cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PEMANFAATAN AZOLLA SEBAGAI SUBSTITUSI PAKAN ENTOK PADA KELOMPOK TERNAK DI DESA MANDIRANCAN KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS Atang; Bahrun; Ahmad Fauzi; Okti Herlina
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.7736

Abstract

Abstract. Raising Muscovy duck commonly has not become a profitable business because of the high price of feed. Azolla is an alternative feed source that can be used as a substitute for commercial feed to save production costs. This activity aims to improve farming efficiency in the Sekar Tani farmer group in the village of Mandirancan through the use of Azolla as a substitute feed. The activity was started by building an Azolla pond demonstration plot and a duck coop. Counseling and training aimed at improving the skills of farmers in muscovy duck farming and the use of Azolla as the feed. Counseling and training after the demonstration plot runs can increase the effectiveness of technology transfer and the enthusiasm of farmers to support. The use of Azolla as a substitute feed can reduce feed costs and save time, therefore, farmers income could increase by 10%. In addition to being given training, farmers are given assistance with start-up packages consisting of Azolla seeds, plastic ponds, cage repairs, ducks, and commercial feed. To stabilize the production system in farmers groups, an automatic hatching machine with a capacity of 150 was given.               Abstrak. Budidaya entok bagi masyarakat belum menjadi bisnis yang menguntungkan karena terkendala harga pakan yang mahal. Azolla merupakan salah satu sumber pakan alternatif yang dapat dijadikan substitusi pakan komersil sehingga menghemat biaya produksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi budidaya entok pada kelompok ternak Sekar Tani desa Mandirancan melalui pemanfaatan azolla sebagai pakan substitusi. Kegiatan diawali dengan membuat demplot kolam azolla dan kandang panggung untuk pembesaran entok. Penyuluhan dan pelatihan ditujukan untuk meningkatkan keterampilan peternak dalam budidaya entok dan pemanfaatan azolla sebagai pakan. Penyuluhan dan pelatihan setelah demplot berjalan dapat meningkatkan efektifitas transfer teknologi dan antusiasme peternak untuk mengadopsi. Penggunaan azolla sebagai pakan substitusi mampu mengurangi biaya pakan dan menghemat waktu peternak sehingga keuntungan meningkat rata-rata 10%. Selain penyuluhan dan pelatihan, peternak diberikan bantuan paket permulaan berupa benih azolla, kolam terpal, perbaikan kandang, ternak entok, dan pakan komersil. Untuk memantapkan sistem produksi dalam kelompok, berikan bantuan mesin tetas otomatis berkapasitas 150 untuk menyediakan DOD bagi anggota kelompok sehingga produksi entok dapat berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan mampu menciptakan peluang usaha baru berupa produk olahan daging entok dan penetasan.
PENINGKATAN KAPABILITAS BENDAHARA PENERIMAAN DALAM PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BONE Alimuddin; Syarifuddin; Amiruddin; Muhammad Ashary
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.8111

Abstract

Abstract. These community service activities are carried out in order to increase the capabilities of the Treasurer of Receipts - Regional Work Units in administering regional financial management so that they can carry out their roles in a professional, accountable and auditable manner. With the enhancement of the capabilities of the Receiving Treasurers, it is hoped that the financial management of Bone Regency can run well in accordance with statutory provisions, as well as in administration and reporting in line with the principles of government accounting standards. The method of implementation is done by way of lecturers and  tutorial. The results of the implementation of the activities show that the treasurers of SKPD recipients succeeded in administering the admissions treasurer well because this activity was related to their duties and authority as the treasurer of revenue.             Abstrak. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kapabilitas Bendahara Penerimaan – Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam menatausahakan pengelolaan keuangan daerah sehingga dapat menjalankan perannya secara professional, akuntabel dan auditable. Dengan peningkatan kapabilitas para Bendahara Penerimaan diharapkan pengelolaan keuangan Kabupaten Bone bisa berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, serta dalam penatausahaan dan pelaporan sejalan dengan prinsip standar akuntansi pemerintahan. Metode pelaksanaannya dilakukan dengan cara ceramah dan tutorial. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa para bendahara penerima SKPD berhasil melaksanakan penatausahaan bendahara penerimaan dengan baik karena kegiatan ini berkaitan dengan tugas dan wewenang mereka selaku bendahara penerimaan.
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN KEUANGAN UMKM JOGJA SYNERGY OFFICE (JSO) Yusuf Amri Amrullah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9544

Abstract

Abstract. This community service aims to increase knowledge in the field of corporate financial management or MSME (Small and Medium Enterprises) in the Jogja Synergi Office, located on Jl. Besi Jangkang, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55581, with the education sector. The purpose of this community service is the management of financial management at MSMEs, especially in the staff of human resources (HR), and the staff of the finance department can understand and master financial management by management standards. The method used in the service is to provide training and consultation as well as case studies directly in the management of corporate finance or MSME, in this case, providing an understanding of the company's financial statements. The conclusion of this service is the recording of financial statements, and there is some transaction analysis that is still wrong, the recording of trading companies and service companies are different, it is necessary to give an understanding of these differences.             Abstrak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dalam bidang manajemen keuangan perusahaan atau UMKM (Usaha Kecil Mikro Menengah) di Jogja Synergi Office yang terletak di Jl. Besi Jangkang, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581,  dengan bidang usaha pendidikan. Tujuan diadakan pengabdian masyarakat ini yaitu pengelolaan manajemen keuangan di UMKM tersebut terutama di staff sumber daya manusia (SDM) dan staff bagian keuangan dapat memahami serta menguasai manajemen keuangan yang sesuai dengan standar pengelolaan. Metode yang digunakan pada pengabdian yaitu dengan memberikan pelatihan dan konsultasi serta studi kasus secara langsung dalam pengelolaan keuangan perusahaan atau UMKM, dalam hal ini memberikan pemahaman tentang laporan keuangan perusahaan. Kesimpulan pada pengabdian ini yaitu pada pencatatan laporan keuangan, analisa traksaksi ada beberapa yang masih keliru, pencatatan perusahaan dagang dan perusahaan jasa berbeda, maka perlu diberikan pemahaman perbedaan tersebatu.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING ARAK BALI PRODUKSI DESA BESAN Nyoman Sri Subawa; Marselus Yansen; Anak Agung Made Wirajaya; Ridho Rahmadi
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9717

Abstract

Abstract. The implementation of proper marketing through digital marketing needs to be done by arak craftsmen in Besan Village, especially now that arak has received government recognition through Governor Regulation Number 1 of 2020, one of which regulates Arak Bali. The aim of this service is a transition to digital marketing, which is the right thing to do, through the availability of internet networks in all villages today. The use of smartphones, which have been mostly used as a means of telephone communication, is also time to be used as a tool to market products. Through this effort, the marketing of arak produced by the people of Besan Village, which is known for its authenticity and purity, can be expanded, so that it becomes the main source of income for the community. The method used in this service is training, guidance and assistance in using and implementing digital marketing. The results of the implementation of this service activity, have an impact on the public's understanding of the importance of digital marketing and have been carried out by the “Arak Bali” craftsmen community, through the internet, social media and other media.             Abstrak. Penerapan pemasaran yang tepat melalui digital marketing perlu dilakukan oleh pengrajin arak di Desa Besan, terlebih saat ini arak telah mendapat pengakuan pemerintah melalui Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2020, yang salah satunya mengatur tentang Arak Bali. Tujuan pengabdian ini adalah adanya peralihan ke arah digital marketing, hal yang sangat tepat dilakukan, melalui ketersediaan jaringan internet di semua desa saat ini. Peruntukan smartphone yang selama ini lebih banyak berfungsi sebagai alat komunikasi telepon, sudah saatnya juga dipergunakan sebagai alat untuk memasarkan produk. Melalui usaha tersebut, pemasaran arak yang diproduksi masyarakat Desa Besan yang dikenal keaslian dan kemurniannya dapat diperluas, sehingga menjadi sumber pendapatan utama masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan, bimbingan dan pendampingan dalam menggunakan dan penerapan digital marketing. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, berdampaik pada pemahaman masyarakat akan pentingnya pemasaran secara digital dan telah dilakukan oleh masyarakat pengrajin produk “Arak Bali“, melalui media internet, media sosial dan media lainnya.
OPTIMALISASI WADAH BUDIDAYA UNTUK PEMBENIHAN IKAN SKALA RUMAH TANGGA PADA LAHAN TERBATAS DI KELURAHAN SUMAMPIR KABUPATEN BANYUMAS Dian Bhagawati; Agus Nuryanto; Aswi Andriasari Rofiqoh; Sukirno
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9781

Abstract

Abstract. Nilem fish (Osteochilus hasselti) is one of the freshwater aquaculture fish that many consumers like because it has a delicious taste and affordable prices. Market demand for the availability of nilem fish seeds continues to increase, but fish cultivators in Sumampir Village (RT0 / RW06) North Purwokerto, Banyumas Regency, have not been able to provide it optimally. This condition occurs because fish cultivators are still managing their hatchery business conventionally. Based on the request of the target audience, dissemination has been carried out to apply a multipurpose hatchery through training on nilem fish hatchery in limited land. The goal is to train and educate cultivators in planning, preparing tools and materials, and conducting fish hatcheries in a multipurpose cultivation container. The method applied is participatory, including preparation, implementation of training, and evaluation of activities. The realization of the activities was carried out in stages which included lectures, practice, and making demonstration plots, which were conducted face-to-face (offline) and online. The results of the activities achieved were that the Kelompok Pembudidaya Ikan (pokdakan) members were able to carry out induction of nilem fish hatchery and non-mass natural spawning, with a male to female ratio of 1: 2. The target audience has also succeeded in producing seeds on limited land using multipurpose containers. During a month able to do spawning three times. The resulting seeds are maintained for two weeks, then sold to other fish farmers. The target audience has also been able to disseminate their knowledge and skills to other fish cultivators.               Abstrak. Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) merupakan salah satu ikan budidaya air tawar yang banyak disukai konsumen, karena memiliki citarasa gurih dan harga terjangkau. Permintaan pasar terhadap ketersediaan benih ikan nilem terus meningkat, tetapi  pembudidaya  ikan di  Kelurahan  Sumampir  (RT0/RW06) Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas, belum mampu menyediakannya secara  optimal.  Kondisi  tersebut terjadi karena pembudidaya  ikan masih mengelola usaha pembenihannya secara  konvensional. Berdasarkan  permintaan khalayak sasaran, maka telah dilakukan diseminasi untuk mengaplikasikan wadah pembenihan serba guna melalui pelatihan pembenihan ikan nilem di lahan terbatas. Tujuannya untuk melatih dan mendidik pembudidaya dalam merencanakan, menyiapkan alat  dan  bahan, dan melakukan pembenihan ikan dalam  wadah  budidaya  serbaguna.  Metode  yang  diterapkan  adalah  partisipatif,  meliputi persiapan, pelaksanaan  pelatihan  dan evaluasi  kegiatan. Realisasi  kegiatan  dilaksanakan secara bertahap  yang  meliputi  ceramah,  praktek  dan  pembuatan  demplot, yang dilakukan secara tatap muka (luring) dan daring.  Hasil kegiatan yang dicapai yaitu anggota pokdakan telah mampu melakukan pembenihan ikan nilem secara induksi dan pemijahan alami non-massal, dengan perbandingan jantan dan betina adalah 1:2.  Khalayak  sasaran  juga telah berhasil memproduksi benih pada lahan terbatas dengan menggunakan wadah serbaguna. Selama sebulan mampu melakukan pemijahan sebanyak tiga kali. Benih yang dihasilkan dipelihara selama dua minggu, kemudian dijual ke petani ikan lainnya. Khalayak sasaran  juga telah mampu menyebarluaskan pengetahuan dan ketrampilannya kepada pembudidaya ikan lainnya.
PERANCANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PIDADA CARAMEL WIRE SLICER DALAM PRODUKSI DODOL PIDADA Harjadi Gunawan; Arka Soewono; Robertus Adi Kurniawan; Ferdinand; Sri Hapsari Wijayanti
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9916

