cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Share : Social Work Journal
ISSN : 23390042     EISSN : 25281577     DOI : -
Core Subject : Social,
Share Social Work Journal adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian lapangan dan atau pustaka mengenai isu-isu kesejahteraan sosial, di tingkat nasional, regional dan internasional. Share Social Work Journal adalah tempat publikasi yang tepat sebagai sumber referensi dan juga sebagai sumber diskusi topik-topik yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial karena telah ber ISSN printed dan elektronik. ISSN p: 2339-0042 ISSN e: 2528-1577
Arjuna Subject : -
Articles 356 Documents
Study of Organizational Culture Emotional Quotient and Work Motivation on Employee Performance (Empirical Study on HR Bureau and General Supervisory Commission Business Competition) Yusnita, Nancy; Samuel, Bryllee; Wahyuni, Elsa Eka
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.58402

Abstract

Employee performance plays a crucial role in determining the success of an organization or institution. Consequently, organizations make continuous efforts to enhance employee performance to ensure that their goals are achieved. One factor that contributes to performance outcomes is individual ability, which includes emotional intelligence. Therefore, elements such as organizational culture and emotional intelligence must be taken into account when seeking to improve employee performance. This study aimed to identify strategies for enhancing employee performance by examining the relationships among the research variables. The research was carried out at the Human Resources and General Bureau of the Business Competition Supervisory Commission (KPPU) to assess the influence of organizational culture and emotional intelligence on employee performance. A quantitative approach was employed, with data gathered through questionnaires distributed to employees. The study applied a saturated sampling method, meaning that all members of the population were included as respondents, resulting in 88 participants. Data were analyzed using descriptive statistics and path analysis. The findings indicated that employee performance can be improved by aligning organizational culture, fostering emotional intelligence, and strengthening employee work motivation.
Peran Komunitas JKP dalam Mendorong Kolaborasi dan Ekonomi Pedagang Permata di Surakarta Nurleli, Sulis Fathatun; Novita, Yayang; Ashari, Hasan
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.64728

Abstract

Kampung Jayengan di Kota Surakarta merupakan kawasan dengan karakter sosial-budaya dan ekonomi yang khas, terutama melalui aktivitas perdagangan dan kerajinan permata yang terorganisasi dalam Komunitas Jayengan Kampung Permata (JKP). Sejumlah penelitian terdahulu telah mengkaji Komunitas JKP dalam konteks pengembangan kawasan industri kreatif. Namun demikian, penelitian-penelitian tersebut masih menyisakan celah kajian, khususnya dalam memahami peran internal komunitas pedagang sebagai peran utama yang membangun kolaborasi, pertukaran informasi, serta meningkatkan ekonomi lokal dari dalam komunitas itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pembentukan, peran, dan kontribusi Komunitas JKP dalam memperkuat aktivitas ekonomi pedagang permata serta dampaknya terhadap masyarakat Kampung Jayengan di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Kampung Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 11 informan yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling, observasi lapangan, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas JKP berperan signifikan dalam membangun kerja sama antar pedagang, memperlancar pertukaran informasi pasar dan kebutuhan konsumen, serta memperluas jaringan usaha baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Keberadaan komunitas ini juga berdampak pada masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan perputaran ekonomi lokal, serta penguatan kegiatan sosial dan budaya. Di sisi lain, JKP menghadapi tantangan berupa minimnya regenerasi pengrajin muda, ketertinggalan desain produk, dan keterbatasan teknologi produksi. Meski demikian, komunitas ini mengembangkan berbagai strategi adaptif, seperti pemanfaatan platform digital, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan identitas produk lokal.
Pengalaman Pelecehan Seksual Catcalling di Kenjeran Surabaya Kumala Putri, Syavira Dwi; Handoyo, Pambudi; Ridwan, Ahmad
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.59988

Abstract

Pelecehan seksual dalam bentuk catcalling merupakan fenomena sosial yang semakin marak terjadi, terutama di ruang publik seperti kawasan Kenjeran, Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman korban catcalling, menganalisis dampak psikologis dan sosial yang dialami, serta mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya kasus pelecehan verbal. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melakukan wawancara mendalam dengan lima mahasiswi perempuan yang menjadi korban catcalling. Hasil penelitian menemukan tiga tema utama yang secara konsisten muncul dari pengalaman para korban: 1) Rasa Takut dan Ketidaknyamanan, yang membuat korban merasa terancam dan cemas saat beraktivitas di ruang publik; 2) Perubahan Perilaku, di mana korban mulai menghindari lokasi tertentu atau mengubah cara berpakaian untuk menghindari pelecehan; dan 3) Internalisasi Norma Patriarki, yang membuat korban merasa dilecehkan namun juga merasa tidak berdaya karena menganggap perilaku tersebut sebagai hal yang "lumrah" atau "wajar" di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa catcalling bukan sekadar "gangguan ringan," melainkan masalah serius yang berakar pada budaya patriarki dan norma sosial yang merendahkan perempuan. Untuk menciptakan ruang publik yang lebih aman, diperlukan upaya edukasi masyarakat secara menyeluruh dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku pelecehan. 
Evaluasi Program CSR “Desa Bebas Stunting” Terhadap Perubahan Status Gizi Balita di Kecamatan Medan Marelan Hidayati, Nonica; Gunawan, Aditya Rahmat; Ilyas, Jony
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.63969

Abstract

Masalah stunting dan gizi buruk pada balita masih menjadi tantangan di wilayah pesisir perkotaan, termasuk Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan status gizi balita setelah pelaksanaan Program CSR Desa Bebas Stunting oleh PT Pelindo Multi Terminal berdasarkan indikator antropometri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik dengan data sekunder hasil pengukuran antropometri selama enam bulan. Sampel terdiri dari 47 balita (31 stunting dan 16 gizi buruk) dari lima kelurahan. Intervensi meliputi pemberian makanan tambahan harian, edukasi pengasuhan, dan pemantauan pertumbuhan. Analisis dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk indikator TB/U dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk indikator BB/TB. Hasil menunjukkan bahwa 71% balita stunting mencapai status gizi normal (p < 0,001), serta 93,75% balita gizi buruk mengalami perbaikan status gizi, dengan 69% mencapai kategori gizi baik (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa program CSR berbasis komunitas berkaitan dengan perbaikan status gizi balita dan berpotensi menjadi rujukan praktik intervensi serupa melalui kolaborasi lintas sektor.
Implementasi CSR PT Putra Perkasa Abadi Site BIB dalam Program Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako dan Smart Trash Bank Aprillia, Imelda; Irfan, Maulana; Innda, Shelvy Setia; Handoko, Handoko; Mutmainah, Winda
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.64768

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Putra Perkasa Abadi Site BIB dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDGs-12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis implementasi dari Program Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako yang menyasar masyarakat sekitar site tambang dan Smart Trash Bank yang difokuskan pada pengelolaan sampah internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan CSR yang dilakukan melalui program Tukar Sampah berhasil mengumpulkan 10,7 ton sampah anorganik dari 1.169 peserta dan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah dari rumah. Di sisi lain, Smart Trash Bank menunjukkan perubahan perilaku awal karyawan dalam memilah sampah botol plastik untuk dapat mengurangi dampak lingkungan secara berkelanjutan. Kedua inisiatif tersebut juga mendukung Sustainable Development Goals, khususnya SDGs-12 melalui target 12.2 (efisiensi penggunaan sumber daya alam), target 12.4 (pengurangan zat kimia dan limbah ke lingkungan), target 12.5 (pengurangan limbah) serta target 12.8 (penyediaan informasi untuk gaya hidup berkelanjutan).
Comparative Literature Study: The Role of Women Empowerment in Increasing the Profitability of Umkm in the Era of Society 5.0 Anisa, Anisa; Lestari, Gunarti Dwi; Yusuf, Ali; Yulianingsih, Wiwin; Mustakim, Mustakim
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.60778

Abstract

Women's empowerment plays a crucial role in increasing the profitability of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in the Society 5.0 era, characterized by the integration of digital technology and artificial intelligence. UMKM, as the backbone of the economy, face challenges in remaining competitive in this digital era. Profitability in the context of UMKM refers to a business's ability to generate optimal profits through increased operational efficiency, product innovation, and expanded market share. Women's empowerment in the UMKM sector can make significant contributions through skill enhancement, expanded market access, and product and service innovation that impact business profits. This study aims to analyze the role of women's empowerment in increasing UMKM profitability in the Society 5.0 era. The research method used is a qualitative literature review, with the aim of exploring and interpreting the results of previous studies related to the role of women's empowerment in increasing UMKM profitability in the Society 5.0 era. Data were obtained from books, journals, and articles relevant to the research topic. Based on a review of 10 related journal articles, it was found that women's empowerment not only encourages increased technical and managerial skills but also opens opportunities for access to global resources and markets. However, challenges such as unequal access to technology and funding continue to hamper the potential for women's empowerment. Therefore, policies that support women's empowerment, such as technology-based training and increased access to financing and business networks, are essential to boost UMKM profitability.  

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal Vol 13, No 1 (2023): Share : Social Work Journal Vol 12, No 2 (2022): Share : Social Work Journal Vol 12, No 1 (2022): Share : Social Work Journal Vol 11, No 2 (2021): Share : Social Work Journal Vol 11, No 1 (2021): Share : Social Work Journal Vol 10, No 2 (2020): Share: Social Work Journal Vol 10, No 1 (2020): Share: Social Work Journal Vol 9, No 2 (2019): Share: Social Work Journal Vol 9, No 1 (2019): Share: Social Work Journal Vol 8, No 2 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal More Issue