cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edukasi: Jurnal Pendidikan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 18298702     EISSN : 24071803     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUKASI: Jurnal Pendidikan is a Research Scientific Journal published two times a year by LPPM IKIP PGRI Pontianak with p-ISSN 1829-8702 (print) and e-ISSN 2407-1803 (online). The article contains the results of research and other scientific literature related to education, learning, science, technology, socio-culture, and entrepreneurship, especially related to higher and basic Education in order to inspire and provide benefits for the wider community. it contains research results and basic scientific literature) according to the field of its scientific work.
Arjuna Subject : -
Articles 505 Documents
Pengembangan Soft Skills dalam Kurikulum untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Sri Siswati
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1240

Abstract

AbstrakRevolusi industri 4.0 yang ditandai dengan persaingan yang kompetitif dan informasi yang pesat pada semua sektor, termasuk Sumber Daya Manusianya. Indonesia dituntut memiliki daya saing yang kuat agar mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara lain. Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan era revolusi industri 4.0 wajib diimbangi dengan kurikulum pendidikan yang menunjang sehingga menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai kompetensi dan mampu bersaing. Kajian artikel ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan yang harus dimiliki para generasi muda dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0. Artikel ini dibuat berdsarkan kajian kurikulum yang ada saat ini, dan kebutuhan kompetensi sumber daya manusia dengan peningkatan kemampuan pendidikan berkarakter. Dari kajian ini diperoleh bahwa di zaman era Revolusi Industri, diperlukan kemampuan problem solving yang baik, pintar berkomunikasi dan melobi, mempunyai soft skills serta penyesuaian diri., Proses pembelajaran dititikberatkan pada soft skills. Program Student Center Learning diimplementasikan  dalam akhlak, moral, etik, serta inovasi pengetahuan secara terus menerus. AbstractThe industrial revolution 4.0 was marked by intense competition and rapid information flow in all sectors, including its Human Resources. Indonesia is demanded to have strong competitiveness to be able to align itself with other countries. The progress of Information and Communication Technology and the era of the industrial revolution 4.0 must be balanced with supporting educational curricula to produce Human Resources (HR) who have the competence and can compete. The review of this article aims to determine the abilities that young people must possess to face the industrial revolution 4.0. This article is based on the current curriculum study, and the need for competency in human resources by increasing the ability of character education. From this study, it was found that in the era of the Industrial Revolution, good problem-solving skills, good communication, and lobbying skills, soft skills and adaptation was needed. The learning process focused on soft skills. The Student Center Learning Program is implemented in character, morals, ethics, and continuous knowledge innovation.
FRONT MATTER (Editorial Board, Pengantar, Daftar Isi, Pedoman) Front Matter
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i2.1590

Abstract

Validitas Strategi Scaffolding IMWR (Inspiring-Modeling-Writing-Reporting) pada Pendekatan Saintifik Nur Wakhidah; Muslimin Ibrahim; Rudiana Agustini; Erman Erman
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1714

Abstract

AbstrakPendekatan saintifik merupakan salah satu pendekatan yang disarankan dalam Kurikulum 2013. Tujuan penelitian adalah untuk menguji validitas dan reliabilitas strategi scaffolding pada pendekatan saintifik. Metode penelitian adalah deskriptif melalui focus group discussion (FGD). FGD dilakukan dalam rangka memvalidasi strategi scaffolding oleh 3 orang pakar pendidikan (dengan kualifikasi minimal doktor) untuk membahas, memberi masukan, dan memberi penilaian terhadap strategi scaffolding IMWR yang dikembangkan. Proses penilaian menggunakan instrumen validasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan cara menghitung skor dari validator untuk mengetahui validitas dan reliabilitas strategi scaffolding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi scaffolding IMWR sangat valid (dengan skor 3,79) dan reliabel (dengan skor 0,93) sehingga dapat digunakan untuk membantu menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran.  AbstractThe scientific approach is one of the approaches suggested in the 2013 Curriculum. The purpose of the research was to test the validity and reliability of scaffolding strategies in the scientific approach. The research method is descriptive through focus group discussions (FGD). The FGD was conducted in order to validate the scaffolding strategy by 3 education experts (with a minimum doctoral qualification) to discuss, provide input, and provide an assessment of the IMWR scaffolding strategy developed. The assessment process used a validation instrument. Data analysis used descriptive analysis by calculating the score of the validator to determine the validity and reliability of the scaffolding strategy. The results showed that the IMWR scaffolding strategy was very valid (with a score of 3.79) and reliable (with a score of 0.93) so that it could be used to help apply a scientific approach to learning.  
Penerapan Model Pembelajaran SAVI Berbantuan Media Flashcard untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Nur Fitriyana; Kurnia Ningsih; Ruqiah Ganda Putri Panjaitan
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1667

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik, serta mengetahui proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan flashcard materi Sistem Eksresi kelas VIII SMP Negeri 5 Bunut Hulu. Subjek penelitian yaitu 22 peserta didik kelas VIII. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi proses pembelajaran dan aktivitas belajar, serta soal tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran pada siklus I sebesar 92,31% dan siklus II mencapai 100%. Aktivitas belajar peserta didik pada siklus I sebesar 77,27% dan siklus II sebesar 90,91%. Hasil belajar menunjukkan jumlah peserta didik yang tuntas pada siklus I adalah 18 orang dengan persentase 81,82% dan siklus II adalah 21 orang dengan persentase 95,45%. AbstractThe research aimed to improve the activities and learning outcomes of students, as well as to find out the learning process using SAVI learning models assisted by flashcard at Expression System material for Class VIII SMP Negeri 5 Bunut Hulu. The research subjects were 22 students of class VIII. The research method used classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementing actions, observing, and reflecting. The instruments used observation sheets of the learning process and learning activities, as well as learning achievement test questions. Data analysis techniques used descriptive statistics. The results showed that the learning process in the first cycle was 92.31% and the second cycle reached 100%. Learning activities of students in the first cycle was 77.27% and the second cycle was 90.91%. Learning outcomes show the number of students who completed in the first cycle was 18 people with a percentage of 81.82% and the second cycle was 21 people with a percentage of 95.45%.
Supervisi Akademik Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sukasman Sukasman
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1752

Abstract

AbstrakTujuan penelitian untuk menganalisis supervisi berkelanjutan yang dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Penelitian dilakukan di SMP Negeri 8 Sungai Kakap dengan subjek penelitian yaitu para guru. Instrumen penelitian menggunakan studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa supervisi secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP di SMP Negeri 8 Sungai Kakap. AbstractThe purpose of the research was to analyzing ongoing supervision can improve teachers pedagogic competency of in preparing the learning implementation plan. The research method used School Action Research (SAR). The study was conducted at SMP Negeri 8 Sungai Kakap with the teachers as the research subjects. The research instrument used the study of documentation, observation, and interviews. Data analysis techniques using descriptive analysis. Based on the results of the study, it appears that ongoing supervision is scientifically proven to be able to improve the pedagogic competence of teachers in preparing RPP in SMP Negeri 8 Sungai Kakap.
Evaluasi Pembelajaran Online Berbasis Moodle pada Mata Kuliah Sistem Operasi Rudi Mulya; Ambiyar Ambiyar; Wakhinuddin Wakhinuddin
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1653

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah untuk mengetahui evaluasi pembelajaran online berbasis Moodle pada mata kuliah Sistem Operasi dari aspek: (1) Kemampuan mahasiswa memakai Moodle; (2) Kemampuan dosen memakai Moodle; dan (3) Keaktifan komunikasi mahasiswa dan dosen dalam penggunaan Moodle pada mata kuliah Sistem Operasi. Metode penelitian yaitu deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa dan dosen yang terkait dengan mata kuliah Sistem Operasi. Teknik pengumpulan data menggunakan: (1) Angket, untuk memperoleh informasi dari mahasiswa; (2) Dokumentasi, yaitu menganbil data log pada Moodle; dan (3) Wawancara, untuk memperoleh data dari dosen pengampu berkaitan dengan kemampuan dan aktivitas. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Mahasiswa mampu menggunakan fitur seperti mengunduh materi, mengunggah tugas, quiz secara online; (2) Dosen sudah mampu menggunakan fitur dasar Moodle; dan (3) keaktifan mahasiswa dan dosen masih kurang karena belum optimal menggunakan komunikasi melalui fitur forum dan chatting yang ada di Moodle. AbstractThe purpose of this research was to determine the evaluation of Moodle-based online learning in the Operating Systems course in aspects of: (1) The ability of students to use Moodle; (2) The ability of lecturers to use Moodle; and (3) The activeness of student and lecturer communication in the use of Moodle in the Operating Systems course. The research method was descriptive. Research subjects were students and lecturers related to the Operating Systems course. Data collection techniques used: (1) Questionnaire, to obtain information from students; (2) Documentation, which is to take log data on Moodle; and (3) Interviews, to obtain data from supporting lecturers related to abilities and activities. Data analysis techniques used descriptive analysis. The results showed that: (1) Students were able to use features such as downloading material, uploading assignments, quizzes online; (2) Lecturers have been able to use the basic features of Moodle; and (3) the activeness of students and lecturers is still lacking because it is not yet optimal in using communication through the forum and chat features available in Moodle.
Kemampuan Awal Kalkulus Mahasiswa Pendidikan Matematika Khairudin Khairudin
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1679

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan awal Kalkulus mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bung Hatta tahun pertama. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Kalkulus Diferensial pada semester kedua. Instrumen penelitian menggunakan tes diagnostic yang dikembangkan oleh Stewart dengan materi aljabar, Geometri, Trigonometri, dan Fungsi serta wawancara terhadap peserta. Tenik analisis data menggunakan analisis dekriptif. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa kemampuan awal mahasiswa berada pada tingkat sangat rendah, yaitu 8,6%. Hasil wawancara terhadap 6 orang mahasiswa yang mempunyai kemampuan skor tinggi, sedang, dan rendah menyatakan bahwa mahasiswa memerlukan tambahan pengetahuan tentang konsep bilangan serta sifat-sifatnya, operasi aljabar, visualisasi dengan teknologi serta konsep fungsi. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan strategi pembelajaran pada mata kuliah Kalkulus yang berbasis teknologi untuk memberi pemahaman konsep Kalkulus. AbstractThe research aimed to describe the initial ability level of Mathematics Education in the first year of the Mathematics Education Faculty of Bung Hatta University. The research method used descriptive. The research subjects were students who took Differential Calculus courses in the second semester. The research instrument used diagnostic tests developed by Stewart with algebraic material, Geometry, Trigonometry, and Functions as well as interviews with participants. Data analysis techniques used descriptive analysis. Based on the results of the research, it appeared that the initial ability of students is at a very low level, which is 8.6%. The results of interviews with 6 students who have the ability to score high, medium, and low stated that students need additional knowledge about the concept of numbers and their properties, algebraic operations, visualization with technology and the concept of functions. Based on these results, a learning strategy for technology-based Calculus is needed to provide an understanding of the Calculus concept.
Penerapan Model Make A Match Berbantuan Biocard terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Argumentasi Siswa Amelia Purwaningsih; Laili Fitri Yeni; Titin Titin
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1675

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Make A Match berbantuan Biocard terhadap hasil belajar dan keterampilan argumentasi siswa pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup kelas VII SMP Kemala Bhayangkari. Bentuk penelitian adalah Quasy Experimental Design dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas VII B sebagai kelas kontrol dan VII C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes. Analisis data menggunakan Effect Size. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 16,04 sedangkan pada kelas kontrol 13,74. Hal ini menunjukkan model make a match berbantuan biocard memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Keterampilan argumentasi pada penelitian ini menggunakan argumentasi Toulmin yaitu menilai aspek data,claim,warrant dan backing. Hasil penelitian keterampilan argumentasi kelas eksperimen menunjukkan kriteria baik (70,82%), sedangkan pada kelas kontrol dengan kriteria cukup (68,40%). Dapat disimpulkan model make a match berbantuan biocard berpengaruh terhadap keterampilan argumentasi siswa. Abstract The research aimed to determine the application of the Biocard-aided Make A Match learning model to the learning outcomes and students' argumentation skills in the Classification of Living Class VII material of Kemala Bhayangkari Middle School. The form of research was Quasy Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design research design. The research sample consisted of 2 classes, VII B as a control class and VII C as an experimental class. Data collection techniques used test questions. Data analysis used Effect Size. The results showed the average score of the experimental class learning outcomes was 16.04 while that of the control class was 13.74. This shows the biocard-aided make a match model has a significant influence on student learning outcomes. Argumentation skills in this study use Toulmin's argumentation, namely assessing aspects of data, claims, warrant and backing. The results of the experimental class argumentation skills showed good criteria (70.82%), whereas in the control class with sufficient criteria (68.40%). It can be concluded that the make a match model aided by biocard affects the student's argumentation skills.
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan Lingkungan Keluarga terhadap Niat Mahasiswa untuk Berwirausaha Popi Fauziati; Karmila Suryani
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1682

Abstract

AbstrakTujuan penelitian untuk membuktikan pengaruh pendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap niat mahasiswa untuk berwirausaha di Universitas Bung Hatta, Padang. Metode penelitian adalah metode kuantitatif yang didasarkan pada filsafat positivisme untuk menggambarkan dan menguji hipotesis penelitian. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif yang terdaftar tahun 2019 di Universitas Bung Hatta dan metode penyampelan yang dilakukan adalah purposive sampling.  Data penelitian  dikumpulkan menggunakan  google form dan jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian  sebanyak 140 orang mahasiswa. Pembuktian hipotesis dilakukan dengan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga berpengaruh terhadap niat berwirausaha. AbstractThe purpose of this research was to prove the effect of entrepreneurship education and family environment on students' intention to become entrepreneurs at Bung Hatta University, Padang. The research method was a quantitative based on the philosophy of positivism to describe and test research hypotheses. The research population was active students enrolled in 2019 at Bung Hatta University and the sampling method used purposive sampling. Research data were collected using Google Form and the number of respondents who participated in the study were 140 students. Proof of hypothesis is carried out by multiple regression. The results showed that entrepreneurship education and family environment influence entrepreneurial intentions.
Perbandingan Blended Learning dan Face-To-Face Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Mahasiswa pada Proyek Desain Website Febrianto Sabirin; Dewi Sulistiyarini
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v18i1.1630

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi mahasiswa setelah melaksanakan proyek pembuatan desain website menggunakan model pembelajaran Blended Learning (BL) dan pembelajaran tatap muka/face-to-face (F2F). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 696 mahasiswa dan sampel penelitian berjumlah 63 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas yang melaksanakan BL dan kelas yang melaksanakan pembelajaran F2F. Alat pengumpul data dalam penelitian ini berupa portofolio dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis multivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi mahasiswa berada dalam kategori baik dan terdapat perbedaan kemampuan komunikasi pada proyek desain website antara kelompok yang melaksanakan BL dan F2F. AbstractThe research aimed to determine differences in student communication skills after implementing a website design project using Blended Learning (BL) learning model and face-to-face learning (F2F). The research method used an experimental method with the form of research was quasi-experimental. The study population numbered 696 students and the study sample numbered 63 students taken using purposive sampling techniques. The research sample divided into two classes, namely classes that carry out BL and classes that carry out F2F learning. Data collection tools were in the form of portfolios and observation sheets. Data analysis techniques using descriptive analysis and multivariate analysis. The analysis showed that the communication skills of students are in good category and there are differences in communication skills in website design projects between groups implementing BL and F2F.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21 No 2 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 1 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 2 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 1 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2010): Edukasi: Jurnal Pendidikan More Issue