cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Share : Social Work Journal
ISSN : 23390042     EISSN : 25281577     DOI : -
Core Subject : Social,
Share Social Work Journal adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian lapangan dan atau pustaka mengenai isu-isu kesejahteraan sosial, di tingkat nasional, regional dan internasional. Share Social Work Journal adalah tempat publikasi yang tepat sebagai sumber referensi dan juga sebagai sumber diskusi topik-topik yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial karena telah ber ISSN printed dan elektronik. ISSN p: 2339-0042 ISSN e: 2528-1577
Arjuna Subject : -
Articles 356 Documents
FAMILY-BASED PARENTING CHALLENGES: STUDY CASE MUHAMMADIYAH’S LKSA OF MALANG TANTANGAN PENGASUHAN ANAK BERBASIS KELUARGA : STUDI KASUS LKSA MUHAMMADIYAH MALANG Muchlis Anwari; Oman Sukmana; Su’adah Su’adah; Zaenal Abidin
Share : Social Work Journal Vol 13, No 1 (2023): Share : Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v13i1.43970

Abstract

Abstract. This study aims to determine the constraints and challenges that exist in family-based childcare programs. Family-based care is care that involves parents as the main caregivers in raising children. The research method used in this study is a qualitative one with a case study type of research at LKSA Muhammadiyah Malang city and two LKSA staff as informants for this study. We chose LKSA Muhammadiyah Malang because the institution is one of the oldest orphanages in the city. Malang and the orphanage are one of the anti-hospital referral models in orphanages. But for now, Iksa is still preparing for treatment outside the hostel. The Muhammadiyah Malang Orphanage has provided outside care since 1932, when the orphanage was first established, until the 90s but stopped in the 2000s and focused only on boarding care. The results of the research, namely the processing of primary data in the form of interviews, revealed that there were two dominant problems underlying the obstacles in implementing family-based care, namely internal and external problems. The results of this study contributed to answering the existing questions. The limitation of this research is that the data used is still limited to the type of primary data, namely interviews. Further research needs to use secondary and primary data, namely observation and survey data.  Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala dan tantangan yang terdapat di program pengasuhan anak berbasis keluarga. Pengasuhan berbasis keluarga merupakan pengasuhan yang melibatkan orang tua sebagai pengasuh utama dalam mengasuh anak, Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis Penelitian studi kasus di LKSA Muhammadiyah kota Malang dan dua staf LKSA sebagai narasumber penelitian ini, kami mengambil LKSA Muhammadiyah malang karena lembaga tersebut menjadi salah satu panti tertua di Kota Malang dan panti tersebut menjadi salah satu medel rujukan anti suhan asrama di dalam panti. Tapi untuk saat ini lksa tersebut masih memepersiapkan diri untuk asuhan di luar asrama, Panti  Asuhan muhammadiyah malang ini pernah melakukan asuhan luar pada tahun 1932 sejak pertama panti ini berdiri samapai dengan tahun 90an namun berhenti pada tahun 2000an dan berfokus pada  pengasuhan asrama saja. Hasil penelitian yaitu pengolahan data primer berupa wawancara mengungkapkan bahwa terdapat dua masalah dominan yang melatar belakangi kendala dalam pelaksanaan pengasuhan berbasisis keluarga yaitumasalah internal dan eksternal. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pemenuhan jawaban dari pertanyaan yang ada. Keterbatasan penelitian ini adalah data yang digunakan masih terbatas pada jenis data jenis data primer yaitu wawancara. Penelitian berikutnya perlu menggunakan data sekunder dan primer, yaitu data observasi dan survey.  
KONTRIBUSI KELUARGA TERHADAP MUNCULNYA PERILAKU KENAKALAN PADA REMAJA Ghea Cantika Noorsyarifa; Meilanny Budiarti Santoso
Share : Social Work Journal Vol 13, No 1 (2023): Share : Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v13i1.45814

Abstract

Keluarga merupakan bagian atau unsur terkecil dari suatu masyarakat. Salah satu fungsi dasar keluarga yakni fungsi afektif. Fungsi afektif memiliki keterkaitan dengan fungsi internal keluarga yakni upaya perlindungan dan dukungan dalam hal psikososial bagi para anggota keluarga. Permasalahan yang terjadi dalam kehidupan keluarga berpotensi menyebabkan berkurangnya kualitas dari fungsi afektif yang diterapkan di dalam suatu hubungan keluarga. Komunikasi yang dijalankan oleh seorang anak terutama di usia remaja dengan orang tuanya tidaklah selalu berjalan dengan baik. Terjadinya suatu persoalan antara anak dan orang tua dapat memungkinkan timbulnya permasalahan, salah satunya berupa perilaku kenakalan remaja. Remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, masa remaja dapat dikatakan merupakan masa yang penting dan menjadi titik kritis dalam fase tumbuh kembang seorang anak menuju usia dewasa, karena pada masa remaja seseorang didorong untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dalam menghadapi suatu permasalahan yang dihadapinya. Artikel ini membahas mengenai keluarga dan dinamika yang terjadi didalam kehidupan keluarga, sehingga menjadi penyebab terjadinya perilaku kenakalan remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil studi menunjukkan bahwa kurangnya peran orang tua dalam memberikan perhatian dalam menjalin hubungan komunikasi terhadap anak menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja, maka untuk mengatasi kasus tersebut orang tua harus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik bagi anak serta menjadi teladan yang baik bagi seorang anak.
DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA PERDESAAN TERHADAP KEBERDAYAAN PEREMPUAN Rahmawati, Aulia; Darwis, Rudi Saprudin
Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i1.55271

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor dengan perkembangan yang pesat dan memberikan dampak yang cukup baik bagi ekonomi. Pengembangan sektor pariwisata tidak hanya dilakukan di kota, tetapi juga di desa dengan dikembangkannya pariwisata perdesaan. Meskipun semakin berkembang, penelitian terkait dampak dari pariwisata perdesaan, terutama terhadap perempuan masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dampak pengembangan pariwisata perdesaan terhadap keberdayaan perempuan dengan fokus pada Desa Ciburial, Kabupaten Bandung, Indonesia. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik deskriptif. Perangkat desa, tokoh masyarakat, perempuan yang bekerja di sektor pariwisata, dan kelompok PKK dipilih sebagai informan secara purposive atau dengan pertimbangan tertentu. Hasilnya menunjukkan bahwa perkembangan pariwisata meningkatkan peluang usaha dan pendapatan bagi perempuan, meskipun manfaat ekonomi belum merata. Secara psikologis, perempuan merasa lebih percaya diri dan bangga terhadap potensi wisata daerahnya. Semangat bersosialisasi dan peningkatan kohesivitas sosial menunjukkan bagaimana perempuan berdaya secara sosial. Terlebih lagi, konflik eksternal justru memperkuat solidaritas perempuan. Meskipun perempuan memiliki hak dan kebebasan untuk mengemukakan ide, representasi mereka dalam pemerintahan masih minim, mengindikasikan keberdayaan politik yang belum optimal. Kemudian, teridentifikasinya empat isu gender yang menghambat keberdayaan perempuan menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata perdesaan di Desa Ciburial belum bisa memberikan dampak yang optimal terhadap keberdayaan perempuan. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan yang disesuaikan dan keterlibatan perempuan dalam semua aspek pengembangan pariwisata. Tourism is one of the fastest-growing sectors and significantly impacts the economy. The development of the tourism sector is not only carried out in cities but also in villages through the development of rural tourism. Despite its growth, research on the impact of rural tourism, especially on women, remains limited. Therefore, this study aims to reveal the impact of rural tourism development on women's empowerment, focusing on Ciburial Village, Bandung Regency, Indonesia. A qualitative approach with descriptive techniques was used in this study. Village officials, community leaders, women working in the tourism sector, and PKK groups were selected as informants through purposive sampling. The results show that the development of tourism increases business opportunities and income for women, although economic benefits are not yet evenly distributed. Psychologically, women feel more confident and proud of their region's tourism potential. Increased social cohesion and enthusiasm for socializing indicate how women are socially empowered. Furthermore, external conflicts strengthen women's solidarity. Although women have the right and freedom to express their ideas, their representation in government remains minimal, indicating that political empowerment is not yet optimal. The identification of four gender issues hindering women's empowerment shows that rural tourism development in Ciburial Village has not yet fully optimized its impact on women's empowerment. Therefore, tailored training programs and the involvement of women in all aspects of tourism development are needed.
KEAMANAN MANUSIA: PERGESERAN PARADIGMA KEAMANAN NASIONAL (Studi Literatur Pada Kecelakaan Lalu Lintas Dalam Perspektif Kesejahteraan Sosial) Santoso, Meilanny Budiarti
Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v13i2.51546

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian ketiga di dunia. Namun, penanganan terhadap kejadian kecelakaan secara signifikan belum berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perspektif berbeda terhadap penanganan kecelakaan lalu lintas yaitu dengan menempatkan isu kecelakaan lalu lintas sebagai bentuk perlindungan terhadap keamanan manusia yang dimaknai dalam perspektif kesejahteraan sosial, sehingga secara lebih luas memberi kerangka pada pergeseran paradigma keamanan nasional menuju keamanan manusia dan menjadi isu yang diperhatikan oleh berbagai pihak dengan fokus keamanan manusia (human safety). Metode deskriptif digunakan dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanganan terhadap kecelakaan lalu lintas dapat memberikan jaminan perlindungan bagi keamanan manusia dan relevan dengan konsepsi negara kesejahteraan, di mana kebijakan sosial diimplementasikan dalam rangka mengupayakan pemenuhan kesejahteraan bagi warga negara, terutama penanganan terhadap pengemudi yang berkendaraan dengan kecepatan di atas ketentuan ruas jalan yang dilalui ataupun melalui pembangunan infrastruktur dan failitas yang dapat memberikan perlindungan dan mendukung keselamatan pengguna jalan raya.
PERAN KELEMBAGAAN LOKAL DALAM MENGKOORDINASIKAN PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA PADA DESA WISATA Aliim, Tahrizi Fathul; Darwis, Rudi Saprudin
Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v13i2.51198

Abstract

Beberapa tahun terakhir, pariwisata telah mendapat banyak perhatian sebagai wadah potensial untuk mencapai tujuan pembangunan. Sebagai salah satu negara dengan jumlah pulau yang sangat banyak, Indonesia memiliki peluang besar untuk memajukan ekonomi negara melalui bidang pariwisatanya. Melalui artikel ini, penulis akan membahas bagaimana kelembagaan lokal dapat menjadi sebuah awalan yang baik bagi suatu negara untuk mengembangkan perekonomiannya hingga menciptakan kesejahteraan sosial. Penulis menggunakan metodi studi literatur atau kajian pustaka sebagai metode penyusunan artikel. Penulis juga menggunakan 3 (tiga) teori: Community Development Theory, Community Based Tourism Theory, serta Social Capital Theory sebagai dasar elaborasi atas pemikiran-pemikiran yang akan dituliskan pada bagian pembahasan. Hasil dari kajian literatur yang penulis lakukan memperlihatkan bahwa kelembagaan lokal dalam sektor pariwisata memegang peranan yang besar. Kelembagaan lokal dapat meningkatkan partisipasi masyarakat di desa wisata, mengembangkan ekonomi lokal, serta membentuk sebuah pembangunan sosial yang berkelanjutan. Saran yang dapat diberikan oleh penulis yakni kelembagaan lokal dapat meningkatkan upayanya dengan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur, mempromosikan praktik pariwisata ke kancah internasional, serta memperluas pendidikan pariwisata di sekolah menengah. Dengan itu, lembaga lokal dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal dan menciptakan kesejahteraan sosial bagi masyarakat di desa wisata.
TRANSFORMASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN: MEMAHAMI PENERAPAN CORPORATE CITIZENSHIP PADA PT. PANCAMAS ELITE MALANG Ollianti, Reni Novita; Raharjo, Santoso Tri; Riesnawaty, Risna
Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i1.52207

Abstract

Artikel ini membahas penerapan corporate citizenship dalam strategi bisnis PT Pancamas Elite Malang. Dalam era globalisasi dan kompleksitas perkembangan bisnis, perusahaan semakin menyadari pentingnya memberikan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan sekitar. PT Pancamas Elite Malang merupakan perusahaan yang telah mengadopsi nilai-nilai CSR dan mulai mempraktekkan corporate citizenship sebagai strategi dalam implementasi  tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dan studi kasus untuk mengumpulkan dan mengevaluasi literatur terbaru serta menganalisis praktik transformasi tanggung jawab perusahaan. Pencarian dilakukan menggunakan kata kunci seperti "transformasi tanggung jawab perusahaan," "corporate social responsibility," dan "corporate citizenship." Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pancamas Elite Malang telah menerapkan corporate citizenship dengan langkah-langkah konkret. Perusahaan ini terlibat dalam kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat seperti program pendidikan, inisiatif lingkungan, dan program kesejahteraan sosial. Artikel ini memberikan gambaran komprehensif mengenai penerapan corporate citizenship oleh PT Pancamas Elite Malang. Penelitian ini memberikan informasi, panduan, dan contoh nyata praktik yang dapat diadopsi oleh perusahaan lain untuk memahami dan menerapkan konsep-konsep tersebut dalam konteks bisnis mereka serta Implementasi CSR sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya. This article discusses the application corporate citizenship in the business strategy of PT Pancamas Elite Malang. In the era of globalization and complexity of business development, companies are increasingly realizing the importance of providing a positive impact on society and the surrounding environment. PT Pancamas Elite Malang is an example of a company that has adopted CSR values and corporate citizenship in its operations. This research uses literature review and case study methods to collect and evaluate the latest literature and analyze corporate responsibility transformation practices. Searches were conducted using keywords such as “corporate responsibility transformation,” “corporate social responsibility,” and “corporate citizenship.” The research results show that PT Pancamas Elite Malang has integrated CSR principles and corporate citizenship into its business strategy with concrete steps. The company is involved in CSR activities such as community education programs, environmental initiatives, and social welfare programs. This article provides a comprehensive overview of the implementation of CSR and corporate citizenship by PT Pancamas Elite Malang. This research provides information, guidance, and practical examples that other companies can adopt to understand and apply these concepts in their business context. The implementation of CSR has been proven to provide long-term benefits for companies and the surrounding community.
TINJAUAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGS) DI AFRIKA: LITERATUR REVIEW Sudirman, Faturachman Alputra; Lestari, Dian Trianita
Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v13i2.39327

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mereview berbagai literatur mengenai topik Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Afrika melalui pendekatan Bibliometrik. Pencarian artikel dibatasi sejak 2020-2021 melalui database Scopus, dan ditemukan sejumlah 835 artikel yang membahas topik yang dimaksud, setelah dilakukan proses seleksi maka ditetapkan sebanyak 621 artikel yang dianggap relevan dalam studi ini. Berdasarkan pemetaan network dan density visualization terdapat 5 kluster yang terdiri dari 118 kata kunci atau konsep dan diketahui 6 topik dominan yang sering dikaji berhubungan dengan SDGs di Afrika yaitu 1) Sustainable Development Goals, 2) South Africa, 3) Africa, 4) Climate change, 5) Female, 6) Human. Hasil review menunjukkan bahwa kawasan ini masih menghadapi tantangan dalam pencapaian SDGs seperti upaya pencapaian SDGs 6. Kawasan Afrika menghadapi tantangan ketahanan air pada dengan target pasokan air dan sanitasi yang jauh di bawah tolok ukur global. Pada SDGs 7, banyak program yang gagal meningkatkan akses energi memasak untuk rumah tangga di Sub-Sahara Afrika. Kemudian pada SDGs 2, hanya sedikit kemajuan yang dicapai dalam mengurangi tingkat malnutrisi. Sehingga pelibatan pemangku kepentingan lokal, nasional, dan internasional dibutuhkan untuk mencapai SDGs 2030 di Afrika. This study aims to review various literature on Sustainable Development Goals (SDGs) in Africa through a Bibliometrics approach. The search for articles was limited from 2020 to 2021 through the Scopus database, where 835 articles were found discussing the topic. After the manuscript selection process was carried out, 621 articles were considered relevant in this study. Based on network mapping and density visualization, there are 5 clusters of 118 keywords or concepts and six dominant topics are often studied related SDGs in Africa, namely 1) Sustainable Development Goals, 2) South Africa, 3) Africa, 4) Climate change, 5) Female, and 6) Human. The review results show that this region still faces challenges in achieving SDGs, such as efforts to achieve SDG 6. The African region faces water security challenges with a water supply and sanitation targets far below global benchmarks. In SDGs 7, many programs fail to improve access to cooking energy for households in Sub-Saharan Africa, Then on SDGs 2, only slight progress was made in reducing malnutrition rates, so the involvement of local, national, and international stakeholders is needed to achieve the 2030 SDGs in Africa.
SELF-EFFICACY DALAM PROSES TRANSFORMASI PENYINTAS TB PARU (STUDI KASUS PADA KETUA YAYASAN PEJUANG TANGGUH) Widuri, Saraswati; Santoso, Meilanny Budiarti
Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i1.54167

Abstract

Keberhasilan atas penyembuhan terhadap penderita TB paru sehingga penyintas dapat hidup secara normal kembali di tengah masyarakat, memberikan dampak positif di lingkungan sosial karena dapat melahirkan agen perubahan. Fenomena menarik dalam kasus ini adalah menunjukkan adanya motivasi pada penyintas TB paru untuk bertransformasi menjadi ketua Yayasan Pejuang Tangguh (Peta) yang memiliki perhatian dan kepedulian nyata terhadap para penderita TB paru. Artikel ini menjelaskan self-efficacy dalam proses transformasi penyintas TB paru menjadi ketua Yayasan Pejuang Tangguh (Peta) dan hal ini menunjukkan adanya kapabilitas human agency. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Studi Kasus digunakan untuk mengungkap keunikan yang dimiliki oleh informan, yaitu pada aspek self-efficacy dalam proses transformasi penyintas TB paru menjadi ketua Yayasan Pejuang Tangguh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy pada diri penyintas TB paru berperan dalam proses menentukan pilihan otonomnya sehingga menghasilkan keputusan dan membentuk kemandirian pada penyintas TB paru yang pada akhirnya berhasil melakukan perubahan dan berkontribusi positif terhadap lingkungan. Perubahan yang tercipta merupakan manifestasi dari motivasi dan niat yang dimiliki oleh penyintas TB paru untuk bangkit sekaligus menunjukkan adanya kapabilitas human agency dalam bertransformasi menjadi ketua Yayasan Pejuang Tangguh (Peta) dalam mendukung kesembuhan dari para penderita TB paru. Recovery success of pulmonary TB sufferers so that survivors can live normally again in society, providing a positive impact on the social environment because it can create agents of change. The interesting phenomenon in this case is that it shows the motivation of pulmonary TB survivors to transform into the chairman of the Yayasan Pejuang Tangguh (Peta) which has real attention and concern for pulmonary TB sufferers, as happened with the management of the Yayasan Pejuang Tangguh. This article attempts to explain self-efficacy in the process of transforming a pulmonary TB survivor into chairman of the Yayasan Pejuang Tangguh (Peta) and this shows the existence of human agency capability. This research was conducted using descriptive methods and a qualitative approach. Data collection techniques use indepth interview and observation. Case studies were used to reveal the uniqueness of the informants, namely the aspect of self-efficacy in the process of transforming a pulmonary TB survivor into the chairman of the Yayasan Pejuang Tangguh. The research results show that self-efficacy in pulmonary TB survivors plays a role in the process of determining their autonomous choices, resulting in decisions and forming independence in pulmonary TB survivors who ultimately succeed in making changes and contributing positively to the environment. The changes created are a manifestation of the motivation and intention of pulmonary TB survivors to rise and at the same time demonstrate the capability of human agency in transforming into the chairman of the Yayasan Pejuang Tangguh (Peta) in supporting the recovery of pulmonary TB sufferers. 
PROGRAM ECO FORESTRY GREEN TOURISM SEBAGAI IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT BIO FARMA (PERSERO) DITINJAU DARI PERSPEKTIF INTEGRATED SUSTAINABILITY Resnawaty, Risna; Firmansyah, Tendry; Sarmedi, Sarmedi; Adiansah, Wandi
Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i1.54831

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian pada program CSR (Corporate Social Responsibility) PT Bio Farma (Persero) pada Program Eco Forestry Green Tourism di Bukit Senyum Desa Cipada, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Program ini memiliki upaya untuk pencapaian target SDGs (Sustainable Develoment Goals) terutama pada SDG1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 16 (Ekosistem Daratan). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji fenomena pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang dilakukan dalam salah satu program CSR PT Bio Farma (Persero) yaitu program Eco Forestry Green Tourism dengan menggunakan konsep integrated sustainability dan sustainability compass. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam pada penerima manfaat, CDO dan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Eco Forestry Green Tourism yang digagas oleh PT Bio Farma memberikan peningkatan pendapatan dan keterampilan bagi masyarakat dalam mengelola tempat wisata. Perusahaan juga memiliki fokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan antara kurikulum sekolah dengan pengelolaan biodiversity serta pemberian sarana praktik secara langsung dalam bidang peternakan, serta melengkapi sarana dan prasarana wisata di Bukit Cipada yang dikelola oleh masyarakat secara mandiri untuk memanjakan wisatawan yang datang. Dari kacamata integrated development, program CSR yang dilakukan oleh perusahaan bukan hanya mencerminkan komitmen, namun juga kesadaran dari perusahaan untuk melakukan CSR yang terintegrasi yang kemudian menjadi manifestasi identitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Eco Forestry Green Tourism diimplementasikan oleh perusahaan sebagai bentuk CSR yang komprehensif secara bentuk telah mencakup pemenuhan kebutuhan, mempertegas identitas perusahaan, dan telah dapat memenuhi unsur ekonomi: pendapatan, unsur sosial: mewujudkan kurikulum yang terintegrasi antara pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola ternak secara mandiri, serta unsur lingkungan: menjaga hutan bukit senyum sehingga terjaga ekosistemnya dan memiliki nilai ekonomis untuk pariwisata.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS MASYARAKAT AKAN POTENSI WISATA DI DESA WISATA BABULU LAUT Setyawati, Sherly; Dwiyono, Yudo; Mustangin, Mustangin
Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v13i2.40213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok sadar wisata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat akan potensi wisata di Desa Babulu Laut dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat bagi kelompok sadar wisata dalam meningkatkan kapasitasmasyarakat akan potensi wisata di Desa Babulu laut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif karena sesuai dengan tujuan penelitian. Pengumpulan data pada penelitian terkait dengan peran kelompok sadar wisata dalam peningkatan kapasitas masyarakat adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen pertama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. analisis data adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran  yang dilakukan oleh kelompok sadar wisata karya sinar laut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi wisata yaitu, memberikan pemahaman terkait potensi pariwisata di Desa Babulu Laut dengan cara meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan dan orientasi lapangan, melakukan kerjasama dengan stakeholder, membangun kerjasama dan melibatkan masyarakat. Faktor yang mendukung berupa sumber daya manusia yang dimiliki sangat mendukung, sumber daya alam, dan adanya dukungan dari pemerintah Desa, untuk faktor penghambat yaitu kurangnya pendanaan, dan adanya Pandemi Covid-19 di Indonesia, hal inilah yang menjadi hambatan kelompok sadar wisata dalam menjalankan kegiatanya.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal Vol 13, No 1 (2023): Share : Social Work Journal Vol 12, No 2 (2022): Share : Social Work Journal Vol 12, No 1 (2022): Share : Social Work Journal Vol 11, No 2 (2021): Share : Social Work Journal Vol 11, No 1 (2021): Share : Social Work Journal Vol 10, No 2 (2020): Share: Social Work Journal Vol 10, No 1 (2020): Share: Social Work Journal Vol 9, No 2 (2019): Share: Social Work Journal Vol 9, No 1 (2019): Share: Social Work Journal Vol 8, No 2 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal More Issue