pesisir Barat. Musim ramai (high season)  wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Pesisir Barat khususnya desa Tanjung Setia terjadi pada bulan April hingga Juli, sedangkan musim sepi (low season) terjadi pada pertengahan bulan Juli sampai dengan akhir Maret. Desa Tanjung Setia yang sebagian besar daerahnya berada di pinggir pantai seharusnya banyak memanfaatkan potensi tersebut untuk mengembangkan UMKM. Salah satu potensi yang banyak di dapatkan di daerah pesisir pantai adalah Kulit kerang. Walaupun potensi kulit kerang sangat banyak ditemukan di Desa Tanjung Setia namun kerajinan kerang sama sekali belum tersentuh untuk dikembangkan. Untuk mewujudkan kondisi subyek dampingan yang diharapkan, maka metode dalam program pemberdayaan ini menggunakan Asset-Based Community Development (ABCD). Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berhasil dilaksanakan sampai dengan pembuatan sembilan bentuk kerajinan cangkang kerang. 85% peserta telah memahami proses pengolahan cangkang kerang menjadi kerajinan yang bernilai jual tinggi, sehingga pemanfaatan sumber daya alam demi meningkatkan perekonomian keluarga pada waktu-waktu khususnya low season dapat tercapai.  
PENGEMBANGAN POSBINDU PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) INSTITUSI SEBAGAI UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN USIA PRODUKTIF YANG SEHAT DI YOGYAKARTA Tri Siswati; Heru Subaris Kasdjono; Yustiana Olfah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i1.8963

Abstract

Abstract. Posbindu PTM (Non-Communicable Disease) institution was an effort to promote health and community-based health efforts (UKBM) in workplaces. Posbindu aimed to detect PTM risk factors early and prevent them so that the workforce were healthy and productive. Partners in this community service activity were the Yogyakarta Regional Police, DIY Government, and Yogyakarta 403 Infantry Battalion, carried out in March-July 2020. First we recruit cadres, then training, inisiating, monitoring, and evaluation. The results showed that as many as 20 cadres recruited, training with 98% participant attendance, enthusiastic performance, increasing cadre’s knowledge significanly, forming Posbindu and implementing early detection of risk factors NCD in Posbindu PTM institusi.     Abstrak. Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular) institusi merupakan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) di instiusi/tempat kerja. Posbindu bertujuan untuk mendeteksi dini faktor risiko PTM dan pencegahannya sehingga menciptakan tenaga kerja sehat dan produktif. Mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Polda DIY, Pemda DIY dan Batalyon Infantri 403 Yogyakarta, kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2020. Kegiatan ini dimulai dengan rekrutmen kader/calon kader, pelatihan, inisiasi/pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat mencapai keberhasilan sesuai dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan, yakni sebanyak 20 orang kader berhasil direkrut; rata-rata kehadiran peserta 98%, peserta mengikuti dengan antusias, pengetahuan kader setelah pelatihan meningkat secara bermakna, dan  pembentukan dan launching Posbindu PTM instutusi serta pelaksanaan deteksi dini faktor risiko PTM.  
PELATIHAN MERANCANG KEGIATAN DAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MATEMATIKA AWAL Nurbiana Dhieni; Lara Fridani; Zahrah Zakiyyatur Rahmah Muis; Suharti
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Panrita Abdi - April 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i2.8965

Abstract

Abstract. Training activities are one way that can be done to improve the competence of educators in terms of knowledge and skills. The training activities are accompanied by workshops to provide experience and opportunities for educators in implementing various information obtained from training activities. Thus, to overcome the problem of the limited competence of early childhood educators, especially related to the learning strategy and the making of educational play media tools, training was held which included the preparation and development of an initial mathematics learning stimulation program. The steps implemented in this community service program are as follows: preparation, initial observation,  implementation, evaluation, reporting. In the first year, the activities will focus on the implementation of training programs for PAUD teachers, while in the second year there will be a mentoring program for teachers to design initial mathematics learning activities by making educational play tools using natural media.       Abstrak. Kegiatan pelatihan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam hal pengetahuan dan ketrampilan. Kegiatan pelatihan ini disertai dengan kegiatan workshop untuk memberikan pengalaman dan kesempatan bagi pendidik dalam mengimplementasikan berbagai informasi yang diperoleh dari kegiatan pelatihan. Dengan demikian, untuk mengatasi masalah tentang keterbatasan kompetensi pendidik PAUD khususnya terkait dengan strategi pembelajaran dan pembuatan media alat permainan edukatif, maka diselenggarakan pelatihan yang mencakup penyusunan dan pengembangan program stimulasi pembelajaran matematika awal. Langkah-langkah yang diterapkan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah sebagai berikut: persiapan,  observasi awal, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan. Pada tahun pertama, kegiatan akan berfokus pada pelaksanaan program pelatihan bagi guru PAUD, sedangkan di tahun kedua akan dilaksanakan program pendampingan bagi guru untuk merancang kegiatan pembelajaran matematika awal dengan membuat alat permainan edukatif yang menggunakan media bahan alam.
ROBOT PENGGERAK DUA RODA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ROBOTIK BAGI SISWA DI PONDOK PESANTREN IMMIM MAKASSAR Rahimuddin; Haryanti Rivai; Hasnawiyah Hasan
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Panrita Abdi - April 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i2.8974

Abstract

Abstract. Student creativity and innovation are created through continuous learning processes and good environmental interactions accompanied by efforts to achieve a better. The role of the educator is an important part to enhance the creation and innovation, especially related to the technology-based automation. This activity aims to provide automation training for teachers and students for the development of creativity in the field of computing and robot automation. The training material consists of 60% practice and 40% theory, using a two-wheeled robot module, a microcontroller, and Arduino applications were applied. The trainees were divided into four groups accompanied by the trained team as a mentor for each group. The training was conducted at the campus of Pesantren IMMIM Putra Islamic Boarding School along two full days. The participants were students and a coach accompanying them. The results of the training activities were evaluated showing the participants were able to understand the basics of automation technology using two-wheeled robotic media.       Abstrakt. Daya kreasi dan inovasi pelajar tercipta melalui proses belajar berterusan dan interaksi lingkungan yang baik disertai upaya pencapaian yang lebih baik. Edukasi masyarakat pelajar dan pendidik menjadi bagian penting untuk mengejar ketertinggalan dalam kreasi dan inovasi khususnya terkait teknologi berbasis robotic dan otomasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan robotic dan otomasi kepada Pembina kegiatan ekstrakurikuler dan santri-santri untuk mengembangkan kreatifitas bidang pengetahun otomasi dan robot. Pelatihan menggabungkan teori dan praktek. Materi pelatihan terdiri atas 60% praktek dan 40% teori, menggunakan modul robot dua roda, mikrokontroller, dan aplikasi Arduino. Peserta pelatihan dibagi dalam empat kelompok didampingi oleh masing-masing satu orang mahasiswa anggota Tim pengabdian sebagai mentor dalam setiap kelompok. Pelatihan dilakukan di Pondok Pesantrin IMMIM Putra selama dua hari penuh dengan peserta santri-santri dan Pembina ekstrakurikuler. Hasil kegiatan pelatihan dievaluasi menunjukkan santri dan Pembina ekstrakurikuler memahami teknologi otomasi dasar menggunakan media robot penggerak dua roda.
PEMBUATAN LOTION RUMPUT LAUT DI DESA AENG BATU BATU, KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN Kasmiati; Syahrul; Nursinah Amir
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i1.9188

Abstract

Abstract. Seaweed is a fishery commodity that has priority to be developed nationally. Takalar Regency is one of the seaweed cultivations centers in South Sulawesi with an average total production of 1 million tons of dried seaweed per year. One of the potential locations for cultivation is Aeng Batu Batu Village, where most of its residents make cultivation as their main source of income. Despite the success in cultivating seaweed, the level of welfare of the people is low and classified as poor. This is because they do not have alternative income while the price of dried seaweed is relatively cheap. Thus, it is important to increase the added value of seaweed through a diversification program, including making seaweed lotion. The activity collaborated with a group of women as partners aimed to provide knowledge and skills on how to make seaweed lotion which is potential as an alternative income. The program was divided into three stages, namely counseling, practice, and mentoring. Lotion was made by a combination of water as the main ingredient with seaweed and selective chemicals as well as green tea essential oil fragrance. Lotion is packaged in a 60 ml plastic bottle labeled product composition. The generated lotion has been used by group members and introduced to residents. After the activity was finished, group members can make and package seaweed lotions independently. The program received a positive response from the local government and partners.     Abstrak: Rumput laut merupakan komuditas perikanan yang mendapat prioritas untuk dikembangkan secara nasional. Kabupaten Takalar adalah salah satu sentra budidaya rumput laut di Sulawesi Selatan dengan total produksi rata-rata 1 juta ton rumput laut kering per tahun. Salah satu lokasi potensial budidaya rumput laut adalah Desa Aeng Batu Batu dimana sebagian besar warganya menjadikan usaha budidaya sebagai sumber penghasilan utama. Meskipun sukses membudidayakan rumput laut namun tingkat kesejahteraan masyarakat rendah dan tergolong miskin. Hal tersebut disebabkan karena masyarakat tidak memiliki pendapatan alternatif sementara harga rumput laut kering relatif murah. Dengan demikian penting untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut melalui program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan diversifikasi, diantaranya adalah pembuatan lotion rumput laut. Kegiatan yang bermitra dengan kelompok wanita ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan cara membuat lotion rumput laut yang berpotensi sebagai penghasilan alternatif. Program dibagi dalam tiga tahap yaitu penyuluhan, praktek, dan pendampingan. Lotion dibuat dengan bahan utama air dikombinasikan dengan rumput laut dan bahan-bahan kimia tertentu serta pewangi minyak esensial green tea. Lotion dikemas dalam botol plastik 60 mL yang diberi label komposisi produk. Lotion yang dihasilkan telah digunakan oleh anggota kelompok dan diperkenalkan kepada warga sekitar melalui media sosial sehingga masarakat tidak lagi membeli lotion komersial. Setelah kegiatan selesai, anggota kelompok dapat membuat dan mengemas lotion rumput laut secara mandiri. Program ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa setempat dan mitra yaitu semua anggota kelompok dapat secara mandiri membuat lotion rumput laut. Sejauh ini lotion yang dihasilkan telah digunakan oleh anggota kelompok dan masyarakat sekitar tanpa ada keluhan iritasi atau alergi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan teknologi tepat guna penganekaragaman produk rumput laut untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut dapat dikembangkan sebagai penghasilan alternatif bagi anggta kelompok untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.  

Filter by Year

2017 2025