cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
ANALISIS TINGGI MUKA AIR BANJIR DI MUARA SUNGAI TALAWAAN–BAJO KECAMATAN WORI Kalangi, Peni Patricia; Hendratta, Liany A.; Jansen, Tommy
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Talawaan-Bajo di Kota Manado pada musim penghujan pernah meluap pada titik yang bermuara ke pantai Talawaan-Bajo. Oleh karena itu dalam mengantisipasi banjir yang mungkin terjadi, dibutuhkan data tinggi muka air banjir di sungai Talawaan–Bajo tanpa pengaruh pasang surut dan dengan pengaruh pasang surut.Analisis frekuensi hujan dilakukan dengan metode Log Pearson III. Parameter HSS SCS dikalibrasi sebelum simulasi debit banjir dengan program HEC-HMS. Hasil kalibrasi menunjukkan nilai Nash Sutchliffe Efficiency yang baik yaitu 0,751. Setelah didapat debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang, dengan program HEC-RAS  disimulasikan tinggi muka air pada penampang yang telah diukur tanpa pengaruh pasang surut dan dengan pengaruh pasang surut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelusuran aliran melalui pemodelan aliran permanen (steady flow), untuk Boundary condition sebelah hulu digunakan debit puncak kala ulang 2, 5, 10 dan 25 tahun, sedangkan Boundary condition sebelah hilir adalah tinggi muka air pasang tertinggi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya debit puncak pada kala ulang 5 tahun=175,7 m3/det, kala ulang 10 tahun=231,8 m3/det, kala ulang 25 tahun=307,7 m3/det, kala ulang 50 tahun=367,2 m3/det, dan kala ulang 100 tahun=429,1 m3/det. Dalam kondisi tanpa pengaruh pasang surut untuk kala ulang 5 tahun luapan banjir mulai terjadi pada STA 0+75, untuk kala ulang 10, 25, dan 50 tahun luapan banjir mulai terjadi pada STA 0+25, dan pada kala ulang 100 tahun luapan banjir sudah mulai terjadi pada STA 0+0 . Sedangkan dalam kondisi pengaruh pasang surut untuk kala ulang ulang 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun, luapan banjir sudah mulai terjadi pada STA 0+0. Tinggi muka air tertinggi dengan kenaikan muka air banjir (luapan) berkisar 0,01-0,96 meter untuk kondisi dengan pengaruh pasang surut. Kata kunci: Banjir, Tinggi Muka Air, Pasang Surut, HEC-HMS, HEC-RAS.
EVALUASI KEKUATAN BALOK BETON BERTULANG DENGAN BALOK KOMPOSIT BAJA MENGGUNAKAN FLOOR DECK Sidara, Sthefani Christina Xenalevina; Sumajouw, Marthin D. J.; Pandaleke, Ronny E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balok mempunyai karakteristik utama yaitu lentur. Dengan sifat tersebut, balok merupakan elemen bangunan yang dapat diandalkan untuk menangani gaya geser dan momen lentur. Pada konstruksi elemen balok pun dituntut untuk memiliki kekuatan yang besar, dengan desain penampang yang efisien, pelaksanaan konstruksi yang praktis dan biaya konstruksi yang ekonomis. Pemilihan penggunaan material konstruksi yang tepat pun diharuskan agar balok mampu untuk dapat menahan besarnya beban yang diberikan. Penggunaan material beton bertulang dan balok komposit baja banyak kita temui dilapangan. Pada konstruksi balok pun sering kita temukan penggunaan floor deck yang dipasangkan diatas balok baja, maupun dikaitkan pada balok beton bertulang untuk menahan struktur pelat lantai. Pada penelitian ini balok beton bertulang dan balok komposit baja baik yang dipasangkan floor deck ataupun tidak dipasangkan floor deck diberikan beban yang sama besar dan didesain memiliki kapasitas penampang yang sama atau tidak jauh berbeda. Sehingga hasil yang didapat yaitu dimensi penampang balok beton bertulang akan lebih besar dibandingkan balok komposit baja ditinjau dari tinggi dan lebar balok, menyebabkan inersia penampang balok beton bertulang semakin besar sehingga lendutan yang terjadi pada balok beton bertulang semakin kecil, dibandingkan dengan balok komposit baja yang memilik penamang yang lebih kecil. Namun pekerjaan elemen balok menggunakan material baja komposit lebih efisien dibandingkan dengan pekerjaan balok beton bertulang, ditinjau dari besarnya penampang yang dihasilkan, pekerjaan yang lebih praktis dengan biaya yang lebih ekonomis. Dan penggunaan floor deck tidaklah berpengaruh pada perhitungan kekuatan baja sehingga sering diabaikan, dan hanya berpengaruh pada lendutan yang terjadi akibat inersia penampang yang tereduksi akibat penggunaan floordeck. Kata Kunci : Balok, Balok Beton Bertulang, Balok Komposit Baja, Floor Deck.
ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN SOIL NAILING MENGGUNAKAN SOFTWARE SLIDE 6.0 (STUDI KASUS: RUAS JALAN MANADO-TOMOHON) Pragustus, Depniel; Mandagi, Agnes T.; Turangan, Arens E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis kestabilan lereng dilakukan pada ruas jalan Manado-Tomohon Km 15. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kestabilan lereng dan mengetahui nilai faktor keamanan lereng dengan perkuatan soil nail. Dalam penelitian ini analisis kestabilan lereng dihitung dengan menggunakan Software Rocscience Slide 6.0 metode Bishop Simplified. Hasil analisis kestabilan lereng dengan menggunakan Software Rocscience Slide 6.0 diperoleh nilai faktor keamanan lereng yaitu SF = 0.403 yang menunjukkan bahwa lereng tidak stabil. Kemudian setelah diadakan Slope Protection menggunakan soil nail dengan dimensi nail yakni panjang nail = 18 m, diameter nail = 32 mm, jarak antar nail = 1.8 m dan posisi nail = 90o (tegak lurus bidang miring) diperoleh nilai faktor keamanan SF = 1.823 yang menunjukkan bahwa lereng dalam keadaan stabil.  Kata Kunci: Faktor Keamanan, metode Bishop Simplified, Nail, Software Slide 6.0
ANALISIS PENGENDALIAN BAHAN PROYEK PEMBANGUNAN DENGAN METODE GOAL PROGRAMMING PRIORITAS (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SEKOLAH EBEN HAEZAR) Paath, Patris Christa; Tjakra, Jermias; Dundu, A. K. T.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah proyek pembangunan, dibutuhkan manajer yang dapat merencanakan atau mengambil keputusan dengan tepat, agar supaya tidak terjadi investasi yang berlebihan dalam sebuah proyek. Biaya bahan material dalam sebuah proyek adalah bagian terbesar dari proyek yang nilainya hampir mencapai setengah dari total biaya. Dengan menggunakan metode yang tepat, dapat mempermudah seorang manajer untuk mengambil sebuah keputusan yang tepat dalam sebuah perencanaan proyek pembangunan. Goal Programing adalah suatu program optimasi yang dapat membantu dalam pengambilan sebuah keputusan yang tepat. Goal Programming dapat diselesaikan dengan beberapa cara, diantaranya dapat menggunakan bantuan program komputer. Hasil perhitungan bahan proyek pembangunan dengan menggunakan Goal programing lebih efektif dan efisien Kata kunci: manajer, proyek, pembangunan, keputusan, Goal Programing
ANALISA KINERJA RUAS JALAN HASANUDDIN KOTA MANADO Titirlolobi, Angelina Indri; Lintong, Elisabeth; Timboeleng, James A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Hasanuddin merupakan ruas jalan utama di kecamatan Tuminting serta merupakan pintu masuk antara kawasan Manado Tengah dan Utara sehingga seringkali terjadi kemacetan yang panjang, dan dengan dibukanya Jembatan Soekarno secara tidak langsung berpengaruh terhadap arus lalu lintas serta kinerja ruas jalan tersebut. Dalam penelitian ini ingin dilihat bagaimana kinerja jalan pada ruas jalan Hasanuddin setelah dibukanya Jembatan Soekarno. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisa kinerja ruas jalan adalah menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia khususnya untuk jalan perkotaan. Survey dilakukan selama 6 (enam) hari dalam satu minggu yakni dari hari Senin sampai hari Sabtu. Dari hasil-hasil survey selama enam hari tersebut dan setelah dilakukan analisis maka diperoleh bahwa volume puncak sebesar 1780 smp/jam  dengan kecepatan rata –rata  terendah hasil survey sebesar 26,383 km/jam dan kecepatan rata – rata tertinggi hasil survey  sebesar 35,159 km/jam serta nilai Derajat Kejenuhan sebesar 0,74 maka dapat disimpulkan tingkat layanan Jalan Hasanuddin berada pada level C. Kata Kunci : Ruas jalan Hasanuddin, kinerja jalan, volume lalu lintas, kecepatan rata-rata, geometrik jalan
KUAT TARIK LENTUR BETON GEOPOLYMER DENGAN TEMPERATUR RUANGAN Rumajar, Rendy James; Sumajouw, Marthin D. J.; Pandaleke, Ronny E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton geopolymer adalah beton ramah lingkungan yang menggunakan abu terbang yang kaya akan silika dan alumina dan di campur dengan cairan alkalin. Bahan yang terbentuk ini mempunyai kekuatan tekan yang tinggi, dan ketahanan terhadap tarik rendah.Kekuatan tekan beton didefinisikan sebagai tegangan yang terjadi dalam benda uji pada pemberian beban hingga benda uji tersebut hancur. Kuat tekan beton adalah besarnya beban per satuan luas yang menyebabkan beton hancur.Kekuatan tekan beton didefinisikan sebagai tegangan yang terjadi dalam benda uji pada pemberian beban hingga benda uji tersebut hancur. Kuat tekan beton adalah besarnya beban per satuan luas yang menyebabkan beton hancur.Dari hasil penelitian dihasilkan berat volume berkisar 2200-2400Kg/m3 dan dapat diklasifikasikan dalam beton normal. Dalam penelitian ini juga di dapat nilai fr/√f’c berkisar antara 0,29-1.095 Kata kunci: Beton Geopolymer, Kuat Tekan dan Kuat Tarik Lentur
RESPON DINAMIS STRUKTUR BANGUNAN BETON BERTULANG BERTINGKAT BANYAK DENGAN VARIASI ORIENTASI SUMBU KOLOM Supit, Norman Werias Alexander; Sumajouw, Marthin D. J.; Tamboto, Winny J.; Dapas, Servie O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan struktur bangunan beton bertulang bertingkat banyak dipengaruhi antara lain oleh dimensi, denah/geometrik dan material elemen struktur serta beban yang bekerja pada struktur. Beban gempa memiliki pengaruh signifikan terhadap kekuatan bangunan bertingkat. Penelitian ini memberikan pengetahuan praktis mengenai penempatan/orientasi sumbu kolom terbaik yang dapat digunakan dalam mendesain struktur bangunan sehingga kekuatan struktur bangunan lebih optimal.Penelitian ini dilakukan dengan membuat beberapa contoh kasus dengan orientasi sumbu kolom yang berbeda guna mendapat nilai simpangan struktur minimum pada dua arah pemisalan pembebanan gempa, dilanjutkan dengan memodelkan beberapa denah struktur guna melihat pengaruhnya terhadap pemilihan orientasi sumbu kolom. Analisis respon dinamik dilakukan dengan bantuan software ETABS 2013 E.V.Hasil penelitian menunjukkan nilai simpangan yang paling besar terjadi pada simpangan model yang searah gaya gempa (kasus 1); nilai simpangan yang minimum pada dua arah pemisalan pembebanan gempa terjadi pada model denah struktur yang simetris dengan penempatan orientasi kolom menopang arah sumbu lemah denah struktur (kasus 2). Sedangkan, pengaruh denah struktur terhadap pemilihan orientasi struktur bergantung pada panjang bentang masing-masing arah panel (kasus 3, 4 dan 5)Kata kunci: penempatan, orientasi sumbu kolom, denah struktur, simpangan struktur
ANALISIS KAPASITAS SUNGAI MAKALU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA TERHADAP DEBIT BANJIR KALA ULANG TERTENTU Siwi, Atika Chatrina; Halim, Fuad; Binilang, Alex
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan banjir yang terjadi pada suatu daerah aliran sungai pada umumnya menyebabkan kerusakan ekosistem dan bisa merugikan penduduk yang tinggal didekat sungai. Di desa Makalu pernah terjadi banjir pada tahun 2011 karena meluapnya air di sungai Makalu. Dengan terjadinya peristiwa tersebut, dirasakan perlu adanya analisa debit banjir dan tinggi muka air yang merupakan informasi penting, yang bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk pencegahan atau penanggulangan banjir di daerah aliran sungai Makalu.  Dalam menganalisis debit banjir dan tinggi muka air digunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetik : Snyder dan Gamma I, dengan kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 50 tahun, 75 tahun dan 100 tahun. Untuk pengambilan data fisik dilakukan pengukuran di 10 titik tinjauan sepanjang 200 m dengan jarak tiap titik 20 m. Untuk data curah hujan harian maksimum diperoleh dari 2 stasiun, yaitu stasiun Noongan dan stasiun Ratahan dengan durasi pengamatan 10 tahun dan menggunakan peta 1:50.000.Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode HSS Snyder dan Gamma I, diperoleh debit dan tinggi muka air terbesar pada HSS Gamma I yaitu dengan Q100 = 204,131 m3/det, dan y100 = 1,853 m, yang apabila dibandingkan dengan kapasitas daya tampung sungai Makalu Y = 2,75 m, dapat disimpulkan bahwa hingga kala ulang 100 tahun, sungai tersebut belum terjadi banjir atau luapan air. Penampang sungai disepanjang titik tinjauan dengan tinggi rata-rata 2,75 mampu menampung debit maksimum Q = 529,263 m3/det. Kata kunci : Debit banjir, tinggi muka air, Hidrograf Satuan Sintetik, kapasitas sungai
PEMERIKSAAN KUAT TARIK LANGSUNG BETON DENGAN TRAS SEBAGAI SUBSITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS Mongisidi, Eucharis D.; Dapas, Servie O.; Pandaleke, Ronny E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tras digunakan pada penelitian ini sebagai subsitusi parsial pasir. Untuk mengetahui variasi terbaiknya ditunjukan dengan besaran nilai optimal kekuatan tarikan beton melalui uji kuat tarik langsung. Dipakai silinder pada pengujian kuat tekan dengan dimensi diameter 100 mm dan tinggi 200 mm, sedangkan pada pengujian kuat tarik digunakan balok I. Tras yang digunakan pada subsitusi pasir untuk pembuatan beton, memiliki bermacam persentase yakni 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. kekuatan rencana 25 MPa. Keseluruhan sampel berjumlah 48 buah 24 silinder dan 24 Balok I, masing-masing pada berbagai variasi sampelnya adalah 8 buah. Silinder berjumlah 4 sampel untuk pengujian kuat tekan juga Balok I berjumlah 4 sampel pada pengujian kuat tarik langsung. Percobaan untuk mendapatkan nilai optimum pada sampel kuat tekan dan kuat tarik langsung didapatkan ketika beton berumur 28 hari, adapun Batasan slump antara 7,5 cm sampai 10,0 cm. Perolehan percobaan uji kuat tekan dan kuat tarik langsung memperlihatkan bahwa subsistusi parsial pasir dengan tras bisa terjadi peningkatan. Pada pengujian kuat tekan secara maksimum memiliki hasil 26,93 MPa meningkat sebanyak 5% dari pengujian beton tanpa campuran tras yang bernilai 25.55 MPa. Adapun kuat tarik langsung maksimum terjadi pada persentase 10% dengan hasil 2,87 MPa meningkat sebanyak 17,40% % dari pengujian beton tanpa campuran tras yang bernilai 2,36 MPa. Kata Kunci: Tras, Subsitusi Parsial, Kuat Tarik Langsung
PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA SEA KECAMATAN PINELENG KABUPATEN MINAHASA Rottie, Risky Yohanes; Mananoma, Tiny; Tangkudung, Hanny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sea memanfaatkan mata air Kolongan dan mata air Beria sebagai sumber air bersih. Penyediaan air bersih di desa Sea masih ditangani secara berkelompok dengan sistem distribusi tidak tertata dengan baik, menggunakan pipa-pipa sederhana yang sebagian besar sudah rusak. Untuk itu perlu direncanakan pengembangan sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat desa Sea. Sistem penyediaan air bersih yang dapat memenuhi kebutuhan air bersih di desa Sea sampai tahun 2033. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi jumlah penduduk menggunakan analisis regresi linear, logaritma dan eksponensial. Untuk merencanakan sistem perpipaan distribusi air bersih menggunakan program Epanet 2.0. Hasil perhitungan dengan menggunakan regresi linear diperoleh jumlah penduduk desa Sea sampai tahun 2033 berjumlah 12.572 jiwa dan kebutuhan air bersih mencapai 6,2860 liter/detik. Dalam perencanaan ini yang dimanfaatkan sebagai sumber air adalah mata air Beria karena debit sebesar 10,676 liter/detik mampu mencukupi kebutuhan air desa Sea. Pengembangan sistem penyediaan air bersih terdiri dari pipa transmisi berdiameter 4”. Dimensi reservoir distribusi 6 m x 5 m x 4,6 m. Sedangkan diameter pipa distribusinya bervariasi dimulai dari 1/2” sampai 3”. Kata kunci : Desa Sea, Kebutuhan Air, Sistem Penyediaan

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue