cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
ANALISA KINERJA LALU LINTAS AKIBAT BESARNYA HAMBATAN SAMPING TERHADAP KECEPATAN DENGAN MENGGUNAKAN REGRESI LINIER BERGANDA (STUDI KASUS RUAS JALAN DALAM KOTA PADA SEGMEN JALAN LUMIMUUT) Rauf, Herman; Sendow, Theo K.; Rumayar, Audie L. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat seiring dengan perkembangan zaman, terutama di Kota Manado. Dengan meningkatnya volume kendaraan akan mempengaruhi tingkat kinerja lalu lintas yang akhirnya mengakibatkan kemacetan. Beberapa faktor pendukung terjadinya  kemacetan tersebut, yaitu adanya aktivitas samping jalan seperti kendaraan yang sering keluar masuk, kendaraan yang berhenti dan parkir, penyeberang jalan, dan kendaraan tak bermotor. Maka dari itu perlu dilakukannya penelitian tentang kinerja lalu lintas akibat besarnya hambatan samping terhadap kecepatan pada suatu ruas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab utama terjadinya kemacetan karena aktivitas samping jalan dengan menggunakan panduan dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia tahun 1997. Pengambilan data di lapangan dilakukan selama 4 hari yang dimulai dari pukul 06.00 – 20.00 WITA dengan interval waktu 15 menit. Lokasi yang diteliti, yaitu ruas jalan lumimuut dengan dibagi menjadi 3 segmen dengan panjang masing–masing segmen adalah 100 meter, serta lebar ruas jalan tersebut adalah 7 meter. Ruas jalan Lumimuut merupakan jalan dengan dua lajur dua arah tanpa median (2/2 UD). Data yang didapat kemudian di analisa dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh dari analisa data, kapasitas 2020,92 smp/jam dengan volume puncak rata–rata tiap segmen berkisar 1154,3 – 1205,8 smp/jam, kecepatan rata – rata sebesar 10,477 km/jam – 25,181 km/jam dan tingkat pelayanan jalan E, serta kecepatan arus bebas sebesar 31,5 km/jam diliat berdasarkan parameternya. Dari hasil analisa data dengan menggunakan metode regresi linier berganda besarnya hambatan samping yang terjadi adalah sebesar 62,25% untuk segmen 1 dengan persamaan Y = 36.0289 - 0.07499X1 – 0.077461X2 + 0.0670X3 + 0.1112X4,  31,123% untuk segmen 2 dengan persamaan Y = 30.93145 + 0.013359X1 – 0.07202X2 – 0.01112X3 – 0.11031X4 dan untuk segmen 3 sebesar  23,67% dengan persamaan Y = 40.981 – 0.0484X1 – 0.05482X2 – 0.00476X3 + 0.0165X4 . factor utama yang mempengaruhi kecepatan adalah kendaraan parkir dan berhenti dengan nilai rata – rata sebesar 17,661% sampai dengan 23,78%. Oleh karena itu perlu adanya rambu – rambu serta pos penjagaan polisi untuk mengatur serta menjaga aturan – aturan rambu – rambu yang ada. Kata kunci : Kinerja Lalu Lintas, Hambatan Samping, Parkir dan Berhenti, Kemacetan
ANALISIS KINERJA GELOMBANG DI PANTAI MALALAYANG II Gerrits, Lukas; Thambas, Arthur H.; Jasin, M. Ihsan
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan wilayah pantai sangatlah penting dalam mempertahankan bentuknya dimana wilayah pantai berperan khusus dalam bidang rekreasi, pelabuhan, navigasi, dan lain sebagainya. Pantai Malalayang II yang merupakan salah satu wilayah pantai daerah wisata. Oleh sebab itu dalam pengembangan dan pengamanan daerah pesisir maka perlu mengetahui karakteristik gelombang yang terjadi di pantai tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja gelombang dengan menggunakan pendekatan teori dan analisis transformasi gelombang yang terjadi di daerah pantai Malalayang II. Peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin selama 10 tahun dari stasiun BMKG Samratulangi Manado untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang signifikan.Dari hasil perhitungan gelombang di perairan Pantai Malalayang II didominasi oleh gelombang arah Utara dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Juni 2012 dengan  H = 0.061 m dan T = 1.304 det. Koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 0.979 sampai 1.500 dan koefisien shoaling yang terjadi berkisar pada 0.963 sampai 1.189. Tinggi gelombang yang didapat dari hasil perhitungan berkisar pada 0.123 sampai 0.5 m pada kedalaman 1 m sampai 5 m. Kata kunci: Pantai Malalayang II, kinerja gelombang, refraksi, shoaling, gelombang pecah.
