cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 453 Documents
APLIKASI MEDCO DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER TERKAIT KOMPLIKASI KEHAMILAN Ayu Nurdiyan; Evi Susanti; Rulfia Desi Maria; Lady Wizia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i1.573

Abstract

Setiap hari diperkirakan 800 orang perempuan yang meninggal disebabkan kasus komplikasi kehamilan dan persalinan. Hampir semua kematian pada ibu ini disebabkan oleh penyebab yang seharusnya dapat dicegah jika tenaga kesehatan bisa mendeteksi dan melakukan penatalaksanaan komplikasi dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efekrtivitas peningkatan pengetahuan kader kesehatan ibu dan anak tentang deteksi dini komplikasi kehamilan yang dilakukan melalui aplikasi Midwfery Earty Detection Of Complication For Pregnant Women di Puskesmas di Wilayah Kerja Dinas Kesehahatan Koto padang. Desain penelitian ini adalah pra eksperiment pre test dan post test menggunakan rancangan one group pre test post test. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 17 orang Kader kesehatan yang didapatkan melalui teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kusioner, waktu penelitian dilakukan pada tanggal 20 agustus 2019 s/d 8 september 2019, kemudian analisis dengan menggunakan t-test dependent (paired sample t-test).  Pada uji T-Test didapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana p<0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh aplikasi Midwifery Early Detection of Complication for Pregnant Women (MEDCO) terhadap pengetahuan kader kesehatan di Puskesmas-Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang. Aplikasi Midwifery Early Detection of Complication for Pregnant Women Merupakan salah satu tools yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan kader sehingga diharapkan meningkatkan peran kader. Diharapkan tenaga kesehatan dapat mensosialisasikan pemenafaatan MEDCO
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN TINGKAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA TEGALREJO, YOGYAKARTA Retno Alistina; Wiwin Priyantari; Yafi Sabila Rosyad
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.575

Abstract

Hipertensi merupakan jenis penyakit yang sering disebut dengan "silent killer". Persentase kejadian hipertensi di Kota Yogyakarta tertinggi adalah di Kecamatan Tegalrejo sebesar 51,83%. Salah satu faktor risiko yang mendukung terjadinya hipertensi adalah pola makan. Hasil studi pendahuluan menunjukkan terdapat 58,33% lansia yang sering mengkonsumsi makanan yang memicu meningkatnya tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan tingkat hipertensi pada lansia di Posyandu Lansia di wilayah Sidomulyo, Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta tahun 2020.  Penelitian ini merupakan korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.  Populasi dan sampel dalam penelitian adalah 29 lansia yang ditentukan dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner dan lembar observasi tekanan darah. Metode analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasilnya menyatakan bahwa pola makan pada lansia berada dalam kategori cukup sebesar 48,28%. Tingkat hipertensi pada lansia berada dalam kategori sedang sebesar 41,38%.  Ada hubungan antara pola makan dengan tingkat hipertensi pada lansia berdasarkan nilai X2hitung= 13,970 dan pvalue= 0,007.  Disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan tingkat hipertensi pada lansia di Posyandu di wilayah Sidomulyo, Desa Bener, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta tahun 2020.
ANALISIS GEOSPASIAL SEBARAN STUNTING DI KOTA BUKITTINGGI Kholilah Lubis; Debby Ratno Kustanto; Wiwit Fetrisia; Desti Nataria
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.576

Abstract

Latar Belakang: Stunting atau severy stunting (pendek atau sangat pendek) merupakan salah satu bentuk permasalahan gizi yang mendunia yang terjadi di negara berkembang dan terbelakang dengan penghasilan rendah atau menengah. Stunting merupakan masalah yang berisiko dan mendapat perhatian ekstra World Health Organization (WHO) karena akibatnya dapat memperngaruhi dari jangka pendek hingga jangka panjang dimana prevalensi kasus stunting di Indonesia dari tahun 2005 - 2017 merupakan prevalensi kasus stunting tertinggi ketiga di kawasan Asia Tenggara dengan rata-rata 36,4%.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah memetakan sebaran stunting pada balita dengan metode Geographic Information System (GIS).Metode: Penelitian ini jenis cross sectional desktiptif dengan pengambilan data sekunder kasus stunting pada balita yang diperoleh dari Dinas Kesehatan kota Bukittinggi yaitu dari tahun 2017 - tahun 2018. Survei dan pemasangan titik koordinat menggunakan aplikasi GPS yang diolah dan diproyeksikan dalam bentuk peta sebaran stunting dengan aplikasi QGIS (Quantum Geographic Information System).Hasil: Hasil penelitian didapatkan, tahun 2017 kasus stunting tertinggi berada di Puskesmas Guguk Panjang sebanyak 70 balita (39,33%) dan kasus stunting terendah berada di wilayah kerja Puskesmas Gulai Bancah yaitu sebanyak 2 balita (1,11%). Di Puskesmas Plus Mandiangin dan Nilam Sari tidak terdapat kasus stunting (0%). Sedangkan tahun 2018 kasus stunting paling tinggi terdapat di Puskesmas Guguk Panjang yaitu sebanyak 241 balita (39,01%), sedangkan kasus stunting paling rendah terdapat di Puskesmas Plus Mandiangin yaitu sebanyak 11 balita (1,79%).Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa dari tahun 2017 - 2018 kasus stunting pada balita mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga diperlukan upaya pencegahan yang lebih agar kasus stunting di Kota Bukittinggi mengalami penurunan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENURUNAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Adhe Lisna Gayuh Sasiwi; Dewi Rokhanawati; Nurul Kurniati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.586

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini. Pada tahun 2017, 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting. Prevalensi stunting di Indonesia menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) masih tinggi yaitu 36,8% (2007), 34,6 % (2010), 37, 2 % (2013) dan 30,8 % (2018). Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2019 stunting berada pada 27,67%. Ini menunjukkan terjadinya penurunan, akan tetapi ini masih jauh dari angka yang ditargetkan WHO yaitu 20%.Tujuan: scoping review ini bertujuan mengetahui faktor yang mempengaruhi penurunan kejadian stunting pada balita.Metode: Metode yang digunakan dalam scoping review ini menggunakan framework Arksey dan O’Malley (2005), meliputi 5 tahap antara lain: identifikasi pertanyaan review, identifikasi studi yang relevan, pemilihan studi, pemetaan data (data charting), dan menyusun, merangkum dan pelaporan hasil.Hasil: Ada 8 artikel yang dilakukan review, berdasarkan tahun terbit didapatkan 1 artikel terbit di tahun 2019 dan 7 artikel terbit tahun 2020, berdasarkan jenis penelitian yang digunakan 1 artikel menggunakan survey dan 7 artikel menggunakan mixed method. Pada maping tema diketahui ada 2 tema yang diperoleh yaitu factor yang mempengaruhi penurunan kejadian stunting dan penyebab stunting.Kesimpulan: Hasil scoping review ini menunjukkan bahwa faktor yang dapat mempengaruhi penurunan stunting meliputi stabilitas politik negara, pelaksanaan upaya gizi pendekatan multisektoral, peningkatan ketersediaan layanan kesehatan, pendidikan, akses fasilitas air minum, pengurangan kemiskinan, sektor pertanian, sanitasi, ketahanan pangan, sektor kesehatan, pemanfaatan asuhan maternitas, peningkatan cakupan suplementasi zat besi, imunisasi anak, pengobatan cacingan, kebersihan.
PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP POLA ASUH IBU BALITA STUNTING DI KABUPATEN PASAMAN BARAT Zilfi Yola Pitri; Tika Ramadanti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.588

Abstract

Masalah kurang gizi dan stunting merupakan dua masalah yang saling berhubungan. pada anak merupakan dampak dari defisiensi nutrien selama seribu hari pertama kehidupan. Hal ini menimbulkan gangguan perkembangan fisik anak yang irreversible, sehingga menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan motorik serta penurunan performa kerja. Tujuan: Menentukan pengaruh konseling gizi serta pola asuh terhadap stunting. Metode: Ini adalah penelitian eskperimental dengan Quasi Eksperimen, yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengungkapkan kemungkinan adanya hubungan sebab akibat antar variabel tanpa adanya manipulasi suatu variabel, variabel- variabel yang akan diuji hubungan kausalnya telah terjadi dalam kondisi yang wajar. Desain penelitian ini adalah pre and post test only one group design, yaitu dengan membandingkan nilai pretest dan posttest responden. Hasil: Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum diberikan konseling gizi  dengan setelah diberikan konseling gizi kepada ibu balita di jorong bukit malintang wilayah kerja Puskesmas Sungai Aur dimana sebelum diberikan konseling gizi dengan setelah diberikan konseling gizi  kepada ibu balita kelompok intervensi digunakan uji paired sample t-test, dengan nilai signifikan (2TAILED) p = 0.000, < 0.05. Simpulan: konseling gizi serta pola asuh ibu balita dapat yang kurang baik dapat mempengaruhi angka kejadian stuting
FACTORS ASSOCIATED WITH DEARRHEAL DISEASE IN CHILDREN UNDER FIVE YEARS: LITERATURE REVIEW Fadillah Sari; Hamzah Hasyim; Erika Pebrianti; Eva Setiawati; Febria Mandeka; Galuh Ismayanti; Gian Septhayudi; Gusrinety Gusrinety
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.590

Abstract

Pendahuluan: Masyarakat di negara berkembang dan terbelakang menghadapi masalah terkait dengan masalah lingkungan dan iklim serta kualitas hidup yang buruk, sehingga menyebabkan peningkatan kejadian penyakit diare. Diare adalah tinja dengan konsistensi encer yang terjadi tiga kali atau lebih tinja atau dibandingkan dalam waktu 24 jam. Penyakit ini merupakan penyebab kematian tersering pada anak, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah (Low and Middle-Income Countries). Diperkirakan 4,4 juta anak di bawah usia lima tahun akan meninggal karena penyakit ini setiap tahun dan 60% dari kematian ini akan terjadi di sub-Sahara Afrika sebelum tahun 2030. Metode: Penelitian ini menggunakan Literature Review dengan database di Wiley Online Library, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil pencarian yang memenuhi kriteria kemudian dianalisis untuk artikel. Hasil: Dari hasil 32 artikel teks lengkap yang relevan diperoleh hasil 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Keenam artikel tersebut kemudian menghasilkan tujuh tema, yaitu usia anak, tingkat ekonomi, pembuangan sampah yang tidak tepat, pendidikan dan pengetahuan pengasuh anak, sumber air, tidak minum ASI eksklusif, dan tidak tersedianya jamban.Meningkatnya kejadian penyakit diare pada anak balita yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian, menunjukkan perlunya pencegahan yang efektif dengan langkah-langkah untuk mengurangi peningkatan prevalensi penyakit diare. Upaya pemerintah pusat dan daerah harus memiliki strategi seperti kampanye kesehatan yang berfokus secara universal pada diare anak serta menggunakan pendekatan berbasis masyarakat agar masyarakat tidak bebas buang air besar sembarangan. Kata kunci: diare, anak, balita
THE IMPACT OF HELMINTH DISEASE: A LITERATURE REVIEW Nurhadi Muslim; Hamzah Hasyim; Nurrobikha Nurrobikha; Nurhasanah Nurhasanah; Nining Indah Sari; Ocik Lestari; Nurmaya Sari; Nurhaida Sigalingging
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.600

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), over 1.5 billion individuals, or roughly 24% of the global population, are infected with intestinal worms, which primarily affect school-aged children. India is home to a third of the world's 2.5 billion people without access to proper sanitation, as well as two-thirds of the 11 billion people who practice open defecation and a quarter of the 15 million people who die each year from diarrhoeal diseases. This work does a literature review to investigate the effects of helminthiasis. The articles obtained were extracted and conclusions were drawn from a literature study of intestinal worms using the PubMed database; the number of articles extracted became a conclusion of up to 30 articles, and the strategy for searching for articles in the database used the keywords "disease," "worms," and "worm disease." The impact of gastrointestinal helminth infections on the developing microbiota of juvenile hosts is poorly understood. Four different procedures were employed to determine worm infestation. Anthelmintic resistance (AR) in intestinal helminths of dogs and cats has only been observed on a few occasions, in contrast to parasites of livestock and horses. Soil-transmitted helminths afflict billions of people worldwide, primarily in low- and middle-income countries with inadequate sanitation and high levels of air and water pollution.
PSIKOLOGI IBU BERSALIN DI MASA PANDEMI COVID-19 Putri Lestari; Dwi Ernawati; Farida Kartini
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.602

Abstract

Latar Belakang : Psikologi ibu bersalin dapat terganggu karena adanya pandemi covid-19 yang dapat menimbulkan kecemasan dan menyebabkan bahaya dalam kehamilan sehingga akan mempengaruhi kondisi ibu dan bayi.Tujuan: untuk mengetahui psikologi ibu yang bersalin dimasa pandemi covid-19.Metode: Menggunakan scoping review yang diadaptasi dari Arksey & O’Malley dengan 5 tahapan yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review, mengidentifikasi artikel yang relevan, melakukan pencarian artikel yang relevan, memilih artikel, pembuatan bagan data, hasil penyajian data, pembahasan, dan penarikan kesimpulan. Pencarian artikel melalui 4 database yang relevan yaitu  Science Direct, Pubmed dan Willey, dan grey literature melalui Google Scholar di terbitkan dari tahun 2019-2020.Hasil: Berdasarkan artikel yang didapat sebanyak 12 artikel, 10 artikel grade A dan 2 artikel grade B dengan metode kuantitatif. Ada 2 tema yang didapatkan yaitu psikologi ibu bersalin (kecemasan, depresi, stress, dan gangguan kesehatan mental) faktor yang mempengaruhi psikologis ibu bersalin (dukungan keluarga dan tenaga kesehatan).Kesimpulan: Psikologis ibu yang bersalin dimasa pandemic covid-19 dapat meningkatkan  kecemasan, depresi, stress dan gangguan kesehatan mental pada ibu. Faktor yang mempengaruhi psikologis ibu dapat berupa dukungan kelurga dan tenaga kesehatan.
HYPERTENSION KNOWLEDGE AND DIET ADHERENCE AMONG OLDER ADULTS WITH HYPERTENSION Trisno Silfester Kornelis Ottu; Rika Monika; Wiwin Priyantari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.605

Abstract

Peningkatan angka kejadian Hipertensi setiap tahunnya menjadi perhatian global. Penderita hipertensi masih didominasi oleh para lansia. Kejadian hipertensi pada lansia akan terus meningkat jika tidak ditangani dengan baik dan benar dan tentunya akan memberikan dampak negatif untuk kesejahteraan sampai ancaman kematian. Salah satu upaya untuk menurunkan dampak negatif dari hipertensi adalah dengan melakukan modifikasi gaya hidup. Pengaturan diet merupakan salah satu bentuk usaha modifikasi gaya hidup.  Namun, masih rendahnya tingkat kesadaran penderita dianggap menjadi penyebab belum optimalnya perawatan. Bagi lansia sendiri kepatuhan pelaksaan diet dianggap masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan tingkat pengetahuan Hipertensi dengan kepatuhan pelaksanaan diet rendah garam pada lansia. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah lansia berjumlah 65 orang dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Analisa data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian dari 65 responden ditemukan, 46,25% responden memiliki pengetahuan yang kurang, 23,3% responden memiliki pengetahuan yang cukup dan 21,5% responden memiliki pengetahuan yang baik . Sedangkan untuk kepatuhan diet rendah garam, terdapat 26,2% responden yang patuh dan 73,8% responden yang tidak patuh. terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan hipertensi dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia
TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN SADARI PADA MAHASISWA DIII KEBIDANAN STIKES YOHYAKARTA Meliana Maria Tae; Rista Novitasari; Fitri Meliana; Ina Kuswanti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.606

Abstract

Kasus kanker payudara di negara berkembang telah mencapai lebih dari 580.000 kasus pada setiap tahunnya 64% dari jumlah kasus tersebut meninggal karena penyakit ini. Diperkirakan pada tahun 2030 insiden kanker payudara dapat mencapai 26 juta orang dan 17 juta diantaranya meninggal akibat kanker payudara hal ini dikarenakan 70% dari penderita memeriksakan dirinya pada keadaan stadium lanjut. Faktor yang menyebabkan adalah penderita kurang mengerti tentang kanker payudara dan masih kurangnya kesadaran wanita dalam melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara. Untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan tentang SADARI dengan kepatuhan melakukan SADARI pada mahasiswa DIII Kebidanan STIKes Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan  cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2019 di STIKes Yogyakarta. Populasi penelitian ini semua mahasiswa Kebidanan STIKes Yogyakarta yang berjumlah 58 orang, dengan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 58 mahasiswa, analisa data menggunakan uji Chi-Square. Pengetahuan mahasiswa tentang SADARI sebagian besar termasuk dalam kategori baik yaitu 31 orang (53,4%) sedangkan kepatuhan SADARI sebagian besar termasuk tidak patuh yaitu 31 orang (53,4%). Tabulasi silang menunjukan bahwa dari 19 orang (32,8%) yang berpengetahuan baik dan patuh melakukan SADARI sedangkan 12 orang (20,7%) yang berpengetahuan baik namun tidak patuh dan masih terdapat 15 orang (25,9%) yang berpengetahuan cukup namun tidak patuh melakukan SADARI serta 4 orang (6,9%) yang berpengetahuan kurang semuanya tidak patuh melakukan SADARI. Ada Hubungan antara tingkat pengetahuan tentang SADARI dengan kepatuhan melakukan SADARI pada mahasiswa DIII Kebidanan STIKes Yogyakarta.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue