cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN" : 15 Documents clear
PENGARUH DISCHARGE PLANNING BAYI PREMATUR TERHADAP SELF-EFFICACY IBU Herlina Herlina; Yeni Rustina; Rr.Tutik Sri Hariyati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.391

Abstract

Latar Belakang Masalah: Kelahiran bayi prematur berdampak terhadap kondisi psikologis ibu. Ibu merasa ketakutan membutuhkan dukungan informasi tentang kondisi dan cara merawat bayi prematur. Dukungan ini dapat diperoleh melalui program discharge planning yang telah banyak diteliti dan hasil penelitian menunjukan bahwa berbagai model discharge planning berdampak pada ibu dan bayi. Dengan demikian diperlukan suatu kajian terhadap hasil penelitian berbagai model discharge planing tersebut.Tujuan : Penelitian ini bertujuan mereview hasil penelitian tentang dampak discharge planning terhadap self efficacy ibu.Metode: Pencarian Study menggunakan data base Proquest, EbscoHost, JSTOR, SAGE, ScientDirect, Scopus dan Google Shoolar menggunakan key words “Self Efficacy” AND (Premature OR Preterm) AND “Discharge Planning”. Seleksi artikel melalui dua tahap yaitu tahap pertama seleksi judul dan abstrak dilanjutkan tahap kedua yaitu seleksi full text. Artikel yang tidak relevan, tidak full text, bukan hasil penelitian kuasi atau true ekperimental dikeluarkan sehingga mendapatkan artikel yang masuk ke dalam study primer. Materi review study primer meliputi karakteristik study primer, karakteristik intervensi, efek study terhadap self efficacy ibu dan efek study terhadap bayi prematur.Hasil: Kami mendapatkan 10 study primer dari hasil seleksi terhadap 1316 artikel. Karakteristi study primer: 2 study quasi eksperintal, 8 study true eksperimental dengan desain RCT, hasil penelitian dipublikasikan dalam Bahasa Inggris pada periode tahun 2014-2020. Karakteristik intervensi: melibatkan 22 – 300 pasangan ibu dan bayi prematur yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, 8 nama program discharge planning yang berdampak pada ibu dan bayi. Dampak Intervensi pada ibu terdiri dari kesiapan emosi, kesiapan pulang (n=2), Self efficacy ibu (n=5), dan performa laktasi (n=1). Dampak intervensi pada bayi terdiri dari LOS (n=5), saturasi oksigen (n=1), dan berat badan bayi (n=1).Simpulan: Sebagian besar hasil pernelitian menunjukan bahwa Disharge Planing berdampak positif pada ibu dan bayi. Berbagai macam model discharge planning perlu dikaji lebih lanjut untuk mendapatkan satu model discharge planning yang efektif
ANALISIS KEDISIPLINAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SOLOK TAHUN 2019 Ade Rahmadini; Firdawati Firdawati; Tuti Ernawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.395

Abstract

Latar Belakang Masalah: Dalam rangka mencapai tujuan nasional, diperlukan adanya Pegawai Negeri Sipil  (PNS) sebagai unsur aparatur negara yang memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin yang tinggi untuk melaksanakan tugas sebagai abdi negara. Berdasarkan observasi di lapangan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Solok menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa PNS yang melanggar disiplin kerja.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan PNS di Dinas Kesehatan Kabupaten Solok tahun 2019.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixedmethods) dengan desain penelitian sequential explanatory. Penelitian ini dimulai sejak bulan Januari 2020 sampai bulan Desember 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh staf PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Solok yaitu sebanyak 58 orang dengan menggunakan teknik total sampling.Tahap selanjutnya adalah melakukan wawancara mendalam (indepth interview) dan telaah dokumen dengan responden untuk melakukan analisis melalui pendekatan sistemHasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  hasil perhitungan indikator disiplin yang memiliki nilai kecenderungan tinggi dengan rincian absensi 89,91% (tinggi), kepatuhan 92,5% (sangat tinggi) dan komitmen 85,5% (tinggi). Hal ini juga didukung oleh hasil wawancara dan observasi.Simpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Solok sudah baik, namun masih perlu ditingkatkan lagi.
PERUBAHAN KANDUNGAN ASIP MELALUI PROSES PENYIMPANAN DAN PENCAIRAN Diani Aliansy; Mira Miraturrofi’ah; Suci Rizki Nurul Aeni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.400

Abstract

Latar Belakang  : Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi ideal bagi bayi karena mengandung banyak zat perlindungan terhadap berbagai penyakit. Rekomendasi World Health Organization (WHO), sebaiknya bayi diberikan ASI selama paling sedikit 6 bulan. Namun bagi ibu bekerja, ASI Eksklusif terkadang sulit untuk dipenuhi. Di Indonesia jumlah wanita bekerja Tahun 2016 sebesar 50,77% meningkat di tahun 2017 menjadi 50,89%, dan > 50% diantaranya adalah ibu menyusui dan memiliki anak di bawah 2 tahun. [1] Masa cuti melahirkan secara tidak langsung ikut berkonrtibusi dalam tidak terpenuhinya ASI Eksklusif. [2] Banyak ibu bekerja yang mensiasati dengan melakukan penyimpanan ASI. Oleh karenanya, pengetahuan dan sikap ibu dalam manajemen ASIP (air susu perah) sangat penting. Hal tersebut diharapkan tidak merubah kandungan gizi saat ASIP diberikan kepada bayi.Tujuan : Mengetahui kandungan makronutrien, jumlah mikroorganisme dan tingkat keasaman ASIP pada berbagai suhu dan lama penyimpanan serta cara pencairannya.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah studi eksperimen. ASI di perah kemudian dihomogenkan lalu ditampung pada botol kaca yang telah disterilkan. Analisis protein menggunakan Bradford, karbohidrat dengan metode fenol sulfat, lemak menggunakan metode Liebermann-Burchard. pH menggunakan indikator universal dan jumlah mikroorganisme menggunakan plate count.Hasil : karbohidrat ASIP optimal selama 8 hari di suhu 150C dan dicairkan terlebih dahulu di refrigerator.  Protein ASIP masih dapat disimpan selama 6 bulan pada suhu -20 0C. lemak ASIP optimal selama 5 hari pada suhu 4 0C. Semakin lama penyimpanan kadar pH semakin menurun. Jemaah mikroorganisme dapat di tekan di suhu -20 0C.Simpulan Manajemen penyimpanan ASIP optimal di suhu < 15 C. Metode pencairan terbaik adalah melalui refrigerator.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA PELAYANAN GIZI DAN KIA DI KOTA PADANG Yania Febsi; Endang L Achadi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.404

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 dapat berdampak negatif pada berbagai sektor layanan publik, terutama sektor kesehatan, khususnya layanan gizi dan kesehatan ibu dan anak (KIA). Di Indonesia, pandemi COVID-19 berpotensi menurunkan jumlah kunjungan ke layanan gizi dan KIA dan memperburuk masalah gizi dan kesehatan yang sudah ada.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program gizi dan kesehatan ibu dan anak di Kota Padang sebelum dan dalam masa pandemi.Metode: Desain studi menggunakan studi deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan mengelompokkan dua kelompok yaitu sebelum pandemi untuk data di bulan Januari 2019 hingga Februari 2020 dan selama pandemi untuk data bulan Maret-Desember 2020. Penelitian ini menggunakan data skunder milik Dinas Kesehatan Kota Padang.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kenaikan jumlah kasus COVID-19 baru setiap bulannya di Kota Padang, dimana mencapai puncaknya pada bulan Oktober 2020. Program gizi yang paling dipengaruhi oleh pandemi adalah kunjungan balita ke posyandu untuk ditimbang (D/S) dan mendapat pelayanan kesehatan/gizi. Terjadi penurunan tajam, dari 61,5% (Maret 2020) menjadi 5,2% (April 2020). Persentase balita yang mengalami kenaikan berat badan pada yang ditimbang (N/D) menurun dari 80,9% (Mei 2020) menjadi 67,7% (Juni 2020). Program KIA juga mengalami penurunan di KN lengkap dari 99,1% (Maret 2020) turun menjadi 77,7% (April 2020). Untuk K1 terjadi penurunan yaitu 7,9% (Januari 2020) turun menjadi 4,5% (Mei 2020). Kemudian K4 yaitu dari maret 2020 6,9% turun menjadi 6,1% di bulan april 2020.Kesimpulan: Telah terjadi penurunan cakupan program gizi maupun KIA di masa pandemi COVID-19. Direkomendasikan agar pelayanan kesehatan tetap dilaksanakan secara optimal dengan menerapkan protokol kesehatan.
EDUKASI KEMANDIRIAN KELUARGA TERHADAP PRILAKU PENCEGAHAN GIZI KURANG PADA BALITA: Systematika Review Uswatul Khasanah; Budi Anna Keliat; Sigit Mulyono; Rr Tutik Sri Hariyanti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.412

Abstract

Latar Belakang Masalah: Balita merupakan  populasi at risk karena memiliki beberapa faktor baik internal maupun eksternal yang dapat memengaruhi timbulnya masalah kesehatan diantaranya masalah Gizi kurang.Penyebab terjadinya gizi kurang balita terdiri atas penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung berupa biologis, usia, dan penyakit infeksi, sedangkan penyebab tidak langsung berupa ekonomi, karakteritik keluarga, dukungan  keluarga dan perilaku keluarga. Keluarga sebagai sistem pendukung utama  dalam menangani masalah gizi kurang. Peran perawat dalam mendukung agar keluarga secara mandiri melakukan perubahan perilaku pencegahan gizi kurang pada balita.Tujuan : Mengidentifikasi literatur tentang Edukasi keluarga dalam Perilaku pencegahan gizi kurang pada Balita.Metode: Pencarian artikel menggunakan tiga  mesin pencarian yang di publikasi dari tahun  2010 sampai 2021  Medline, Cinahl dan Science Direct. Fokus pencarian artikel untuk mengetahui efektifitas untuk menelaah efektivitas intervensi model promosi kesehatan  terhadap kesiapan keluarga dalam  melakukan pencegahan Gizi kurang pada ballita. Fokus  penelitian pada keluarga dan balita yang berjenis kelamin  perempuan dan laki-laki berusia    0 -60 bulan. Edukasi keluarga   berupa strategi yang diorientasikan kepada perubahan knowledge, affektif dan physcomotor agar keluarga balita  memiliki kemandirian dalam perilaku pencegahan gizi kurang pada balita. Artikel penelitian menggunakan Randomized Controlled Trial..Hasil: Semua penelitian melaporkan bahwa promosi kesehatan berbasis keluarga di komunitas  meliputi couching, counselling dan guideining dapat melakukan pencegahan masalah gizi kurang pada balita.Dibutuhkan penguatan bagi keluarga agar komitmen melakukan tindakan pencegahan   gizi kurang pada balita.
PENGARUH KONSUMSI AIR KELAPA HIJAU TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID Friska Realita; Rosita Komala Dewi; Endang Susilowati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.414

Abstract

Latar Belakang : Nyeri haid atau sering disebut dismenore merupakan masalah ginekologis umum yang paling sering terjadi pada wanita saat menstruasi atau sebelum menstruasi, Dismenore dapat didefinisikan sebagai rasa kram yang hebat di daerah uterus atau secara superfisialnya bisa dirasakan pada perut bagian bawah, selama menstruasi.Tujuan : untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haid.Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest. Data nyeri haid diuji normalitas menggunkananshapiro wilk, jika datanya terdistribusi normal namun jika datanya tidak terdistribusinormal maka  menggunakan uji WilcoxonHasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan pemberian air kelapa hijaumenunjukkan nilai p=0,000 (<0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhpemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haidKesimpulan : Ada pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haid.
FAKTOR RISIKO DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEHAMILAN RISIKO TINGGI Suriari Lestari; Rachmah Indawati; Budi Prasetyo
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.439

Abstract

Latar Belakang: WHO memperkirakan sekitar 15-20% ibu hamil yang berada di negara maju atau berkembang mengalami kehamilan risiko tinggi dan/ atau komplikasi. Kehamilan risiko tinggi disebabkan oleh interaksi antara keadaan biologik ibu dengan faktor lingkungan, genetik, dan sosial budaya. Faktor lingkungan berupa dukungan suami menjadi faktor penting dalam masa kehamilan istri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan sosial suami yang meliputi dukungan emosional, dukungan informasi, dukungan instrumental, dan dukungan penilaian terhadap kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela kabupaten Lombok Timur provinsi NTB.Metode: Penelitian ini merupakan  penelitian analitik observasional dengan rancang bangun case control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh suami dari ibu hamil risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela. Populasi kontrol adalah seluruh suami dari ibu dengan kehamilan risiko rendah. Perbandingan sampel kasus : sampel kontrol adalah 1 : 1. Dari perhitungan besar sampel minimum diperoleh sampel kasus sebanyak 74 orang dan sampel kontrol sebanyak 74 orang. Data ibu hamil risiko tinggi diperoleh dari register kohort ibu yang tersedia di Poskesdes/ Polindes pada bidan desa. Metode pengambilan sampel secara cluster random sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data skunder diperoleh dari PWS KIA Puskesmas Pringgasela, register kohort ibu, dan buku KIA. Data penelitian dianalisis secara univariate dan multivariate. Analisis multivariate menggunakan uji regresi logistik biner (95% C.I.).Hasil: Hasil analisis multivariate menunjukkan variabel dukungan emosional suami (p=0,006), dukungan informasi suami (p=0,026), dukungan instrumental suami (p=0,020), dan dukungan penilaian suami (p=0,016) merupakan faktor risiko kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela.Simpulan: Faktor risiko yang berpengaruh terhadap kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Pringgasela adalah dukungan emosional suami, dukungan informasi suami, dukungan instrumental suami, dan dukungan penghargaan suami.
POSTPARTUM EXPERIENCE IN YOUNG MOTHERS Anugerah Destia Trisetyaningsih; Dewi Rokhanawati; Dwi Ernawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.440

Abstract

Introduction: The puerperium or postpartum period is considered a vulnerable time for mothers, especially new mothers or young mothers, because they are simultaneously faced with the demands of caring for their babies and experience the physical, emotional, and social changes that occur.Objective: This study aims to determine the experience of childbirth in young mothers.Method: The subjects in this scoping review were young mothers in the postpartum period. The method used was adapted from Askey and O'Malley with 5 stages: identifying the scoping review question, identifying relevant articles, selecting articles, data charting, result in data presentation, discussion, and conclusion. Search for relevant articles through 4 databases, namely PubMed, ScienceDirect, Wiley, and Grey Literature through Google Scholar, published from 2009-2019. This study is qualitative research.Results: The results after selecting articles obtained 7 relevant articles and obtained 3 themes that emerged, namely obstacles (both from meeting nutritional needs, physical changes, and baby care, family planning, economy and stigma), the support needed (from partners, families and health workers), and the psychology of young mothers during the postpartum period, psychology positive (happy, ready to become mothers) and negative (anxiety, sadness, unpreparedness and emotional instability)Conclusion: Young mothers in the postpartum period need high social support to physically, psychologically, and socially prepare mothers. There is a need for more in-depth research regarding the conditions and psychology of young mothers in this period to provide recommendations for improving the health and well-being of young mothers and babies.
BREASTFEEDING TECHNIQUES AND MOTHERS ATTITUDE IN EXCLUSIVE PRACTICE Ferlia Adiesti; Mufdlillah Mufdlillah; Luluk Rosida
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.441

Abstract

Background: Providing optimal nutrition for babies is giving breast milk. Breastfeeding is beneficial for the health of mothers and babies in providing nutrition. Sufficient knowledge about public health pedoaman and benefits of exclusive breastfeeding that have been known to have benefits in the long term. Poor knowledge of mothers and negative attitudes towards less than optimal breastfeeding practices are the causes of poor baby health.. The researcher took the title because there was no previous research on attitudes and techniques in the success of following which was carried out in the form of a scoping review.Objective: The aim of the study was to see the techniques and attitudes of mothers in breastfeeding infants 0-6 months in increasing the coverage of exclusive breastfeeding.Method: Research using research by conducting checks that use steps, namely identifying research questions, identifying relevant research, selecting research, mapping data, compiling, summarizing, and reporting data. Determination of research questions using the PICO framework. The search for articles was carried out by including inclusion and exclusion criteria as a condition in selecting data. Researchers used 4 databases, namely Science Direct, Willley, Pubmed, and Google Scholar. The results of article selection are included in the PISMA diagram. Article used 13 of 101 articles. Articles deemed suitable for analysis for data entered in a data chart. The final stage is measuring the article.Results: The mapping of themes that can be used as a formulation of research problems consists of 2 themes, namely attitudes and techniques. The discussion of themes and sub themes is carried out based on the articles that have been selected.Conclusion: Increasing breastfeeding coverage needs to be pursued as an important intake for children aged 0-6 months, one of which influences breastfeeding techniques on mother's attitude in exclusive breastfeeding. That can be given by further researchers are the title of research with the best title in producing breast milk, increasing the reach of programs related to exclusive breastfeeding, comparing the cultural and educational influences received as a form of belief in exclusive breastfeeding, mother's perception of exclusive breastfeeding in the eyes of mothers. primiparous and multiparous.
ANALISIS STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN MENUJU UNIVERSAL ACCESS 100-100 Rita Gusmiati; Dodi Nofria
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.445

Abstract

Universal Access 100-100 merupakan komitmen pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar air minum dan sanitasi masyarakat Indonesia menuju 100% sarana air minum dan 100% sanitasi. Namun kenyataannya, Sarana Air Minum dan dan Sanitasi di Kabupaten Tanah Datar masih belum mencapai 100%. Capaian akses di Kabupaten Tanah Datar yaitu 61,8% untuk akses air minum layak dan 69,9% untuk akses sanitasi.3 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi kesehatan dalam peningkatan kualitas lingkungan pada program Pamsimas menuju Universal Access 100-100 di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain case study. Penelitian ini dilakukan di Program Pamsimas Kabupaten Tanah Datar dengan teknik pemilihan sampel secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan pedoman wawancara mendalam dengan informan (Distric Consultan, Fasilitator Senior, dan Fasilitator Masyarakat). Data dianalisis melaui trianggulasi sumber melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi Kesehatan seperti advokasi, dukungan sosial, pemberdayaan dan kemitraan sangat berpengaruh pada pelaksanaan program Pamsimas. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara yaitu kurangnya parrtisipasi masyarakat dan output capaian program Pamsimas yang belum mencapai target Universal accsess 100-100. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada program Pamsimas dan lintas sektor yang terkait untuk dapat lebih meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dan mengadakan kesepakatan dan komitmen antar pemerintah, instansi yang terkait termasuk LSM dan swasta, masyarakat dan berbagai kalangan pejabat daerah untuk meningkatkan kualitas lingkungan menuju universal accsess 100-100, seperti adanya peraturan ataupun kebijakan nagari terkait peningkatan kualitas lingkungan

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue