cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Nonformal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
PROSEDUR MOBILE TRAINING UNIT BORDIR UPT PELATIHAN KERJA PASURUAN DI DESA WONOKOYO KECAMATAN BEJI KABUPATEN PASURUAN Siti Nur Alifatul Hasanah; Lasi Purwito; M. Ishaq
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.657 KB) | DOI: 10.17977/um041v12i2p92-101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang persiapan, pelaksanaan dan evaluasi MTU bordir di Desa Wonokoyo oleh UPT Pelatihan Kerja Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTU bordir di Desa Wonokoyo oleh UPT Pelatihan Kerja Pasuruan meliputi: (1) persiapan MTU bordir, (2) pelaksanaan MTU bordir terdiri dari: (a) pembukaan, (b) kegiatan MTU bordir, dan (c) penutupan, (3) evaluasi peserta MTU bordir menggunakan tes tulis, pemberian tugas, penilaian hasil praktik bordir, dan penilaian sikap. 
PENGASUHAN ORANGTUA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI POSITIF PADA MASA GOLDEN AGE Septya Nova Tri Wijayanti; Ellyn Sugeng Destyanti; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v12i1p49-53

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan tentang pengasuhan orangtua dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak masa golden age dan cara orangtua mengajarkan nilai-nilai positif pada anak masa golden age. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: orangtua menerapkan pengasuhan demokratis dan pengasuhan indulgent, dan cara orangtua megajarkan nilai-nilai positif yaitu: memberikan contoh, kesepakatan pengasuhan, orangtua aktif pendampingan, komunikasi dua arah dengan anak, pengalaman dimasa lalu, dan pembiasaan pengasuhan.
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH DALAM PERSPEKTIF PURNA TENAGA KERJA INDONESIA (Studi Fenomenologi Di Pagelaran Malang) Rina Puruhita Dani; Mundzir Mundzir; Hardika Hardika
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.178 KB) | DOI: 10.17977/um041v10i1p25 - 35

Abstract

Pendidikan non formal yang dibangun di luar sekolah formal. Pendidikan luar sekolah atau biasa disebut pendidikan nonformal pada akhirnya menjadi fenomena asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mereka tidak mengetahui bahwa terdapat sebuah sistem pendidikan di luar pendidikan sekolah yang mampu memberikan keterampilan bagi seseorang. Ketidaktahuan masyarakat akan pendidikan luar sekolah mengakibatkan masyarakat hanya terpaku pada pendidikan formal saja, karena pada kenyataannya hanya pendidikan formal yang masih diakui oleh sebagian besar kalangan industri dalam merekrut pekerja.
PENGORGANISASIAN MASYARAKAT DALAM PELAKSANANAAN PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH Dieni Guntur Pradana; Sucipto Sucipto; Ishaq Ishaq
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 11, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.687 KB) | DOI: 10.17977/um041v11i1p8-19

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang proses pengorganisasian masyarakat dalam perencanaan program pengelolaan sampah dan proses pengorganisasian masyarakat dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah kata-kata, tindakan, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi. Hasil penelitian adalah: (1) pengorganisasian masyarakat dalam perencanaan program pengelolaan sampah merupakan tindakan masyarakat yang berawal dari keprihatinan stakeholder dengan mengadakan musyawarah dalam upaya menyelesaikan masalah lingkungan masyarakat dengan menjalin kerjasama kepada BSM. Setelah kerjasama terjalin maka muncul tahapan kegiatan pengorganisasian masyarakat dalam perencanaan program pengelolaan sampah terdiri dari sosialisasi program pengelolaan sampah, pembentukan struktur organisasi, dan memberikan kepelatihan sebagai rencana penerapan program pengelolaan sampah; (2) pengorganisasian masyarkat dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah merupakan penerapan masyarakat dalam program pengelolaan sampah yang sudah tersusun dengan konsep pelaksanaan program pengelolaan BSM. Pengorganisasian masyarakat dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah yang terdapat mekanisme kerja, pelayanan komunikasi, dan strategi
PROSES BELAJAR KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN KAMPOENG EKOWISATA Surya Arif Wijaya; Zulkarnain Zulkarnain; Sopingi Sopingi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 11, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.894 KB) | DOI: 10.17977/um041v11i2p88-96

Abstract

Proses Belajar Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Dalam Pengembangan Kampoeng Ekowisata. Tujuan penelitian ini ialah menjabarkan proses belajar yang dilakukan anggota Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam kegiatan pengembangan Kampoeng Ekowisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik yang digunakan peneliti ialah dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi serta audiovisual menjadi pendukung dari proses pengumpulan data. Analisis data ini dimulai dengan tahap pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, tahap reduksi data, tahap penarikan kesimpulan dengan pemeriksaan kebenaran data, tahap pemaparan data. Hasil penelitian dari proses tersebut ialah masyarakat mendapatkan ilmu akan sadar wisata dan Sapta Pesona, pengembangan akan wahana wisata desa, dan membuka peluang bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kampoeng Ekowisata
PENGASUHAN IBU BERPERAN GANDA DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK USIA 2-4 TAHUN Lenny Herdina; Ach Rasyad; Hardika Hardika
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v12i1p1-16

Abstract

Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan pengasuhan anak oleh ibu berperan ganda dalam membentuk kemandirian anak usia 2-4 tahun,(2) mendeskripsikan tingkat kemandirian anak usia 2-4 tahun yang diasuh oleh ibu berperan ganda di Palm Kids Prechool Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase. Hasilnya bahwa (1) 61,5% adalah ibu berperan ganda yang melaksanakan pengasuhan otoritatif terhadap anak usia 2-4 tahun dengan baik, (2) 69,2% adalah anak usia 2-4 tahun yang diasuh oleh ibu berperan ganda memiliki tingkat kemandirian yang tinggi. Dari keseluruhan responden, 33,3% adalah anak usia 2-4 tahun yang memiliki kecenderungan aspek kemandirian sosial yang lebih tinggi dibandingkan dengan aspek kemandirian lainnya.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PUSDIKLAT PEGAWAI KEMENDIKBUD Decky Avrilianda; Endang Sri Redjeki; Ishom Ihsan
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 13, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v13i1p47 - 53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Pusdiklat Pegawai Kemendikbud. (2) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Pusdiklat Pegawai Kemendikbud. (3) Pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Pusdiklat Pegawai Kemendikbud. Hasil penelitian menemukan bahwa : (1) Gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif, karena thitung > ttabel (4,958 > 2,006) maka disimpulkan variabel gaya kepemimpinan memberikan pengaruh terhadap variabel kinerja. (2) motivasi kerja memiliki pengaruh positif, karena thitung > ttabel (2,557 > 2,006) maka disimpulkan variabel motivasi kerja memberikan pengaruh terhadap variabel kinerja. (3) gaya kepemimpinan dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif, karena Fhitung > Ftabel (22,773 > 3,17)  yang berarti bahwa variabel gaya kepemimpinan dan motivasi kerja mempunyai pengaruh terhadap variabel kinerja. Saran untuk lembaga Pusdiklat Pegawai Kemendikbud terutama pada gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala Pusat Pusdiklat Pegawai Kemendikbud seharusnya kepala pusat dapat  mengubah pola pikir bawahannya menjadi lebih baik, sebab berdasarkan jawaban dari responden item tersebut merupakan item yang mempunyai jawaban rata-rata terendah
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN Teni Aryanti; Supriyono Supriyono; Ishaq Ishaq
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.177 KB) | DOI: 10.17977/um041v10i1p1 - 13

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan evaluasi program yang dilaksanakan di Balai Diklat Keuangan Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: jenis evaluasi program diklat meliputi evaluasi tingkat reaction, learning, behavior,dan result. Komponen yang di evaluasi meliputi; evaluasi penyelenggaraan, kurikulum, dan evaluasi pengajar. Pemanfaatan hasil evaluasi diklat dimanfaatkan pihak lembaga untuk pengembangan atau perbaikan diklat selanjutnya dan laporan bentuk pertanggungjawaban kepada pusdiklat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM DESA SIAGA AKTIF INKLUSI KEUANGAN Reni Wahyu Safitri; Nurhadi Nurhadi; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.483 KB) | DOI: 10.17977/um041v12i2p102-109

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan pemberdayaan masyarakat melalui program desa siaga aktif inklusi keuangan. Penelitian menggunakan pedekatan  kualitatif  dengan rancangan penelitian studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui program tersebut terdiri dari beberapa tahapan, yaitu a) tahap penyadaran dan pembentukan perilaku sadar dan perduli, serta tahap memberikan wawasan pengetahuan, kecakapan keterampilan, b) tahap menumbuhkan keinginan pada diri seseorang untuk berubah dan memperbaiki, c) tahap  peningkatan efektivitas dan efisiensi.
ANALISIS PERAN PEMERINTAH KOTA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI PROGRAM DESAKU MENANTI DI KOTA MALANG Zuhroh Rosyidah
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v12i1p54-61

Abstract

Rehabilitasi Sosial Bagi Gelandangan dan Pengemis melalui pengembangan model Program Desaku Menanti berusaha menjawab persoalan tentang bagaimana menangani masalah gelandangan dan pengemis, pelibatan banyak sektor sangat diperlukan, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat serta dunia usaha,  dengan berbagai intervensi tersebut diharapkan para warga binaan sosial bisa kembali hidup secara normatif dan tidak kembali kejalan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis peran dan keterlibatan pemerintah Kota Malang dalam Pendampingan Program Desaku Menanti agar warga binaan sosial menjadi warga masyarakat yang mandiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah Kota Malang yang diwakili oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mutlak diperlukan, dan sebagai OPD yang bertanggungjawab di bidang kesejahteraan, maka dalam hal ini Dinas Sosial memegang peran kunci dalam keberhasilan program ini.

Page 4 of 11 | Total Record : 108