Abstract

Abstract. The Beautiful Mangrove Group in Pantai Bahagia Village, Bekasi, West Java, has long time produced varieties of snacks from mangrove pidada which grow in the coastal region. One of them is dodol pidada. Dodol pidada is still produced conventionally because they use manual tools, such as knives and rulers. The size of dodol pidada is not the same and when eaten, dodol has still adhered in the package wrap. Therefore, modern technology is needed to produce dodol pidada with better quality, which is called pidada caramel wire slicer. The objectives of this activity are (a) to create a pidada caramel wire slicer; (b) to increase the quality and quantity of dodol pidada production. The method of this activity is the design of the dodol cutting tool, with the stages of tool design, tool creating, testing and error analysis, and evaluation. Basic materials and cutting arms used is food-grade; wire slicer using stainless material. Dimensions are designed to measure 40 cm x 40 cm x 60 cm with a size per mold of 3x3x1 cm. The selected packaging has food-grade material and is not sticky if dodol is packaged and stored at room temperature. The pidada caramel wire slicer can function properly and can be used practically to be produced in large quantities in one production period, no more than one hour. In terms of quality, dodol is no longer sticky on the packaging.                 Abstrak. Kelompok Mangrove Indah di Desa Pantai Bahagia, Bekasi, Jawa Barat, telah lama memproduksi panganan dari mangrove pidada yang tumbuh di lingkungan pesisir. Salah satu olahan khasnya adalah dodol pidada. Dodol pidada diproduksi dengan cara konvensional karena masih menggunakan alat-alat manual, seperti pisau dan penggaris. Dodol yang dihasilkan tidak sama besar dan ketika dimakan, dodol masih menempel pada bungkus kemasan. Karena itu, diperlukan teknologi modern untuk menghasilkan dodol dengan kualitas yang lebih baik, yang dinamakan pidada caramel wire slicer. Tujuan kegiatan adalah (a) menciptakan alat pidada caramel wire slicer; (b) meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi dodol pidada. Metode kegiatan adalah rancang bangun alat pemotong dodol, dengan tahapan perancangan alat, pembuatan alat, pengujian dan analisis kesalahan, serta evaluasi kegiatan. Dasar material dan cutting arms menggunakan food grade; wire slicer menggunakan material stainless. Dimensi yang dirancang berukuran 40 cm x 40 cm x 60 cm dengan ukuran per cetakan 3x3x1 cm. Kemasan yang dipilih memiliki material food grade dan tidak lengket jika dodol dikemas dan disimpan dalam suhu ruangan. Pidada caramel wire slicer yang dihasilkan dapat berfungsi dengan baik dan dapat digunakan dengan mudah untuk menghasilkan dodol dalam jumlah banyak dalam sekali cetak dengan rentang waktu produksi tidak lebih dari satu jam. Dari segi kualitas, dodol tidak lagi lengket di kemasan.    
IMPLEMENTASI PROGRAM SAGUSARU UNTUK PEMANFAATAN DAN PENDISTRIBUSIAN SAMPAH SEBAGAI PEMBERDAYAAN PADA MASYARAKAT DI DESA CIMULANG KABUPATEN BOGOR Diah Ratnawati; Tatiana Siregar
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i4.9925

Abstract

Utilization and Distribution of Waste as Community Empowerment in Cimulang Village, Bogor Regency through the Trash Useful Trash Rupiah Program (SaguSaru) is a program to change people's behavior in disposing of trash into valuable goods. The aim of the program is to achieve health in the self and the environment, empower people in managing waste to be useful, form a garbage bank, and produce fertilizer that can be utilized. Basic implementation of activities  SaguSaru  are in 4 program indicators: Increased community knowledge in preventing DBD, active communities in waste management and processing, communities making garbage banks, compost fertilizer, and ecobrick, Programs  SaguSaru  implemented with cross-sector support. This program is descriptive conducted in February - November 2019. Focus in this program inculed Posyandu Cadre. The sampling method used is half the population and the sample size is 266 participants. The results showed that the knowledge of Cimulang Village Community, to the SaguSaru program is good, where 94% of Cimulang villagers know SaguSaru program to know SaguSaru program. Cimulang Village Community's attitude towards SaguSaru program is good, 97.05% of Cimulang Village community agree with SaguSaru program. Cimulang Village Community Action is good, 83.25% of Cimulang Village community implement SaguSaru program. --- Pemanfaatan dan pendistribusian sampah sebagai pemberdayaan masyarakat di Desa Cimulang Kabupaten Bogor melalui Program Sampah Berguna Sampah Rupiah (SaguSaru) adalah program untuk mengubah perilaku masyarakat dalam membuang sampah menjadi barang yang bernilai. Tujuan dari program ini adalah mencapai kesehatan pada diri dan lingkungan sekitar, memberdayakan masyarakat dalam mengelola sampah menjadi berguna, terbentukya bank sampah, dan menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan. Dasar pelaksanaan kegiatan SaguSaru berada dalam 4 indikator program: Pengetahuan masyarakat meningkat dalam mencegah DBD, masyarakat aktif dalam pengelolaan dan pengolahan sampah, masyarakat membuat bank sampah, pupuk kompos, dan ecobrick, Program SaguSaru terlaksana dengan dukungan lintas sector. Program ini bersifat deskriptif yang dilakukan pada bulan Februari - November 2019. Sasaran target pada program ini adalah Kader Posyandu, Masyarakat Desa, Mahasiswa Desa Cimulang, Siswa/i SD 01 Pasir Gaok dan Siswa/i SMP Cimulang yang berjumlah 266 peserta. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu setengah populasi dan jumlah sampelnya 226 peserta. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan Masyarakat Desa Cimulang, terhadap program SaguSaru adalah baik, sebanyak 94% masyarakat Desa Cimulang mengetahui program SaguSaru mengetahui program SaguSaru. Sikap Masyarakat Desa Cimulang terhadap program SaguSaru adalah baik, sebanyak 97,05% Masyarakat Desa Cimulang setuju dengan program SaguSaru. Tindakan Masyarakat Desa Cimulang yang baik, sebanyak 83,25% masyarakat Desa Cimulang melaksanakan program SaguSaru.
PELATIHAN ENGLISH CONVERSATION DAN SOFT SKILL ADVANCED LEVEL Naely Muchtar; Gusri Emiyati Ali; Alimin; Shanty Halim
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i4.10707

Abstract

The target of the community service program is low-income children of Al-Muslimun orphanage. Due to their economical problems, they have limited time to learn English and to communicate in school. Therefore, a support system is required to improve the students’ communication skills in English for their better future. The aims of the programs are to train English conversation and soft skills advanced level. The methods used in these activities are discussion, simulation, and pair or group-work. Training activities were held four times and each activity covered one hour of theory and one hour of practice. After the training, monitoring was held to evaluate the progress of the children in communicating. The result of this program is the significant improvement of children in soft skills and English conversation at an advanced level. The output of the target is the children’s ability to communicate effectively in advanced level in English Conversation and soft skills proved by training certificate. --- Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah anak asuh Panti Asuhan Al-Muslimun yang merupakan kelompok masyarakat yang kurang mampu dari segi ekonomi. Oleh karena itu, mereka memiliki keterbatasan waktu dalam mempelajari bahasa Inggris dan berkomunikasi di sekolah. Dengan demikian, sebuah dukungan dari sistem pendidikan mutlak ada untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris untuk masa depan anak asuh. Tujuan Kegiatan ini memberikan pelatihan percakapan bahasa Inggris dan soft skill tingkat lanjutan kepada anak asuh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi, simulasi, dan kerja berpasangan atau kelompok. Kegiatan pelatihan diadakan sebanyak empat kali dan setiap kegiatan mencakup satu jam teori dan satu jam praktek. Setelah kegiatan pelatihan berakhir, monitoring dilaksanakan untuk mengevaluasi kemajuan dan perkembangan anak asuh dalam berkomunikasi. Hasil dari kegiatan PKM adalah meningkatnya kemampuan anak asuh untuk berkomunikasi dengan efektif dalam percakapan bahasa Inggris dan soft skill tingkat lanjut sesuai dengan materi yang telah diberikan oleh tim PKM. Luaran dari penelitian ini adalah modul pelatihan dan sertifikat yang telah diberikan kepada anak asuh sebagai bukti telah mengikuti pelatihan.
PENDAMPINGAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA MADIUN Gregoria Ariyanti; Ana Easti Rahayu Maya Sari; David Ary Wicaksono
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i4.10924

Abstract

The government, through the Ministry of National Education, especially through the Directorate General of Higher Education, has begun to facilitate the development or education of children with special needs. Likewise, children with special needs are provided with other simple scientific knowledge, including Mathematics. There is a tendency for teachers who are accustomed to thinking that the learning process is just an attempt by the teacher to enter the cognitive realm of their students. Learning media for children with special needs are applied in this service activity. Technology in the form of special mathematics teaching aids for children with special needs aims to make children have better abilities and can increase their self-confidence. Children with special needs who turn out to have progressed in knowledge, for example, numbers and counting in simple mathematics, will feel happy and their confidence will eventually emerge. For this, it is necessary to strive for pleasant learning conditions equipped with learning aids and assistance in understanding simple Mathematics concepts, so that confidence in the child will slowly emerge. Based on the above background, community service activities are carried out. The service method is in the form of assistance in understanding mathematical concepts and self-confidence for children with special needs. The subjects of this community service activity were students of SLB Bhakti Luhur in Manguharjo District, Madiun City. Meanwhile, the purpose of this service activity is to improve the ability to understand simple mathematical concepts that are fun for children with special needs and increase the self-confidence of children with special needs. The results of the implementation of the service show an increase in the ability to understand simple mathematics and increase the self-confidence of children with special needs. --- Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional khususnya melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, mulai memfasilitasi perkembangan atau pendidikan anak berkebutuhan khusus. Demikian juga, anak berkebutuhan khusus dibekali pengetahuan ilmu sederhana yang lain, diantaranya Matematika. Adanya kecenderungan guru yang terbiasa menganggap bahwa proses belajar itu hanyalah upaya guru memasuki ranah kognitif siswanya. Media pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini. Teknologi berupa alat peraga Matematika khusus bagi anak berkebutuhan khusus, bertujuan agar anak memiliki kemampuan yang lebih baik dan dapat menambah kepercayaan diri mereka. Anak berkebutuhan khusus yang ternyata memiliki kemajuan dalam pengetahuan, misalnya bilangan dan berhitung dalam Matematika sederhana, akan merasa senang dan kepercayaan dirinya lama kelamaan akan muncul. Untuk hal tersebut, maka perlu diupayakan kondisi belajar yang menyenangkan dengan dilengkapi alat bantu belajar dan pendampingan pemahaman konsep Matematika sederhana, sehingga akan muncul perlahan-lahan kepercayaan diri pada anak tersebut. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengabdian berupa pendampingan pemahaman konsep matematika dan kepercayaan diri bagi anak berkebutuhan khusus. Subjek dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa SLB Bhakti Luhur di Kecamatan Manguharjo kota Madiun. Sedangkan, tujuan dalam kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika sederhana yang menyenangkan bagi anak berkebutuhan khusus dan meningkatkan kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemahaman matematika sederhana dan peningkatan kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus.
PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN MALALUGIS (Decapterus macarellus) KEPADA IBU-IBU PKK DESA TIHU KECAMATAN BONEPANTAI KABUPATEN BONE BOLANGO Femy M Sahami; Asna Aneta
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.10966

Abstract

Tihu Village is one of the coastal villages around Tomini Bay. This village has the potential of malalugis fish (Decapterus macarellus), which is often abundant but has not been optimally exploited. The problem in Tihu Village is that the catch of malalugis fish is usually plentiful in certain seasons, and people often throw it away. So far, there has been no community effort in processing these fish resources. Through community service programs, community empowerment, especially the Family Welfare Empowerment Organization (PKK), is utilized to exploit the potential of malalugis fish to be processed products that can support the community’s welfare. This activity aims to provide training to the Family Welfare Empowerment Organization (PKK) in utilizing the resources of malalugis fish to be processed products of fishery products. The method applied in the implementation of community service activities in Tihu Village is through training methods with participatory learning techniques and direct practice of processing malalugis fish. This activity’s output is the creation of processed malalugis fish products in the form of croquettes and nuggets. The long-term target is processed malalugis fish products can be an alternative source of livelihood that can improve the community’s economy. --- Desa Tihu merupakan salah satu desa pesisir Teluk Tomini. Desa ini memiliki potensi ikan malalugis (Decapterus macarellus) yang sering melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Permasalahan yang ada di Desa Tihu adalah hasil tangkapan ikan malalugis sering melimpah pada musim-musim tertentu dan seringkali masyarakat hanya membuangnya begitu saja. Selama ini belum ada upaya masyarakat dalam melakukan pengolahan sumberdaya ikan ini. Melalui program pengabdian pada masyarakat ini dilakukan  pemberdayaan masyarakat khususnya ibu-ibu PKK untuk pemanfaatan potensi ikan malalugis ini menjadi produk olahan yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada Ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan sumberdaya ikan malalugis menjadi produk olahan hasil perikanan. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian di Desa Tihu ini ialah melalui metode pelatihan dengan teknik pembelajaran partisipatif dan praktek langsung pengolahan ikan malalugis. Luaran dari kegiatan ini adalah terciptanya produk olahan ikan malalugis berupa kroket dan nuget. Target jangka panjang adalah produk olahan ikan malalugis dapat menjadi alternatif sumber pencaharian yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Filter by Year

2017 2025