cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 453 Documents
KETERPAPARAN MEDIA MASSA DAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PATOLOGIS fitrina bachtar; Fitria Afni Anesa; Sefrina Yosi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.607

Abstract

Latar Belakang Masalah: Keputihan patologis merupakan gejala awal infeksi genetalia yang umum di derita wanita usia subur. Data penelitian kesehatan reproduksi dunia melaporkan bahwa 30% wanita usia subur mengalami infeksi bakterial vaginosis, 75% pernah mengalami vulvovaginal kandidiasis, dan 40%-45% mengalami sebanyak dua kali atau lebih. Kota Padang berada pada peringkat pertama kasus infeksi genetalia di Sumatera Barat, dan insiden tertinggi di Puskesmas Seberang Padang dengan 566 orang pengidap bakterial vaginosis, kandidiasis, herpes genitalia dll. Perilaku pencegahan keputihan patologis dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya media massa.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keterpaparan media massa dengan perilaku pencegahan keputihan patologis di Puskesmas Seberang Padang.Metode: Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017 – Mei 2017. Populasinya adalah semua wanita pasangan usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Seberang Padang sebanyak 2518 orang. Teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling, dengan total sampel sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner keterpaparan media massa dan perilaku pencegahan keputihan patologis. Analisis data terdiri dari univariat dan bivariat menggunakan komputerisasi dengan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian didapatkan 52,4% responden terpapar media massa rendah dan 50% responden memiliki perilaku pencegahan keputihan patologis rendah,. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang bermakna antara keterpaparan media massa dengam perilaku pencegahan keputihan patologis (p = 0,031).Simpulan: Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan antara keterpaparan media massa dengan perilaku pencegahan keputihan patologis. Pemberian penyuluhan dan pendidikan kesehatan yang merata dengan memanfaatkan media massa setempat dapat membantu meningkatkan perilaku pencegahan keputihan pada wanita pasangan usia subur.
ANALISIS PENGENDALIAN PAPARAN PESTISIDA PADA PETANI Juniwati Juniwati; Yuniar Lestari; Husna Yetti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.608

Abstract

LatarBelakang: Tingginya jumlah pekerja dibidang pertanian, berbanding lurus dengan tingginya penggunaan pestisida. Penggunaan pestisida dalam jumlah besar dan dilakukan secara terus menerus dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi tentang peran puskesmas dalam pengendalian paparan pestisida pada petani melalui aspek input, proses, dan output.Metode:Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi dan telaah dokumen.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan upaya pengendalian paparan pestisida diwilayah kerja Puskesmas Sungai Tutung belum terlaksana. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti belum ada kebijakan dari pemerintah daerah, SDM yang belum memadai, tidak ada alokasi dana kegiatan, tidak ada sosialisasi terkait upaya pengendalian paparan pestisida serta pengetahuan petani yang masih rendah dalam menggunakan pestisida sesuai aturan.Kesimpulan: Diharapkan kepada Dinas Kesehatan dan SKPD terkait untuk dapat membuat kebijakan sesuai dengan kebutuhan dalam upaya pengendalian paparan pestisida, menyediakan anggaran kegiatan, melakukan sosialisasi, menambah jumlah pos UKK dan mengaktifkan kembali kader Pos UKK serta melakukan pembinaan terhadap petani dalam menggunakan pestisida.
ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN MATERNAL DI KABUPATEN CIREBON Desti Nataria; Farid Husin; Yudi M Hidayat; Dodi Sismayadi; Hadyana Sukandar; Firman F Wirakusumah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i1.614

Abstract

Kematian maternal merupakan indikator yang menggambarkan status kesehatan wanita dan sebagian besar merupakan kematian yang dapat dicegah. Kematian maternal di Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan dari tahun 2014‒2015 yaitu dari 49 menjadi 53 kasus. Dibutuhkan data kematian yang lengkap untuk mengkaji penyebab kematian. Pengkajian yang tepat memberikan masukan perbaikan penanganan dan pembuatan kebijakan pada masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi faktor penyebab kematian maternal. Desain penelitian menggunakan sequensial explanatory mixed method. Tahap pertama pengambilan data kuantitatif terhadap 53 data OVM, RMM, dan RMMP, serta rekapitulasi laporan kematian maternal tahun 2015, kemudian dilanjutkan pengambilan data kualitatif melalui indepth interview yang dilakukan pada keluarga (suami/ibu/orang tua/mertua/saudara kandung perempuan) dari ibu yang mengalami kematian, tenaga kesehatan yang terkait dengan kematian maternal, dan penanggungjawab pencatatan dan pelaporan kematian maternal di dinas kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dinas kependudukan dan catatan sipil/dinas pemakaman. Penelitian dilakukan di Kabupaten Cirebon pada Bulan Oktober-November 2016. Seluruh kematian maternal telah tercatat dan terlaporkan. Sebagian besarnya merupakan kematian maternal dapat dicegah yang disebabkan oleh multifaktor diantaranya faktor pasien, tenaga kesehatan, dan rujukan 37,5%; faktor pasien dan tenaga kesehatan 29,2%; faktor pasien, sarana prasarana, dan rujukan 14,5%; faktor tenaga kesehatan dan rujukan 8,3%; faktor sarana dan rujukan 6,3%; serta faktor pasien, tenaga kesehatan, sarana prasarana, dan rujukan 4,2%. Kematian maternal yang dapat dicegah disebabkan oleh kontribusi banyak faktor yang saling berkaitan sehingga untuk menurunkan kematian maternal dibutuhkan komitmen dan kerjasama lintas program dan lintas sektoral
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU rita gusmiati; Yelsi Nani Mesby
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v10i2.615

Abstract

Posyandu merupakan wadah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terdepan, salah satu indikator perkembangan pelayanan posyandu dapat dilihat dari cakupan balita yang datang dan ditimbang(D/S) dan balita yang naik berat badannya (N/D). Kader berperan penting dalam menunjang pencapaian D/S dan N/D yang ada di wilayah kerja Puskesmas. Pencapaian D/S di Puskesmas Silago pada tahun 2016 sebesar 83,2% dan terjadi penurunan di tahun 2017 sebesar 70,6% dengan target 85%. Sedangkan pencapaian N/D pada tahun 2016 sebesar 76,4% terjadi penurunan di tahun 2017 sebesar 74,1% dengan target pencapaian 85%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu di wilayah kerja puskesmas silago kabupaten Dhamasraya tahun 2018. Jenis penelitian adalah survei dengan menggunakan metode cross sectional study. dengan pengambilan sampel secara proposional kemudian dilanjutkan dengan simple random sampling (acak sederhana) dengan cara diundi. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 73 orang dengan sampel sebanyak 42 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000), motivasi kader (p= 0,001), pelatihan (p= 0,010) dengan keaktifan kader posyandu. Namun tidak ada hubungan dukungan suami/keluarga (p= 0,075) dengan keaktifan kader. Diharapkan puskesmas Silago memberikan pelatihan kepada kader Posyandu minimal 3 bulan sekali dan secara berkesinambungan untuk lebih meningkatkan keaktifan kader posyandu 
PENGALAMAN IBU DALAM PROSES PERSALINAN NORMAL SELAMA PANDEMI COVID-19 Esti Widyasari; Fitria Siswi Utami; Sri Ratnaningsih
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.616

Abstract

Pendahuluan: Ibu bersalin mempunyai risiko tinggi terinfeksi virus covid-19 sehingga mempunyai risiko  terjadi  penyakit  yang  berat, morbiditas   dan   mortalitas.Tujuan: Untuk mengeksplorasi pengalaman Ibu dalam proses persalinan normal selama pandemi covid-19.Metode: Metode scoping review digunakan untuk memetakan literatur, identifikasi masalah dalam area riset, menyusun framework dengan mengidentifikasi pertanyaan penelitian beserta mengidentifikasi studi yang relevan, menyeleksi artikel, melakukan data charting, melakukan penyajian data, pembahasan dan penarikan kesimpulan.Hasil: Berdasarkan 5 artikel telah dilakukan pengkajian, ditemukan 3 tema diantaranya: Psikologis Ibu bersalin selama pandemi covid 19 yaitu mengalami kecemasan saat persalinan, resiko mengalami depresi pasca partum, ketakutan selama persalinan, kekhawatiran dalam persalinan, kesedihan persalinan selama pandemi covid 19. Factor yang mempengaruhi pemilihan tempat persalinan selama pandemi covid 19, meliputi aman dan mendukung saat persalinan, faktor ekonomi keluarga, kurangnya transportasi sehingga memilih persalinan dirumah, jarak, tingkat pengetahuan, kesulitan bahasa, faktor sosial dan budaya dalam keluarga. Protokol kesehatan selama persalinan, yaitu terdiri dari Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), teman atau keluarga dibatasi mendampingi persalinan, menjaga jarak, melakukan PCR sebelum persalinan.Kesimpulan: Pada ibu yang akan melakukan persalinan di masa pandemi covid 19 membutuhkan sosialisasi dapat dilakukan melalui online mengenai persiapan persalinan salama pandemi covid 19 yang meliputi persiapan psikologis, fisik, ekonomi. sehingga dapat memberikan kontribusi yang baik untuk meningkatkan kesehatan ibu bersalin.
KECANDUAN INTERNET BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA SEKOLAH Ratri Tamayanti; Defi Efendi; Annisa Imania; Dian Sari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i3.617

Abstract

Latar Belakang : Pemakaian internet berlebih dapat menyebabkan kecanduan internet pada anak usia sekolah di Kelurahan Makasar, Jakarta. Kecanduan internet menyebabkan berbagai dampak negatif, salah satunya perkembangan sosial.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan internet dengan perkembangan sosial anak usia sekolah di Kelurahan Makasar.Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan jumlah responden 287 yang dipilih melalui teknik cluster stratified random sampling. Penelitiain ini menggunakan instrumen demografi dengan Internet Addiction Test (IAT) dan kuesioner Social Skill Inventory. Uji penelitian ini menggunakan korelasi gamma untuk melihat hubungan, kekuatan dan arah korlasi antara kecanduan internet dan perkembangan sosial anakHasil : Hasil penelitian terdapat korelasi yang bermakna dengan arah korelasi positif dengan kekuataan korelasi kuat antara kecanduan internet dengan perkembanan sosial anak (p value= 0,0001, r= 0,615).Kesimpulan : Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai informasi dan inovasi untuk edukasi pemakaian internet yang bijak dan menstimulus perkembangan sosial anak dalam proses pembelajaran di rumah atau sekolah.
Faktor Risiko Penyakit Diabetes Mellitus: Literature Review Supriadi Supriadi; Hamzah Hasyim; Sri Yunida; Susanti Susanti; Sarilisnawati Sarilisnawati; Sri Putri Handayani; Songo Wigerar; Siti Rachmawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.620

Abstract

Penyakit diabetes mellitus merupakan salah satu penyebab kematian di seluruh dunia. Komplikasi yang paling banyak disebabkan oleh penyakit ini, yaitu kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Banyak faktor resiko penyebab diabetes mellitus dan berhubungan dengan pola hidup sesorang. Tinjauan pustaka pada artikel ini menggunakan literatur review terhadap penyakit diabetes mellitus, dengan jumlah artikel yang diekstraksi sebanyak 30 artikel dengan sumber database yang digunakan adalah Pubmed. Strategi pencarian artikel ini menggunakan kata kunci "Chronic" "Disease" "Diabetes Mellitus". Dari hasil review terhadap 30 artikel didapatkan bahwa faktor risiko penyebab penyakit diabetes mellitus yaitu aktifitas fisik, kebiasaan olahraga, umur, jenis kelamin, dan genetik.
ENVIRONMENT AND ANIMAL SOURCES OF LEPROSY TRANSMISSION: LITERATURE REVIEW Susilawati Susilawati; Hamzah Hasyim; Sutari Sutari; Syafrianto Syafrianto; Syofyanengsih Syofyanengsih; Titin Kusuma; Eliza Syafni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.621

Abstract

Efforts in the prevention and treatment of leprosy have improved, but until now leprosy is still difficult to be eliminated so that it is still a problem in the world of health. The incidence of new leprosy patients has not decreased, although the prevalence of leprosy continues to decline through the WHO program, namely multi-drug therapy (MTD). Several new cases have been found without involving any contact history. It is suspected that there is a contribution from sources other than humans, namely non-humans such as animals and the environment. This article discusses the sources of transmission of M. leprae from animals and the environment. Research using literature review is limited to the last 10 years by reviewing 8 relevant journals about sources of transmission and modes of transmission from the environment and non-humans in Mycobacterium leprae. This article has been filtered from 35 articles sourced from the Pubmed, NCBI, Plos One and Science Direct databases, then there are 23 articles that are not relevant, so 12 articles were reviewed. Based on the results of a review article that the source of leprosy transmission came from animals, it was found in Rhodnius prolixus, Dasypus novemcinctus and red squirrels, while chimpanzees and monkeys were not the source of M. leprae transmission. In the environment where M. leprae is commonly found in the soil. 
GAMBARAN PNEUMONIA SEBAGAI PENYEBAB MORBIDITAS DAN MORTALITAS PADA ANAK BAWAH LIMA TAHUN : LITERATURE REVIEW Neshy Sulung; Hamzah Hasyim; Monica Tiara Samboina; Luci Juniarti; Maisaroh Maisaroh; Mardliyataini HS; Muhammad Ridho Sadewa; Musmarlinda Musmarlinda
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.622

Abstract

Latar belakang: Pneumonia pada balita merupakan salah satu masalah kesehatan yang belum teratasi di Indonesia. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) pneumonia adalah infeksi akut yang mengenai jaringan paru (alveoli). Pneumonia dapat disebabkan oleh virus, bakteri, parasit dan jamur. Dalam data Profil Kesehatan Republik Indonesia tahun 2017, angka kejadian pneumonia di Indonesia sebesar 20,54 per 1000 balita. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia 2019, diketahui ada lebih dari 400 ribu kasus pneumonia di Indonesia. Sebuah studi oleh Johns Hopkins University bersama Save the Children menunjukkan bahwa jika pencegahan pneumonia tidak segera dilakukan, akan ada sekitar 11 juta kematian anak di seluruh dunia pada tahun 2030. Ini bukan angka yang kecil mengingat pneumonia sendiri merupakan pembunuh kedua anak di bawah umur. lima di Indonesia.Tujuan: Tinjauan literatur tentang pneumoniaMetode: Tinjauan literatur, menggunakan database, Scholar dan Pubmed dengan meninjau 30 artikel terkait pneumonia.Hasil dari 30 jurnal yang relevan judul dan abstrak di dapat bahwa angka kejadia pneumonia pada balita yang tinggi menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas pada anak usia bawah lima tahun.
CHALLENGES IN THE PREVENTION AND CONTROL OF RABIES DISEASE Henny Henny; Hamzah Hasyim; Ibrahim Syahputra Syahputra; Imat Rahmatilah; Jafar Arifin Arifin; Kurnia Aini; Linda Zuliana; Lisa Pitrianti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.623

Abstract

Background: The death rate due to Rabies in Indonesia is still quite high at 100-156 deaths per year, with a Case Fatality Rate of almost 100 percent. This illustrates that rabies is still a threat to public health. Statistically 98% of rabies is transmitted through dog bites, and 2% of the disease is transmitted by cats and monkeys.Purpose: make a literature review on rabiesMethod: using the literature review method by looking for articles related to the rabies theme on Pubmed, so that 30 articles were obtained according to the theme and extractedResult: Recognizing the disease's intricacy and manner of transmission might help to inform prevention and control approaches. The development and implementation of effective rabies elimination programs should involve veterinarians, public health professionals, physicians, ecologists, and vaccine manufacturers. Synchronization of operations through a multidisciplinary approach increases the likelihood of overcoming technical and infrastructural impediments to regional forces that drive disease management under the One Health concept.Keyword: Rabies; Disease: Rabies Disease: Literature Review

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue