cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Nonformal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Increasing Management Effectiveness of Non-Formal Education Management in Community Learning Activity Centers Lausa, Ferlyn Joy Lausa Diaz; Rahman, Afandi; Puspitasari, Savira Widya; Abdurochman, Abdurochman
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i12024p55-68

Abstract

Non-Formal Education is a solution for children and adults who have dropped out of school. Apart from that, with Non-Formal Education, educational services can serve anyone, because obtaining education, science and knowledge can be done in formal or non-formal ways. The education management process includes planning, organizing, implementing, monitoring and evaluating. Through good planning, it is hoped that PKBM can become a truly effective forum for community empowerment, so that it can improve the quality of life of the community as expected and ultimately be able to improve the quality of human resources as a whole. The general aim of this research is to determine the effectiveness of PKBM management. The specific aim of this research is to determine the effectiveness of planning, organizing, implementing, controlling and evaluating PKBM. This research method is evaluative, collecting data through interviews, observation and documentation. The results of this research show that the effectiveness of management in PKBM Sejahtera Insan Indonesia in East Barito Regency, South Kalimantan is effective, both from planning analysis, organization, implementation, control and evaluation due to management. In accordance with PKBM management standards and based on analysis standards for PKBM Sejahtera Insan Indonesia in East Barito Regency, South Kalimantan, it received a score of 100%, which means all aspects are effective. The management carried out at PKBM Sejahtera Insan Indonesia is running according to initial planning. 
Pembelajaran Tari Semarangan Di SLB Negeri Ungaran Kajian Penanaman Profil Pelajar Pancasila (Gotong Royong & Mandiri) Widarwati, Widarwati
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i12024p1-13

Abstract

This research is motivated by the existence of an independent curriculum which has begun to be implemented in Indonesia in the 2022/2023 academic year, in the independent curriculum there are six character values that are expected to be achieved by students, namely faith, piety to God Almighty and noble character, global diversity, critical thinking, collaborative, independent, and creative. The implementation of the independent curriculum is of course carried out in all schools including Special Schools (SLB), therefore it is important for this research to be conducted to find out how the character values in the independent curriculum are applied in Special Schools (SLB). The purpose of this study is to analyze the inculcation of Pancasila student profiles in learning Semarangan dance, especially the values of mutual cooperation and independence. Data collection is done by interview, observation, and documentation. Testing the validity of the data using triangulation techniques with sources. The results of the study revealed that in learning the Semarangan Dance, Ungaran State SLB students, the teacher applied the planting of the Pancasila profile of mutual cooperation and independence with the result that the students could implement the values of mutual cooperation and independence. For students who are deaf and mentally impaired, they are able to carry out the values of mutual cooperation, such as taking dance properties to be used and preparing space for dance practice together. In addition, the value of independence is also instilled through learning the Semarangan dance when the teacher asks students to demonstrate the motions of the Semarangan dance individually.
Peran Pelaku UMKM Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kampung Tambaksari Selatan Kota Surabaya Laksana, Ilham; Mardliyah, Sjafiatul; Rosyanafi, Rofik Jalal
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i12024p14-30

Abstract

Tingginya tingkat persaingan dalam kehidupan dan peluang untuk mendapatkan tambahan pendapatan merupakan salah ciri dari globalisasi dan revolusi industry. Globalisasi, revolusi industri dan teknologi bagai pisau bermata dua yang melahirkan era digitalisasi yang merupakan dampak dari globalisasi. Kewirausahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pada dasarnya, dengan kewirausahaan sendiri memiliki kemampuan untuk melahirkan seorang pengusaha serta sebagai solusi untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Peran pengusaha dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara sangatlah penting yang dapat memberdayakan masyarakat agar memiliki kemandirian untuk dapat menumbuhkan perekonomiannya sekaligus memperbaiki kehidupannya di masa depan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada peran pelaku usaha muda dalam memberdayakan masyarakat dan umkm. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, sampel berjumlah 15 orang dan populasi berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan analisis dari miles dan Huberman dengan 3 tahapan yaitu: (1) kondensasi data, (2) penyajian data (display data), (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kali ini adalah terdapat perbedaan treatment (perlakuan) antara memberdayakan masyarakat dengan memberdayakan para pelaku umkm kecil melalui peran pengusaha (pelaku usaha) muda. Perbedaannya terletak pada pemberdayaan untuk masyarakat yang lebih kompleks dan detail karena sebagai pondasi awal untuk memperkuat masyarakat agar memahami tentang dunia kewirausahaan bahwa tahapan atau proses yang dilalui sangatlah banyak sehingga dibutuhkan ketelatenan dan keuletan agar dapat menumbuhkan rasa kemandirian secara pelan-pelan. Untuk pemberdayaan pada pelaku umkm kecil peran pelaku usaha muda ini lebih langsung menyasar kepada permasalahan yang dihadapi para pelaku umkm kecil seperti produk, penjualan, dan branding. Dimana cara yang dilakukan pelaku usaha muda ini adalah dengan berkolaborasi dengan pengusaha lain serta menyiapkan tim yang ahli serta mendatangkan langsung contoh pelaku usaha lainnya yang sudah sukses dengan segala macam rintangan yang sudah dilewati
PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI KEJAR PAKET C Yunus, Muhammad Ishaq
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i22024p114-137

Abstract

Metode pembelajaran yang masih cenderung konvensional dan teacher centered menjadikan peserta didik menjadi pasif dan rendahnya hasil belajar. Metode pembelajaran mempengaruhi keaktifan dan hasil belajar peserta didik. penelitian yang bertujuan untuk memperbaiki metode pembelajaran dengan Mind Mapping dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik melalui metode Mind Mapping pada Kejar Paket C PKBM Permata Bangsa. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I peserta didik yang mendapatkan nilai tuntas sebanyak 12 siswa (55,30%) sedangkan 8 siswa (44,70%) mendapat nilai tidak tuntas dengan rata-rata hasil belajar 71,25. Pada siklus II ketuntasan hasil belajar siswa meningkat menjadi 16 siswa (86,42%) dan yang tidak tuntas 4 siswa (13,58%) dengan rata-rata hasil belajar 90,34. Selanjutnya dari hasil observasi aktivitas tutor pada siklus I yaitu 70% dengan kategori baik dan hasil observasi aktivitas kegiatan peserta didik yaitu 70% dengan kategori baik. Pada siklus II hasil observasi aktivitas tutor meningkat menjadi 90% dengan kategori baik sekali sedangkan hasil observasi aktivitas kegiatan peserta didik memperoleh nilai 90% dengan kategori baik sekali. Dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik kejar paket C di PKBM Permata Bangsa.
Pengembangan E-Book Interaktif Berbasis Android Pada Pelatihan TIK di BLK Sambas Lestari, Utari Hesti
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i22024p69-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan desain pengembangan E-book interaktif berbasis android pada pelatihan TIK dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, mendeskripsikan profil E-book interaktif yang dibuat dengan aplikasi Lectoraspire , mengetahui respon peserta pelatihan setelah menggunakan E-book interaktif dan mengetahui perbedaan respon terhadap penggunaan antara peserta wanita dan pria. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau “Research and Development (R&D)”. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Subjek penelitian adalah peserta pelatihan TIK di BLK Sambas. Sumber data diperoleh dari studi literatur, analisis dokumen, wawancara dan angket. Hasi analisis data penelitian menunjukkan bahwa E-book interaktif berbasis android pada pelatihan TIK di BLK Sambas sangat layak untuk diujicobakan kepada peserta pelatihan. E-book interaktif memuat multimedia dan fitur interaktif yang dapat diakses melalui smartphone android. Hasil respon peserta pelatihan terhadap penggunaan E-book interaktif menunjukkan respon positif dalam kategori menengah yaitu 68% (n=36). Hasil analisis data pada respon peserta wanita (3,70) sedikit lebih tinggi dibandingkan pria (3,20), artinya, peserta pelatihan pria maupun wanita memiliki respon yang relatif sama terhadap penggunaan E-book interaktif.Kata kunci : E-Book interaktif, Pelatihan, BLK, Gender. 
Transformasi Pendidikan Budaya Berbasis Pemberdayaan Keluarga Dalam Menjaga Nilai-Nilai Tradisional Di Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia Raharjo, Kukuh Miroso; Zulkarnain, Zulkarnain; Pusparini, Citra Wahyu
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i22024p%p

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan studi fenomenologi tentang transformasi pendidikan budaya berbasis family empowering dalam menjaga nilai-nilai tradisional di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Hal yang dikaji dalam penelitian kali ini mengenai eksplorasi nilai pendidikan budaya pada keluarga di wilayah perbatasan antara 2 negara Indonesia-Malaysia melalui family empowerment dalam menjaga nilai-nilai tradisional. Penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai pemaknaan transformasi pendidikan budaya pada keluarga yang bertempat tinggal di wilayah perbatasan dalam menjaga nilai-nilai tradisional negara asalnya dan hidup berdampingan dengan nilai- nilai budaya keluarga negara yang berbatasan langsung dengan tinggalnya sehingga muncul harmonisasi dalam menjaga nilai-nilai tradisional dalam keluarga. Kontruksi pelaksanaan pembelajaran transformatif sebagai upaya pemberdayaan komunitas keluarga di perbatasan malaysia indonesia berangkat dari suatu kondisi seseorang sedang mengalami krisis personal dengan keadaan yang tidak berdaya sehingga menjalani profesi yang diyakini selama ini dipercaya sebagai kebenaran, oleh karena itu pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh pelatih baik dalam kegiatan pelatihan ketrampilan wirausaha, masing-masing pelatih mengawali pembelajaran dengan memberikan nasehat, motivasi terkait makna kehidupan yang lebih baik dengan menyampaikan bahwa tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah
Keberdayaan Manusia Silver Pada Program Rehabilitasi Sosial di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Liponso Keputih Surabaya Imsiyah, Niswatul; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Salsabila, Varenska Audrey
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i22024p90-100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Keberdayaan Manusia Silver Pada Program Rehabilitasi Sosial Di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Liponsos Keputih Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive area. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Peneliti fokus pada pelaksanaan program rehabilitasi dalam mewujudkan keberdayaan manusia silver melalui kegiatan bimbingan fisik, bimbingan mental dan bimbingan keterampilan. Hasil dari pelaksanaan rehabilitasi sosial ini mampu memberikan dampak peningkatan dan perubahan kualitas sumber daya manusia. Akan tetapi kurang memberikan dampak perubahan pada tingkat kesejahteraan dan ekonomi manusia silver. Hasil rehabilitasi belum mengembangkan pola pikir mereka dalam memanfaatkan peluang berbekal keterampilan dan pengalaman yang dimiliki dalam menciptakan usaha untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan menciptakan kesejahteraan hidup.
Implementasi Prinsip Andragogi pada Pembelajaran di LKP Surabaya Hotel School Rahmawati, Rizka
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i22024p101-113

Abstract

Pendidikan adalah pintu utama untuk menyiapkan generasi masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa. Oleh sebab itu, pendidikan mengambil peranan penting dalam membentuk skill dan kemampuan baik melalui pembelajaran formal, non formal maupun informal sehingga bisa menunjang keterampilan dan kompetensi peserta didik dan mampu bersaing di dunia kerja. Pendidikan non formal sering kali dipilih untuk meningkatkan kualitas diri peserta didik karena berfokus pada praktik dan pengalaman. Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Surabaya Hotel School dipilih sebagai tempat penelitian karena sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan prinsip andragogi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan andragogi dan proses pengambilan data menggunakan wawancara mendalam serta dokumentasi. Pengumpulan, reduksi, penampilan, verifikasi, dan penarikan kesimpulan adalah proses yang digunakan untuk melakukan analisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip andragogi dapat diterapkan dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kemampuan peserta didik. Hal ini dapat diketahui melalui: 1) Pemahaman yang mendalam tentang materi perhotelan dan hubungannya dengan kondisi lapangan kerja, 2) Kemampuan untuk melakukan praktik kerja dan menggunakan fasilitas yang tersedia, dan 3) Sikap selama di kelas sebagai gambaran sikap bekerja. Ada 3 capaian hasil yaitu: 1) Prinsip Andragogi dapat diimplementasikan pada pelaksanaan pembelajaran, 2) Peningkatan kompetensi peserta didik di LKP Surabaya Hotel School, dan 3) Peningkatan kompetensi peserta didik LKP Surabaya Hotel School dengan mengimplementasikan prinsip andragogi.

Page 11 of 11 | Total Record : 108