cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI PERUMNAS KELURAHAN PANIKI DUA KECAMATAN MAPANGET Damayanti, Debi; Wuisan, Eveline M.; Binilang, Alex
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumnas Kelurahan Paniki Dua belum memiliki sistem jaringan air limbah dan Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL). Air limbah domestik di perumahan ini langsung dibuang ke saluran drainase, sungai, bahkan mengalir di pekarangan dan jalan. Kondisi ini sangat merusak estetika, gangguan terhadap kehidupan biotik, dan media penyebaran penyakit yang berakibat pada menurunnya tingkat kesehatan penduduk. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dibuat perencanaan sistem pengolahan air limbah domestik agar dapat mengatasi permasalahan lingkungan.Perencanaan ini dilakukan melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Dari peta topografi dan layout eksisting didapatkan arah-arah aliran sesuai dengan kontur. Selanjutnya, data jumlah rumah dan sektor lainnya digunakan untuk menghitung pemakaian air dan debit air limbah yang akan melewati setiap saluran untuk mendapatkan diameter saluran dan kemiringan. Perhitungan debit puncak dilakukan untuk menentukan dimensi bak pengolahan air limbah.Dari hasil perencanaan didapatkan metode yang dipakai dalam SPAL ini adalah sistem terpusat (Off Site System) yang dialirkan secara gravitasi. Sistem ini melayani 5.684 orang atau 1046 bangunan. Jenis saluran yang digunakan adalah saluran bulat lingkaran dengan berbagai variasi ukuran penampang yang mengalirkan air limbah sebesar 724.556,1 liter/hari. Proses pengolahan air limbah menggunakan proses Biofilter Anaerob-Aerob. Ukuran bak Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) 18 m x 5,4 m. Kata kunci: Kelurahan Paniki Dua, air limbah domestik, dan SPAL
EVALUASI KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PROGRAM aaSIDRA (Studi Kasus: Persimpangan Jalan TNI–Jalan Tikala Ares–Jalan Daan Mogot–Jalan Pomorow, Kota Manado) Marpaung, Olivia Rosalyn; Sendow, Theo K.; Lintong, Elisabeth; Longdong, Jefferson
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan  jalan  merupakan  jaringan  daerah  kritis  dalam  melayani  arus  lalu  lintas, terlebih bila persimpangan  tersebut tidak diatur berdasarkan kecukupan ruang untuk keluar masuk  kendaraan  dari  berbagai  jenis,  mengakibatkan  terjadi  tundaan  yang  cukup  besar. Persimpangan juga merupakan tempat rawan terhadap kecelakaan karena terjadinya konflik antara kendaraan dengan kendaraan lainnya ataupun kendaraan dengan pejalan kaki.  Lokasi  penelitian  di  kota Manado,  yaitu  persimpangan  empat  lengan  antara  Jalan  TNI  - Jalan  Tikala  Ares  –  Jalan  Daan  Mogot  –  Jalan  Pomorow,  yang  sangat  sering  terjadi kemacetan.  Evaluasi  kinerja  simpang  empat  lengan  tidak  bersinyal  dilakukan  dengan menggunakan  program  aaSIDRA  dan Metode MKJI  1997,  dimana  dapat  diketahui  derajat kejenuhan, kapasitas total, panjang antrian, kontrol tundaan dan tingkat pelayanan. Hasil  analisa menggunakan  program  aaSIDRA menunjukkan  bahwa  pada  simpang  terjadi kondisi  arus  lalulintas  yang  stabil  dan  memiliki  kebebasan  manuver  yang  terbatas, sedangkan  hasil  analisa  menggunakan  metode  MKJI  1997  menunjukkan  bahwa  pada simpang terjadi sedikit hambatan. Kata kunci: persimpangan tidak bersinyal, kontrol tundaan, tingkat pelayanan, aaSIDRA
PENERAPAN METODE ANALYICAL HIERARCHY PROCESS UNTUK PEMILIHAN SISTEM PENGAMANAN PANTAI Mangare, Jantje B.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mengatasi persoalan dalam pengambilan keputusan tersebut, disajikan sebuah metode pengambilan keputusan yang disebut Analytical Hierarchy Process, AHP.  Dengan menggunakan metode AHP ini akan membantu pemecahan untuk pemilihan bangunan pengaman pantai. Metode Analytical Hierarchy Process merupakan metode yang cukup representatif dalam membantu proses pengambilan keputusan terhadap beberapa alternatif yang memiliki posisi yang mendekati satu sama lain.  Hal ini terbukti dengan penerapan metode AHP pada pemilihan alternatif sistem pengaman pantai dapat menghasilkan keputusan yang secara kuantitatif dapat diterima. Metode Analytical Hierarchy Process dapat digunakan untuk pemilihan alternatif bangunan pengaman pantai  dimana pada pantai Likupang, penerapan metode ini menghasilkan keputusan sebagai berikut Seawall 42,25 %, Groin 20,78 %, dan Jetty 36,97 %. Kata Kunci: AHP, Pantai, Alternatif bangunan, Seawall, Groin, Jetty
ANALISIS PENGARUH KENAIKAN TARIF PARKIR TERHADAP PENGGUNAAN KENDARAAN PRIBADI DI KOTA MANADO Tumanduk, Riksilia Febriana; Rompis, Semuel Y. R.; Timboeleng, James A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan dalam berbagai bidang membuat Kota Manado memiliki aktivitas perjalanan dan jumlah kendaraan pribadi yang tinggi sehingga mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan dengan banyak kerugian yang menjadi resiko dari setiap pengguna jalan. Beberapa upaya telah coba dilakukan oleh pemerintah dan instansi yang terkait untuk mengatasi kemacetan namun belum sepenuhnya dapat mengurai kemacetan. Karena itu pengendalian tarif parkir merupakan salah satu solusi yang diharapkan dapat memberi manfaat berupa pengaruh untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengatasi kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna kendaraan pribadi dan berapa tarif parkir optimal yang mengakibatkan pengguna kendaraan pribadi di Kota Manado akan berpindah ke moda transportasi angkutan kota atau pun ankutan umum berbasis online (taksi online), serta berapa banyak pengguna kendaraan pribadi yang akan mengubah moda transportasi akibat kenaikan tarif parkir. Penelitian ini menggunakan teknik Stated Preference, dengan metode binomial logit. Data yang berhasil dikumpulkan dari penyebaran kuesioner kepada 300 resonden adalah karakteristik pelaku perjalanan, meliputi kondisi sosio-ekonomi, dengan faktor-faktor seperti: biaya perjalanan, biaya parkir per jam, waktu tunggu, waktu tempuh, kenyamanan dan keamanan, dan waktu jalan kaki. Selain karakteristik responden hasil penelitian ini menunjukkan tanggapan responden dalam memilih moda transportasi jika terjadi kenaikan tarif parkir, sebesar 19% mengaku akan beralih menggunakan moda angkutan umum mirkolet, 50%  akan beralih menggunakan moda angkutan umum berbasis online (taksi online), dan 30% tetap akan menggunakan kendaraan pribadi. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kenaikan tarif parkir sebesar Rp. 25.000,- akan mempengaruhi 56% responden untuk berpindah moda dari kendaraan pribadi ke taksi online, dan mempengaruhi 73% responden untuk berpindah dari kendaraan pribadi ke mikrolet.  Kata kunci: Tarif Parkir, Pemilihan Moda, Binomial Logit, Stated Preference
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DESA LOBONG, DESA MUNTOI, DAN DESA INUAI KECAMATAN PASSI BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Mokoginta, Fachruddin; Halim, Fuad; Kawet, Lingkan; Jasin, Muhammad I.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Lobong, Desa Muntoi, dan Desa Inuai terletak di Barat Kecamatan Passi, Kabupaten Bolaang Mongondow. Desa Lobong memiliki masalah mengenai air bersih dikarenakan air tanah ditempat tersebut mengandung belerang sehingga air tidak memenuhi kualitas untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Desa Muntoi memiliki pasokan air bersih dengan sistem sederhana yang buat oleh Pemerintah namun pelayanan air bersih tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan. Jumlah penduduk dihitung menggunakan analisa regresi aritmatika, analisa regresi geometrik, dan analisa regresi eksponensial. Kemudian dihitung kebutuhan air bersih yaitu kebutuhan domestik sebesar 90 l/jiwa/hari, kebutuhan non-domestik sebesar 5% dari kebutuhan domestik dan kebutuhan untuk menanggulangi kebocoran sebesar 15% dari kebutuhan domestik dan non-domestik. Dilakukan pengukuran debit menggunakan Volumetric Method. Total kebutuhan air untuk desa Lobong, desa Muntoi, dan desa Inuai sampai tahun 2030 masing-masing sebesar 3 l/det, 2.68 l/det, dan 0.98 l/det. Dari hasil studi diperoleh mata air Inuai dengan debit total 13 l/det berpotensi untuk dimanfaatkan. Perencanaan sistem penyediaan air bersih terdiri dari 1 unit bronkaptering, 1 unit BPT, 3 unit reservoar dan jaringan perpipaan.   Kata kunci: Passi Barat, Sistem Penyediaan, Kebutuhan Air
KAJIAN PENGARUH FLUKTUASI GRADASI TERHADAP PENGGUNAAN KADAR SEMEN PADA CAMPURAN CEMENT TREATED BASE (CTB) Lonteng, Fani Oktavian; Kaseke, Oscar H.; Manoppo, Mecky R. E.; Palenewen, Steve Ch. N.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji dampak yang disebabkan oleh fluktuasi gradasi agregat terhadap penggunaan kadar semen pada campuran CTB serta mengetahui penggunaan kadar semen akibat dari fluktuasi gradasi yang terjadi karena pada proses pencampuran agregat di lapangan kemungkinan fluktuasi gradasi agregat dapat saja terjadi.Metode penelitian bersifat research di laboratorium, serta berpedoman pada rujukan yang dibuat oleh PUSLITBANG Jalan dan Jembatan SNI 8141: 2015 (Spesifikasi Lapis Fondasi Agregat Semen-LFAS). Adapun pengujian terhadap agregat seperti keausan agregat, berat jenis agregat, analisa saringan, batas cair, batas plastis, serta nilai indeks plastis. Pengujian terhadap campuran CTB dilakukan pengujian UCS (unconfined compressive strength) dan CBR (california bearing ratio) di laboratorium (menggunakan semen dan tidak menggunakan).Berdasarkan komposisi perbandingan agregat kasar dan agregat halus pada masing-masing gradasi agregat, diperoleh gradasi (satu) dengan perbandingan 48% dan 52%, gradasi (dua) 63% dan 37%, gradasi (tiga) 77% dan 23%. Hasil pengujian pemadatan berat (modified Proctor test) di laboratorium masing-masing komposisi gradasi agregat diperoleh nilai kadar air optimum (Wopt) dan berat isi kering maksimum (γdmaks) pada gradasi (satu) 8,50% dan 1,981 gr/cm³, gradasi (dua) 7,80% dan 2,009 gr/cm³, gradasi (tiga) 7,20% dan 1,992 gr/cm³. Masing-masing gradasi agregat dibuat komposisi campuran CTB menggunakan 5 variasi kadar (3% - 5%). Pengujian UCS ditinjau pada tegangan 50 kg/cm², diperoleh kadar semen pada gradasi (satu) 4,85%, gradasi (dua) 3,55%, gradasi (tiga) 4,50%. Pengujian CBR di laboratorium (tidak menggunakan semen) menunjukan penurunan nilai daya dukung apabila perbandingan agregat halus lebih banyak dari agregat kasar, setelah (menggunakan semen) terjadi peningkatan nilai daya dukung campuran diperoleh hasil gradasi (satu) 75,29% menjadi 141,04%, gradasi (dua) 99,11% menjadi 214,43%, gradasi (tiga) 105,78% menjadi 251,59%.Fluktuasi gradasi agregat menyebabkan bertambahnya penggunaan kadar semen pada campuran CTB yang berada pada 0,95% - 1,30%. Fluktuasi gradasi agregat juga berpengaruh pada daya dukung agregat itu sendiri, jika perbandingan persentase agregat halus lebih banyak terhadap agregat kasar akan memberikan daya dukung yang semakin rendah. Kata kunci : CTB, Fluktuasi, gradasi, agregat.
KUAT TEKAN BETON GEOPOLYMER DENGAN PERAWATAN TEMPERATUR RUANGAN Tambingon, Fiki Riki; Sumajouw, Marthin D. J.; Wallah, Steenie E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang sangat populer di kalangan masyarakat. Material beton yang kita kenal memiliki campuran air, semen, agregat kasar, dan agregat halus. Bahan pengikat beton adalah semen. Pada tahun-tahun belakangan ini pemakaian semen di dunia mencapai 2,3 juta ton pertahun itu berarti 2,3 juta ton karbon dioksida telah dilepaskan ke atmosfir hal ini akan berdampak buruk bagi kehidupan manusia yaitu pencemaran lingkungan. Untuk mengurangi pemakaian semen di dunia maka para peneliti ahli bidang konstruksi beton mencari solusi untuk mengurangi penggunaan semen atau tidak memakai semen pada beton. Saat ini para peneliti telah mendapat solusi untuk beton yang tidak memakai semen yaitu beton geopolymer. Beton geopolymer membutuhkan perawatan elevated temperatur suhu tinggi untuk mencapai sifat mekanik yang baik dari beton geopolymer. Di Indonesia pembuatan beton kebanyakan langsung di kerjakan di lapangan untuk itu beton geopolymer masih belum teraplikasikan pembuatannya di lapangan karena kekuatan yang kecil pada suhu ruangan dan belum mempunyai acuan perencanaan sifat mekanik beton, maka perlu menambahkan bahan pozzolan seperti semen untuk mengoptimalkan kekuatan beton geopolymer di temperatur ruangan, jika hal ini berhasil maka penggunaan semen Portland akan berkurang. Pada penelitian ini dilakukan penambahan semen pada beton geopolymer untuk meningkatkan kekuatan beton pada perawatan temperatur ruangan tanpa perawatan pada temperatur tinggi (elevated temperatur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton meningkat pada perawatan temperatur ruangan saat penambahan semen yang diuji pada umur 28 hari sebesar 77. 79%. Kekuatannya berkisar 18-20 MPa pada umur 7 hari dan 20-25 MPa pada umur 28 hari. Pada perawatan temperatur tinggi nilai kuat tekan naik secara signifikan, kekuatannya berkisar 38-51 MPa pada umur 7 hari perawatan elevated temperature selama 24 jam pada suhu 90°C. Kata kunci: geopolymer, semen, temperatur ruang, elevated temperatur, kuat tekan
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA Kaligis, Raldo Septian Victor; Sompie, Bonny F.; Tjakra, Jermias; Walangitan, D. R. O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu bagian penting yang perlu diterapkan dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Resiko kecelakaan serta penyakit akibat kerja sering terjadi karena pihak kontraktor tidak menerapkan program K3 dengan baik. Hal ini dapat berdampak pada tingkat produktivitas pekerja. Dengan adanya implementasi program K3 diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja pada pelaksanaan proyek konstruksi. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh implementasi program K3 terhadap produktivitas kerja serta sebrapa besarkah hubungan antara keduanya maka dilakukanlah penelitian. Penelitian dilakukan pada proyek pembangunan PT. Trakindo Utama Balikpapan Facility Upgrade. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik sampling dan kuisioner digunakan sebagai instrumen penelitian. Analisis data kuisioner dilakukkan dengan analisis regresi linier berganda. Data yang dianalisis kemudian dilakukan uji signifikansi dengan pengujian parsial (Distribusi t) dan simultan (Distribusi F). Hasil yang diperoleh dari pengujian parsial yaitu t untuk b1 = 0,152 dan b2 = 0,232 berada diantara t tabel -2,763 dan 2,763. Hal ini menunjukan tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari keselamatan dan kesehatan kerja terhadap peningkatan produktivitas kerja secara individual. Sedangkan dengan pengujian simultan diperoleh F = 15,311 ≥ F tabel = 3,35 yang menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan. Implementasi program K3 memiliki hubungan yang erat terhadap peningkatan produktivitas kerja. Ini terlihat dari nilai koefisien korelasi berganda R = 0,729. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program K3 akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja jika diimplementasikan secara utuh, dalam artian tidak hanya menitikberatkan pada satu bagian saja. Kata kunci : keselamatan, kesehatan, produktivitas, regresi.
PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA UUWAN KECAMATAN DUMOGA BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Tumanan, Yermia Kumaat; Binilang, Alex; Mangangka, Isri R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan akan air bersih semakin meningkat. Desa Uuwan, kecamatan Domuga Barat, kabupaten Bolaang Mongondow sudah memiliki sistem penyediaan air yang dibuat oleh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Saat ini sistem pelayanan yang diberikan sudah tidak bisa digunakan lagi. Hal ini dikarenakan mata air yang ada sudah mulai mengering. Akan tetapi, pada sistem ini masih terdapat beberapa pipa yang masih bisa digunakan.Untuk itu perlu dilakukan pengembangan sistem penyediaan air bersih dengan mencari sumber baru. Dalam melakukan pengembangan ini digunakan data proyeksi pertumbuhan penduduk dengan metode regresi logaritma. Setelah itu perlu dilakukan perhitungan akan kebutuhan air bersih hingga tahun 2035 yang di dapat dari hasil proyeksi pertumbuhan penduduk yang memiliki nilai r² terbesar dan Se terkecil. untuk perencanaan sistem penyediaan air bersih ini digunakan software EPANET 2.0.Berdasarkan analisis pengembangan sistem penyediaan air, maka diperoleh jumlah penduduk desa Uuwan pada tahun 2035 adalah 2623 orang. Kebutuhan air total 64,270 l/orang/hari, dengan debit yang dimiliki sebesar 1,992 l/dtk atau sebesar 172108,8 l/hari. Dengan kata lain mata air yang baru dapat memenuhi kebutuhan penduduk di desa Uuwan. Pengembangan sistem penyediaan air bersih ini terdiri atas broncaptering, reservoir, pipa transmisi, pipa distribusi, hidran umum, dan juga beberapa pipa distribusi yang layak digunakan dari sistem yang lama. Kata kunci : Pertumbuhan Penduduk, Pengembangan Sistem Penyediaan, Air Bersih
ALTERNATIF BANGUNAN PENGAMAN PANTAI DI DESA SAONEK, KABUPATEN RAJA AMPAT Yong, Ayub Giovano; Thambas, Arthur H.; Jansen, Tommy
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah pesisir mempunyai banyak masalah, salah satunya adalah pengikisan sedimen garis pantai akibat gelombang yang sering disebut abrasi. Penelitian ini mengambil judul “Alternatif Bangunan Pengaman Pantai di Desa Saonek, Kabupaten Raja Ampat” dengan Pulau Saonek sebagai lokasi penelitian yang beberapa bagian pesisirnya mengalami abrasi. Penelitian bertujuan menghasilkan uraian mendalam terkait alternatif bangunan pengaman pantai di pesisir Pulau Saonek dengan penerapan ilmu teknik sipil dengan menggunakan bantuan software pemodelan GENESIS-CEDAS. Berdasarkan analisa dan pemodelan yang dilakukan didapatkan hasil peramalan “shoreline“ untuk 5 dan 10 tahun. Hasil running menunjukkan daerah yang diteliti mengalami abrasi dan juga sedikit sedimentasi di beberapa titik. Pemodelan kemudian dilanjutkan dengan mencoba-coba menambahkan bangunan pengaman pantai seperti “detach breakwater“, seawall, dan “diffracting groin“ di daerah yang diteliti. Hasilnya percobaan penambahan “detach breakwater“ pada 4 titik di “domain“ adalah hasil perlindungan dari abrasi terbaik dengan sedikit abrasi dan sedimentasi di beberapa titik pada “shoreline“ . Hasil percobaan ini diharapkan menjadi kajian alternatif dan sebagai acuan untuk memperhitungkan berbagai aspek seperti struktur, biaya, dan aspek lain yang nantinya digunakan dalam merencanakan bangunan pengaman pantai di Desa Saonek Kab. Raja Ampat. Kata Kunci : Bangunan Pengaman Pantai, GENESIS-CEDAS, Abrasi, Shorline

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue