cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI ONGKAG DUMOGA DENGAN METODE HSS ITB DAN HEC-RAS Taslim, Febrian; Sukarno, Sukarno; Hendratta, Liany A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Ongkag merupakan sungai jenis sungai parenial yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow yang pernah meluap dan membanjiri Kawasan yang berada langsung di hilir sungai. Kawasan sekitar hilir tersebut sebagian merupakan tempat pemukiman masyarakat dan jalan sebagai sarana masyarakat, maka dari itu perlu dibutuhkan analisis debit banjir dan tinggi muka air untuk mengetahui keadaan debit pada saat terjadinya musim hujan.Metode penelitian dilakukan analisis hidrologi, pemetaan Geodesi, dan analisis hidrolika pada segmen sungai yang ditinjau. Hasil analisis menunjukan simulasi debit banjir rencana pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, 100 tahun dan tinggi Muka Air banjir. Analisis Curah hujan dilakukan dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Person III. Adapun data hujan yang digunakan adalah data hujan sekunder yang bersumber dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS-1) Manado,Sulawesi Utara yang berupa data curah hujan maksimum dari tahun 2008 s/d 2017. Perhitungan Debit banjir menggunakan Metode HSS ITB yang di kalibrasikan dengan debit terukur untuk menghitung kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, 100 tahun pada sungai Ongkag Dumoga. Hasil kala ulang banjir di simulasikan melalui program HEC-RAS. Kata Kunci: Analisis Hidrologi, Debit Banjir Rencana, Tinggi Muka Air Banjir, HEC-RAS
ANALISIS NERACA AIR SUNGAI PANIKI DENGAN TITIK TINJAUAN DI JEMBATAN PANIKI Mentang, Risky Schwars; Mananoma, Tiny; Sumarauw, Jeffry S.F.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lippo Holland Village Manado adalah sebuah kawasan hunian baru yang terletak di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado. Hunian ini berada di kawasan sungai Paniki, potensi air sungai ini akan dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih di hunian tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan Analisis Neraca Air untuk melihat keseimbangan antara ketersediaan air di sungai Paniki dan kebutuhan air di hunian yang ada.Analisis neraca air dilakukan dengan menganalisis ketersediaan air di DAS Paniki menggunakan metode NRECA (National Rural Electric Cooperative Association) untuk mencari debit andalan 90% (Q90), sedangkan kalibrasi dilakukan pada data tahun 2013 dengan tingkat akurasi yang di hitung menggunakan model Coefficition of Determination (R2). Kebutuhan Air Bersih dihitung berdasarkan kriteria perencanaan air bersih Ditjen Cipta Karya Dinas PU (1997) hingga 20 tahun ke depan.Dari hasil analisis neraca air, hingga 20 tahun ke depan ketersediaan air masih mencukupi kebutuhan air di Lippo Holland Village Manado.Kata Kunci : Sungai Paniki, Metode Nreca, debit andalan (Q90), neraca air
PERENCANAAN LAMPU PENGATUR LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN A.A. MARAMIS DAN JALAN RING-ROAD II MENGGUNAKAN METODE MKJI 1997 Tuda, Fadly Andre; Timboeleng, James A.; Palenewen, Steve Ch. N.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan merupakan sumber konflik lalu lintas dimana arus lalulintas bertemu dan berpotongan. Persimpangan empat lengan di jalan A.A. Maramis dan jalan Ring Road II merupakan salah satu lokasi dengan banyak intensitas kendaraan akibat perpotongan arus lalu lintas yang tidak teratur karena tidak terdapatnya lampu pengatur lalu lintas serta rambu-rambu lalu lintas sehingga di lokasi persimpangan sering terjadi antrian dan tundaan pada tiap lengan persimpangan. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui besarnya volume arus lalu lintas untuk setiap arah dari semua pendekat, serta situasi dan kondisi lalu lintas tanpa sinyal pada persimpangan sebelum dilakukan perencanaan pengaturan fase sinyal yang sesuai kondisi geometri, arus lalu lintas dan lingkungan persimpangan. Penelitian dimulai dengan pengukuran awal data geometrik lengan persimpangan kemudian mengambil data volume lalu lintas dengan melakukan survey selama 6 hari pada tanggal 13,16, 20, 23, 25 dan 27 November 2017 dari jam 08.00 – 20.00.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting didapat data arus lalu lintas (Q) = 4288 smp/jam, nilai DS 1,064, tundaan lalu lintas simpang 18,59, dengan tipe simpang 444. Setelah dilakukan perencanaan lampu dengan 4 fase sinyal di mana terdapat LTOR untuk semua arah lengan simpang. Fase 1 dimulai pada Pendekat Bandara, Fase 2 pada Pendekat Ring Road, Fase 3 pada pendekat Kairagi dan pendekat Pandu Fase 4. Didapat waktu siklus 131 detik, waktu hijau Fase 1 (44 detik), Fase 2 (15 detik), Fase 3 (48 detik), Fase 4 (6 detik) dengan nilai DS 0.876, kendaraan henti rata-rata 0,706 stop/smp serta tundaan simpang rata–rata 50,24 det/smp. Dari hasil analisa nilai DS telah melebihi angka 0,75 artinya tidak terlalu efektif dan sering terjadi kemacetan sehingga didapat tundaan yang besar pada simpang dan untuk mengatasinya dilakukan pelebaran jalan pada semua arah lengan simpang dengan menambahkan jalur khusus untuk belok kiri langsung sebesar 2,5 m. Untuk pengaturan fase sinyal sama seperti sebelumnya sehingga di dapat waktu siklus 73 detik dengan waktu hijau fase 1 (21 detik), fase 2 (7 detik), fase 3 (23 detik) dan fase 4 (3 detik). Untuk nilai DS menjadi 0,745 dengan tundaan simpang rata–rata 28,25 det/smp serta tundaan simpang rata-rata 0,597 stop/smp. Kata Kunci :Derajat Kejenuhan, Tundaan Simpang, Peluang Antrian
ANALISIS KUAT LENTUR BAJA RINGAN DENGAN VARIASI BENTUK SAYAP DAN BADAN PENAMPANG Sumampow, Gabriela S.; Handono, Banu Dwi; Pandaleke, Ronny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja ringan (Cold Formed Steel) sudah mulai banyak digunakan sebagai struktur bangunan sekarang ini. Secara signifikan mulai tampak beberapa inovasi bentuk profil baja ringan yang bervariasi seiring perkembangan dan terobosan teknologi manufaktur pabrik produsen. Pembentukan bentuk baja ringan adalah dengan proses penggilingan dingin, jadi profil dapat dibentuk dengan bentukan yang memiliki optimasi yang lebih. Maka perlu adanya tinjauan mengenai nilai kuat lentur dari modifikasi bentuk  baja ringan tersebut .Penelitian diuji pada profil kanal C dengan dua bentuk variasi sayap dan badan profil yang bermutu G550 (AS1397). Pengujian menggunakan Finite Elemen Method dengan ANSYS Workbench dan menghasilkan parameter: Total Deformation, Equivalent Stress dan Equivalent Elastic Strain.Hasil penelitian menunjukkan Profil C2 memiliki nominal kuat lentur terbesar yaitu 170258.8 (N/mm2) dikarenakan memiliki inersia yang lebih besar dari C1 dan C3 Kata Kunci: Baja Ringan, Finite Element Method, ANSYS, Total Deformation, Equivalent Stress, Equivalent Elastic Strain
PENGARUH PERUBAHAN RASIO ANTARA FILLER DENGAN BITUMEN EFEKTIF TERHADAP KRITERIA MARSHALL PADA CAMPURAN LASTON JENIS LAPIS AUS Pasiowan, Miristika Amaria; Kaseke, Oscar H.; Lintong, Elisabeth M.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapis Aspal Beton (Laston) – Lapis Aus (Asphalt Concrete – Wearing Course) terbuat dari agregat yang terdiri dari fraksi kasar, fraksi halus, dan fraksi bahan pengisi (filler) sebagai bahan pengisi dan aspal (bitumen) sebagai bahan pengikat. Sampai saat ini metode Marshall masih digunakan untuk mengetahui karakteristik campuran beraspal panas. Dalam Spesifikasi Teknik Bina Marga Tahun 2010 Revisi III, terdapat ketentuan baru kriteria Marshall tentang batasan Rasio Filler dengan kandungan Bitumen Efektif  pada campuran Laston dengan batasan yang disyaratkan yaitu antara 1,0 sampai 1,4. Pengaruh variasi Rasio Filler – Bitumen Efektif terhadap kriteria