cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
ANALISIS PENGARUH DIMENSI DAN JARAK PELAT KOPEL PADA KOLOM DENGAN PROFIL BAJA TERSUSUN Salainti, Jiliwosy; Pandaleke, Ronny; Pangouw, Jorry D.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya dunia konstruksi diikuti perkembangan dari material konstruksi itu sendiri. Baja merupakan material yang marak digunakan dewasa ini. Sebagai material fabrikasi kita sering mengalami kesulitan dalam memilih profil yang tepat dalam menyokong beban yang diinginkan. Profil tersusun menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah ini, di mana profil tersusun bisa dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki inersia yang mampu menyokong beban yang diinginkan. Pelat kopel merupakan hal yang sangat penting dalam profil tersusun ini, karena selain untuk menjaga profil–profil agar bisa bekerja sebagai suatu kesatuan, pelat kopel juga mengurangi tekuk yang terjadi pada baja. Penelitian ini dilakukan dengan analisis literatur dengan membandingkan pengaruh dua variabel bebas yakni dimensi dan jarak dari pelat kopel itu sendiri terhadap kekuatan dari kolom. Perbandingan tersebut didasarkan pada paramater–parameter antara lain, kelangsingan struktur, beban kritis, momen inersia, faktor tekuk, dan tahanan tekan aksial dari kolom. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak dari pelat kopel berpengaruh pada kekuatan dari kolom itu sendiri, sedangkan dimensi pelat kopel tidak berpengaruh pada kekuatan dari kolom, melainkan berpengaruh pada kekuatan dari pelat kopel itu sendiri, yakni kekakuan dan tahanan geser dari pelat kopel. Kata kunci : Kolom, Tekuk Euler, Angka Kelangsingan, Beban Kritis, Faktor Tekuk
EVALUASI STRUKTUR PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2013 (STUDI KASUS: RUAS JALAN YOS SUDARSO MANADO) Birasungi, Cynthia F.; Waani, Joice E.; Manoppo, Mecky R. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapisan perkerasan jalan lambat laun akan mengalami penurunan tingkat pelayanannya, sehingga mempercepat kerusakan fungsional maupun struktural perkerasan. Evaluasi struktur pada Ruas Jalan Yos Sudarso banyak dilewati oleh lalu lintas yang berdimensi besar. Oleh karena itu Indeks Permukaan tingkat pelayanan dari ruas jalan ini perlu terus dipertahankan hingga akhir umur rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar beban lalu lintas, lendutan balik, IRI, dan besar penurunan kinerja jalan, serta menentukan jenis perawatan yang dibutuhkan dan kapan pekerjaan itu dilakukan.Dalam penelitian ini data yang diambil yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data lendutan Benkelman Beam. Data sekunder terdiri dari data Volume Lalu Lintas dan data International Roughness Index (IRI) jalan. Analisis data dimulai dengan menghitung Cumulative Equivalent Single Axle Load (CESAL) berdasarkan Bina Marga 2013, kemudian menghitung lendutan balik dari hasil pengujian dengan alat Benkelman Beam (BB) menggunakan metode Pd T-05-2005-B, serta menentukan Indeks Permukaan berdasarkan nilai IRI dengan menggunakan grafik hubungan Indeks Permukaan (IP) dan IRI yang bersumber dari National Cooperative Highway Research Program (NCHRP).Penurunan nilai indeks permukaan pada ruas jalan Yos Sudarso Manado untuk tahun 2017 setelah dioverlay memiliki nilai IP 1,4 yang berarti jalan sudah harus direhabilitasi dengan beban lalu lintas yang melintas sebesar 16,764,362 ESA yang memiliki persentase 25.3% yang didapatkan dari tahun pertama sampai tahun ke-6 untuk jenis kendaraan berat, tetapi untuk tahun 2017 tidak ada penanganan pada ruas tersebut dan diperkirakan pada akhir umur rencana Indeks Permukaan akan mencapai angka 0 yang berarti jalan sudah rusak berat dan menggangu lalu lintas. Pada tahun 2018 agar kondisi tetap pada pelayanan yang baik maka harus segera dilakukan rekonstruksi untuk mencegah kerusakan pada ruas tersebut akan bertambah parah. Kata Kunci: Beban Lalu Lintas, Lendutan, Indeks Permukaan, IRI
ANALISIS KARAKTERISTIK GELOMBANG PECAH TERHADAP PERUBAHAN GARIS PANTAI DI ATEP OKI Dauhan, Stefani Kristie; Tawas, Hansje; Tangkudung, Hanny; Mamoto, Jeffry D.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Atep Oki diduga mengalami proses dinamika akibat berubahnya karakteristik bentuk gelombang atau mengalami transformasi sehingga mengakibatkan terjadinya pembangkitan arus, abrasi atau erosi. Sehubungan dengan masalah di atas maka perlu dilakukan studi untuk mengidentifikasi karakteristik gelombang yang terjadi di perairan tersebut.Dalam penelitian ini perlu dilakukan pendekatan teori dan analisis transformasi gelombang yang terjadi di kawasan pantai Atep Oki. Peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin selama 11 tahun dari stasiun BMKG Winangun untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang signifikan.Dari hasil perhitungan diperoleh H = 1,4721 m dan T = 4,4513 det, H’o = 1,472 m. Koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 0,9260 sampai 1,0017. Sedangkan koefisien shoaling berkisar pada 0,931 sampai 3.374. Tinggi gelombang setelah mengalami transformasi yang didapatkan dari hasil perhitungan berkisar pada 0,7 m sampai 1,723 m pada kedalaman 0,1 m sampai 25 m.Kata kunci: Pantai Atep Oki, karakteristik, gelombang pecah, refraksi
EVALUASI KELAYAKAN FINANSIAL PROYEK PERUMAHAN CASA DE VIOLA GRAND KAWANUA MANADO Rori, Widya Fanheyvel; Malingkas, Grace Y.; Inkiriwang, Revo L.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kelayakan investasi diantaranya adalah aspek pasar dan pemasaran, aspek finansial atau keuangan, aspek teknik dan operasional, aspek manajemen dan organisasi, aspek hukum, aspek sosial ekonomi dan budaya, dan seringkali diperlukan juga evaluasi aspek mengenai Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Namun dalam penelitian ini hanya ditinjau dari aspek finansial (ekonomi) mengenai investasi yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan investasi proyek, dalam hal ini keuntungan yang akan dicapai.Setelah diadakan evaluasi terhadap aspek finansial maka dapat diambil kesimpulan bahwa, besar anggaran biaya modal investasi pada Perumahan Casa De Viola tipe New Siena Grand Kawanua Manado sebesar Rp. 25.610.448,00. Net Present Value = Rp. 612.534.379,00 > 0. Benefit Cost Ratio sebesar 1,017 > 1. Internal Rate of Return = 15,42% > MARR = 15%, maka dinyatakan bahwa proyek perumahan tersebut layak/menguntungkan. Break Even Point = Rp. 8.289.002.623,00. Payback Period akan kembali pada tahun ke-3 bulan ke-3. Dengan demikian perumahan Casa De Viola Grand Kawanua Manado khususnya Tipe New Siena memenuhi syarat dalam evaluasi kelayakan investasi sehingga investasi pada proyek ini menguntungkan dilaksanakan.  Kata kunci: Net Present Value, Benefit Cost Ratio, Internal Rate of Return, Payback Period, Break Even Point.
PERENCANAAN LAMPU PENGATUR LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN SULTAN HASANUDIN DAN JALAN ARI LASUT MENGGUNAKAN METODE MKJI Syahabudin, Febrina Ishak; Sendow, Theo K.; Rumayar, Audie L. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan merupakan sumber konflik lalu lintas salah satunya kemacetan. Persimpangan tiga lengan di jalan Hasanudin dan jalan Ari Lasut merupakan salah satu lokasi yang sering terjadi kemacetan akibat perpotongan arus lalu lintas yang tidak teratur dan terdapat berbagai fasilitas umum di sekitarnya yang menyebabkan geometrik jalan tidak dapat lagi menampung kendaraan yang lewat karena banyak kendaraan parkir di pinggir jalan serta permasalahan lampu pengatur lalulintas yang sudah tidak berfungsi lagi sehingga di lokasi persimpangan sering terjadi antrian dan tundaan pada tiap lengan persimpangan. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui besarnya volume arus lalu lintas untuk setiap arah dari semua pendekat  serta situasi dan kondisi lalu lintas tanpa sinyal pada persimpangan sebelum dilakukan perencanaan pengaturan fase sinyal yang sesuai kondisi geometri arus lalu lintas dan lingkungan persimpangan. Penelitian dimulai dengan pengukuran awal data geometrik lengan persimpangan kemudian mengambil data volume lalu lintas dengan melakukan survey selama 6 hari pada tanggal 3-8 november 2014 dari jam 06.00 – 21.00. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi eksisting didapat data arus lalu lintas (Q) = 3285 smp/jam, nilai DS 1,23, tundaan lalu lintas simpang 46,19, dengan tipe simpang 322. Setelah dilakukan perencanaan lampu dengan 3 fase sinyal dimana untuk Fase 1 dimulai dari arah Jembatan – Tuminting , Jembatan – Wonasa, Fase 2 Tuminting – Jembatan  , Tuminting – Wonasa dan Jembatan – Tuminting . Fase 3 Wonasa – Jembatan dan Wonasa – Tuminting didapat nilai DS 0,844 dengan waktu siklus 77 detik , waktu hijau Fase 1 20 detik, Fase 2 25 detik, Fase 3 21 detik serta tundaan simpang rata – rata 57,38 det/smp. Dari hasil analisa nilai DS telah melebihi angka 0,80 artinya tidak terlalu efektif dan sering terjadi kemacetan sehingga didapat tundaan yang besar pada simpang dan untuk mengatasinya dilakukan pelebaran jalan pada pendekat Tuminting dari 9 m diubah menjadi 11 m. Untuk pengaturan fase sinyal sama seperti sebelumnya hanya di tambah untuk arah Tuminting wonasa waktu hijau terjadi pada fase 2 dan 3 dengan waktu siklus 63 waktu hijau fase 1 13 detik, fase 2 21 detik, fase 3 18 detik. Untuk nilai DS menjadi 0,80  dengan tundaan simpang rata – rata 22,77 det/smp telah lebih kecil dari 30 detik/smp. Kata Kunci :Derajat Kejenuhan, Waktu Siklus ,Tundaan Simpang, Peluang Antrian
ANALISIS KEBUTUHAN FASILITAS PENYEBERANGAN PEJALAN KAKI BERDASARKAN GAP ACCEPTANCE (STUDI KASUS: RUAS JL. YOS SUDARSO SEGMEN DEPAN PASAR SEGAR PAAL DUA) Karangan, Beltsazar Eloansen; Jansen, Freddy; Rumayar, Audie L. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gap acceptance merupakan teori yang dapat digunakan dalam menganalisa pejalan kaki dalam hal penyeberang jalan. Kecepatan arus lalulintas sangat berpengaruh terhadap penerimaan gap. Besar suatu gap yang ada sangat bergantung pada perilaku peyeberang jalan. Penelitian ini dilakukan agar pejalan kaki aman dalam menyeberang jalan dengan cara menentukan nilai gap kritis yaitu headway minimum arus lalulintas dan distribusi headway pada ruas jalan tersebut.Ruas jalan Yos Sudarso segmen depan  Pasar Segar Paal 2 merupakan lokas penelitian yang dipilih karena dianggap sesuai untuk melakukan penelitian gap acceptance. Pengumpulan data gap yang diterima dan ditolak untuk dianalisa menjadi gap kritis. Penelitian ini dibatasi hanya pada zebra cross dengan waktu 12 jam mulai dari pukul 06.00 ? 18.00 pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu dengan memakai video kamera kemudian diaplikasikan menggunakan metode Raff, Greenshields, dan Acceptance curve.Hasil nilai gap kritis pada segmen depan Pasar Segar Paal 2 diperoleh dari metode Acceptance Curve yaitu kisaran 3.4 sampai 3.7 detik. Berdasarkan hasil perhitungan distribusi headway, presentasi frekuensi (h ? t) menunjukkan bahwa semakin besar volume kendaraan maka jumlah gap aman bagi penyeberang jalan akan semakin kecil. Kata Kunci: gap acceptance, gap kritis, distribusi headway, fasiitas penyeberangan 
PENGUJIAN GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN SENGKANG KONVENSIONAL Igbal, Muhammad; Sumajouw, Marthin D. J.; Windah, Reky S.; Imbar, Sesty E. J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perilaku geser balok beton bertulang, kuat geser dan besar perbedaan antara sengkang vertikal dengan sudut bengkokkan kait 135°, 90° dan sengkang vertikal model ?U? pada konstruksi balok beton bertulang. Benda uji berupa balok dengan lebar 10 cm, tinggi 15 cm dan panjang 60 cm. Variasi jarak sengkang: 50 mm, 100 mm dan 150 mm. Total sampel benda uji berjumlah 27 buah, tiap variasi dibuat 3 sampel. Hasil penelitian dan analisis menunjukkan bahwa pada kelompok sampel dengan jarak sengkang 100 mm, beban geser maksimal dan kuat geser terbesar terjadi pada balok uji yang menggunakan sengkang vertikal dengan sudut bengkokkan kait 90°. Pada kelompok sampel dengan jarak sengkang 50 mm dan 150 mm, beban geser maksimal dan kuat geser terbesar terjadi pada balok uji yang menggunakan sengkang vertikal dengan sudut bengkokkan kait 135°. Secara umum dapat disimpulkan bahwa sengkang vertikal dengan sudut bengkokkan kait 135° lebih kuat dibandingkan sengkang vertikal dengan sudut bengkokkan kait 90° dan sengkang vertikal model ?U?. Kata kunci : Sengkang vertikal, Sudut bengkokkan kait, Sengkang model ?U?, Kekuatan geser, Balok beton bertulang.
EVALUASI FAKTOR PENYESUAIAN HAMBATAN SAMPING MENURUT MKJI 1997 UNTUK JALAN SATU ARAH Badi, Chamelia; Rompis, Semuel Y. R.; Jansen, Freddy
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan samping yang terjadi pada Jalan Sam Ratulangi segmen depan Minahasa Wisata Travel sampai Rumah Makan Srisolo sangat mempengaruhi tingkat pelayanan di ruas jalan tersebut, pengaruh yang sangat jelas terlihat adalah berkurangnya kecepatan kendaraan, sehingga secara tidak langsung hambatan samping yang terjadi berpengaruh terhadap berkurangnya kapasitas dan kinerja jalan. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan analisa pengaruh hambatan samping yang akurat dalam rangka melakukan manajemen lalu lintas yang baik. Analisa faktor hambatan samping dapat dipakai sebagai bahan evaluasi terhadap faktor penyesuaian hambatan samping menurut MKJI 1997 di lokasi studi. Pengaruh hambatan samping dianalisis menggunakan perbandingan antara kapasitas pada saat hambatan samping tinggi dan pada saat hambatan samping rendah. Kapasitas ini diperoleh melalui model linear Greenshield, model logarithmic Greenberg, dan exponential Underwood. Dari hasil pemodelan dengan ketiga cara tersebut, untuk menentukan pengaruh hambatan samping dibuat perbandingan nilai koefisien determinasi yang tertinggi yaitu pada hambatan samping tinggi hari Kamis, 23 Juni 2016 dimana nilai kapasitas = 2501.922 smp/jam dan hambatan samping rendah hari Jumat, 24 Juni 2016 dimana nilai kapasitas = 3887.489 smp/jam. Nilai perbandingan dari kapasitas jalan pada saat hambatan samping tinggi dengan kapasitas jalan pada saat hambatan samping rendah adalah 0.64 sedangkan menurut MKJI 1997 didapatkan nilai sebesar 0.81. Berdasarkan nilai perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa Faktor Koreksi Hambatan Samping menurut MKJI 1997 tidak sesuai untuk digunakan pada ruas Jalan Sam Ratulangi segmen depan Minahasa Wisata Travel sampai Rumah Makan Srisolo karena penurunan nilai kapasitas aktual akibat hambatan samping adalah sebesar 36%, sedangkan dari faktor penyesuaian hambatan samping menurut MKJI 1997 penurunan kapasitas jalan akibat hambatan samping hanya sebesar 19%.   Kata kunci : Hambatan Samping, Greenshields, Greenberg, Underwood, Koefisien Determinasi, Kapasitas, Jalan Sam Ratulangi
KAJIAN TEKNIS PENAMBANGAN MATERIAL BUKAN LOGAM PASIR, KERIKIL DAN BATU KALI DI SUNGAI ONGKAG DUMOGA Erungan, Delano E. H.; Sukarno, Sukarno; Mangangka, Isri R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambangan material bukan logam pasir, krikil, dan batu kali di suatu alur sungai sebelumnya telah mengakibatkan berbagai kerusakan baik pada alur sungai ini sendiri maupun pada pada lingkungan sekitar. Kajian teknis diperlukan untuk meminimalisir kerusakan yang dapat terjadi pada penambangan di alur sungai. Alur sungai Ongkag Dumoga direncanakan akan menjadi lokasi penambangan material bukan logam pasir, kerikil dan batu kali. Metode penelitian dilakukan dengan cara melakukan pemetaan geodesi untuk mengetahui profil penampang sungai, analisis hidrologi dengan kala ulang 25, 50, 100 tahun dan analisis hidraulika pada alur sungai sepanjang 600 m. Desain profil teknis sungai pasca penambangan dilakukan untuk memperbaiki kapasitas penampang sungai existing. Perubahan profil sungai merupakan volume potensial material bukan logam berupa pasir, kerikil dan batu kali yang menjadi endapan sungai. Hasil analisis debit banjir metode HSS-Snyder mendapatkan debit 1249,1692 m³/s pada kala ulang 100 tahun, 1178,8064 m³/s pada kala ulang 50 tahun,  1104,2372 m³/s pada kala ulang 25 tahun. Debit banjir disimulasikan menunjukan terjadi luapan banjir pada sungai existing pada kala ulang banjir 25, 50 dan 100 tahun. Penampang teknis sungai baru direncanakan menggunakan tampang lintang ekonomis penampang trapezium. Perubahan profil sungai dihitung mendapatkan volume galian potensial sebesar 88.347,42 m³. Kata kunci: Penambangan Material Bukan Logam, Debit Banjir Rencana, Tampang Lintang Ekonomis, Ongkag Dumoga.
KAJIAN PENERAPAN HARGA SATUAN SNI DAN HARGA SATUAN JADI DI KOTA MANADO Layzanda, Yorristia Adelia; Mandagi, Robert J. M.; Pratasis, Pingkan A. K.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menyusun suatu perkiraan biaya diperlukan dasar perhitungan seperti SNI. Sedangkan dari praktek di lapangan dapat diketahui harga satuan jadi lapangan yang merupakan biaya nyata pekerjaan tersebut. Penelitian ini membandingkan harga satuan jadi untuk upah pekerjaan, antara hasil analisa SNI dan harga satuan jadi di lapangan dengan menggunakan indeks tenaga, hasil pengamatan langsung di lapangan khusus pekerjaan pasangan bata dan plesteran pada proyek di kota Manado. Pengolahan data dalam penelitian ini membutuhkan besarnya volume pekerjaan yang dihasilkan per hari, dan tambahan data pendukung seperti harga satuan dasar daerah. Berdasarkan kajian yang dilakukan, ternyata harga satuan SNI lebih besar daripada harga satuan jadi di lapangan untuk kedua jenis pekerjaan. Untuk pekerjaan Pasangan Bata tebal ½ bata terdapat selisih 20,30% dengan harga satuan jadi pada Proyek A, sedangkan pada Proyek B terdapat selisih 21,08%.  Untuk pekerjaan Plesteran tebal 20mm diperoleh selisih 48,43%  pada Proyek A dan 45,28%  pada proyek B. Kata kunci : Analisa harga satuan, upah pekerjaan, tenaga kerja.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue