cover
Contact Name
Arif Widiyatmoko
Contact Email
usej@mail.unnes.ac.id
Phone
+6281325660100
Journal Mail Official
usej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung D5 Lantai 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Science Education Journal
ISSN : 22526617     EISSN : 25026232     DOI : https://doi.org/10.15294/usej
Core Subject : Education,
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in science curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of science teachers with the aim to advance our knowledge of science education theory and practice
Articles 609 Documents
PENGEMBANGAN CD INTERAKTIF IPA TERPADU TEMA KALOR BERBASIS SCIENCE EDUTAINMENT UNTUK SISWA SMP Ambarwati, Noviani; Widiyatmoko, Arif; Pamelasari, Stephani Diah
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 3 (2014): December 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i3.4280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan CD interaktif IPA Terpadu tema kalor berbasis science edutainment untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa SMP. Penelitian ini menggunakan Metode Research and Development (R&D). Prosedur penelitian meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi produk 1, uji coba skala luas, revisi produk 2, uji coba skala penerapan dan produk akhir. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kelayakan terhadap CD interaktif berbasis science edutainment dinyatakan layak dengan rerata skor validasi media tahap 1 sebesar 2,68, validasi media tahap 2 sebesar 2,85, validasi materi tahap 1 sebesar 2,53, dan validasi materi tahap 2 sebesar 2,97. Penerapan CD interaktif IPA terpadu berbasis science edutainment diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar dengan N-gain sebesar 0,58 dengan kriteria sedang, sedangkan perhitungan menggunakan uji t didapat nilai dinilai thitung VII D = (13,712) > ttabel (1,66) dikategorikan pencapaian signifikan. Penerapan CD interaktif berbasis science edutainment juga meningkatkan keaktifan siswa pada tiap pertemuan. Peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa menunjukkan penerapan CD interaktif IPA terpadu berbasis science edutainment dinyatakan efektif.  This study aims to determine the feasibility and effectiveness of Integrated Science interactive CD based on science edutainment with theme of heat to enhance the learning outcomes and the activeness of junior high school students. This research used of Research and Development (R & D) design. The procedure was the identification of potential research and issues, data submission, design product, validation design, design revisions, small-scale trials, product 1 revision, a large-scale trials, product 2 revision, implementation scale trials and the final product. Based on the results of the study it was found on that the feasibility of the interactive CD-based science edutainment showed eligible criteria based on the media validation with score of 2.68 for stage 1, stage 2 media validation of 2.85, material validation phase 1 of 2.53, and material validation phase 2 of 2.97. Based on implementation it was that an integrated science interactive CD-based science edutainment found the results indicate that the increase in learning outcomes with N-gain of 0.58 with the criterion being, while the calculation of the value found using the t test assessed tcount VII D = (13.712)> t table (1.66) considered a significant achievement. The application of science integrated interactive CD based science edutainment also increases the activity of students showed that each meeting. The improvement student of learning outcomes and on motivation showed that the application of integrated science interactive CD based science edutainment was effective. 
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI IPA TERPADU BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA TEMA MIKROSKOP DAN JARINGAN TUMBUHAN Widianingrum, Putri Rochimatun Hidayah; Sudarmin, Sudarmin
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 3 (2014): December 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i3.4282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektifitas alat evaluasi IPA terpadu berbasis keterampilan proses sains (KPS) tema mikroskop dan jaringan tumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penilaian tahap I alat evaluasi mendapatkan skor rata-rata 100%. Penilaian kelayakan alat evaluasi tahap II didapatkan rata-rata validasi komponen isi 4,00, komponen bahasa dan penyajian 3,95, dan komponen evaluasi 3,58. Ketuntasan hasil belajar klasikal aspek KPS sebesar 87,5%, sedangkan penilaian aspek KPS pada ranah psikomotor didapatkan rata-rata aspek mengamati 3,51, aspek mengelompokkan 3,45, aspek mengkomunikasikan 3.43, dan aspek menyimpulkan 3,41.  Simpulan yang dapat diperoleh adalah alat evaluasi IPA terpadu berbasis keterampilan proses sains dikatakan layak untuk digunakan berdasarkan kriteria BSNP dan efektif digunakan untuk  melakukan penilaian keterampilan proses sains siswa. Research aims to produce an assessment of Integreted Natural Science based on Science Process Skill theme Microscopes and Plant Tissues. The method used is the Research and Development or Research and development (R&D). The results showed that the phase I assessment get an average score of 100%. Feasibility assessment phase II obtained an average content of 4.00 validation component, the component language and  presentation of  3.95, 3.58 and component evaluation. Usege of assessment get the classical completenness 87.5% in cognitive learning outcomes. On the measurement result on the students’ science process skill for the use of test scores obtained 3.51, 3.45 classify aspects, aspects of communicating 3.43, 3.41 inferring aspects. Based of research, assessment based on science process skill is feasible based criteria of BSNP and effective used as an assessment to assess the students’science process skill theme microscope and plant tissues.