Marshall inilah yang diteliti pada campuran Laston – Lapis Aus (Asphalt Concrete – Wearing Course). Penelitian ini menggunakan material dari Lolan – Kabupaten Bolaang Mongondow dan Aspal PERTAMINA Penetrasi 60 – 70, kedua bahan pembentuk campuran telah teruji sebelumnya sesuai dengan persyaratan. Berdasarkan gradasi dibuat komposisi campuran agregat dengan lima variasi kadar aspal, dilakukan pengujian Marshall kemudian diperoleh kadar aspal terbaik sebesar 6,2% dari berat total campuran. Untuk mendapatkan  Rasio Filler – Bitumen Efektif yang bervariasi maka dibuat campuran dengan kadar bitumen tetap menggunakan kadar aspal terbaik, dan lima variasi gradasi agregat berupa gradasi ideal dari saringan teratas fraksi > 0,3 mm dan tiga saringan terbawah fraksi  < 0,3 mm yang divariasikan.Hasil pengujian dan pengamatan menunjukkan bahwa perubahan Rasio Filler – Bitumen Efektif mempengaruhi semua besaran Marshall. Pengaruh paling besar terjadi pada VIM (Void In Mix). Jika Rasio Filler – Bitumen Efektif berada di bawah 1,0 maka VIM (Void In Mix) meningkat mendekati batas atas yang disyaratkan. Dan jika Rasio Filler – Bitumen Efektif berada di atas 1,4 maka VIM (Void In Mix) mendekati batas bawah dan berpeluang keluar dari batasan yang disyaratkan. Jadi nilai Rasio Filler – Bitumen disarankan tidak sekadar memenuhi batas terendah ataupun batasan tertinggi yang disyaratkan yaitu pada range 1,0 – 1,4. Semakin kecil nilai Rasio Filler – Bitumen Efektif atau semakin mendekati 1,0 maka semakin baik. Kata Kunci       :           AC – WC, Rasio Filler – Bitumen Efektif, Kriteria Marshall
SISTEM PENGAWASAN MANAJEMEN MUTU DALAM PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Laboratorium Fakultas Teknik Unsrat) Manabung, Novrita; Dundu, Ariestides K. T.; Walangitan, Deane R. O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu proyek konstruksi, sistem pengawasan manajemen mutu adalah bagian yang memfokuskan pada perhatian untuk mengarahkan dan mengendalikan pencapaian hasil berkaitan dengan sasaran mutu dalam rangka memenuhi persyaratan pelanggan/penerima proyek konstruksi. Sistem manajemen mutu merupakan pendekatan umum digunakan untuk mendapatkan mutu yang diinginkan dengan mengidentifikasi mutu pada suatu proyek yang dibutuhkan, dan mendokumentasikan bagaimana proyek akan dijalankan untuk mengarahkan kegiatan organisasi di lapangan dengan tujuan untuk mencapai mutu hasil kerja yang telah ditetapkan.Penerapan sistem manajemen mutu dilakukan agar dapat menghasilkan produk/jasa yang bermutu untuk memenuhi harapan pemilik proyek dan juga menjaga keunggulan bersaing dalam bidang proyek kontruksi. Upaya dalam pelaksanaan untuk mencapai standar mutu yaitu pihak kontraktor mengusahakan pemakaian suatu sistem manajemen mutu yang diharapkan dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh pemilik proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan manajemen mutu dalam proyek pembangunan gedung labolatorium fakultas teknik unsrat dan untuk mengetahui dalam proses pekerjaan konstruksi khususnya pada pekerjaan beton apakah sudah memenuhi standar mutu SNI.Dalam penelitian ini dilakukan wawancara, observasi, dan kuesioner yang dibagikan kepada 30 orang tenaga kerja yang bekerja pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Fakultas Teknik Unsrat untuk mendapatkan data pengujian. Data yang didapatkan adalah melalui data variabel yang diukur dalam penelitian yaitu variabel X (Proses pekerjaan konstruksi) dan variabel Y (Pengawasan manajemen mutu). Dalam analisis digunakan beberapa metode, yaitu Analisis Korelasi, Koefisien Penentuan, Analisis Regresi, Uji F. Kata kunci: Pengawasan manajemen mutu, Proyek konstruksi, Analisis Regresi, Analisis Korelasi
ANALISIS SISTEM DRAINASE DI KELURAHAN TIKALA KUMARAKA KOTA MANADO Porajouw, Amanda Maria; Mananoma, Tiny; Tangkudung, Hanny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Tikala Kumaraka sering terjadi genangan yang disebabkan oleh air hujan. Genangan tersebut mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat sekitar dan para pengguna jalan, Perlu dilakukan penataan kembali sistem saluran drainase.Survey lapangan dilakukan untuk mengetahui secara tepat penyebab terjadi genangan. Dilakukan analisis hidrologi, menggunakan distribusi Log-Pearson III dan menghitung debit rencana dengan Metode Rasional.  Analisis hidraulika dilakukan untuk menghitung kapasitas tampung saluran eksisting dan saluran rencana dengan menggunakan rumus Manning. Hasil dari kedua analisis ini dibandingkan (Qkapassitas > Qrencana) untuk melihat daya tampung dari setiap ruas saluran. Berdasarkan hasil analisis di lokasi ada beberapa ruas saluran eksisting tidak mampu menampung debit hujan dengan kala ulang 10 tahun. Perlu dilakukan perubahan dimensi saluran agar mampu menampung debit yang ada. Ada penambahan saluran rencana karena di beberapa lokasi  belum memiliki saluran Kata kunci : Tikala-Kumaraka, Genangan, Sistem Drainase
ANALISIS NILAI EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA SIMPANG BERSINYAL DI KOTA MANADO Taidi, Fhifiana; Rompis, Semuel Y. R.; Manoppo, Mecky E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada 6 simpang bersinyal, yaitu persimpangan Jalan Yos Sudarso-Jalan Maesa, Jalan B.W Lapian-Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso-Jalan Jenderal R.E Martadinata, Jalan R.E Martadinata-Jalan R.E Martadinata IV, Jalan Diponegoro-Jalan Lumimuut-Jalan Toar Jalan 14 Februari, Jalan Babe Palar-Jalan Maengket-Jalan 17 Agustus. Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai ekivalensi mobil penumpang (emp) dari beberapa jenis kendaraan yang ada di kota Manado. Masing-masing kendaraan memiliki karakteristik pergerakan berbeda-beda sehingga perlu dikonversikan satu terhadap lainnya agar pengaruh setiap kendaraan terhadap lalu lintas keseluruhan dapat diketahui. Mobil penumpang diambil sebagai kendaraan acuan, sementara jenis kendaraan lainnya diekivalensikan. Survei dilakukan pada jam-jam puncak dengan kondisi arus lalu lintas jenuh (saturation flow). Data Sampel diperoleh dengan cara perekaman melalui kamera video (handy cam) dan dianalisa, sehingga diperoleh data jumlah kendaraan yang berbeda-beda per periode pelepasan (saat lampu hijau) yang sama. Sampel harus diseleksi karena tidak semua kondisi lalu lintas jenuh dapat dipakai sebagai bahan analisa. Sampel yang memenuhi syarat dianalisa dengan metode statistik regresi berganda untuk mendapatkan koefisien persamaan yang merupakan nilai ekivalensi mobil penumpang untuk tiap tipe kendaraan. Selanjutnya, nilai emp akhir tiap jenis kendaraan didapat dengan merata-ratakan nilai ekivalensi mobil penumpang dari tiap lengan simpang yang ditinjau.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ekivalensi mobil penumpang (emp) untuk kendaraan ringan/ LV (Light vehicle) = 1,00, Simpang Jalan Yos Sudarso-Jalan Maesa kendaraan berat (HV) = 3,1; sepeda motor (MC) = 0,4; Simpang Jalan B.W Lapian-Jalan Jenderal Sudirman kendaraan berat (HV) = 1,6; sepeda motor (MC) = 0,6; Simpang Jalan Yos Sudarso-Jalan Jenderal R.E Martadinata kendaraan berat (HV) = 2,3; sepeda motor (MC) = 0,4; Simpang Jalan R.E Martadinata-Jalan R.E Martadinata IV kendaraan berat (HV) = 0,9; sepeda motor (MC) = 0,3; Simpang Jalan Diponegoro-Jalan Lumimuut-Jalan Toar-Jalan 14 Februari kendaraan berat (HV) = 1,5; sepeda motor (MC) = 0,7; Simpang Jalan Babe Palar-Jalan Maengket-Jalan 17 Agustus kendaraan berat (HV) = 1,2; sepeda motor (MC) = 0,5.Nilai ekivalensi mobil penumpang (emp) di kota Manado diambil dari nilai rata-rata ekivalensi mobil penumpang (emp) enam simpang bersinyal sehingga diperoleh kendaraan berat (HV) = 1,7 dan sepeda motor (MC) = 0,4. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ekivalensi mobil penumpang (emp)  yang diberikan oleh MKJI 1997 (HV=1,3; MC=0,4) sudah tidak layak digunakan pada persimpangan di kota Manado karena nilai ekivalensi mobil penumpang (emp) tersebut berbeda dengan hasil perhitungan. Hasil ini dapat dijadikan dasar dalam perhitungan berbagai karakteristik lalu lintas di kota Manado. Kata kunci : Ekivalensi mobil penumpang (emp), simpang bersinyal, lalu lintas, jam puncak
PERENCANAAN BANGUNAN BETON BERTULANG DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS DI KOTA MANADO Honarto, Ricky Januar; Handono, Banu Dwi; Pandaleke, Ronny E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan gedung bertingkat di daerah rawan gempa harus menggunakan salah satu dari beberapa sistem portal, yaitu dinding geser, bracing dan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Perencanaan ini menggunakan SRPMK dimana struktur dirancang sedemikian rupa sehingga kerusakan struktur akibat gempa terjadi di daerah yang sudah disiapkan untuk bisa rusak tanpa merusak keseluruhan gedung.Perencanaan dilakukan di kota Manado, dimana nilai SDS dan SD1 adalah 0,75 dan 0,459 sehingga kategori desain seismik masuk ke kategori D. Data tanah yang didapat dari pengujian di lapangan menunjukan nilai SPT rata-rata adalah 40, sehingga tanah di lokasi konstruksi dikategorikan sebagai tanah sedang. Struktur gedung terdiri dari 5 lantai, dan berfungsi sebagai fasilitas pendidikan. Adapun beban-beban yang bekerja adalah beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Beban mati dan beban hidup mengacu pada SNI 1727-2013 tentang beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain. Beban gempa menggunakan respons spektrum dengan mengacu pada SNI 1726-2012 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non-gedung. Analisis struktur dan pemodelan menggunakan bantuan program ETABS 2016.Hasil analisis dan desain menunjukan dimensi-dimensi kolom, balok, plat, dan pilecap telah memenuhi kriteria penampang untuk SRPMK, dimana syarat strong column weak beam telah terpenuhi. Simpangan yang terjadi lebih kecil dari simpamgan maksimum yang diijinkan, dimana simpangan terbesar berada di lantai 5 dengan nilai ∆ (60,2860mm) lebih kecil dari ∆a (90mm). Rasio penulangan kolom, balok dan plat telah memenuhi persyaratan penulangan dimana ρ kolom didapat sebesar 1,68% s/d 2,43%,  ρ balok didapat sebesar 1,4% s/d 6%, ρ slab didapat sebesar 3,8%, dan ρ pilecap sebesar 2% s/d 5%. Kata kunci : Respons Spektrum, SRPMK, Gempa, Beton Bertulang
STUDI PENGALIHAN ALUR SUNGAI ARAREN DI DESA PINASUNGKULAN KOTA BITUNG Sukarno, David Endro Tomici; Hendratta, Liany A.; Mangangka, Isri R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalihan alur sungai sudah sering kali dilakukan untuk alasan kegiatan pertambangan dan sebagainya, dalam penelitian ini dilakukan studi mengenai bagaimana mengalihkan suatu alur sungai berdasarkan kaidah-kaidah teknis yang berlaku. Studi ini dibuat agar kerusakan-kerusakan yang mungkin saja terjadi pada saat pengalihan alur sungai dapat diminimalisir sampai pada batas yang sudah ditentukan.Metode penelitian dilakukan dengan cara melakukan pemetaan Geodesi untuk mengetahui profil sungai kemudian analisis hidrologi dan hidrolika. Hasil analisis menunjukan profil sungai penampang existing terjadi luapan banjir pada  STA 0 dan STA 300 pada debit banjir rencana kala ulang 25, 50 dan 100 tahun.Penampang teknis sungai yang baru di buat untuk mengalihkan alur sungai Araren yang direncanakan mampu menampung debit banjir pada kala ulang 100 tahun. Alur sungai Araren akan dialihkan ke alur sungai terdekat yaitu sungai Kayuwale, pengalihan alur sungai akan dilakukan sepanjang 500 meter. Kata Kunci: Pengalihan alur sungai, Debit banjir rencana, Penampang Teknis Sungai.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue