cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 311 Documents
Analisis Hubungan Kekerabatan Fenetik serta Potensi Kegunaan Varietas Portulaca oleracea dan Portulaca grandiflora di Desa Grogol, Kelurahan Dukuh, Kota Salatiga Prasgi, Henokh Christian; Pratama, Dimas Seno Bagus; Kapitarauw, Agnesya Giovani Putri Cendana; Kasmiyati, Sri
Jurnal MIPA Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v11i1.35054

Abstract

Portulacaceae merupakan tumbuhan dikotil dari famili Portulacaceae yang dapat hidup di berbagai kondisi tanah sehingga disebut gulma serta memiliki bentuk dan variasi warna bunga yang beragam untuk dijadikan tanaman hias. Portulaca memiliki berbagai kegunaan untuk kesehatan, sehingga diperlukan suatu program pemuliaan tanaman yang didasarkan pada kekekerabatan menggunakan karakter morfologinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kekerabatan atau fenetik serta sifat kegunaan dari beberapa varietas Portulaca oleracea dan Portulaca grandiflora di Desa Grogol, Kelurahan Dukuh, Kota Salatiga dengan metode Analysis of Cluster dan Euclidean Matrix of Index Dissimilarity. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah. Jenis penelitian deskiptif eksploratif. Karakter yang digunakan sebanyak 22 buah yang dianalis denggan program PAST. Hasil penelitian menunjukkan 6 anggota famili Portulacaceae yang dianalisis dengan metode Analysis of Cluster membentuk 2 klaster utama yaitu klaster 1 Portulaca grandiflora (Oranye, Putih, dan Pink) serta klaster 2 Portulaca oleracea (Kuning. Merah, dan Pink) dengan indeks kesamaan terbesar pada P. grandiflora Oranye dengan P. grandiflora Putih serta P. grandiflora Putih dengan P. grandiflora Pink (99%), sedangkan yang terendah antara Portulaca grandiflora Oranye dengan Portulaca oleracea Merah (94,8038%). Pigmen, faktor genetik, dan lingkungan menyebabkan perbedaan karakter. Kedua spesies ini berpeluang besar dalam pengembangan obat-obatan karena senyawa dan sifatnya.
Profil Penetrasi Sediaan Gel Antioksidan Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) dengan Variasi Hydrocolloid sebagai Gelling agent Siampa, Jainer Pasca; Wiyono, Weny Indayany; Lestari, Utami Sasmita; Lebang, Julianri Sari; Antasionasti, Irma
Jurnal MIPA Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v11i1.35787

Abstract

The exposure of sunlight consisting UV radiation has been reported to be the main cause of skin cancer and contribute about 80% of the incidence of skin damage. In an attempt to overcome this problem, antioxidant agents have been used both orally and topically. Compared to oral administration, topical route has been found to be preferred due to the direct action to the desired site. Amongst topical preparation, gel possesses numerous because it provides a cool and fresh sensation. Here, we developed gel antioxidant containing cinnamon extract as active ingredient. Cinnamon was selected as it has a very strong antioxidant activity. This study aimed to obtain the penetration profile of the antioxidant gel of cinnamon extract prepared from two different hydrocolloid agents. The gels were made using various concentrations of Carbopol 940 and NaCMC. The prepared gels were further characterized for their antioxidant capacities using the DPPH free radical scavenging method and their total phenolic contents using the spectrophotometric method. The formulation possessing the strongest antioxidant capacity was continued for ex vivo penetration study using Franz diffusion cells. The results exhibited that the total phenolic value of the cinnamon extract obtained was 908.38 ± 6.54 mg GAE/g extract. The penetration percentages for the formula with Carbopol and NaCMC bases were 53.310 ± 1.217% and 27.969 ± 1.151%, respectively, and the retention percentages were 28.495 ± 0.031% and 18.356 ± 0.191%, respectively. Based on these findings, we concluded that cinnamon extract could potentially be formulated into antioxidant gel preparations and formulas based on Carbopol showed the best penetration profile.
Identifikasi Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Suku Dani Di Kabupaten Jayawijaya Papua -, Juliana Mabe; Simbala, Herny E.I; -, Roni Koneri
Jurnal MIPA Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.5.2.2016.13512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikas spesies tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat dan cara penggunaannya sebagai obat tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksploratif dan Participatory Rural Appraisal melalui wawancara dengan dukun kampung bersamaan dengan pengambilan sampel dan identifikasi tumbuhan obat di lokasi penelitian. Hasil penelitian identifikasi dan pemanfaatan tumbuhan obat di 9 desa di Kecamatan Asologaima, Kurulu dan Wamena, ditemukan 16 spesies tumbuhan obat dari 12 famili yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dengan khasiat  dan cara penggunaan yang berbeda-beda dan sederhana namun umumnya dengan merebus tumbuhan dan air rebusannya diminum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai November 2015. Berdasarkan habitusnya yang paling banyak ditemukan adalah semak sedangkan bagian tumbuhan yang banyak digunakan adalah bagian daun.This research aims for identifying plant species which particularly have ability as medicine and can be used as traditional medicine. Research methods used are explorative survey and Participatory Rural Appraisal through interview with a village shaman (or called person who has ability and experience with traditional medicine) followed with sampling and identifying medication plant in research location. Result of identifying research and used of medication plant in 9 villages in Asologaima, Kurulu, and Wamena Districts, found that 16 species of plant medication of 12 family which used by local society with different benefits and the way it is used and simple but commonly with boiled the medication and drink the water. This research held in September to November 2016. Based on the place of habits the most found plants is shrub, meanwhile the most useful part of the plant is leaf
Hidrologi Bawah Permukaan Tanah: Studi kasus di Lokasi Pra TPA Kawasan Ilo Ilo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Viola, Thevitha Refiani; As'ari, As'ari; Tongkukut, Seni Herlina Juita; Tamod, Zetly Estefanus; Tatuwo, Deny Ramon; Hartaty, Lynda; Mukuan, Eva Mukuan Mariayani Rita; Abjul, Delfy Boobu; Malinggas, Christin
Jurnal MIPA Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.9.2.2020.28231

Abstract

Sistem hidrologi suatu daerah dipengaruhi oleh bentuk topografi permukaan yang merupakan daerah tangkapan air hujan. Air hujan yang mengalami infiltrasi ke dalam tanah menjadi aliran air tanah yang mempunyai pola hidrologi tertentu. Pemetaan hidrologi air tanah bawah permukaan telah dilakukan di Kawasan Ilo-Ilo desa Wori menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner Alpha. Pengukuran dilakukan pada 4 lintasan dengan spasi elektroda 10 m, 48 elektroda dan panjang setiap lintasan 480 m. Daerah penelitian terbagi menjadi 2 pola sistem hidrologi yang terpisah yaitu hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan 3 merupakan area yang mempunyai akuifer paling besar dan permukaannya merupakan daerah tangkapan air. Air tanah cenderung mengalir ke arah lintasan 3, karena kondisi akuifer yang lebih dalam (> 60 m) pada kedua sistem hidrologiThe hydrological system of an area is affected by the shape of the surface topography which is a rainwater catchment area. Rainwater infiltrated into the soil becomes a groundwater flow that has a certain hydrological pattern. The mapping of subsurface hydrological groundwater in the Ilo-Ilo area of Wori village using the Wenner Alpha configuration of resistivity geoelecrical methods has been done. Measurements was made on 4 path with 10 m electrode spacing, 48 electrodes and length of each path is 480 m. The study area is divided into 2 separate hydrological system patterns. The result show us that path 3 is the area that has the largest aquifer and its surface is a water catchment area. Groundwater tends to flow toward path 3, due to deeper aquifer conditions (> 60 m) in both hydrological systems
Pengukuran Koefisien Absorbsi Bunyi pada Serbuk Gergaji Kayu Nyatoh (Palaquium species) sebagai Bahan Peredam Imban, Rizky Kurniawan; ., As'ari; Tongkukut, Seni Herlina J.
Jurnal MIPA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.3.1.2014.3900

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk memperoleh nilai koefisien absorbsi bunyi pada papan partikel dari bahan campuran serbuk gergajian kayu nyatoh dan tepung kanji dengan variasi ukuran butir. Papan partikel dibuat dengan komposisi 50 g serbuk gergaji dan 50 g tepung kanji. Papan partikel dibuat dengan rapat massa (ρ) = 0,62 x 103 kg.m-3. Koefisien absorbsi bunyi diukur dengan menggunakan sound level meter, intensitas bunyi yang diukur antara lain intensitas bunyi yang datang, intensitas yang dipantulkan dan intensitas yang ditransmisikan. Intensitas absorbsi didapat dengan mengurangkan intensitas awal ( ) dengan intensitas transmisi ( ) dan intensitas refleksi ( ). Data yang diperoleh dibuat grafik dan dianalisis. Diperoleh hasil bahwa papan partikel yang terbuat dari campuran serbuk gergajian kayu nyatoh dan tepung kanji dengan komposisi 1:1 (sampel 3) adalah papan partikel terbaik sebagai bahan absorbsi bunyi pada penelitian ini. Papan partikel mempunyai sifat fisis: koefisien absorbsi 0,15 cm-1, intensitas refleksi 1,5 dB, intensitas absorbsi 29,45 dB dan efisiensi absorbsi 29,42 %.Research has been conducted to obtain the sound absorbtion coefficient of the particle board from the mixture of the sawdust of Nyatoh and the starch with the variation of the grain size. Particle board is made with the composition of 50 g sawdust and 50 g starch. Particle board is made with the mass density (ρ) = 0.62 x 103 kg.m-3. Sound absorbtion coefficient is measured using a sound level meter, sound intensity is measured such as the intensity of incident sound, the intensity of reflected sound and the intensity of transmitted sound. The intensity of absorbtion is obtained by reducing the initial intensity (I0) with the transmission intensity (IT) and the reflection intensity (IR). The obtained data were graphed and analyzed. The results indicated that the particle board that is made from the mixture of the sawdust of Nyatoh and the starch with the composition 1:1 (sample 3) is the best particle board as sound absorbtion material in this research. The particle board has physical properties: the absorbtion coefficient 0.15 cm-1, the reflection intensity 1.5 dB, the absorbtion intensity 29.45 dB, and the absorbtion efficiency 29.42%. t-f�5y � p ew Roman";mso-ansi-language:SV;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language: AR-SA'>Papan partikel dibuat dengan komposisi 50 g serbuk gergaji dan 50 g tepung kanji. Papan partikel dibuat dengan rapat massa (ρ) = 0,62 x 103 kg.m-3. Koefisien absorbsi bunyi diukur dengan menggunakan sound level meter, intensitas bunyi yang diukur antara lain intensitas bunyi yang datang, intensitas yang dipantulkan dan intensitas yang ditransmisikan. Intensitas absorbsi didapat dengan mengurangkan intensitas awal ( ) dengan intensitas transmisi ( ) dan intensitas refleksi ( ). Data yang diperoleh dibuat grafik dan dianalisis. Diperoleh hasil bahwa papan partikel yang terbuat dari campuran serbuk gergajian kayu nyatoh dan tepung kanji dengan komposisi 1:1 (sampel 3) adalah papan partikel terbaik sebagai bahan absorbsi bunyi pada penelitian ini. Papan partikel mempunyai sifat fisis: koefisien absorbsi 0,15 cm-1, intensitas refleksi 1,5 dB, intensitas absorbsi 29,45 dB dan efisiensi absorbsi 29,42 %.
Biodiversitas Burung di Areal persawahan Desa Lelema Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan Sumual, Mercy M.; -, Saroyo; Langoy, Marnix
Jurnal MIPA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.2.2017.17760

Abstract

Biodiversitas spesies burung dipengaruhi oleh keanekaragaman tipe habitat, struktur vegetasi dan ketersediaan pakan pada habitat merupakan faktor utama yang mempengaruhi keanekaragaman spesies.Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan spesies-spesies burung yang ditemukan di areal persawahan dan menentukan tingkat biodiversitas burung di areal persawahan Desa Lelema. Penelitian ini dilaksanakan di areal persawahan Desa Lelema, waktu penelitian ialah bulan Desember 2016 sampai Maret 2017. Teknik pengambilan data menggunakan metode Purposive sampling, metode yang dipakai untuk mendapatkan data biodiversitas menggunakan indeks Shannon-Wiener. Biodiversitas burung yang ditemukan mencakup sembilan spesies hidup pada areal persawahan tersebut.Perhitungan menggunakan indeks Shannon-wiener didapati bahwa padahasil keseluruhan habitat didapat H’ 1≤  H’ ≤ 3 dengan nilai 2,062 termasuk dalam kategori sedang melimpahThe biodiversity of bird species is influenced by the diversity of habytat types, vegetation structures and especially the availability of feeds in the habytat. Which is a major factor affecting species diversity. This study aims to describe the species of birds found in rice fields in the Lelema Village Area, the research time is December 2016 until March 2017. Retrieval techniques using Purposive sampling methods, the method used to obtain biodiversity results the Shannon-Wiener index. The biodiversity of birds found in the area includes nine species. Calculation using the Shannon-wiener index resulted to H’ 1≤  H’ ≤ 3 with the value of 2,062 , including the overflowing categories.
EVALUASI STABILITAS FISIK KRIM M/A EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) DENGAN VARIASI ASAM STEARAT DAN TEA SEBAGAI EMULGATOR Mansauda, Karlah Lifie Riani; Jayanto, Imam; Tunggal, Ryan Irwanto
Jurnal MIPA Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v11i1.36786

Abstract

Biji alpukat (Persea americana Mill.) telah diteliti mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder yang memiliki banyak manfaat misalnya antioksidan, antimikroba, dan antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi stabilitas fisik krim ekstrak biji alpukat dengan variasi asam stearat dan TEA sebagai agen pengemulsi. Biji alpukat diekstraksi dengan menggunakan pelarut aseton 70% kemudian diformulasikan menjadi krim M/A. Formulasi krim diuji stabilitasnya dengan uji penyimpanan pada suhu  tinggi (40±2ºC), suhu kamar (25º±2C), dan pada suhu rendah (4±2ºC) selama 8 minggu. Krim juga diuji stabilitasnya menggunakan uji sentrifugasi dan cycling test. Hasilnya krim F1 dan F2 berhasil mempertahankan karakteristik fisiknya seperti penampilan, pH, daya sebar dan daya lekat selama penyimpanan dan memenuhi spesifikasi pada uji sentrifugasi dan cycling test.
Kadar Kolesterol Plasma Tikus Wistar pada Pemberiak Ekstrak Etanol dan Heksana dari Daun Gedi Merah (Abelmoschus manihot L.) Tubagus, Tanza A.
Jurnal MIPA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.4.1.2015.6907

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh pemberian ekstrak etanol dan heksana dari daun gedi merah terhadap kadar kolesterol plasma tikus wistar yang diberi pakan aterogenik. Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus jantan, berumur 2-3 bulan dengan berat 130-200 g, yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan secara acak, yaitu kelompok K diberi pakan beras jagung, kelompok K- diberi pakan aterogenik, sedangkan kelompok P1 dan P2 diberi ekstrak etanol dan heksana dengan dosis 20 mg/KgBB. Setiap perlakuan terdiri dari 5 ekor tikus yang dilakukan 5 kali pemeriksaan kadar kolesterol dengan metode biosensor amperometrik dengan menggunakan alat ukur NESCO GCU. Data yang diperoleh dari pemeriksaan dianalisis menggunakan ANOVA satu arah <(0,005). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak heksana dan ekstrak etanol daun gedi merah dengan dosis 20 mg/kgBB dapat menurunkan kadar kolesterol sebesar 72% atau sekitar 12,8 mg/dL dan 14% atau sekitar 2,4 mg/dL, dibandingkan dengan dengan kelompok K-.The research had been done with the purpose were to study the influence of granting the ethanol and hexane extract of red gedi leaves on Wistar rats plasma cholesterol levels which were fed by atherogenics. This study used about 20 male rats, Wistar rats aged 2-3 months with a weight 130-200 g were divided into 4 groups randomly, for the grop of K were fed corn rice, group of K- were fed atherogenics, while the P1 and P2 were given ethanol and hexane extract with a dose of 20 mg/KgBW. Each treatment consisted of 5 rats were performed 5 times cholesterol checks with amperometric biosensor method using a measuring instrument NESCO GCU. Data obtained from the examination were analyzed using one-way ANOVA <(0.005). The results showed that the hexane extract and red gedi leaf ethanol extract at a dose of 20 mg / kg body weight can low down the cholesterol levels by 72% or approximately 12.8 mg / dL and 14%, or about 2.4 mg / dL, compared with the group K -.
Model Percepatan Tanah Maksimum Di Kota Manado Menggunakan Metode Donovan dan McGuire Pasau, Guntur; Bobanto, Maria Daurina; Pandara, Dolfie P.
Jurnal MIPA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.7.1.2018.19610

Abstract

Telah dilakukan analisis percepatan tanah maksimum gempa bumi di Kota Manado menggunakan metode Donovan dan McGuire. Kota Manado merupakan bagian dari lengan utara Pulau Sulawesi terletak pada batas pertemuan beberapa lempeng besar sehingga wilayah ini sangat rawan akan goncangan gempa bumi. Upaya mitigasi perlu dilakuakn sejak dini untuk memperkecil dampak resiko gempa bumi tersebut. Salah satu upaya mitigasi adalah memetakan percepatan tanah maksimum (peak ground acceleration) di permukaan. Penentuan variasi nilai percepatan tanah maksimum menggunakan metode Donovan dan metode McGuire. Data yang digunakan adalah data hypocenter gempa yang dikumpulkan dari dua katalog yakni data USGS dan ANSS selama selang pengamatan Februari 1963 sampai Agustus 2017 meliputi radius 500 km dari Kota Manado. Hasil analisis menunjukkan bahwa percepatan tanah maksimum di Kota Manado menggunkan metode Donovan sekitar 42.12 gal sampai dengan 51.82 gal sedangkan metode Mc Guire diperoleh nilai percepatan tanah sekitar 59.13 gal sampai 72.53 gal.The peak ground acceleration analysis in Manado city has been done using Donovan and McGuire method. Manado City is part of the north arm of Sulawesi Island located at the boundary of several major plate meetings so that this region is very prone to earthquake shocks. Mitigation efforts need to be done early to minimize the impact of the earthquake risk. One mitigation effort is to map the peak ground acceleration on the surface. Determination of peak ground acceleration variation using the Donovan and McGuire method. The data used are earthquake hypocenter data collected from two catalogs namely USGS and ANSS data during the observation interval February 1963 to August 2017 covering a radius of 500 km from Manado City. The result of the analysis shows that the peak ground acceleration in Manado City uses Donovan method about 42.12 gal up to 51.82 gal while Mc Guire method obtained the peak ground acceleration a value of  about 59.13 gal to 72.53 gal.
Kualitas Air Sungai Dimembe Di Sekitar Pertambangan Emas Tanpa Izin Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara Makatipu, Christian D.; Koleangan, Harry S.J.; Wuntu, Audy
Jurnal MIPA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.8.2.2019.23512

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan tingkat pencemaran air sungai Dimembe  dengan Parameter yang diukur adalah pH, TDS, TSS, DO, BOD, COD serta penentuan kadar logam yaitu Hg, Pb, Cd, Mn dan Cu. Hasil pengujian setiap parameter pada keempat titik sampel secara berturut-turut sebagai berikut : pH : T1 (7,4) T2 (7,06) T3 (7,14) dan T4 (7,35). COD : 2, 8, 3 dan 3 mg/L. BOD : 1, 1,2, 1 dan 1 mg/L. DO : 6,44, 6,64, 6,85 dan 6,64 mg/L.   TSS : 11, 10,5, 12 dan 9,5 mg/L. TDS : 210, 198, 230 dan 242 mg/L. Hg : < 0,0004 mg/L pada keempat titik sampel. Cu :< 0.0004 mg/L pada keempat titik sampel. Pb : T1 < 0,0006 mg/L, T4 < 0,0008 mg/L sedangkan untuk T2 dan T3 tidak terbaca pada alat yang digunakan karena jumlah kandungan logamnya sedikit. Mn :< 0,0008 mg/L pada setiap titik sampel. Cd : 0.002, 0.002, 0.002, dan 0.0014 mg/L. Hasil pengujian untuk setiap parameter dan kandungan logam memiliki nilai yang tidak melewati batas standar baku mutu yang ditetapkan dalam PP No. 82 Tahun 2001 sehingga dapat dinyatakan kualitas air sungainya masih baikResearch has been carried out to determine the level of contamination of Dimembe river water with the parameters measured are pH, TDS, TSS, DO, BOD, COD and determination of metal content namely Hg, Pb, Cd, Mn and Cu. The test results for each parameter on the four sample points are respectively as follows: pH: T1 (7.4) T2 (7.06) T3 (7.14) and T4 (7.35). COD: 2, 8, 3 and 3 mg / L. BOD: 1, 1,2, 1 and 1 mg / L. DO: 6.44, 6.64, 6.85 and 6.64 mg / L. TSS: 11, 10,5, 12 and 9.5 mg / L. TDS: 210, 198, 230 and 242 mg / L. Hg: <0,0004 mg / L on all four sample points. Cu: <0,0004 mg / L on all four sample points. Pb: T1 <0,0006 mg / L, T4 <0,0008 mg / L while for T2 and T3 it is not readable on the tool used because of the small amount of metal content. Mn: <0,0008 mg / L at each sample point. Cd: 0.002, 0.002, 0.002, and 0.0014 mg / L. The test results for each parameter and metal content have values that do not exceed the limits of the quality standard set in PP No. 82 of 2001 so that the river water quality can be stated is still good