cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN OPEN ENDED PROBLEM Syamsul Ardi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i1.19

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pangkajene Kab. Pangkep melalui pendekatan open ended problem. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X Aljabar SMA Negeri 2 dengan jumlah 28 orang, Siklus I dilaksanakan selama 4 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan 3 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui tingkat kreativitas siswa selama pembelajaran berlangsung, angket kreativitas untuk mengetahui tingkat kreativitas siswa setelah pemberian tindakan, dan tes hasil belajar sebagai data tambahan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) terjadi peningkatan untuk setiap indikator yang diamati, yaitu: fleksibilitas, originalitas, elaboration dan fluency (b) skor rata-rata kreativitas siswa pada siklus siklus I sebesar 72,96,. Padakategori rendah dan siklus II 87,86 pada kategori sedang (c) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 60,35 dari skor ideal 100 sedangkan pada siklus II yaitu 60,91. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pendekatan open ended problem maka kreativitas belajar matematika siswa Kelas X SMAN 2 Pangkajene mengalami peningkatan.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI CLASS CONCERN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Fitriana Rahmawati; Risnawati Risnawati
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi class concern terhaap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, serta analisi data menggunakan rumus statistik. Populai dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan, sedangkan sampel diambil 2 kelas  VIII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dengan teknik pengundian. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis menggunakan rumus statistik thitung diperoleh t  = 8,67. Dari tabel distribusi t pada taraf signifikan 5 % diketahui ttabel= t((1-1/2 α))= 2,00 artinya  thitung > ttabel yaitu 8,67 > 2,00, sehingga bahwa strategi class concern  berpengaruh terhadap kemampuan pememcahan masalah matematika kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan. 
PENERAPAN SIKLUS ACTIVITIES, CLASS DISCUSSION, AND EXERCISE (ACE) PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DISKRET Nurlaili Nurlaili
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.541

Abstract

Mata kuliah matematika diskret pada struktur kurikulum Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) menjadi landasan untuk mempelajari mata kuliah yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk m engimplementasikan model pembelajaran activities, class discussion, and exercise (ACE) dalam pembelajaran matematika diskret dengan sasaran peningkatan partisipasi aktif mahasiswa. Desain penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refeleksi) dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di Program Studi RPL Institut Teknologi Telkom Purwokerto dengan subjek penelitian yaitu mahasiswa kelas RPL A sebanyak 27 orang pada tahun akademik 2018/2019. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan siklus ACE memberikan peningkatan pada hasil pencapaian pembelajaran mahasiswa. Pencapaian aktivitas pembelajaran mahasiswa mengalami peningkatan dari 44,45% pada siklus 1 menjadi 75,94% pada siklus 2. Selain itu juga terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa dilihat dari rata-rata klasikal siklus 1  yaitu 55,8 dan siklus 2 yaitu 72,7. Hal ini menggambarkan bahwa penerapan siklus ACE dalam pembelajaran matematika diskret dapat meningkatkan capaian pembelajaran mata kuliah di kelas RPL A.ABSTRACTThe discrete mathematics subject in the curriculum of the Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Departemen is the fundamental subjects for the freshman, so it has to bring in an attractive approach of  learning process. The aim of this study is to implement the activities, class discussion, and exercise (ACE) cycle for the discrete mathematics learning. This implementation is designed to construct student participation in the class. The research design uses the Kemmis and Taggart classroom action research approach including two cycles that each cycle is consists of four stages (planning, implementation, observation, and reflection). The research was conducted in the RPL Departement of the Institut Teknologi Telkom Purwokerto with 27 RPL A class students in the academic year 2018/2019 as a research subject. The techniques of data collection use class observations and tests. Based on the results, the ACE cycle implementation brings an increase in student learning achievement. The achievement of student learning activities has increased from 44.45% in cycle 1 to 75.94% in cycle 2. In addition, there was also an increase in student learning outcomes seen in the class score. The class score in the cycle 1 was 55.8 and in the cycle 2 was 72.7. These results demonstrate that the ACE cycle implementation in the learning of discrete mathematics can improve the learning outcome in class RPL A  
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN TEORI APOS PADA SISWA KELAS VIII.1 SMP NEGERI 6 SEKAYU Fajrina Mutia Putri
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v2i1.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan teori APOS pada materi luas permukaan dan volume kubus dan balok. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 6 Unggul Sekayu yang berjumlah 29 orang. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemapuan berpikir kritis yang tediri dari 3 soal uraian, observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data tambahan. Bedasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII. 1 SMP Negeri 6 Unggul Sekayu adalah cukup dengan rincian sebagai berikut: persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori baik sebanyak 36%, persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori cukup 9%, persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori kurang 45%, persentase siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori sangat kurang 9%, serta tidak terdapat siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori sangat baik.Kata Kunci : kemampuan berpikir kritis, pembelajaran matematika, teori APOS
PROFIL KEMAMPUAN SPASIAL DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI SISWA YANG MEMILIKI KECERDASAN LOGIS Herman Alimuddin; Andi Trisnowali
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan spasial dalam menyelesaikan masalah geometri siswa yang memiliki kecerdasan logis matematis ditinjau dari perbedaan gender. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes kecerdasan logis matematis, tes linguistik, TKSMG dan pedoman wawancara yang valid. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes kecerdasan logis matematis pada beberapa calon subjek untuk memperoleh subjek penelitian sebanyak 4 subjek terdiri dari 2 subjek laki-laki dan 2 subjek perempuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Pangkep. Hasil penelitian menunjukkan, dalam menyelesaikan masalah geometri: (1) terkait kerangka acuan, subjek laki-laki dominan menggunakan kemampuan spasialnya sedangkan subjek perempuan menggunakan kemampuan spasial dan penalaran logisnya secara bersama-sama (2) terkait konservasi jarak, subjek laki-laki dan subjek perempuan menggunakan kemampuan spasial dan penalaran analitiknya serta kemampuan menarik suatu kesimpulan, (3) terkait representasi spasial, subjek laki-laki dan subjek perempuan mengintegrasikan kemampuan spasial dan kecerdasan logis matematisnya, (4) terkait rotasi mental, subjek laki-laki dominan menggunakan kemampuan spasialnya sedangkan subjek perempuan kurang menggunakan kemampuan spasialnya, (5) terkait hubungan proyektif, subjek laki-laki dan perempuan mengintegrasikan kemampuan spasial dan penalaran logisnya, (6) kemampuan spasial subjek laki-laki dan subjek perempuan yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi berada pada level tinggi.
KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER DAN THINK PAIR SHARE Bedilius Gunur; Karolina Santi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 2) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 3) membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran TPS terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng. Desain penelitian yang digunakan adalah The Non Eqivalen Control Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius dengan jumlah 60 orang yang tersebar dalam 2 kelas. Pengambilan sampel kelas dilakukan menggunakan teknik nonprobability sampling, dengan terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen yang berbentuk uraian dan menggunakan teknik tes. Sebelum melakukan teknik analisis dengan menggunakan   terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan, 1) model pembelajaran NHT efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, 2) model pembelajaran TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dan 3) model pembelajaran NHT lebih efektif daripada TPS ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMK KELAS XI DALAM MENYELESAIKAN SOAL TRIGONOMETRI Laras Sekar Ayu; Luvy Sylviana Zanthy
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.511

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendapatkan deskripsi analisis kesalahan soal trigonometri yang dianggap sulit oleh siswa Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal trigonometri. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMK Kelas XI IOP B di Kota Cimahi yang sudah mengampu mata pelajaran Trigonometri, dari 33 siswa diambil 3 jawaban siswa sebagai sampel yang dapat dianalisis hasil jawabannya.  Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes yang terdiri atas 5 butir soal. Berdasarkan tes uji soal terhadap siswa kesalahan yang dibuat oleh siswa ketika menjawab soal adalah kesalahan dalam menentukan perbandingan trigonometri, kesalahan dalam menentukan langkah penyelesaian, kesalahan dalam menentukan panjang sisi-sisi segitiga dan tidak membuat kesimpulan jawaban.ABSTRACTThis research aims to obtain the description of error analysis in solving trigonometric problem that is considered difficult by students. The method in this research was descriptive qualitative which aimed to find out and described the causes of student errors in solving trigonometric problems. The subjects of this research were students of Class XI IOP B Vocational School in Cimahi who had mastered Trigonometry, from 33 students taken 3 student answers as samples that could be analyzed the results of the answers. The instruments that used in this research were test instrument consisting of 5 questions. Based on the test of students' questions the mistakes made by students when answering questions are errors in determining trigonometric comparisons, errors in determining the completion step, errors in determining the length of the sides of the triangle and not making conclusions on the answers.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KECEMASAN DAN KEMAMPUAN PEMODELAN MATEMATIKA Reppy Erpina; Ely Susanty; Cecil Hiltrimartin
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian jenis eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh PBM terhadap kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika serta untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan angket kecemasan.Tes yang digunakan adalah soal uraian, sedangkan angket kecemasan matematika terdiri dari pernyataan-pernyataan  mengenai segala hal yang berhubungan dengan pembelajaran matematika. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan    uji-t, gain kemampuan pemodelan matematika siswa yang memperoleh Pembelajaran Berbasis Masalah lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model Konvensional. Dari hasil angket yang diberikan, didapat bahwa gain kecemasan matematika siswa yang memperoleh Pembelajaran Berbasis Masalah tidak lebih rendah daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan model Konvensional. Sedangkan berdasarkan analisis data dengan uji korelasi product moment, bahwa tidak ada hubungan antara kecemasan dan kemampuan pemodelan matematika siswa.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN ETNOMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA VIVI ROSIDA; Muhammad Taqwa
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pendekatan Etnomatika Berbasis Budaya Lokal dalam pembelajaran Matematika. Instrumen dalam penelitian ini Tes Hasil Belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan lembar angket respon siswa untuk melihat bagaimana pendapat siswa mengenai RPP dengan pendekatan Etnomatika berbasis budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Hasil uji coba perangkat pembelajaran diperoleh skor rata-rata dari perolehan siswa pada Tes Hasil Belajar adalah 82,39 dari skor ideal 100, dari 23 siswa, 20 siswa yang mendapat nilai diatas nilai KKM = 75 (b) Aktivitas siswa dalam kelas telah diamati oleh seorang observer, dengan kategori aktivitas siswa yaitu 84,12%, (c) Respon siswa dengan jumlah siswa 23 memberikan respon positif RPP berada diatas 75%, yaitu 91,95%. Semua indikator berada pada kategori “Baik”, oleh karena itu, perangkat pembelajaran memenuhi syarat “Efektif”.
EFEKTIFITAS PENERAPAN CASE BASED LEARNING (CBL) DISERTAI UMPAN BALIK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA A.M.Irfan Taufan Asfar; A.M.Iqbal Akbar Asfar; Aspikal Aspikal; Nurwijaya Nurwijaya
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i1.293

Abstract

Penerapan Case Based Learning (CBL) disertai umpan balik bertujuan agar siswa yang kesulitan mengenai konsep-konsep pada pokok bahasan yang telah diberikan dapat terbantu sehingga kemampuan pemahaman konsep terasah yang akan berdampak pada hasil belajar matematika siswa meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian eksprimen bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan Case Based Learning (CBL) disertai umpan balik pada pemahaman konsep siswa. Penelitian ini menggunakan desain Nonequivalent Control Group. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan sampel kelas kontrol dan eksprimen masing-masing sebanyak 31 siswa. Hasil analisis perhitungan t independent test, diperoleh nilai thitung > ttabel (11,90 < 1,67) dengan pengujian two tail, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Case Based Learning (CBL) disertai umpan balik berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa.

Page 11 of 41 | Total Record : 403