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU TEMA PERUBAHAN ZAT BERBASIS DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK DAN HASIL BELAJAR SISWA Septianu, Edo; Sudarmin, Sudarmin; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 3 (2014): December 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i3.4283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kefektifan modul IPA terpadu tema perubahan zat berbasis discovery untuk meningkatkan keterampilan generik dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan atau Research and development (R&D). Dalam penelitian ini dilakukan 4 tahapan yaitu Define, Design, Development dan Implementation. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kelayakan terhadap modul IPA terpadu berbasis discovery yang digunakan dinyatakan layak sesuai BNSP dengan rata-rata validasi komponen isi 3,81, kebahasaan 3,86 dan penyajian 3,73 dan kegrafikan 3,66. Ketuntasan hasil belajar klasikal siswa pada kelas penerapan yaitu sebesar 80,26%, sedangkan perhitungan menggunakan uji t didapat dinilai thitung = 265,97 > ttabel = 2,73 dikategorikan pencapaian signifikan. Selain itu penerapan modul IPA terpadu berbasis discovery mampu meningkatkan keterampilan generik siswa pengamatan dan inferensi logika dengan N-gain sebesar 0,81 dan 0,66 pada taraf pencapaian tinggi dan sedang. Dengan demikian adanya peningkatan keterampilan generik dan hasil belajar siswa menunjukan penerapan modul IPA terpadu berbasis discovery dinyatakan efektif. This study aims to determine how the feasibility and effectiveness of integrated science module theme changes based discovery agent to improve the generic skills and student learning outcomes. The method used is the Research and Development or Research and development (R&D). In this research, there are four stages is namely Define, Design, Development and Implementation. Based on the results of the study showed that the feasibility of the integrated science-based discovery module used BNSP declared eligible in accordance with the average content of 3.81 validation component, linguistic presentation of 3.73 and 3.86 of scene and 3.66 of graphic. Completeness results of classical study of 80.26 %, while the calculations obtained using the t test assessed tcount = 265.97 > ttable = 2.73 considered a significant achievement . In addition, the implementation of an integrated science-based discovery module can improve student generic skills of observation and inference logic with N - gain have 0,81 and 0,66 on a high standard of achievement and being. Thus an increase in generic skills and student learning outcomes demonstrate the application of integrated science -based discovery module is declared effect . 
PENGEMBANGAN MEDIA GAME ULAR TANGGA BERVISI SETS TEMA ENERGI PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER DAN AKTIVITAS SISWA SMP/MTs Kartikaningtyas, Dyah; Yulianti, Dwi; Pamelasari, Stephani Diah
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 3 (2014): December 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i3.4284

Abstract

Pendekatan SETS merupakan pendekatan pembelajaran yang menyajikan keterkaitan sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat dan dampak yang ditimbulkannya ke dalam tema sains. Pendekatan ini memiliki karakteristik mendorong siswa untuk lebih aktif yang secara tidak langsung juga menumbuhkan nilai sikap/karakter kepada siswa. Internalisasi nilai karakter dan aktivitas dalam pembelajaran dapat diwujudkan dengan kegiatan kelompok yang memungkinkan siswa untuk lebih banyak berinteraksi, salah satunya dengan implementasi media pembelajaran game ular tangga bervisi SETS bermuatan karakter. Media pembelajaran ini berbasis game edukatif dengan adopsi permainan tradisional ular tangga yang dirancang berdasarkan metode research and development (r & d). Hasil penilaian pakar menunjukkan media game ular tangga telah layak uji pakar materi maupun media dengan kriteria sangat layak dengan persentase kelayakan oleh pakar materi sebesar 94,24% dan pakar media sebesar 94,64%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa media pembelajaran ini berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif yang dibuktikan dari adanya perbedaan rata-rata pemahaman siswa melalui uji t dan peningkatan rata-rata (gain) sebesar 0,5 (sedang). Media pembelajaran ini juga mampu meningkatkan aktivitas serta karakter jujur dan bersahabat/komunikatif siswa. SETS approach offers the connections between science, environment, technology and society also their effects to science themes. The characteristic of this approach is the capability to encourage student’s activities indirectly and encourage their characters building. The internalization of character values and students’ activities in learning activities could realize on group activities that enable students to interact more, one of the ways is the implementation of snake and ladder learning media with SETS perspective and containing character values. The basic of this learning media is educative game that adopts a traditional game snake and ladder which designed according to research and development (r & d) method. Experts judgements showed that snake and ladder media was feasible. Both material and media validators gave judgement of very feasible criteria, material validator gave 94,24% and media validator gave 94,64%. The result of this study shows that the media brings positive effects on student’s cognitive outcome showed by students’ average understanding concept difference based on t test result and average understanding improvement (gain) in the amount of 0,5 (moderate). This media also can increase activities and honest-friendly/communicative characters. 
PENGEMBANGAN LKS IPA BERBASIS LEARNING CYCLE “4E” TEMA PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MEMBEKALI KETERAMPILAN GENERIK INFERENSI LOGIKA SISWA Islichanah, Mustatik; Sudarmin, Sudarmin; Linuwih, Suharto
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 3 (2014): December 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i3.4285

Abstract

Hasil Observasi di MTs NU Hasyim Asy’ari 03 Kudusditemukan bahwa pembelajaran IPA sudah diterapkan secara terpadu, namun perangkat penunjang pembelajaran (LKS) belum terpadu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA terpadu berbasis learning cycle “4E” dan  pengaruh penggunaan LKS terhadap hasil belajar dan keterampilan inferensi logika siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R and D).Pada penelitian ini, produk yang telah dikembangkan divalidasi oleh pakar desain LKS dan pakar materi kemudian dilakukan pengujian skala kecil, skala besar dan penerapan.Analisis data yang digunakan adalah data hasil validasi produk oleh pakar, angket respon siswa, observasi keterampilan siswa, dan data hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS IPA berbasis learning cycle “4E”termasuk dalam kriteria layak dengan persentase rata-rata skor ≥ 81% pada penilaian kelayakan desain dan materi.Pada uji keefektifan menunjukkan bahwa LKS IPA efektif digunakan dalam pembelajaran dengan perolehanN-gain 0,67 dan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 100% dengan KKM ≥ 70. LKS IPA juga mampu membekali keterampilan inferensi logika siswa dengan perolehan N-gain 0,65 pada indikator 1, 0,6 pada indikator 2, dan 0,7 pada indikator 3 dengan kriteria keterampilan mudah terkembang. Hasil penelitian disimpulkan bahwa LKS IPA berbasis LC “4E”terbukti layak dan berpengaruh positif terhadap hasil belajar serta mampu membekali keterampilan inferensi logika siswa sehingga LKS IPA dapat digunakan dalam pembelajaran. Observation result in MTs Hasyim As’ari 03 Kudus showed that already implemented in an integrated manner , but the learning support ( worksheet ) have not been integrated . This study aims to determine the feasibility of integrated science worksheet  theme of environmental pollution and its impact on learning outcomes and skills of logical inference . The method used wasResearch &Development ( R and D ). In this study , the products that have been validated by experts developed worksheet design and materials experts then testing a small -scale , large scale and implementation . Data analysis used is the result of a data product validation by experts , student questionnaire responses , students' observation skills , and student learning outcomes . Theresults of study showed that Integrated Science Worksheets Based on Learning Cycle " 4E " implied in the criteria feasible with an average percentage score of ≥ 81 % on the assessment of the feasibility of the design and material . In testing the effectiveness suggests that integrative science worksheets effective used in the learning acquisition N-gains of 0.67 and percentage of student’s the classical learning mastery was 100 % with ≥ 70 KKM . integrated science worksheet also able to equip students with the skills of inference logic acquisition N-gain of 0.65 on indicator 1 , 0.6 on indicator 2 , 3 and 0.7 on the indicator criteria easily undeveloped skills . It can be concluded that the integrated science worksheets based learning cycle “4E”  has been proven feasible and positive effect on learning outcomes and logic inference skills to equip students so that integrated science worksheet can be used in learning activities. 
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM IPA TERPADU BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TEMA FOTOSINTESIS UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN KERJA ILMIAH SISWA SMP Waluyo, Maya Ektryana; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 3 (2014): December 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i3.4286

Abstract

Pembelajaran IPA kurikulum 2013 melatih siswa untuk belajar secara mandiri dan kreatif. Penilaian dalam kurikulum 2013 yaitu aspek kognitif, sikap dan keterampilan. Hasil observasi di SMP Negeri 6 Magelang bahwa belum adanya penggunaan panduan praktikum untuk setiap tema. Bahan ajar yang mendukung kegiatan praktikum dan meningkatkan aspek keterampilan adalah panduan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktikum untuk menumbuhkan keterampilan kerja ilmiah siswa yang layak digunakan dalam pembelajaran IPA terpadu pada tema fotosintesis. Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D). Proses penelitian dan pengembangan panduan praktikum dimulai dengan desain kemudian validasi pakar. Rerata hasil validasi oleh pakar mencapa iskor 3,65 untuk validasi materi dan tampilan. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Magelang. Hasil penelitian keterampilan kerja ilmiah siswa oleh observer mencapai kriteria tinggi. Jika menurut penilaian kurikulum 2013 mendapat predikat baik. Hasil belajar siswa, yaitu pretest memperoleh ketuntasan 0% dan hasil posttest memperoleh ketuntasan sebesar 77,27%. Rata-rata nilai posttest kelas mendapat predikat B (3,01). Hasil belajar kemudian dianalisis dengan uji gain yaitu sebesar 0,42 termasuk dalam kriteria sedang. Sesuai hasil penelitian disimpulkan panduan praktikum IPA terpadu berbasis inkuiri terbimbing tema fotosintesis layak dan mampu menumbuhkan keterampilan kerja ilmiah siswa. Science learning in curriculum 2013 train the students to learned independently and creatively. Assessment in curriculum 2013 includes cognitive, affective, and psychomotor. The results of observation in SMP 6 Magelang that the lack of use of practical instructions for each theme. Instructional materials that support lab activities and improving the skills aspect is the practical instructions. This study aims to developed a practical guide to fosters scientific work skills of students feasible for used in integrated science teaching on the theme of photosynthesis. This research is a Research and Development (R&D). Research proscess and development of practical instructions begins with the design then validation of the experts. The mean results of the validation by the experts to achieve a score of 3.65 for materials validation and display validation. The reseacrh was conducted on a class VII student of SMP Negeri 6 Magelang. The results of research skills of students scientific work by the observer reaches a high criteria. According the assessment in curriculum 2013 got good predicate. Student learning outcomes, are pretest obtain completeness 0% and completeness of posttest results gained by 77.27%. The average value of posttest got predicate B (3.01). Learning outcomes were then analyzed by testing the gain is equal to 0.42 were included in the normal criteria. Based on the results of research concluded that integrated science practical instructions guided inquiry-based on theme photosynthesis feasible and able to fosters scientific work skills students. 
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TEMA GERAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sujiono, Sujiono; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 3 (2014): December 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i3.4287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul IPA terpadu berbasis PBL pada tema Gerak yang dikembangkan dan keefektifan modul yang dikembangkan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Desain yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penilitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian modul IPA terpadu berbasis PBL oleh pakar memperoleh rata-rata skor 3,6 dengan kriteria layak, tanggapan siswa mencapai 98,9% dengan kriteria sangat baik, dan tanggapan guru 94,79% dengan kriteria sangat baik. Keefektifan modul dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh rata-rata skor 0,6 dengan kriteria sedang. Hasil belajar siswa memperoleh nilai rata-rata 80,34 dengan ketuntasan klasikal kelas 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul IPA terpadu berbasis PBL tema Gerak layak dan efektif diterapkan dalam proses pembelajaran kelas VIII di MTs Sudirman. The research aimed to know the feasibility and effectivity of developed integrated science module in theme “movement” with PBL in increasing students critical thinking ability. The design applied in the research was research and development. The subject of the research was class VIII. Result of the research showed that science module based on PBL assessed by validators got 3.6 in average with proper criterion, the students response achievement was 98.9% with excellent criterion, the teacher response acievement was 94.79% with excellent criterion. Module effectiveness in increasing students critical thinking ability got 0.6 with medium criterion. Students result got 80.34 with 100% classical completeness. Based on the research result, it could be conluded that integrated science module based on PBL in theme “Movement” was feasible and effective to be applied in science learning grade VIII in MTs Sudirman.
PENGEMBANGAN KIT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SCIENCE EDUTAINMENT PADA TEMA BUNYI DALAM KEHIDUPAN UNTUK SISWA SMP Shofiana, Laela; Sumarni, Woro; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 1 (2015): February 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i1.4962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan kit pembelajaran IPA berbasis science edutainment pada tema “Bunyi dalam Kehidupan” untuk siswa SMP. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Subjek penelitian ini adalah guru IPA dan siswa kelas VIII MTs. Muhammadiyah Pekajangan. Data yang dianalisis berupa hasil validasi pakar dan hasil dari penerapan dalam pembelajaran. Hasil analisis validasi pakar menunjukkan bahwa kit pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian pakar baik dari segi materi maupun media dengan perolehan rata-rata persentase sebesar 96,25% dan 82,14%. Hasil belajar dengan menggunakan kit pembelajaran yang dikembangkan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari  0% siswa tuntas KKM pada pretest menjadi 79% pada posttest. Nilai N-gain mencapai 0,57 yang termasuk dalam kriteria sedang, sehingga dapat dikatakan kit pembelajaran IPA yang dikembangkan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada tema bunyi dalam kehidupan. Selain itu, berdasarkan data observasi aktivitas siswa menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan kit pembelajaran yang dikembangkan juga dapat merangsang keaktifan siswa dengan  persentase 57% siswa sangat aktif dan 47% siswa aktif dalam pembelajaran. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh simpulan bahwa kit pembelajaran IPA berbasis science edutainment pada tema bunyi dalam kehidupan layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran serta terbukti dapat merangsang keaktifan siswa dalam pembelajaran This study aims to determine the feasibility and effectiveness of science education kit based on science edutainment in “Sound in Life” themes for students in junior high school. The research design is research and development (R & D). The subjects are a science teacher and eighth grade students of MTs. Muhammadiyah Pekajangan. The data are the result of expert validation and implementation of science education kit based on science edutainment in learning. The analysis of the results shows that the developed science education kit based on science edutainment is feasible to be used as media of learning based on expert evaluation of material (mean percentage=96.25%) and media (mean percentage=82.14%). Learning outcomes by using developed science education kit  shows an increase of student learning result from 0% of students completed the KKM on the pretest to 79% on the posttest. N-gain values ​​reach 0,57 included in the medium criteria, thereby the developed science education kit is effective to be used as learning media on “Sound in Life” theme. Based on observation data, it indicates that the using of developed science education kit can also stimulate the activity of students with 57% of students are very active and 47% of students are active in learning. The result of research that has been done, it can be concluded that science education kit based on science edutainment in “Sound in Life” theme is feasible and effective to be used as learning media and can stimulate the activity of students in learning activity. 
PENGEMBANGAN SCIENCE COMIC BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA TEMA BUNYI DAN PENDENGARAN UNTUK SISWA SMP Fatimah, Fita; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 1 (2015): February 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i1.4973

Abstract

Science comic merupakan media pembelajaran yang efektif untuk menyampaikan IPA secara sederhana dan mudah. Namun, media science comic dalam pembelajaran IPA di SMP masih jarang digunakan. Pengembangan science comic sebagai media pembelajaran dapat membantu siswa dalam memahami materi IPA secara mudah dengan tampilan yang menghibur. Selain itu, penelitian ini mendukung pelaksanaan kurikulum 2013 dengan mengembangkan media science comic berbasis PBL pada tema bunyi dan pendengaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kelayakan dan keefektifan media science comic berbasis PBL pada tema bunyi dan pendengaran. Jenis penelitian ini merupakan R and D (Research and Development) yang diadaptasi dari Sugiyono (2008). Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMP N 1 Welahan. Kelayakan media science comic diuji melalui penilaian pakar media, materi, dan bahasa. Hasil penilaian pakar terhadap science comic berbasis PBL memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase penilaian pakar media sebesar 95,83%, pakar materi sebesar 95,37%, dan pakar bahasa sebesar 99,07%. Keefektifan media science comic berbasis PBL dianalisis dari hasil Pretest dan Posttest dengan menggunakan uji N-gain dan t test. Hasil belajar siswa meningkat dengan kategori sedang dengan nilai N-gain sebesar 0,62. Selain itu, kemampuan berpikir siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan berdasarkan perhitungan t test dengan nilai thitung> ttabel (22,4>1,68). Dengan demikian, media science comic memenuhi kriteria sebagai media pembelajaran yang layak dan media science comic juga efektif meningkatkan hasil belajar serta kemampuan berpikir kritis siswa. Science comic is an effective learning media to communicate science simply and easily. However, Science comic as a learning media is rarely used in science education for Junior high school. Development science comic as learning media can help student to understand science material easily in visual entertaining way. In addition, this research gives countenance to curriculum 2013 with development science comic based PBL on sound and hearing. This research type is R and D (Research and Development) by research design adapted from Sugiyono (2008). This research has been done in Junior High School of Welahan on 8th grade. The feasibility of science comic based PBL evaluated by science medium expert, material expert, and language expert. The validation result shows that science comic has very feasible as a learning media by score percentage from medium expert at 95.83%, material expert at 95.37%, and language expert at 99.07%.  Science comic based PBL effectiveness is analyzed from Pretest and posttest score by N-gain and t test analysis. Student’s learning outcome increases in average category which showed from N-gain score at 0.62. In addition, student’s critical thinking skill increases significanly by score of tscore > ttabel (22.4>1.68). Thereby, science comic based PBL have not only feasible value as learning media but also effective value in learning process. It increases student’s learning outcomes and student’s critical thinking skill. 
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN KARTU UNO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KARAKTER SISWA KELAS VIII TEMA OPTIK Estiani, Wahyu; Widiyatmoko, Arif; Sarwi, Sarwi
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 1 (2015): February 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i1.4974

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara yang dilaksanakan kepada guru IPA di SMPN 22 Semarang diketahui bahwa lebih dari 75% siswa memperoleh nilai IPA belum melampaui kriteria ketuntasan minimal (KKM). Kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan belum menggunakan kurikulum 2013. Mata pelajaran IPA diampu oleh guru bidang studi, karena dasar pendidikan dan pengalaman guru bukan dari bidang studi IPA. Pembelajaran dilaksanakan belum mengoptimalkan media yang tersedia dan belum berpusat pada siswa sehingga kegiatan di dalam kelas membosankan. Kegiatan pembelajaran yang tidak berpusat pada siswa mengakibatkan penanaman nilai karakter rendah. Media yang dikembangkan adalah media permainan kartu UNO. Desain penelitian ini yaitu penelitian pengembangan (Research and Development). Terdapat dua tahap dalam penelitian ini, yaitu pengembangan media permainan kartu UNO dan tahap untuk menguji efektivitas yang dilaksanakan di kelas. Data diperoleh dari angket, tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Validasi dari ahli materi didapatkan nilai 94,2% dan ahli media didapatkan nilai 90,8%. Hasil penelitian menunjukkan media permainan kartu UNO efektif dilaksanakan di kelas yang ditunjukkan dengan ketuntasan klasikal hasil belajar mencapai 79,31%, uji gain 0,56. Berdasarkan hasil observasi didapatkan karakter rasa ingin tahu siswa mendapatkan nilai 88,51%, kerja sama 87,36%, mandiri 83,91%, dan komunikatif 88,51% dengan kriteria membudaya. Sehingga media permainan kartu UNO dapat mengembangkan karakter siswa. Based on interview to the science teacher in SMP N 22 Semarang known that there are more than 75% students got score under minimum score criteria. The 2013 curriculum had not used by the school. Learning process had not implemented integratedly because teacher’s basic knowledge was only on one field study (biology or physics). The using of media in science learning had not been optimal. Students did not learning actively made students character in low quality. the media was made was UNO Card Game Media with theme optic. The design of this research was Research and Development (R & D). This research had two phases, that were development of UNO card game media and research to know the effectiveness of media. The data was collected by questionnaire, evaluation test, observation, and documentation. UNO Card Game Media had been assessed by validator of content and media. The score was gotten by validator of content was 94.2%, from validator of media was 90.8%. This research shown that UNO Card Game Media was effective used in science learning that showed by minimal score criteria get 79.31%, gain test 0.56. Based on the observation of character, the curiousity got score 88.51%, team work got score 87.36%, independency got 83.91% and communicative ability 88.51%, was included in culturized criteria. Thus UNO Card Game Media was able to develop student character.

Page 9 of 61 | Total Record : 609