STUDI KARAKTERISTIK GELOMBANG PADA DAERAH PANTAI MATANI SATU Umpel, Isdina Fadila; Mamoto, Jeffry D.; Jasin, Muh. I.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilakukan di perairan pantai Matani Satu, Tumpaan, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik gelombang di perairan Matani Satu, Tumpaan, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Berbagai kegiatan masyarakat terpusat di daerah pantai Matani Satu karena sebagian besar masyarakat yang tinggal di daerah ini bermata pencarian sebagai nelayan, sehingga penggunaan lahan untuk pemukiman penduduk semakin menyebar sampai pada kawasan yang dekat dengan garis pantai. Kondisi ini mengancam penduduk yang bermukim di sekitar pantai karena pada bulan-bulan tertentu sering terjadi gelombang besar yang dapat merusak pemukiman dan infrastruktur yang berada dekat dengan pantai. Oleh karena itu diperlukannya penelitian mengenai karakteristik gelombang untuk pengamanan daerah pesisir pantai Matani Satu ini. Penelitian terhadap lokasi studi ini dimulai dengan survey ke lokasi studi, kemudian mengumpulkan data-data seperti peta lokasi pantai Matani Satu dan data angin selama 10 tahun dari BMKG yang selanjutnya akan digunakan dalam peramalan tinggi dan periode gelombang signifikan yang terjadi di daerah Pantai Matani Satu. Dari hasil perhitungan tinggi dan periode gelombang, dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Desember 2003 diperoleh menggunakan Metode Hind Casting adalah H = 1.2770 m dan T = 4.5279 det. Tinjauan arah gelombang dominan untuk lokasi ini adalah arah barat. Koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 0.9505 sampai 1.1485 dan koefisien shoaling yang terjadi berkisar pada 0.8980 sampai 1.5405. Tinggi gelombang yang didapatkan dari hasil perhitungan berkisar pada  1.0799 m sampai 1.8003 m dengan kedalaman 0.5 m sampai 25 m. Kata kunci: Pantai Matani Satu, Karakteristik gelombang, Refraksi, Shoaling, Gelombang Pecah.
PENATAAN SISTEM SALURAN DRAINASE DI KOMPLEKS WINANGUN PALM WINANGUN SATU KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Runtuwene, Natassa M. T.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Wuisan, Eveline M.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleks Winangun Palm yang berada di Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang Kota Manado sering mengalami banjir ketika intensitas curah hujan tinggi. Beberapa titik di ruas jalan Rawasari terjadi genangan air hujan yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar dan masyarakat pengguna jalan tersebut.Penataan sistem drainase yang baru perlu dilakukan agar dimensi saluran dapat menampung debit air hujan. Metode analisis yang diterapkan meliputi analisis Hidrologi dengan menggunakan distribusi log-person III. Metode Rasional digunakan untuk menghitung debit rencana. Analisis hidrolika dilakukan untuk menghitung kapasitas debit saluran eksisting dan saluran rencana dengan menggunakan rumus Manning. Kedua hasil ini dibandingkan (Qkaps>Qrenc) untuk melihat kemampuan dari setiap ruas saluran.Berdasarkan hasil analisis di kompleks Winangun Palm khususnya di ruas jalan Rawasari terdapat 5 ruas saluran eksisting yang tidak dapat menampung debit air, sehingga diperlukan perbaikan. Selain itu ditambahkan 34 ruas saluran rencana karena memang hampir sebagian besar belum memiliki saluran. Kata kunci : Genangan, Debit rencana, Debit kapasitas, Sistem drainase
PERBANDINGAN RESPONS STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DENGAN DINDING PENGISI DAN TANPA DINDING PENGISI AKIBAT GEMPA Tololiu, Bryan Jeferson; Manalip, Hierico; Windah, Reky S.; Dapas, Servie O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpangan lateral yang besar pada struktur bangunan gedung bertingkat akibat gempa perlu diperhitungkan  karena  dapat  menyebabkan  keruntuhan  struktur.  Penambahan  kekakuan lateral  struktur  dengan  penggunaan  dinding  pengisi  merupakan  salah  satu  cara  untuk mereduksi deformasi lateral tersebut.  Penelitian  ini dilakukan untuk mengetahui respons struktur dan besarnya kontribusi dinding pengisi pada bangunan gedung bertingkat akibat beban  gempa. Perhitungan simpangan dan gaya  geser  pada  bangunan  gedung  bertingkat  dilakukan  menggunakan  respons  spektrum pada  tanah  sedang  di  wilayah  gempa  lima  (Sulawesi  utara)  Indonesia.  Analisa  dilakukan terhadap dua model struktur yaitu struktur portal dengan dinding pengisi dan struktur portal tanpa dinding pengisi. Pada struktur portal dengan dinding pengisi analisa dilakukan dengan metode  diagonal  tekan  ekuivalen.  Variasi  dinding  pengisi  yaitu  seperempat  batu,  setengah batu dan satu batu dengan beberapa kelas dinding pengisi sebagai berikut: 25, 50, 100, 150, 200, dan 250 (PUBI 1982). Hasil  analisa  menunjukkan  bahwa  kuat  tekan  dinding  pengisi  dan  susunan  batu  sangat mempengaruhi  kekakuan  lateral  struktur portal.  Kuat  tekan dinding  yang  kecil  tidak akan memberikan  kontribusi  pada  kekakuan,  dinding  tersebut  hanya  menjadi  beban  tambahan saja. Besarnya massa  struktur mempengaruhi nilai dari gaya geser, dengan demikian gaya geser  struktur  portal  dengan  dinding  pengisi  lebih  besar  daripada  struktur  portal  tanpa dinding pengisi. Kata kunci:  bangunan bertingkat, dinding pengisi, gaya geser, gempa, respons struktur,           simpangan lateral.
PEMANFAATAN TANAH DOMATO SEBAGAI FILLER DALAM CAMPURAN ASPAL PANAS HRS-WC Manoppo, Mecky R.E.; Dapas, Servie O.; Walangitan, Deane R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lataston HRS-WC adalah campuran aspal panas bergradasi senjang yang terdiri dari Agregat kasar,sedang,halus serta Filler. Campuran ini disebut campuran aspal panas (Hot Mix Asphalt) kerana dibuat atau dicampur dalam keadan panas. Campuran ini banyak digunakan digunakan dilapangan sebagai lapis permukaan jalan. Pada pelaksanaannya dilapangan ,kontraktor atau pelaksana sering diperhadapkan dengan tidak tetapnya gradasi yang tersedia khususnya pada fraksi bahan pengisi (Filler) . Dalam komposisi campuran untuk material bahan pengisi (filler) dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar yaitu 6 % s/d 12 %. Material filler yang ada seperti abu batu dan semen memberikan harga yang cukup mahal .Oleh karena itu pada penelitian ini dicoba menggunakan  material domato sebagai alternatif pengganti abu batu dan semen yang dari segi ekonomis lebih murah serta banyak tersedia  dibeberapa tempat/lokasi yang di provinsi Sulawesi Utara. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan agregat kasar, sedang, halus, pasir serta domato sebagai gabungan yang ideal yaitu dengan proporsi agregat kasar 8 %, sedang 28%, halus 32%, pasir 24% serta filler domato 8% yang sesuai dengan spesifikasi. Hasil akhir penelitian ini adalah dengan evaluasi Marshall dimana diperoleh untuk Stabilitas 1754.36 kg, Flow 3,55 mm, Quotient Marshall  494.32 kg/mm, VIM 5,74 %, VMA 23.72 %, VFB 75.83%  yang masih memenuhi batas spesifikasi.  Hasil ini menunjukkan bahwa domato dapat digunakan dalam campuran Aspal HRS-WC. Kata kunci : Aspal panas HRS-WC, Domato, Filler
ANALISA GELOMBANG KEJUT AKIBAT AKTIVITAS ANGKUTAN KOTA (STUDI KASUS: JALAN SAM RATULANGI – RANOTANA, MANADO) Wowor, Stella Kathrine Gracia; Rompis, Semuel Y. R.; Lefrandt, Lucia I. R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado merupakan Ibu Kota dari provinsi Sulawesi Utara yang memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 6,75%. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan bertambahnya juga aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat yang membutuhkan angkutan kota sebagai sarana transportasi. Angkutan kota merupakan salah satu transportasi umum yang berguna sebagai sebuah layanan angkutan bersama. Aktivitas angkutan kota yang menaikkan atau menurunkan penumpang dengan sembarangan di Jalan Sam Ratulangi, Ranotana, Manado khususnya didepan Multimart Ranotana sering menyebabkan terjadi antrian kendaraan di ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan matematis dari volume, kecepatan dan kepadatan di ruas jalan tersebut, mengetahui nilai gelombang kejut-nya, dan mengetahui pengaruh aktivitas angkutan kota terhadap panjang antrian kendaraan.Penelitian ini mengambil data primer dari survey di lapangan berupa volume kendaraan, kecepatan kendaraan, dan durasi angkutan kota berhenti. Analisa data untuk menghitung hubungan matematis dari 3 (tiga) parameter yaitu volume, kecepatan, dan kendaraan menggunakan model hubungan matematis yaitu model Greenshield, Greenberg, dan Underwood, yang nantinya dipilih salah satu yang koefisien determinasi-nya paling besar dan berdasarkan karakteristik model tersebut. Model yang terpilih lalu digunakan dalam analisis gelombang kejut.Hasil analisis diperoleh bahwa model yang terpilih adalah model Greenshield karena model Greenberg tidak berpotongan dengan sumbu y yang mengakibatkan susah untuk mendapatkan nilai Sff (Kecepatan pada kondisi arus lalu lintas sangat rendah) dan model Underwood tidak berpotongan dengan sumbu x yang mengakibatkan susah untuk mendapatkan nilai Dj (Kepadatan pada kondisi arus lalu lintas macet total). Dan yang dipilih adalah yang memiliki nilai koefisien determinasi (R2) terbesar yaitu hari Sabtu, 16 Maret 2019 dengan R2 sebesar 80% dengan hubungan antara kepadatan dan kecepatan S = 32,953 – 0,3072 D, hubungan antara volume dan kepadatan V = 32,953 D – 0,3072 D2, dan hubungan antara volume dan kecepatan      V = 107,2689 S – 3,25521S2. Pengaruh angkutan kota yang berhenti sembarangan membuat panjang antrian maksimum (QM) kendaraan sepanjang 40,24 meter. Setiap tertambah 30 detik durasi angkutan kota berhenti akan tertambah juga panjang antriannya sebesar 40,24 meter. Kata Kunci: Angkutan Kota, Gelombang Kejut, Greenshield, Greenberg, Underwood
PENANGANAN MASALAH EROSI DAN SEDIMENTASI DI KAWASAN KELURAHAN PERKAMIL Fitriyah, Fifi Nur Fitriyah Nur; Halim, Fuad; Jasin, Muhammad I.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosi tanah dapat menyebabkan sedimentasi di sungai maupun di saluran drainase sehingga dapat mengurangi daya tampung saluran, seperti yang terjadi di Kawasan Kelurahan Perkamil, Kecamatan Tikala, Kota Manado. Seiring dengan berjalannya waktu maka pertumbuhan penduduk semakin pesat, sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan tata guna lahan di daerah lereng bukit kawasan Kelurahan Perkamil yang menimbulkan masalah erosi dan sedimentasi. Oleh karena itu dilakukan kajian terhadap “Penanganan Masalah Erosi dan sedimentasi di Kawasan Kelurahan Perkamil”. Adapun aspek yang akan diteliti pada penelitian ini adalah analisis besar erosi menggunakan metode USLE dengan menganalisis beberapa faktor penyebab erosi seperti curah hujan, jenis tanah untuk menentukan nilai erodibilitas tanah, topografi untuk menghitung kemiringan lereng, pengelolaan lahan dan pengelolaan tanaman. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dengan metode USLE di peroleh laju erosi total di kawasan Kelurahan Perkamil pada tahun 2012 sebesar 394,59 ton/thn dan prediksi besarnya erosi untuk kala ulang 2 tahun sebesar 1147,62 ton/thn, untuk kala ulang 5 tahun sebesar 1525,41ton/thn, dan untuk kala ulang 10 tahun sebesar 2065,57 ton/thn. Berdasarkan hasil analisis, pemilihan pola penanganan dan tipe bangunan pengendali erosi dan sedimentasi yang sesuai pada kawasan penelitian yaitu pembuatan teras bangku dan teras batu sebagai upaya pengendalian erosi, dan pengendalian sedimentasi dengan pembuatan kolam endapan sedimen. Kata Kunci : Erosi, USLE, Penanganan Erosi dan Sedimentasi
ANALISIS DATA PASANG SURUT DI PANTAI SINDULANG KOTA MANADO Kurniawan, Agitha P.; Jasin, M. Ihsan; Mamoto, Jeffry D.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Sindulang merupakan salah satu pantai di kota Manado yang direncanakan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk dijadikan area proyek  reklamasi sebagai salah satu upaya pemerintah dalam pengembangan kota. Proyek reklamasi merupakan perencanaan besar maka perlu dilakukan analisis sebab pada kenyataannya setiap pantai memiliki karakteristik yang berbeda. Pasang surut merupakan salah satu yang perlu dianalisis terlebih dahulu karena memiliki berbagai jenis atau kondisi yang berbeda-beda pada setiap wilayah pantai juga sebagai acuan dari penentuan tingginya elevasi lahan yang akan direklamasi. Analisis ini dilakukan dengan tujuan menentukan komponen, tipe pasang surut, dan elevasi muka air laut yang terjadi pada Pantai Sindulang Kota Manado  menggunakan metode Admiralty dengan data 29 hari pengamatan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tipe pasang surut di Pantai Sindulang adalah Campuran Condong ke Harian Ganda (Mixed Tide Prevailing Semidiurnal) dengan nilai 0 < F < 2.5 dimana F = 0.180. Kata kunci:  Pantai, Sindulang, Pasang Surut, metode Admiralty
PERENCANAAN PENGEMBANGAN BANDAR UDARA GAMARMALAMO DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA PROVINSI MALUKU UTARA Tompodung, Gabriella Trifianny; Manoppo, Mecky; Jansen, Freddy
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara sedang membenahi dan meningkatkan sarana infrastruktur terutama di ibukota kabupaten yaitu Tobelo. Kabupaten Halmahera Utara memiliki kekayaan alam dan pusat pariwisata yang dapat memajukan perekonomian dan pembangunan dalam segala sektor di daerah tersebut. Bandar Udara Gamarmalamo terletak di kecamatan Galela dan tergolong sebagai bandara kelas III dengan jenis pesawat yang beroperasi ATR 72-500, sehingga perlu untuk ditingkatkan kemampuan pelayanannya agar dapat memenuhi permintaan masyarakat serta ikut menunjang perkembangan di daerah Kabupaten Halmahera Utara.Perencanaan dan pengembangan suatu lapangan terbang harus memperkirakan arus lalu lintas dimasa yang akan datang. Untuk itu penelitian dilakukan dengan pengambilan ,data dari pihak terkait. Dengan menganalisa data lima tahun jumlah penumpang, pesawat dan bagasi menggunakan analisa regresi, dapat diramalkan arus lalu lintas dimasa yang akan datang sehingga pengembangan bandar udara dianggap perlu dilakukan atau tidak. Berdasarkan data primer yang diperoleh dari bandara seperti data klimatologi, data karakteristik pesawat, data tanah, keadaan topografi dan data eksisting bandara digunakan sebagai acuan untuk merencanakan pengembangan bandar udara. Untuk pengembangan bandar udara Gamarmalamo yang akan direncanakan adalah runway, taxiway, apron, terminal penumpang, gudang dan area parkir kendaraan.  Berdasarkan hasil analisa peramalan dari data lima tahun pesawat, penumpang dan bagasi dapat diketahui bahwa perlu dilakukan perencanaan pengembangan untuk Bandar Udara Gamarmalamo. Dan berdasarkan hasil perhitungan yang mengacu pada standar Internasional Civil Aviation organization (ICAO) dengan pesawat rencana Boing 737-800 NG maka dibutuhkan panjang landasan 2.745 meter, lebar total landasan 60 meter dan jarak antara sumbu landasan pacu dan sumbu landasan hubung adalah 175 meter, lebar total taxiway 25 meter dengan tebal perkerasan lentur 81 Cm, luas apron 136 × 93 m = 12.648 m2, tebal perkerasan rigid pada apron metode Federal Aviation Administration (FAA) = 34 Cm sedangkan dengan metode Portland Cemen Asosiation (PCA) = 31 Cm, luas terminal penumpang 25.500 m2, luas gudang 44 m2 dan luas pelataran parkir 4.320 m2.  Kata kunci: Kabupaten Halmahera Utara, Pengembangan Bandar Udara, Runway, Taxiway, Apron, Terminal Penumpang. 

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue