cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 311 Documents
Analisis Pengaruh Buangan Organik Limbah Cair Rumah Sakit Umum Pancaran Kasih Manado Terhadap Lingkungan Perairan Tampang, Benyamin Limbong
Jurnal MIPA Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.8.3.2019.26196

Abstract

Masalah pencemaran bahan organik naik pesat sejak berkembangnya metode sintesis zat-zat organik dan dengan dipergunakannya berbagai zat organik untuk industri, obat-obatan, pertanian, makanan dan lain-lain. Penelitian bertujuan untuk menganalisis: (1) Buangan organik  limbah cair rumah sakit di lingkungan perairan. (2) Persepsi masyarakat tentang buangan organik limbah cair rumah sakit di lingkungan perairan. (3) Pengaruh keberadaan rumah sakit terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Buangan organik limbah cair Rumah Sakit Umum Pancaran Kasih Manado di lingkungan perairan mempunyai nilai kekeruhan yang masih rendah, sementara nilai BOD, COD, koliform, dan E. coli sudah masuk kategori sedang. Untuk itu disarankan supaya: Pengelolaan limbah cair rumah sakit perlu didukung oleh instansi terkait dengan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kondisi rumah sakit, termasuk penegakan peraturan dan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman, dengan prinsip: “Lingkungan Rumah Sakit Tempat Penyembuhan Penyakit, bukan Tempat Penyebaran Penyakit”The problem of pollution of organic matter has risen rapidly since the development of methods for synthesis of organic substances and by the use of various organic substances for industry, medicine, agriculture, food and others. The study aims to analyze: (1) Organic waste from hospital wastewater in aquatic environments. (2) Public perception of hospital liquid waste discharges in the aquatic environment. (3) The effect of the existence of the hospital on the socio-economic conditions of the surrounding community. Based on the results of the study it can be concluded that: (1) Organic wastewater from the Pancaran Kasih General Hospital Manado in the aquatic environment has a low turbidity value, while the BOD, COD, coliform, and E. coli values are in the medium category. For this reason, it is suggested that: Hospital wastewater management needs to be supported by agencies related to facilities and infrastructure that are in accordance with hospital conditions, including enforcement of regulations and counseling to increase awareness of a clean, safe and comfortable environment, with the principle: "Home Environment Pain, a place to heal disease, not a place for spreading disease
Uji Sitotoksisitas Ekstrak Metanol Daun Sisik Naga (Drymoglossum piloselloides Presl.) terhadap Sel Leukemia P388 Sahid, Anwar; Pandiangan, Dingse; Siahaan, Parluhutan; Rumondor, Marhaenus J.
Jurnal MIPA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.2.2013.2758

Abstract

Penelitian mengenai uji sitotoksisitas ekstrak metanol daun sisik naga (Drymoglossum piloselloides Presl.) terhadap sel leukemia P388 telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sitotoksisitas ekstrak metanol daun sisik naga terhadap sel leukemia P388 berdasarkan penghambatan pertumbuhan sel 50% (IC50). Metoda yang dilakukan menggunakan uji MTT (Microculture Tetrazolium Technique) pada sel kanker leukemia P388. Sel dikultur menggunakan media RPMI (Roswell Park Memorial Institute). Pertumbuhan sel diukur melalui absorbansi formazan pada panjang gelombang 540 nm pada berbagai konsentrasi dari 0,1 µg/mL sampai 100 µg/mL ekstrak sampel. IC50 ditentukan dengan persamaan logaritma antara nilai absorbansi dengan konsentrasi ekstrak. Pengolahan data digunakan program Originlab 9.0 32-bit (Originlab Corporation  USA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sisik naga memiliki efek sitotoksik terhadap sel leukemia P388 yang ditunjukkan dengan penghambatan pertumbuhan sel leukemia sebanyak 50% adalah 19,32 µg/mL.The research about cytotoxicity assay of sisik naga (Drymoglossum piloselloides Presl.) leaf methanol extract on leukemia cells P388 has been done. This study aimed to determine the cytotoxicity of the methanol extract of sisik naga leaf against leukemia cells P388 based on the inhibition of 50% growth (IC50). The MTT (Microculture Tetrazolium Technique) test was used in this experiment. Leukemia cells were cultured on RPMI (Roswell Park Memorial Institute) medium. The cell growth was determined by measuring the formazan absorbance in variation of concentration 0,1 µg/mL to 100 µg/mL of sample extract at 540 nm. IC50 determined by logarithmic equation of absorbance values with concentration of extract. Data analysis used the program Originlab 9.0 32-bit (Originlab Corporation USA). The result showed that methanol extract of sisik naga leaf had cytotoxic effects against leukemia cells and inhibition of 50% leukemia cell growth was 19.32 µg/mL.
Analisis Pengaruh Radiasi Gelombang Mikro Pada Struktur Kristal Pati (Starch) Sasue, Rianita; Sangian, Hanny Frans; Mosey, Handy IR.
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.16158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perubahan struktur Kristal sampel setelah diberi perlakuan awal (pretreatment) dengan cara memanfaatkan radiasi gelombang Elektromagnetik. Alat yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah microwave sedangkan sampel atau substrat yang dipilih adalah pati singkong yang telah dihaluskan dan dikeringkan di bawah sinar matahari selama beberapa waktu. Bahan yang telah di pretreatment  dengan microwave selanjutnya dilakukan pengukuran dengan menggunakan SEM, XRD dan FTIR. Karakterisasi substrat yang telah mengalami proses pretreatment kemudian  dibandingkan dengan sampel alami.SEM menunjukan bahwa permukaan granula dari sampel yang dilakukan pretreatment mengalami perubahan. Dari pola XRD memperlihatkan perubahan Kristal menjadi lebih amorf pada sudut antara 15-24°, sedangkan pola FTIR terjadi pergeseran wilayah serapan gelombang inframerah pada sampel yang  dilakukan pretreatmentThis research is aimed to analyze the change of sample crystal structure after it  was given a pretreatment by utilizing the microwave radiation. The device that was used in this research was a microwave set, while the chosen sample or subtrate was starch which has been mashed and dried under the sunlight for days. Material that was conducted a pretreatment was then measured using SEM, XRD and FTIR. Characterization of the subtrate that has been undergone the pretreatment was then compared to the natural sample.The SEM showed that the granule surface of treated substrate changed while the XRD pattern displayed a transformation to be more amorphous at the angles of 15-24°. The FTIR pattern revealed the absorption of infrared wave shifted for the sample treated by microwave compared to that of original substrate.
Rancang Bangun Alat Pengontrol Tingkat Pencahayaan Lampu Berbasis Mikrokontroler dengan Menggunakan Logika Fuzzy Telleng, Rirchard Christian; Suoth, Verna Albert; Kolibu, Hesky Stevy
Jurnal MIPA Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.10.1.2021.31387

Abstract

Lampu adalah sumber cahaya buatan yang digunakan untuk membantu aktivitas manusia dan merupakan salah satu alat yang mengkonsumsi daya listrik terbanyak. Pencahayaan lampu pada saat ini hanya dikontrol secara manual dengan dua keadaan yang tentunya kurang efisien. Pengontrolan intensitas cahaya secara otomatis mampu meningkatkan efisiensi penggunaan lampu dari segi energi maupun pada pencahayaan agar mengikuti standar. Penelitian ini menggunakan sensor LDR sebagai pendeteksi cahaya, sensor ultrasonik (HC-SR04) sebagai pendeteksi jarak dan IC LM317 untuk mengatur tegangan. Logika fuzzy digunakan sebagai pengontrol intensitas cahaya yang diprogram ke modul Arduino Uno R3. Komponen ini disatukan dalam ruangan kecil yang berukuran 30 x 30 x 30 cm sebagai prototipe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengatur pencahayaan ruangan sesuai SNI 03-6575-2001 dan dapat mendeteksi keluar-masuknya orang di ruangan. Perbandingan konsumsi daya selama 4 jam antara lampu dengan sistem dan yang tidak adalah sebesar 0.008027 kWH atau sekitar 57.21% dari daya yang dikonsumsi secara keseluruhan.Lamp is an light source that is used to assist humans and its one of the device that consumes a lot of electric power. Lighting lamps at this time only controlled manually with two conditions which is certainly less efficient. Controlling the intensity of the light automatically can increase the efficiency of used energy and lighting to follow the standards. This research uses the LDR sensor as a light detector, ultrasonic sensor (HC-SR04) as a proximity sensor and LM317 IC to regulate the voltage. Fuzzy logic is used to control the light intensity which programmed into the Arduino Uno R3 module. These components are put together in a small room with a length = 30, width = 30 and height = 30 cm as a prototype. The results show that the system is able to regulate room lighting according to SNI 03-6575-2001 and can detect if people moving in and out of the room. The comparison of power consumption for 4 hours between lights that are connected with the system and without connection is equal to 0.008027 kWH or about 57.21% of the total power consuming.
Perbaikan Proses Pembuatan Gula Merah Aren di Pabrik Gula Aren Masarang Tomohon Pontoh, Julius; Wuntu, Audy
Jurnal MIPA Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.3.2.2014.5316

Abstract

Pabrik gula aren Masarang Tomohon saat ini memiliki masalah rendahnya efisiensi produksi akibat pembentukan bongkahan gula selama tahap akhir pemprosesan gula. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi proses produksi gula di pabrik dengan penekanan pada sorpsi air oleh gula dan pada penghancuran bongkahan gula selama produksi serbuk gula aren (gula semut). Umur simpan gula merah aren diestimasi dengan kurva isoterm absorpsi menggunakan rumus Labuza. Penghancuran gula dilakukan mula-mula melalui penentuan jenis gilingan, diikuti dengan membuat desain gilingan dan membangun konstruksi gilingan. Perhitungan umur simpan gula menghasilkan angka 6,4 tahun umur simpan. Konstruksi gilingan gula dibuat didasarkan pada gilingan martil (hammer mill) dengan kapasitas untuk mengurangi sisa produk hingga 1,28 persen.The Masarang Palm Sugar Factory in Tomohon is currently facing to the problems of the low efficiency production due to the crumble formation during the last step of sugar processing and the question of the shelf life of the product. Therefore the goal of this research is to improve the palm sugar processing at the factory by focusing to the understanding the water sorption by the sugar and to break down the sugar crumbles during the brown sugar powder production.  The shelf life of the brown palm sugar was estimated by the isotherm absorption curve followed by application of Labuza formula.  The sugar milling was processed by firstly determined the milling type, followed by designing the mill and then constructed it.  The calculation of shelf life of the sugar product was found as 6.4 years.  The sugar milling was constructed based on the hammer mill with the capacity to reduce the crumbles as low as 1.28 percent.
Analisis Potensi Tsunami Menggunakan Mekanisme Fokus (Studi Kasus Gempa 15 November 2014 Arikalang, Aprillya J.G; Pasau, Guntur; _, Ferdy
Jurnal MIPA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.7.1.2018.18911

Abstract

Lempeng laut Maluku merupakan lempeng mikro yang berada di antara lempeng mikro Sangihe dan Halmahera yang bergerak berlawanan arah, kondisi ini mengakibatkan kegempaan daerah Sulawesi Utara dan sekitarnya terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Laut Maluku dan sisanya terjadi di Laut Sulawesi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan karakterisik pola patahan akibat gempabumi tanggal 15 November 2014 di Laut Maluku koordinat 10 LS – 30 LU dan 1200 - 1300 BT dengan sumber data dari katalog gempa bumi USGS dan Global Centroid Momen Tensor. Analisis bola fokus bahwa gempa tanggal 14 November 2014 dengan koordinat 10 LS – 30 LU dan 1200 - 1300 BT adalah kombinasi sesar mendatar dan sesar naik atau jenis sesar ini disebut juga oblique. Hasil analisis menggunakan Sofware WinITDB dan perhitungan rumus empiris menunjukkan bahwa terjadi deformasi di dasar laut 1,409 m, yang menyebabkan terjadinya Tsunami yang kecil, karena deformasi yang terjadi belum cukup kuat pengaruhnya untuk merobek permukaan dasar laut.Molucca Sea plate is the plate between the micro’s plate Sangihe and Halmahera are moving in opposite directions, these conditions result in the regional seismicity of North Sulawesi and the surrounding area is largely concentrated in the Molucca sea and the rest occur in the Celebes Sea. As for the purpose of this research is to determine the result of fracturing pattern karakterisik gempabumi November 15, 2014 in the Molucca sea coordinates 10 LS – 30 N and 1200-1300 BT with the source data from the USGS earthquake catalogs and the Global Centroid Moment Tensor. Analysis of the focal sphere that the earthquake on 14 November 2014 with coordinates 10 LS – 30 N and 1200-1300 BT is a combination of horizontal fault and fault ride or any type of fault is also called oblique. The results of the analysis using WinITDB Software and calculation of empirical formula indicate that occurs on the ocean floor deformation 1.409 m, which led to a small Tsunami, because deformations that occur are not yet strong enough to rip his influence the surface of the seabed.
Uji Aktivitas Antikolesterol Ekstrak Etanol Daun Patikan Emas (Euphorbia prunifolia Jacq.) pada Tikus Wistar yang Hiperkolesterolemia Bachmid, Nadhilah
Jurnal MIPA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.4.1.2015.6901

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan aktivitas antikolesterol ekstrak etanol daun patikan emas pada tikus wistar yang hiperkolesterolemia. Tikus wistar jantan yang berusia 2-3 bulan sebanyak 20 ekor dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan secara acak. Kelompok K diberi pakan beras jagung, sedangkan kelompok K-, P1, dan P2 diberi pakan aterogenik. Kelompok P1 dan P2 diberi ekstrak dengan dosis 10 dan 30 mg/kgBB. Pemeriksaan kadar kolesterol plasma ditentukan dengan metode biosensor amperometrik menggunakan alat ukur NESCO GCU dengan bantuan strip yang telah ditetesi darah. Darah tikus diperoleh dari bagian ekor yang telah dilukai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA satu arah (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun patikan emas dengan dosis 10 dan 30 mg/kgBB memiliki aktivitas antikolesterol dengan penurunan kadar kolesterol sebesar 12 dan 71% dibandingkan dengan kelompok K-.Research had been carried out to determine anticholesterol activity of ethanol extract gold patikan leaves. 20 Male wistar rats aged 2-3 months were divided into 4 groups randomly. K group with corn rice fed, while the K-, P1 and P2 with atherogenic fed. Group P1 and P2 are given with extract with doses 10 and 30 mg/kgBW. Examination of plasma cholesterol levels were determined by amperometric biosensor methods using a measuring instrument NESCO GCU with strip that had spilled blood. Blood was obtained from rats tail that had been injured. Data were analyzed using one-way ANOVA (p<0,05). The results showed that the ethanol extract of gold patikan leaves with doses 10 and 30 mg/kgBW decrease the anticholesterol activity with cholesterol levels by 12 and 71%, compared with K- group.
Variasi Genetik Plutella xylostella L. (Lepidoptera: Plutellidae) berdasarkan Gen Cytochrome C Oxidase I Kairupan, Claudius F.; Pelealu, Jantje; Mamahit, Juliet M.E.
Jurnal MIPA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.8.1.2019.22327

Abstract

Daerah Modoinding dan Tomohon di Sulawesi Utara, dikenal sebagai  daerah penghasil sayuran kubis di Indonesia. Sayuran kubis memiliki hama utama yaitu Plutella xylostella. Penyebab serangga ini dapat bertahan hingga saat ini karena adanya sifat resistensi akibat pemberian insektisida yang berlebihan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis variasi pada gen cytochrome C oxidase IPlutella xylostella yang diperoleh dari dua lokasi yang berbeda, yaitu Modoinding dan Tomohon. Analisis sekuens menunjukkan adanya perbedaan pasang basa nukleotida dari sampel yang berbeda lokasi. Selain itu, variasi juga ditunjukkan pada sampel yang diperoleh dari basis data GenBank dengan adanya perbedaan 1-14 pasang basa nukleotida dengan spesimen pada penelitian ini. Hubungan kekerabatan gen COI P. xylostella keseluruhan sampel tergolong dalam variasi intraspesies dengan nilai jarak genetik berkisar antara 0-0,022 (0-2,20%).Modoinding and Tomohon areas in North Sulawesi, are known as regions in Indonesia that produce a cabbage. The main pest of cabbage, Plutella xylostella. This insect can survive due to its resistance resulted from prolonged insecticide application. This study aims to analyze genetic variation of COI genes in P. xylostella from Modoinding and Tomohon areas. Sequence analysis showed there were differences in nucleotide base pairs between these locations. In addition, variations were also shown in samples obtained from the GenBank database with differences in 1-14 nucleotide base pairs with specimens in this study. The genetic relationship of P. xylostella COI gene in all samples was classified as intraspecific variation with genetic distance values ranging from 0-0,022 (0-2,20%).D aerah Modoinding dan Tomohon di Sulawesi Utara, dikenal sebagaidaerah penghasil sayuran kubis di Indonesia. Sayuran kubis memilikihama utama yaitu Plutella xylostella. Penyebab serangga ini dapatbertahan hingga saat ini karena adanya sifat resistensi akibat pemberianinsektisida yang berlebihan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisisvariasi pada gen cytochrome C oxidase I Plutella xylostella yang diperolehdari dua lokasi yang berbeda, yaitu Modoinding dan Tomohon. Analisissekuens menunjukkan adanya perbedaan pasang basa nukleotida darisampel yang berbeda lokasi. Selain itu, variasi juga ditunjukkan padasampel yang diperoleh dari basis data GenBank dengan adanyaperbedaan 1-14 pasang basa nukleotida dengan spesimen padapenelitian ini. Hubungan kekerabatan gen COI P. xylostella keseluruhansampel tergolong dalam variasi intraspesies dengan nilai jarak genetikberkisar antara 0-0,022 (0-2,20%).
Identifikasi Patahan Manado dengan menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner-Schlumberger di Airmadidi Minahasa Utara Mende, Christi; As'ari, As'ari; Ferdy, Ferdy
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.15877

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi dan memetakan Patahan Manado yang melintasi Kelurahan Rap-Rap Airmadidi Minahasa Utara. Penelitian dilakukan menggunakan alat geolistrik Multichannel and Multielectrode Resistivity MAE X612-EM. Pengambilan data dilakukan pada 3 lintasan pengukuran dengan panjang bentangan masing-masing 480 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak RES2DINV. Hasil pengolahan data tersebut memberikan gambaran penampang lintang 2 dimensi citra bawah permukaan pada ketiga lintasan. Berdasarkan hasil analisis, teridentifikasi rekahan pada jarak 30 meter dari jalur Patahan Manado, dengan kedalaman dari permukaan tanah 0-50 meter untuk lintasan 1, 0-25 meter untuk lintasan 2, 0-30 meter untuk lintasan 3, dengan harga resistivitas <70 Ωm.The research has been done to identify and to create a map of Manado Fault that passed through the Village of Rap-Rap, Airmadidi, North Minahasa. The research was carried out using a multichannel and multielectrode resistivity MAE X612-EM geoelectrical device.The data collection was carried out on 3 measurement lineswith a range of 480 meters each. The data processing was held using RES2DINV software. Its result gave an overview of the 2-dimensional transection of beneath-surface imaging on those 3 lines. According to the analysis outcome, the fracture is identified at 30 meters from the Manado fault, with a depth of 0-50 meters from the ground's surface (line 1), 0-25 meters (line 2), and 0-30 meters (line 3) with a resistivity value of <70 Ωm.
Uji Senyawa Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Tanaman Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.) Manongko, Paricia Syaron; Sangi, Meiske Sientje; Momuat, Lidya Irma
Jurnal MIPA Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.9.2.2020.28725

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) menggunakan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Ekstrak etanol diperoleh dengan metode maserasi kemudian diuji fitokimia untuk dilihat kandungan senyawa metabolit sekunder diantaranya alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid/steroid. Senyawa fenolik sangat berpotensi sebagai antioksidan karenanya dilakukan uji kandungan total fenolik menggunakan metode spektrofotometri dengan pereaksi Folin-Ciocalteu. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu fenolik ditunjukkan dengan terbentuknya warna hijau kehitaman, senyawa saponin dengan terbentuknya busa stabil, dan senyawa tanin dengan terbentuknya warna hijau kehitaman. Hasil pengujian kandungan total fenolik ekstrak etanol memiliki nilai sebesar 60,270 mg GAE/g. Kekuatan antioksidan ditentukan oleh nilai IC50 yang didasarkan pada persen perendaman radikal bebas oleh sampel uji. Untuk ekstrak etanol memiliki IC50 sebesar 82,152 µg/mL. Berdasarkan hasil yang diperoleh ekstrak etanol tanaman patah tulang memiliki potensi yang kuat sebagai antioksidan.This research was conducted to determine the phytochemical compound and antioxidant activity of ethanol extract of Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.) plant using 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) method. The ethanol extract was obtained by maceration and then was analysed for phytochemical compound to see the secondary metabolite contents including alkaloids, phenolics, flavonoids, tannins, saponins, triterpenoids / steroids. The phenolic compounds have high potential as antioxidant, therefore the total fenolic content  was tested using spectrophotometric method with Folin-Ciocalteu reagents. Antioxidant activity was determined using DPPH method. he results showed that the ethanol extract contain secondary metabolite compounds. Penolic compounds  weredetected by the formation of blackish green color, saponin compounds showed  stable foam formation, and tannin compounds with a blackish green formation. Total phenolic content of the extract was60,270 mg GAE/g. Antioxidant activity was determined by IC50 value based on the percentage of free radicals taken by the sample. And ethanol extract had IC50 value of 82.152 µg /mL. Based on the results obtained, ethanol extract of Patah Tulang plants had a strong potential as an antioxidant.