cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 311 Documents
Kandungan Klorofil Total Daun Puring (Codiaeum variegatum L.) Yang Mengalami Cekaman Kekeringan Sonke, Natasya Gloria; Siahaan, Parluhutan; Ai, Nio Song
Jurnal MIPA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.8.2.2019.23517

Abstract

elah dilakukan penelitian untuk mengevaluasi kandungan klorofil total pada daun tanaman puring (Codiaeum variegatum L.) yang mengalami cekaman kekeringan. Tanaman puring varietas gelatik diberi perlakuan kekeringan selama 14 hari dengan tiga kali ulangan pada tanaman puring yang daunnya telah berkembang penuh (fully expanded leaf). Pengambilan sampel daun diambil pada hari ke-0 (sebelum perlakuan kekeringan dimulai), ke-7 dan ke-14 (setelah perlakuan kekeringan) yaitu pada daun tua dan daun muda pada tanaman control/diairi (DA) dan tidak diairi (TA). Kandungan klorofil daun diukur dengan menggunakan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 649 dan 665 nm. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA dalam Rancangan Acak Lengkap pada tingkat kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor umur daun serta interaksi antara umur daun dan waktu menyebabkan terjadinya perbedaan kandungan klorofil total pada daun tanaman puring varietas gelatikA study was carried out to evaluate the total chlorophyll content of croton (Codiaeum variegatum L. var. Belvalen) leaves under drought stress. The drought stress was applied for 14 days with three replications on leaf. The fully expanded leaves (old and young leaves) were collected at day 0, 7 and 14 from control (DA) and unirrigated (TA) plants. Leaf chlorophyll content measured using a spectrophotometer at 649 and 665 nm wavelengths. The data were analysed by ANOVA in Completely Randomized Design at 95% confidence level and followed by Least Significant Difference (LSD) test. The results showed that leaf age factor and the interaction between leaf age and time caused differences in total chlorophyll content in the leaves of croton cv. Gelatik plants
Respon Ionosfer Terhadap Badai Matahari Berdasarkan Analisis Kandungan Elektron Total dan Indeks Gangguan Geomagnet Belekubun, Arwildo Fianli; Tongkukut, Seni Herlina Juwita; Asnawi, Asnawi; Pandara, Dolfie Paulus
Jurnal MIPA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.8.2.2019.24516

Abstract

Ionosfer merupakan bagian dari lapisan atmosfer bumi yang dinamikanya sangat berpengaruh terhadap sistem komunikasi dan navigasi bumi yang mengandalkan ionosfer sebagai medium rambatan ataupun pantulan. Badai matahari sangat berpengaruh terhadap perubahan parameter-parameter ionosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respon ionosfer Manado terhadap badai matahari bulan Maret 2015. Telah digunakan analisis  jumlah kandungan elektron (TEC, Total Electron Content), dan Indeks gangguan geomagnet (DST, Distributing Storm Time). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan indeks DST sebesar -223nT pada tanggal 18 Maret 2015 yang dilanjutkan oleh penurunan TEC sebesar 20,85 TECU dua jam setelahnya. Proses pemulihan Indeks DST sebanding dengan proses pemulihan TEC yakni 5 hari mulai dari tanggal 18–23 Maret 2015.The ionosphere is part of the layer of the Earth's atmosphere whose dynamics are very influential on the earth's communication and navigation systems that rely on the ionosphere as a propagation medium or reflection. Solar storms greatly influence changes in ionospheric parameters. This study aims to evaluate Manado's ionospheric response to solar storms in March 2015.This research is using the analysis of the amount of electron content (TEC, Total Electron Content) and geomagnetic interference index (DST, Distributing Storm Time). The results showed that there was a decrease in the DST index of -223nT on March 18, 2015, which was followed by a decrease in TEC of 20.85 TECU two hours later. The recovery process of the DST Index is comparable to the TEC recovery process, which is 5 days from March 18-23 2015
Analisis Merkuri (Hg) dan Arsen (As) di Sedimen Sungai Ranoyapo Kecamatan Amurang Sulawesi Utara Kitong, Melin T.; Abidjulu, Jemmy; Koleangan, Harry S.
Jurnal MIPA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.1.1.2012.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi merkuri dan arsen di sedimen Sungai Ranoyapo. Pengukuran konsentrasi total merkuri menggunakan Cold Vapor-Atomic Absorption Spectrometry (CV-AAS) sedangkan pengukuran konsentrasi total arsen menggunakan Atomic Absorption Spectrometry (AAS). Hasil yang diperoleh menunjukkan konsentrasi total merkuri di sedimen sungai yang diambil dari Desa Lompad, Desa Picuan, Desa karimbow I, Desa Karimbow II dan muara Sungai Ranoyapo berturut-turut yaitu 0,05 ppm, 0,05 ppm, 1,3 ppm, 0,18 ppm dan 0,05 ppm. Konsentrasi total arsen di sedimen sungai yang diambil dari Desa Lompad, Desa Picuan, Desa Karimbow I, Desa Karimbow II dan muara Sungai Ranoyapo berturut-turut yaitu 3 ppm, 2 ppm, 100 ppm, 2 ppm dan 1 ppm. Konsentrasi total merkuri dan arsen tertinggi adalah di Desa Karimbow I yang merupakan daerah pertambangan emas rakyat.
Kajian Toksisitas dari Fraksi Heksana, Etil Asetat, dan Etanol Daun Soyogik (Sauraia bracteosa DC) Mojo, Triyono; Abidjulu, Jemmy; Runtuwene, Max R. J.
Jurnal MIPA Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.5.1.2016.11411

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai Kajian Toksisitas dari Fraksi Heksana, Etil Asetat dan Etanol Daun Soyogik (Saurauia bracteosa DC). Daun Soyogik dikeringanginkan sampai kering dan dimaserasi berturut-turut menggunakan pelarut heksana, etil asetat dan etanol. Uji toksisitas dilakukan  menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), kemudian diidentifikasi presentasi kematian larva udang menggunakan analisis probit (LC50). Hasil pengujian toksisitas menunjukkan nilai LC50 yaitu : fraksi  heksana (181,97), fraksi etil asetat (12,97) dan fraksi etanol (2,82).A research has been about Toxicity  of the Fraction Soyogik Leaves (Saurauia bracteosa DC) from Hexane, Ethyl Acetate and Ethanol. Soyogik leaves drying till dunes and maceratied successively using hexane, ethyl acetate and ethanol solvent. Toxicity tests performed using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) methode. Toxicity testing showed the LC50 value is hexane fraction (181,97), ethyl acetate fraction (12,97) and fraction of ethanol (2,82).
Analisis Kestabilan Model Epidemi Sjat Pada Penyebaran Penyakit Aids Di Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso Chandra, Tjang Daniel; Putri, Agesta Ameliya
Jurnal MIPA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.10.2.2021.34090

Abstract

HIV berkembang menjadi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) mengakibatkan kematian dengan melemahnya sistem imun dan mudahnya penyakit masuk ke dalam tubuh seseorang. Model matematika SJAT digunakan untuk menganalisis penyebaran AIDS dengan terdiri empat kelas yaitu kelas individu rentan, kelas individu terinfeksi HIV dengan gejala, kelas individu AIDS dan kelas individu mendapatkan pengobatan ARV. Tujuan penelitian ini yaitu melihat dinamika penyebaran penyakit AIDS, melakukan simulasi model terhadap penyebaran penyait AIDS di Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso. Tahap menganalisis model yaitu mencari titik kesetimbangan, menganalisa titik setimbang, mencari bilangan reproduksi dasar, dan melakukan simulasi model menggunakan maple17. Berdasarkan hasil analisa diperoleh 0,02222489365  Sehingga mempunyai titik setimbang bebas penyakit. Artinya, pada waktu lama proporsi individu akan menuju titik kesetimbangan dengan rata-rata penyakit AIDS dalam populasi sudah tidak menyebarHIV develops into Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) resulting in death by weakening the immune system and the ease with which diseases enter a person's body. The SJAT mathematical model is used to analyze the spread of AIDS and consists of four classes, namely a class of susceptible individuals, a class of HIV-infected individuals with symptoms, a class of AIDS individuals and a class of individuals receiving ARV treatment. The purpose of this study is to analyze the stability of the SJAT Epidemic Model Stability on the HIV/AIDS AIDS in Pujer District Bondowoso Regency. The stage of analyzing the model is to find the equilibrium point, analyze the equilibrium point, find the basic reproduction number, and simulate the model using maple17. Based on the analysis results obtained . So that it has a disease-free equilibrium point. This means that in a long time the proportion of individuals will come to a point of equilibrium with the average AIDS disease in the population has not spread
Nilai Indeks Aterogenik Plasma (IAP) Dan Indeks Castelli (IC) Mencit Model yang Diinduksi Minyak Trans Supiyani, Atin; Sukmawati, Dalia; Kusumorini, Nastiti; Santoso, Koekoeh; Satyaningtijas, Aryani Sismin
Jurnal MIPA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.10.2.2021.34094

Abstract

dikembangkan melalui pendekatan hewan model untuk mempelajari tentang PJK. Minyak goreng yang digunakan secara berulang dapat meningkatkan kadar asam lemak bebas yang berdampak negatif bagi kesehatan terutama jantung dan pembuluh. Tujuan dari penelitian ini mengukur indeks aterogenik plasma (IAP) dan indeks Castelli (IC) dari mencit model yang diinduksi minyak trans (MT). Sebanyak 16 ekor mencit galur DDY dibagi menjadi 4 kelompok yaitu mencit yang diinduksi 20% minyak trans (MT20), 40% minyak trans (MT40) dan 60% minyak trans (MT60) dan kontrol (K). Persentase minyak trans diberikan berdasarkan dari total energi konsumsi pakan harian. Minyak trans diberikan per oral sehari sekali selama 70 hari. Darah diambil pada hari ke-70 dari vena lateral ekor tikus untuk mengukur profil lipid plasma yaitu kolesterol total, trigliserida (TG), High Density Lippoprotein (HDL) dan Low Density Lipoprotein (LDL) plasma  menggunakan alat uji cepat Lipid Pro®. Nilai Indeks Aterogenik Plasma (IAP) yaitu log (TG/HDL) dan Indeks Castelli (IC) yaitu LDL/HDL. Hasil pengkuran profil lipid plasma menunjukkan kolesterol total, trigliserida, HDL dan LDL plasma pada kelompok MT meningkat secara nyata dibandingkan kontrol (sig<0,05). Nilai IA pada mencit yang diberi minyak trans berbeda nyata dari kontrol (sig<0,05) dan memiliki risiko tinggi. Nilai IC pada mencit yang diberi minyak trans berbeda nyata dari kontrol (sig<0,05) dan memiliki risiko sedang-tinggi. Minyak trans meningkatkan nilai indeks aterosklerosis dan indeks resiko koroner mencit.Coronary Heart Disease (CHD) is a "silent killer" disease. Various studies were developed through an animal model approach to studying CHD. Cooking oil that is used repeatedly can increase levels of free fatty acids which have a negative impact on health, especially the heart and vessels. The aim of this study was to measure the plasma atherogenic index (IAP) and Castelli index (IC) of trans oil-induced model mice (MT). A total of 16 DDY mice were divided into 4 groups, namely mice induced with 20% trans oil (MT20), 40% trans oil (MT40) and 60% trans oil (MT60) and control (K). The percentage of trans oil is given based on the total energy consumption of the daily feed. Trans oil is given orally once a day for 70 days. Blood was taken on the 70th day from the lateral vein of the rat tail to measure the plasma lipid profile, namely total cholesterol, triglycerides (TG), High Density Lippoprotein (HDL) and plasma Low Density Lipoprotein (LDL) using the Lipid Pro® rapid test kit. The Plasma Atherogenic Index (IAP) values are log (TG / HDL) and the Castelli Index (IC) is LDL / HDL. The results of measuring the plasma lipid profile showed that plasma total cholesterol, triglycerides, HDL and LDL in the MT group increased significantly compared to the control (sig<0,05). The IA value in mice treated with trans oil was significantly different from the control (sig<0.05) and had a high risk. The IC value in mice treated with trans oil was significantly different from the control (sig<0.05) and had a medium-high risk. Trans oil increased the atherosclerosis index and coronary risk index of mice.
Formulasi dan Karakterisasi Minuman Emulsi Virgin Coconut Oil dengan Penambahan Jahe Merah (Zingiber Officinale VAR. Rubrum) dan Sereh (Cymbopogon Nardus L. Rendle) Koleangan, Amanda Archangela; Djarkasi, Gregoria Sri Suhartati; Mandey, Lucia Cecilia
Jurnal MIPA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.10.2.2021.34183

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) yang merupakan salah satu produk olahan kelapa yang memiliki banyak manfaat kesehatan sulit dikonsumsi secara langsung karena rasanya yang berminyak (oily). Oleh karena itu, untuk membuatnya enak dikonsumsi, VCO dibuat dalam bentuk minuman emulsi. Pada penelitian ini, minuman emulsi VCO ditambahkan dengan jahe merah dan sereh yang bertujuan untuk menyelidiki pengaruh penambahan jahe merah dan sereh pada karakteristik fisik, kimia, aktivitas antioksidan, dan tingkat kesukaan panelis terhadap minuman emulsi VCO. Konsentrasi jahe merah dan sereh divariasikan: 100% jahe merah, 100% sereh, 50% jahe merah : 50% sereh, 75% jahe merah : 25% sereh, dan 25% jahe merah : 75% sereh. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi jahe merah dan sereh mempengaruhi warna minuman emulsi VCO yang dihasilkan. Penggunaan gum arab (7%) menghasilkan minuman emulsi VCO yang stabil selama waktu pengamatan 7 hari. Total gula (% sukrosa) berkisar pada 26,00%-28,67%. Total fenol dan bilangan peroksida minuman emulsi berkisar dari 20,92 – 28,61 mg GAE/ g sampel dan 0,08-0,79 mg ekuivalen O2/kg. Pada konsentrasi 15 ppm, aktivitas antioksidan minuman emulsi berkisar antara 58,58% - 71,20%. Minuman emulsi dengan penambahan 100% jahe merah paling disukai dalam aroma, warna, dan penampakannya, sedangkan minuman emulsi dengan penambahan 75% jahe merah dan 25% sereh yang paling disukai rasanyaVirgin Coconut Oil (VCO) as one of the coconut products with many health benefits hard to be consumed directly because of its oily taste. Therefore, to make it more tastier to consume, VCO will be made in form of emulsion drink. In this research, VCO emulsion drink will be added with red ginger and lemongrass to investigate the addition effect of these spices on the physical, chemical characteristic, antioxidant activity, and  panelist preference rate of its emulsion drink. The concentrations of red ginger and lemongrass were varied : 100% red ginger, 100% lemongrass, 50% red ginger : 50% lemongrass, 75% red ginger : 25% lemongrass, and 25% red ginger : 75% lemongrass. The result shows that the concentration of red ginger and lemongrass affected the color of the emulsion drink. The addition of arabic gum (7%) produced a stable emulsion drink during the observation time of 7 days. The sucrose percentage of the emulsion drink is 26,00% to 28,67%. The average of total phenol and peroxide numbers in the emulsion drinks was 20,92 to 28,61 mg GAE /g sample and 0,08-0,79 mg equivalent O2 / kg. At a concentration of 15 ppm, the antioxidant activity of emulsion drinks ranged from 58,58% - 71,20%. VCO emulsion drinks with the addition of 100% red ginger were the most preferred in terms of aroma, color, and its appearance, while the addition of 75% red ginger and 25% lemongrass were the most preferred in taste
Kajian Potensi Energi Angin di Gunung Tumpa Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Manado Tulong, Jein; Kolibu, Hesky Stevy; Pasau, Guntur; Suoth, Verna Albert
Jurnal MIPA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.10.2.2021.33989

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui potensi energi angin di gunung Tumpa Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Manado. Lokasi penelitan berada pada koordinat -  LU dan -  BT. Metode penelitian meliputi : pengumpulan data kecepatan angin, perhitungan massa udara, dan potensi energi angin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi energi angin selama 2 minggu  di Gunung Tumpa yaitu mulai yang paling rendah 0,0040 watt-day/tahun dan paling tinggi 0,3187 watt-day/tahun. Dengan memperhatikan aspek-aspek di atas, serta menghitungkan kontinuitasnya maka gunung Tumpa memiliki potensi energi angin yang tidak bisa dimanfaatkan sebagai energi listrikResearch has been conducted to determine the potential of wind energy in the mountain Tumpa, Tongkaina Village, Bunaken District, Manado City. The research location is at coordinates 1°30 - 1° 40 LU and 124°40 - 125°50 BT. Research methods include: collecting wind speed data, calculating air mass, and wind energy potential. The results showed that the potential for wind energy for 2 weeks at Mount Tumpa is starting from the lowest 0.0040 watt-day / year and the highest is 0.3187 (watt-day) ahunyear. By paying attention to the above aspects, and calculating its continuity, Mount Tumpa has the potential of wind energy that cannot be utilized as electrical energy
Potensi Metode Sonic Bloom untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Nio, Song Ai; Rumbay, Julia Angel; Anggini, Putri Sri; Supit, Patrycia Saskia Laurita; Ludong, Daniel Peter Mantilen
Jurnal MIPA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.10.2.2021.34345

Abstract

Metode sonic bloom merupakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian yang memanfaatkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi tanpa merusak lingkungan. Aplikasi sonic bloom berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan pada tanaman yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan pembukaan stomata, perkecambahan, pertumbuhan (tinggi tanaman, tinggi dan diameter batang, panjang dan lebar daun, dan panjang akar) serta produktivitas. Metode sonic bloom yang efektif menggunakan bunyi dengan rata-rata intensitas bunyi 65-75 dB, frekuensi bunyi 3-5 kHz dan lama pemaparan 3 jam per hari serta variasi jenis musik.  Gelombang bunyi ini menginduksi pembukaan stomata yang berdampak pada peningkatan penyerapan CO2, H2O dan unsur-unsur hara oleh tanamanThe sonic bloom method is the development of science and technology in agriculture that utilizes high-frequency sound waves without damaging the environment. Sonic bloom application was potential to increase plant growth as indicated by an increase in stomata opening, germination, growth (plant height, height and diameter of stem, length and width of leaf, and root length) and productivity. An effective sonic bloom method used sound with an average sound intensity of 65-75 dB, a sound frequency of 3-5 kHz and an exposure time of 3 hours per day as well as a variety of types of music. This sound wave induced the opening of stomata which had an impact on increasing the absorption of CO2, H2O and nutrients by plants.
Pemodelan Perambatan Gelombang Tsunami di Laut Banda Berdasarkan Skenario Gempa 8.0 dan 9.0 Mw Wuwungan, Cynthia; Pasau, Guntur; Tongkukut, Seni Herlina Juita
Jurnal MIPA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.10.2.2021.34006

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan waktu tiba perambatan gelombang dan tinggi gelombang tsunami di Kota Ambon dan sekitarnya dengan melakukan simulasi tsunami menggunakan software ComMIT. Simulasi dijalankan menggunakan skenario yang mengasumsikan kekuatan gempa 8.0 Mw dan 9.0 Mw. Titik koordinat gempa 4.31˚ LU dan 128.61˚ BT. 10 detektor dalam bentuk virtual (tide gauge) dibuat untuk mendapatkan nilai waktu tiba dan tinggi gelombang tsunami. Hasilnya menunjukkan bahwa tsunami tercepat dengan ketinggian 2.17 m tiba pada detik ke-566 dengan mengasumsikan gempa 8.0 Mw dan gempa 9.0 Mw membuat gelombang tsunami dengan tinggi 62.4 m dan tiba pada detik ke-599 di Kota AmbonThe purpose of this research is to determine the arrival time and the height of the tsunami waves in Ambon and its surroundings by conducting a tsunami simulation using ComMIT. The simulation is run using scenario by assuming the earthquake with magnitude 8.0 Mw and 9.0 Mw. The Earthquake epicenter scenario  44.31˚ N and 128.61˚ E. 10 detectors in virtual form (tide gauge) were placed to determine the arrival time and height of the tsunami waves. The results showed that the fastest tsunami with a height of 2.17 m arrived in 566 seconds after the 8.0 Mw earthquake, and the 9.0 Mw earthquake generate a 62.4 m tsunami with 599 second arrival time in Ambon